Tabligh Akbar di Masjid Istiqlal

IMG-20150310-WA0004

‪#‎KEESAAN‬ ALLAHU TA’ALA#

Penjelasan Aqidah ahlussunnah wal jama’ah

 

Karena tauhid,, Allah menciptakan seluruh makhlquk,,, mengutus rasul,,, semua Rasul yang diutus utk mendakwahkan tauhid,,, dan mengajak seluruh mahluk utk menyembah hanya kepada Allah Azza wa Jalla…

Tidak ada manfaat dari ketaatan,, kecuali ketaatan itu dibangun diatas pondasi tauhid kepada Allah.

 

SuraT Ibrahim… Tidakkah kalian melihat permisalan kalimat thoyyibah,, bahwa kalimat tauhid….bagaikan permisalan akar bagi pohon… Dimana pohon tdk akan berdiri jika tdk ada akar yg kokoh yg menopangnya.

 

Tauhid adalah agama yg sesuai dgn fitrah… Allah menjadikan fitrah seluruh hati manusia berdiri diatas tauhid.

 

Tidaklah ada seorg yg dilahirkan melainkan dia berada di atas fitrah,,, kedua orgtuanyalah yg menjdikan dia sbg yahudi nashara dan majusi. (hadits)

 

Manusia diciptakan di atas tauhid,, syaithon2 lah yg menyimpangkan mereka dari tauhid.

 

Diantara perkara tauhid yg menunjukkan agungnya tauhid bagi setiap perkara manusia,, tidaklah bermanfaat amalan manusia, jika tidak dilandaskan diatas tauhid atau berbuat syirik kepada Allah.

 

Barangsiapa yg kufur kepada iman (tauhid) sesungguhnya telah hancur amalannya.

 

Amalan apapun jika tidak berdiri diatas tauhid maka tidak akan diterima oleh Allah,,, karena salah satu syarat diterimanya amal adalah mengikhlaskan setiap amalan hanya utk Allah Azza wa Jalla..

 

Tauhid merupakan hak Allah terhadap seluruh hambanya. Dan barangsiapa yg telah menjalankan hak Allah ini,, mereka adalah org2 yg beruntung di dunia dan akhirat,, begitu juga sebaliknya barang siapa yg tidak menjalankan hak Allah ini yaitu tauhid,, maka mereka termasuk org2 yang merugi di dunia dan akhirat.

 

Hak Allah terhadap hamba adalah hamba menyembah kepada Allah satu2nya dan tidak berbuat syirik kepada sesuatu apapun,, dan hak hamba kepada Allah,, Allah tdk akan mengadzab hamba yang tidak berbuat syirik kepada Allah dengan sesuatu apapun. Hamba yg melaksanakan tauhid akan mulia hidupnya di dunia dan akhirat.

 

Hendaklah setiap hamba menjadikan amalannya dengan mengesakan atau mentauhidkan Allah Azza wa Jalla.

 

Kehidupan manusia yang sebenarnya adalah kehidupan di atas tauhid.

 

Manusia yang tidak mengamalkan tauhid layaknya bagaikan mayat2 yg berjalan di muka bumi.

 

Barang siapa yg tidak mentauhidkan Allah,, maka seluruh perkaranya akan tercerai berai,, hatinya akan senantiasa galau. Tidaklah akan sempurna perkara seseorang kecuali dia mengamalkan tauhid dalam kehidupannya.

 

Ketenangan hidup seseorang adalah ketika dia menjalankan kehidupannya di atas tauhid kepada Allah Azza wa Jalla.

 

Tauhid adalah agama Allah,, yang telah Allah turunkan kepada manusia dengan wahyu2NYA.

 

Aqidah tauhid tidak tumbuh dipermukaan bumi melainkan dia diturunkan melalui wahyu dari Allah Azza wa Jalla.

 

Seluruh aqidah yang ada dipermukaan bumi, yang tidak berasal dari wahyu Allah maka tidak akan diterima di sisi Allah Azza wa Jalla.

 

QS.an Najm…. … Sesungguhnya berhala2 kalian adalah nama2 yang orang2 tua kalian buat…. Allah tidak akan menerima seluruh aqidah yg tumbuh dipermukaan bumi kecuali aqidah yang berasal dari wahyu atau diturunkan oleh Allah Azza wa Jalla.

 

Tauhid adalah agama yg sesuai dengan akal yg sehat.

 

Akal yg sehat akan membawa manusia kepada tauhid,, karena dia tdk akan ridho untuk menjadikan suatu apapun sebagai tandingan kepada Allah,, akal yg sehat tidak akan ridho utk berbuat syirik kepada Allah Azza wa Jalla.

 

Manusia yang menyembah kepada selain Allah akan rusak akalnya.

 

Hamba tidak akan pernah merasakan keamanan, ketenangan dari seluruh hal yang membuatnya takut,, kecuali jika hamba mengamalkan tauhid dalam setiap amalannya,, mengikhlaskan setiap amalannya hanya kepada Allah.

 

Perbuatan syirik adalah kedzaliman yang paling besar…

 

Allah berjanji kepada orang yg beriman utk menjadikan mereka pemimpin dimuka bumi,, Allah akan menggantikan ketakutannya dengan keamanan, dengan syarat mereka harus beribadah hanya kepada Allah dan tidak berbuat syirik kepada Allah Azza wa Jalla.

 

Tauhid,,, adalah kebaikan yg paling baik kemulian yang paling utama secara mutlak.

 

Seluruh kebaikan yg kita laksanakan akan dilihat dan timbang dari landasannya, apakah dibangun di atas tauhid atau tidak. Seluruh amal sholeh dan ketaatan harus dibangun diatas tauhid agar dapat diterima di sisi Allah Azza wa Jalla. Dan Allah tidak akan menerima ibadah apapun jika dalam ibadah tersebut ada kesyirikan kepada Allah Azza wa Jalla.

 

Tauhid adalah kunci pintu surga. Tidak ada seseorang pun yg dapat membuka pintu surga kecuali ia datang dengan membawa kuncinya yaitu tauhid.

 

Org2 kafir tidak akan dibukakan kepada mereka pintu pintu langit,.

 

Ini menunjukkan bahwa tauhid adalah azas yg sangat agung dan pondasi yang paling kuat dalam islam.

 

Hal diatas merupakan muqoddimah, untuk menjelaskan posisi tauhid dalam kehidupan, dan kemuliaan tauhid dalam agama islam.

 

Tauhid adalah suatu perkara yg secara makna artinya mengesakan Allah. Mengesakan Allah adalah mengesakan didalam hak2 Allah dan didalam sifat2 yang menjadi kekhususan dan milik Allah. Dia lah satu2nya yang menghidupkan,, mematikan, memberi rezeki, mengatur alam semesta. Ditangan Allah berada seluruh kebaikan. Allah maha kuasa atas segala sesuatu. Seluruh makhluk tunduk kepada seluruh aturan Allah. Seluruh urusan adalah milik Allah. Dan kita wajib mengesakan Allah dalam segala urusan. Barang siapa yang mengalihkan segala sesuatu perkara kepada selain Allah maka dia telah berbuat syirik kepada Allah dan dia telah membatalkan tauhidnya.

 

Diantara hak atau kekhususan Allah bahwa Allah itu Maha Esa,, diantara nama2nya yang indah,, Dialah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,, Dialah yang Maha Suci,, Dialah yang Maha Perkasa,,, Dialah Malik, Pencipta,, yang berkuasa atas segala sesuatu.

 

Allah memiliki nama nama yg mulia, maka berdoalah kepada Allah dengan menyebut nama namayNYA yang mulia.

 

Berdoalah kepada ARRahman, sesungguhya Allah mendengar setiap doa.

 

Diantara kekhususan Allah adalah mengesakan Allah didalam nama namanya yang Mulia.

 

Hendaklah seorang mukmin selalu berkata kami beriman kepada Allah dan segala yang datang dari Allah sesuai dengan maksud Allah dan kami beriman kepada Rasulullah dan segala yang datang dari nya sesuai maksud Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

 

Orang yang menyamakan sesuatu dengan Allah, maka dia telah membatalkan tauhidnya.

 

Hak yang paling agung dari hak2 Allah adalah agar manusia beribadah hanya kepada Allah,, mengikhlaskan segala amalannya hanya untuk Allah,, menyerahkan segala shalatnya,, sembelihannya, hidupnya dan matinya hanya untuk Allah.

 

Mengesakan Allah dalam hal ini adalah hak Allah terhadap hambanya.

 

Seorang tidak boleh berdoa kepada selain Allah,, tidak boleh menyembelih kepada selain Allah,, tidak boleh meniatkan dan mempersembahkan ibadahnya kepada selain Allah.

 

Barang siapa yg meninggal dunia dan dia berdoa kepada selain Allah dia pasti masuk neraka.

 

Hendaklah setiap mukmin melakukan segala amalan dan ketaatannya dipersembahkan hanya untuk Allah Azza wa Jalla.

 

Tauhid adalah makna dari kalimat Laillaha illallaahu.

 

Ada dua rukun, yang pertama adalah: Menafikan seluruh peribatan kepada selain Allah.

 

Yg kedua menetapkan peribadatan hanya kepada Allah.

 

Tidak akan sempurna tauhid sesorang yang tidak menjalankan kedua rukun tersebut secara bersamaan.

 

Hendaklah kita perhatikan makna kalimat tauhid tersebut saat kita mengucapkannya.

 

Setiap tahlil yang kita ucapkan setelah shalat, menguatkan makna tauhid kepada Allah.

 

Hakikat tauhid adalah mengikhlaskan seluruh ketaatan kita hanya kepada Allah meskipun orang2 kafir membencinya.

 

Ketahuilah hanya untuk Allah agama yang suci,, agama yang tdk ternodai oleh kesyirikan.

 

Hendaknya,, kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah

 

Hendaknya kita mengihlaskan segala ibadah kita hanya untuk Allah.

 

Kita menetapkan hanya Allah satu2nya yang menciptakan alam semesta,, (tauhid rububiyyah)

 

Kita menetapkan untuk Allah nama namanya dan sifat2nya yang mulia (tauhid asma was shifath)

 

Kita mentauhidkan Allah dalam segala ibadah kita (tauhid uluhiyyah)

 

Hal2 yang bertolak belakang dari tauhid asma wa shifat,, adalah tidak mengakui bahwa Allah memiliki nama nama dan sifat2 yg khusus hanya milik Allah,,,

 

Menyamakan Allah dengan makhluk2 nya.

 

Yang bertolak belakang dari tauhid uluhiyyah,,,, adalah mempersembahkan ibadahnya kepada selain Allah.

 

Yang bertolak belakang dari tauhid rububiyyah,, adalah meyakini ada sesuatu selain Allah yang bisa memberikan rezeki,, mengatur alam semesta.

 

Suatu hal yg sangat pantas kita lakukan adalah… Kita harus benar2 serius dengan tauhid kita,, kita harus benar2 memperhatikan aplikasi tauhid dalam setiap amalan kita.

 

Barang siapa yang sempurna dalam tauhidnya maka dia akan dimasukkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kedalam surga tanpa di adzab dan tanpa dihisab

 

Mereka yang tidak meminta diruqyah,, tidak mengobati dengan besi panas (pengobatan kay) , tidak tathoyyur,, dan bertawakal kepada Allah,, mereka akan dimasukkan kedalam surga tanpa adzab dan hisab

 

Tauhid memiliki sesuatu yg memusnahakannya atau membatalkannya,, dan memiliki sesuatu yg dapat menguranginya.

 

Syirik, bid’ah dan maksiat,, tiga hal ini adalah penghalang2 tauhid.

 

Barang siapa yang dapat menjaga tauhid dari ketiga hal penghalang tauhid ini,, merekalah yang akan beruntung di dunia dan akhirat.

 

Hendaknya kita senantiasa mengikuti sunnah Nabi shallaalaahu ‘alaihi wa sallam.

 

Hendaknya kita menjaga diri dan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga diri dari melakukan perbuatan maksiat dan menjauhi segala sesuatu yg akan menggiring kita melakukan perbuatan maksiat.

 

Pembatal dan penghapus tauhid ada 3 perkara:

 

Sirik besar, nifak besar dan kufur besar.

 

1. Sirik besar adalah menyamakan selain Allah sama dengan Allah didalam perkara2 yg merupakan kekhususan Allah.

 

2. Nifak besar adalah

Dia adalah kemunafikan yang sebenarnya, kemunafikan adalah kekufuran.

 

Sesungguhnya orang munafik berada pada dasar yang paling dalam di neraka

 

Orang munafik adalah orang yang berdusta, lisan mereka mengucapkan syahadat namun sebenarnya dihati mereka melakukan kekafiran.

 

3. Kufur besar,,

Mendustakan Allah,, mendustakan seluruh yg datang kepada kita dari Allah,, dan dari rasulullah.

 

Sombong kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,, seperti iblis yang tidak mau mengikuti perintah Allah karena kesombongannya tatkala Allah memerintahkannya utk sujud kepada Adam karena menganggap dia lebih mulia dari Adam

 

Ragu terhadap yang Allah turunkan kepada kita termasuk kufur akbar.

 

Adapun kesyirikan, kemunafikan dan kekufuran kecil adalah hal2 yang mengurangi tauhid.

 

Syirik kecil adalah perbuatan syirik yg tdk sampai kepada definisi syirik besar, contoh bersumpah dengan nama selain Allah, perkataan MasyaAllahu wa Syi’ta (atas kehendak Allah dan kamu),,, atau perkataan “kalau bukan karena para dokter fulan kita tidak akan sembuh dari penyakit..”

 

Kemunafikan kecil adalah sesuatu kekufuran yg belum sampai pada definisi kufur besar diantaranya adalah,, bangga dengan nasab,, dan menghujat orang lain dengan nasabnya.

 

Ciri orang munafik ada 3, : jika dia berkata maka dia berdusta,, jika dia berjanji maka dia ingkar dan jika dia diberi amanah maka dia khianat

 

Al Quran menerangkan penjelasan yg menegaskan akan tauhid. Allah turunkan kitabnya sebagai hujjah Allah kepada hamba2nya.

 

Tauhid adalah sesuatu yang sangat besar yang ditegaskan oleh Allah didalam al Qur’an.

 

Ayat kursi adalah ayat yang paling agung karena didalamnya terdapat makna tauhid,,

 

Surat al Ikhlash merupakan surat yang paling utama, karena didalamnya menerangkan tentang tauhid,, begitu juga surat al Baqarah dan al Fatihah adalah surat2 yang utama yang ada dalam al Quran karena juga menjelaskan tentang tauhid.

 

Seluruh Nabi berada dalam satu agama yaitu tauhid.

 

Tauhid adalah yang didakwahkan oleh seluruh Nabi yang di utus oleh Allah.

 

Tauhid adalah intisari dari kitab2 yang Allah turunkan.

 

Hendaknya perhatian kita kepada tauhid melebihi perhatian kita kepada perkara lain yang kita lakukan di dalam kehidupan kita.

 

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memperbaiki agama kita,, memperbaiki dunia kita,, dan menjadikan hidup kita adalah kehidupan yang dapat menambah kebaikan.

Masjid Istiqlal,, 24 jumadil ula 1436H / 15 maret 2015

 

Catatan Tabligh Akbar Syaikh Prof, Dr.Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al Badr

 

‪#‎share

Be Sociable, Share!
Posted on: March 16, 2015, by : li partic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *