Month: October 2016

Nakamura, Terapi Sehat Jiwa Raga Untuk Keluarga

Hari itu badanku pegal-pegal. Banyak acara dalam minggu ini. Acara di rumah, talk show mompreneur di mall, juga jalan-jalan mengelilingi expo yang luas sekali. Yang kuinginkan hanya pijat, biasanya badan akan terasa segar. Kebetulan, temanku yang sedang hamil habis terapi pijat di Nakamura, katanya badan menjadi segar bugar. Ah, iya aku punya voucher diskon Nakamura dari SPBU Pertamina. Tapi kuabaikan hingga habis masa berlaku vouchernya. Soalnya aku belum tahu apa-apa tentang Nakamura. Eh, ternyata kok temanku itu mengatakan recommended banget. Tidak ada salahnya kucoba.

Memasuki ruang receptionist Nakamura, aku mencium wanginya aromatherapy. Sungguh menenangkan. Aku ditanya hendak terapi apa? Kemudian mbak receptionist yang berkimono Jepang warna biru itu menyodorkan menu terapi layaknya menu makan di restoran. Aku mengamati macam-macam terapi dan harganya. Selain jenis terapi juga ada pilihan ruang terapi, yaitu:

1. Reguler, ruangan ini luas terdiri atas 8 orang pasien.

2. Eksekutif, untuk 1-4 orang pasien.

3. VIP, ruangan khusus 1 orang pasien.

Karena aku pegal seluruh badan, akhirnya aku memilih terapi seluruh badan selama 90 menit. Aku mencoba ruang reguler dulu, kalau cocok nanti pengennya VIP karena lebih privasi. Aku dipersilahkan masuk. Si receptionist menyarankan mengganti sandalku dengan alas kaki refleksi yang sudah disediakan. Ada sandal karet ada juga sandal kayu.

sandal nakamura
Rak sepatu, sandal refleksi kayu, dan sandal refleksi karet
Benda-benda kesehatan yang dijual Nakamura
nakamura terapi holistik
Pojok aromaterapi dan gemericik air yang menenangkan. Di ruang resepsionis ini juga ada timbangan dan pengukur tinggi (anak)

Kugeser pintu sekat menuju ruang terapi reguler. Waktu itu lumayan kosong, tidak banyak yang antri. Hanya ada 1-2 pasien. Aku sempat bingung karena terapisnya, yang receptionist beri tahu untuk menemui, yang namanya Okta belum ada. Hanya ada ruang-ruang kosong di balik sekat-sekat khas Jepang. Aku menemui seorang terapis tapi dia sedang melayani pasien. Sehingga aku bertanya padanya. Aku pun dipersilahkan memilih salah satu ruang kosong itu. Tinggal duduk dan menunggu sesaat, terapis akan datang otomatis.

Seorang wanita muda dengan senyumnya menyambutku, “Selamat datang di Nakamura.” Kemudian ia mengenalkan namanya. Tak lama setelah itu, ia memeriksa tekanan darahku. Tekanan darahku dinyatakan normal. Jika tekanan darahku tinggi, aku akan ditolak tidak bisa diterapi karena akan membahayakan. Oh ya, selain tekanan darah tinggi, pasien dengan keluhan seperti ini juga dilarang melakukan terapi di Nakamura:

  • Pasca operasi kurang dari setahun
  • Demam tinggi
  • Sedang minum alkohol
  • Kanker
  • Minum obat demam atau obat kuat
  • Syaraf yang mati
  • Penyakit jantung yang dipasangi ring jantung
  • Tekanan darah yang tiba-tiba tinggi atau tiba-tiba rendah.

Sang terapis juga membawa baskom berisi air. Aku diminta merendamkan kakiku ke dalamnya. Hangat, merilekskan. Lima menit kemudian, aku dipersilahkan bersandar, dan si terapis pun mulai memijatku mulai dari kaki. Meski muda dan lemah lembut, pijatan si terapis enak namun tidak menyakitkan. Biasanya kalau pijat urat kan sakit sampai memar-memar setelah dipijat. Namun ini tidak. Tenaga terapis di Nakamura ini sudah dilatih oleh ahli terapis dari Jepang. Beberapa di antaranya juga berlatar belakang kesehatan seperti perawat, fisioterapis, dll. Jadi, pijatannya tepat sasaran.

Setelah selesai pemijatan, aku ditawari minuman. Mau sari jahe, teh hangat, atau air putih? Aku pun memilih teh hangat. Lumayan menghangatkan badan, karena ruang terapi sangat sejuk. Minuman kuteguk habis. Aku bergegas menuju kasir, dan membayarkan sesuai nota. Jika kamu ke Nakamura harus selalu ingat nota ini ya. Karena kalau kamu sampai tidak terima nota, maka kamu akan dapat voucher 10 kali lipat harga yang tertera.

Dengan wajah berseri, badan enteng aku pulang ke rumah. Sesampainya di sana, aku mendengar keluhan suami yang kaki kirinya tak kunjung reda sakitnya. Tanpa ragu lagi aku sarankan untuk terapi di Nakamura.

***

Ini kunjungan keduaku di Nakamura. Setelah mendengarkan keluhan, receptionist mengatakan lebih baik suamiku diterapi zona saja, khusus kaki. Sembari menunggu, aku membaca-baca menu di Nakamura, mendalami tentang segala sesuatunya.

Seitai Terapi

Nakamura merupakan terapi pijat dengan tradisional Jepang sebagai kiblatnya. Namanya Seitai Terapi. Seitai ini berarti penyelarasan tubuh. Tujuannya adalah menyelaraskan dan menyehatkan tubuh dan jiwa secara alami. Terapi seitai ini menggunakan jari, tangan, dan bagian tubuh untuk merangsang titik-titik akupuntur atau tsubo sehingga aliran darah kita menjadi lancar. Akibatnya problem psikologis seperti lelah, stres, tegang, atau masalah tubuh seperti penyakit kronis maupun akut, lelah fisik bisa hilang.

Proses Hilangnya Sakit Dengan Seitai Terapi

Pernah merasa nggak, kelelahan nggak hilang-hilang walau sumber kelelahan itu sudah ditiadakan? Misalnya nih menggendong anak keliling mall selama 3 jam. Setelah si anak lepas dari gendongan kita, capeknya menggendong beban itu hilang, tapi lelah otot masih tetap terasa, iya kan? Nah, kondisi ini akibat otot yang tegang karena nerve reporting station mengirimkan pesan tegang ke otot. Kelelahan ini tidak kunjung membaik kalau kejadiannya berulang setiap hari. Misal karena posisi duduk saat bekerja kurang tepat, emosi, posisi tidur, atau berjalan.

Dengan stimulasi pada titik-titik tsubo (akupuntur) tubuh, cairan yang terkonsentrasi di otot yang berkontraksi akan hilang. Asam laktat penyebab otot lelah sudah dibersihkan dengan stimulasi Seitai. Sistem limfatik yang membersihkan racun juga terstimulasi untuk menjalankan fungsinya dan melancarkan peredaran darah.

Jenis-Jenis Terapi

Sangat banyak jenis terapi yang ditawarkan Nakamura. Tapi beberapa yang menurutku menarik dan menjadi favorit pasien adalah:

  • Terapi Seluruh Tubuh. Terapi yang selama 120 menit ini merupakan gabungan akupresur dan seitai yang diaplikasikan ke seluruh tubuh.
  • Terapi Gabungan. Terapi gabungan akupresur tangan, refleksi kaki, punggung, leher, bahu selama 90 menit. Ini yang aku pilih waktu itu.
  • Akupresur Anak. Khusus anak 3 hingga 10 tahun. Tujuannya meningkatkan konsentrasi, daya ingat, kemampuan belajar, menstabilkan nafsu makan, dan membuat tidur nyenyak.
  • Beauty Seitai. Terapi selama 60 menit ini akan menstimulasi metabolisme, memperkuat pembuluh kapiler, membersihkan jaringan limpa di wajah dan menjadikan wajah sehat, bersih alami, bebas kusam, jerawat dan komedo.
  • Pelangsingan Perut. Terapi akupresur dan seitai bagian perut menggunakan ramuan herbal (ginger, Ginko, Carsicum, Cola). Dijamin perut mengecil 2-5 cm.
  • Terapi pundak beku. Terapi ini fokus pada punggung, pundak, dan leher selama 60 menit. Cocok nih untuk pekerja kantoran.
  • Terapi Zona. Merupakan terapi di area kaki selama 60 menit. Selain kelelahan di kaki, stimulasi di area kaki ini dapat meningkatkan kesehatan organ dalam, tekanan darah, mengatasi sakit kepala.
  • Ears Candle. Khusus terapi pada telinga. Caranya dengan lilin khusus yang diselipkan di lubang telinga untuk mengeluarkan kotoran telinga.
  • Female Wellness Therapy. Terapi khusus wanita pada titik sekitar perut, pinggang, kaki, kepala. Tujuannya mengurangi sakit saat menstruasi, mens tidak lancar atau tidak teratur, menyehatkan Ovarium dan organ reproduksi, meningkatkan gairah serta memperbaiki kesuburan
  • Masculine Therapy. Ini terapi khusus pria untuk mengatasi impotensi, ejakulasi dini, kurang gairah seksual. Terapi ini fokus pada titik sekitar perut, pinggang bawah, dan kaki sehingga akan meningkatkan energi seksual Anda secara alami.
  • Kerokan. Tahulah ya, kerokan biasanya untuk masuk angin. Tapi selain itu, juga bisa untuk mengatasi asma, nyeri otot, tergantung kerokannya dimana. Kerokan di leher, tenggorokan, dan bahu bisa untuk batuk, sesak napas, demam, nyeri kepala, sakit gigi, insomnia. Kalau kerokannya di punggung bawah bisa menghilangkan gangguan perut dan tidak nyaman di punggung bawah.

 

Setelah dua kali datang ini, aku bisa menyimpulkan, bahwa Nakamura merupakan terapi untuk kesehatan yang dijalankan secara profesional. Buktinya Nakamura mendapatkan penghargaan Rekor MURI dan Award Market Leader dari Majalah Franchise. Seitai terapi yang didirikan oleh Gus Minging D.S pertama kali di Solo tahun 2004 ini, menurutku:

Pakem Operasionalnya

Baik terapis maupun receptionist sudah dianjarkan standar operasional melayani pelanggan. Mulai dari salam, mengukur tekanan darah, memberi air rendaman, menawarkan celana pendek, dan hal-hal berikutnya yang harus dilakukan.

terapi zona nakamura
Terapi Zona (Pijat Kaki Saja)
tensi darah nakamura
Sebelum memulai terapi, memeriksa tensi darah dulu.
terapi nakamura - merendam air hangat
Merendam kaki di air hangat, sementara terapis menyiapkan peralatan lainnya.

Menawarkan Relaksasi Sempurna

relaksasi sempurna - nakamura

Relaksasi yang ditawarkan Nakamura mulai dari:

  • Ruangan ber-Ac, sehingga sejuk tidak kepanasan.
  • Musik khas Jepang yang menenangkan. Kadang membuatku mengantuk, tapi pasti rileks melepas stres karena rayuan gelombang betanya.
  • Langit-langit bergambar awan dan langit yang biru. Saat kita dalam posisi terlentang, kita bisa memejamkan mata atau melihat ke atas. Nah, pada saat melihat ke atas itulah kita melihat langit biru yang damai, seolah-olah kembali ke alam.
  • Bed nyaman. Bed untuk pasien ini empuk dan fleksibel. Bisa digunakan untuk setengah berbaring maupun terlentang/tengkurap.
  • Air rendaman hangat. Air hangat untuk merendam kaki ini membantu memperlancar peredaran darah dan merilekskan tubuh.
  • Ruangan yang wangi. Dari ruang receptionist hingga ruang terapi semuanya beraroma khas bunga aromaterapi. Sungguh membuat rileks dan nyaman.
  • Minuman gratis. Tak perlu khawatir kehausan, minuman hangatnya menambah lancar pembuluh darah dan menambah tingkat rileks.

Privasi Terjaga

Privasi pasien terjaga karena meski dalam ruangan reguler ada sekat-sekat untuk memisahkan pasien. Selain itu, pasien dan terapis disesuaikan dengan gender yang sama. Jadi, pasien wanita mendapat terapis wanita, pasien pria terapisnya juga pria. Dan yang aku suka, kita tidak perlu melepas baju. Kita bisa dipijat dengan memakai baju. Sebelum memulai pemijatan, terapis akan menanyakan juga apakah ingin memakai celana pendek? Nakamura meminjamkan celana pendek untuk kenyamanan pasiennya.

Ruang reguler dan eksekutif masih tercampur antara pria dan wanita dalam satu ruang namun disekat-sekat. Jika kamu berjilbab, bisa pilih VIP, karena privasinya lebih terjaga. Ruang VIP hanya untuk 1 orang. Misal kamu mau terapi pelangsingan perut atau kerokan, ruang yang dipakai ya VIP.

Memuaskan Pelanggan

Pelanggan terpuaskan dengan pelayanan yang ramah. Kita disapa saat pertama bertemu. Terapis selalu menanyakan tekanan pijatnya apakah terlalu keras, pas, atau kurang keras?

Standar Terapis Favorit

Kartu Survei dan Panduan Jam Selesai Terapi

Setiap bulannya ada penilaian terapis terbaik. Skor ini didapatkan langsung dari survei pelanggan setelah terapi. Kita bisa menilai buruk, baik, atau sangat baik. Nah, jika kita ingin dilayani oleh terapis terbaik ini, kita bisa request dengan menambah budget sekecil Rp. 10.000.

Diakui bagus oleh berbagai pihak

Dari kalangan masyarakat, pejabat, hinga selebritis mengakui kenyamanan dan kepuasan terapi di Nakamura.

Dewi Yul, Jupe, Tantowi Yahya, Prof Siti Fadilah Supari, Walikota Jayapura, dll sudah merasakan manfaat Nakamura Holistic Therapy

 

Jadi kalau kamu pegal-pegal, masuk angin, sakit fisik, dan psikologis tegang bisa langsung ke Nakamura. Jiwa dan raga sekeluarga menjadi pulih segar dan bugar. Nakamura mudah ditemui dan sudah tersebar di beberapa tempat di Indonesia. Cek langsung ya ada tidak di lokasimu di webnya.

 

Hati-Hati Pilih Buku Anak Impor Ini di The Big Bad Wolf

Empat hari setelah saya datang ke preview sale The Big Bad Wolf Surabaya tanggal 19 Oktober 2016, saya datang lagi nih. Di hari presale, saya datang dengan suami dan anak kedua yang berusia dua tahun. Tanpa si sulung karena sedang sekolah. Nah, di hari yang keempat ini, saya datangi lagi bazaar buku impor terbesar itu bersama si sulung. Mengobati rasa bersalah belum ngajak dia, akhirnya saya jalan berdua dengannya. Bukan malam mingguan bareng suami hahaha. Lagian si Yanda lagi cedera, dan si bungsu lagi tidur siang. Jadilah saya berangkat dengan Tsaqiif #MalmingBer2saja

Di hari presale, memang belum begitu banyak orang di dalam expo, tapi parkiran mobil sudah penuh sehingga kita parkir di pinggir jalan frontage. Jadi jauuuuh banget beberapa ratus meter dari JX International (Jatim Expo). Itupun, kena biaya parkir liar Rp. 10.000 (kalau resmi kan biasanya dapat karcis). Ngalah-ngalahin harga parkir mall nih. Kerena parkir mahal, parkir susah, dan ga ada yang nganter inilah saya dan Tsaqiif naik Uber.

Kebetulan ada promo, ih tapi sayang ga bisa dipake kode promonya. Ya sudahlah, toh masih lebih murah dari pada taxi lain. Eh, iya. Di hari presale saya sudah beli sekian-sekian buku. Kepo terhadap apa yang aku borong? Lihat video ini, uhuk… uhukk…

Kunjunganku yang kedua ini aku berharap gak akan borong-borong lagi kecuali buku untuk Tsaqiif. Terutama Lego. Dia minta Lego. Lego di outlet resminya bisa sampai 500 ribu ke atas, di sini cuma Rp. 200.000. Ambillah dia Lego Ninja. Kemudian dia berkeliling, dan menemukan lego mesin-mesin berat, seperti excavator, bulldozer, road roller. Sebenarnya bukan Lego sih, mereknya beda, tapi tetep Made in USA bukan China. Saya bilang, kalau sudah ambil Ninja jangan yang itu, salah satu saja. Kemudian ia nurut. Muter-muter lagi, terus dia berubah pikiran.

“Wis ga jadi ini, excavator aja,” ujarnya.

Dan ia kembali ke tempat lego mesin-mesin tadi yang cuma satu. Uh, sayangnya udah dipegang orang. Dengan mimik sedih Tsaqiif ngeliatiiiiin terus. Saya juga mengawasi, siapa tahu ditaruh lagi. Soalnya anak yang pegang lego mesin itu masih izin ortunya boleh atau nggak.

Dan.. jawaban ortunya iya. Oh, noooo. “Lho sudah diambil orang, Qiif.”

Tsaqiif semakin murung.

“Iya ayo cari tempatnya siapa tahu ada lagi,” hiburku.

Setelah berkeliling dengan mata jeli, ternyata kami temukan sumbernya! Sumber, katanya 😀 Iya, soalnya ini tumpukannya besar. Sedangkan tempat yang Tsaqiif temukan lego satu sendirian tadi bukan tempat sebenarnya karena mungkin belanjaan orang yang nggak jadi.

Selain Lego, kami membeli buku-buku unik seperti Doctor (tokoh Disney Cewek itu lho persisnya lupa namanya), buku Doctor itu cerita tentang sikat gigi, ada suara-suaranya juga. Berguna buat dongengin. Buku aktivitas yang bisa dihapus (wipe and clean) untuk 5 tahunan. Yah saya mantap gak beli buku anak lagi, karena kemarin udah beli banyak juga.

Waktu itu adalah happy hour, di mana 50 orang berhak dapat diskon dengan memakai e-cash. Saya pun cepat-cepat membeli e-money, kan lumayan bisa dipakai untuk tol juga. Terus saya tanya yang jaga e-money, benar dapat diskon? Untuk meyakinkan sekali lagi.

“Itu pakai e-cash bu.”

Yaaah… salah deh. Beda tauuuk, e-cash vs e-money. Hiks… Ya sudah deh….

Lapar pun tiba, saya dan Tsaqiif cari makan. Untung barang yang sudah dibeli bisa dititipkan. Tempatnya di Lobby. Saya diantar karyawannya. Dia juga yang bawakan 2 kresek belanjaan kami.

Kamu jadi bebek, Qif? Bukan ini belalai gajah -_- #malmingBer2saja #bigbadwolfsurabaya

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Oh ya, saya ada tips untuk pilih-pilih buku anak. Selain sesuaikan menurut kebutuhan dan usia anak, menurut saya ada beberapa buku yang harus dihindari, terutama untuk anak saya ya. Bisa dicontek, bisa nggak usah digubris kalau nggak cocok. Ini dia buku yang seharusnya dihindari.

Dongeng Romantis

Ada buku-buku tentang putri-putri Disney. Tahulah ya cerita putri-putri itu adalah kisah percintaan yang dikartunkan. Saya cek memang kisah-kisahnya berbagai versi karena beda pengarang, beda penerbit tapi intinya sama. Dari segi ilustrasi aman bagi anak-anak. Tapi kandungan kisahnya menurut saya juga bahaya. Saya pernah membahas dongeng romantis: Dongeng Cinderella Bukan Konsumsi Anak-anak tahun 2015, waktu Cinderella movie booming.

Tapi ada satu buku yang parah, bahkan itu untuk balita loh. Judulnya Cinderella’s Dream Wedding. Covernya bergambar dua sejoli yang sedang ciuman. Tsaqiif menemukan buku itu. Ia ambil, dan ia bilang ke saya. “Bunda, ini gini. Cium.”

Yah, kan… bahaya kan?

PhotoGrid_1477183932139

Special Occasion di luar aqidah

Saya menghindari hal-hal berbau kebudayaan luar negeri yang tidak sesuai ajaran Islam. Misalnya, ulang tahun, valentine, thanks giving, halloween, natal. Kebetulan, ini menjelang akhir tahun yang artinya juga menjelang natal. Toko-toko juga sudah siap menjual pernak-pernik natal. Termasuk di event ini, buku-buku cerita natal ada di pojok khusus.

Bukannya Tsaqiif tidak tahu apa-apa tentang itu semua. Dia sudah hapal apa itu natal dengan hadiah-hadiahnya, Halloween dengan trick or treatnya. Tahu cukuplah tahu, tidak perlu sampai memiliki bukunya. And please jangan anggap ini SARA. Jika Anda merayakan Natal, silahkan ke sini, banyak buku unik nan kreatif tentang natal 😉

Babi dan Anjing sebagai tokoh utama

Tsaqiif sering nonton Youtube Peppa Pig. Saya juga suka ceritanya yang berdialog dan mudah dimengerti meski dialeknya British. Tapi hal itu, bukan berarti saya membolehkan cerita-cerita tentang babi dan anjing untuk dimiliki. Di sini banyak cerita babi seperti Peppa Pig, Three little piggies, Pig Kahuna. Juga ada cerita anjing yang bentuknya lucu-lucu seperti pop up, boneka, flap, board book, dll. Saya pun menunjukkannya kepada Tsaqiif. Dia pun sekadar berkata “Oh iya” saja tanpa berhasrat memilikinya.

 

Sebenarnya setelah makan saya ingin langsung pulang. Tapi saya harus shalat. Sayang banget kan kalau masuk expo lagi cuma untuk shalat saja tanpa berkeliling lagi? Saya juga ingin memastikan tidak ada buku yang tertinggal untuk dimiliki lagi. Jadi saya berkeliling lagi. Sembari berkeliling, Tsaqiif yang lelah saya biarkan mewarnai dan bermain bersama teman-teman tak dikenalnya. Di area panggung ada tempat charger, pojok mewarnai, photo booth antigravity, dan area istrirahat.

Setelah selesai berkeliling saya jemput Tsaqiif di atas panggung. Berharap ga ada yang dicomot malah comotannya banyak. Kali ini saya bayarnya pakai debit. Eh, ternyata dapat promo potongan dengan fiesta poin. Padahal hari presale tanggal 19-nya saya juga pakai debit tapi tidak ada promo itu.

Akhirnya pulanglah saya dengan Uber lagi. Waktu sudah menunjukkan jam 7an malam hari. Saya diperintah menuju booth Uber untuk mendapat bantuan. Hmmm.. bantuan apa ya? Tanya diskon ah. Petugasnya bilang kalau pertama kali pakai dapat diskon. Tapi ada juga kode yang bisa digunakan sampai tanggal 23 Oktober. Nah itu kode yang ga bisa saya gunakan tadi. Setelah disetting-setting lagi dari komputer si petugas saya bisa juga pakai kode promo. Jatuhnya murah banget. Jadi ga tega sama drivernya kalau kayak gini, soalnya kan jauh ke Sidoarjo. ^_^

Menguntai Perjalanan Tahan Banting, Bisnis Menjadi Wisata

Akhir bulan lalu saya berkesempatan mengikuti expo sebagai exhibitor di event majalah ibu dan bayi di ibu kota Indonesia, yakni tentu saja Jakarta. Tepatnya di Balai Kartini. Meski bukan kesempatan pertama, segala sesuatu harus dipersiapkan dengan matang. Ini adalah kali kedua. Pengalaman pertama dulu semua serba dadakan. Ada beberapa peralatan yang ketinggalan, alat promosi kurang. Jangan sampai deh terulang lagi.

Dalam event yang digelar selama 4 hari sekarang ini, saya tak mau kembali kacau. Event ini lebih lama dari pameran sebelumnya. Bayangkan 4 hari berturut-turut harus sering-sering cek dan melayani pengunjung dari jam 10 pagi hingga 9 malam. Jam ini melebihi jam kerja normal, yang biasanya hanya 8 jam bukan? Jika tidak betul-betul jaga tubuh, bisa-bisa saya drop.

Berakit-rakit ke hulu berenang kemudian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Perjalanan bisnis Sidoarjo-Jakarta kali ini saya atur agar menyenangkan. Awalnya memang menyakitkan, artinya kadang stres, kadang sibuk, lelah selama expo berlangsung namun di hari akhir perjalanan saya akan saya tutup dengan berwisata sekalian. Jadi masih mungkin bisnis jadi wisata, meski hanya bersifat staycation.

Yuk, simak perjalanan saya dan tips-tipsnya agar perjalanan bisnis bisa menjadi wisata. Dan tetap tangguh! ^_^

Menyiapkan tiket pesawat dan penginapan

Tiket based on time or budget?

Pertama saya harus tentukan tiket. Apakah berdasarkan waktu kepergian atau budget? Sepertinya lebih pas kalau mengombinasikan keduanya, ya. Awalnya saya ingin pergi dengan sarana termurah. Kebetulan waktu itu ada promo tiket kereta api yang Cuma 29 ribu karena PT KAI lagi ulang tahun. Sayangnya, saya tidak kebagian. Alternatif terakhirnya ya pesawat. Harganya selisih sedikit lebih mahal dibanding kereta harga normal. Tapi lebih hemat waktu karena dengan pesawat hanya memerlukan satu jam untuk sampai di Jakarta, sedangkan kereta harus semalam.

Penginapan terdekat atau budget?

Kedua, saya harus menyiapkan penginapan. Ini lumayan menguras biaya, lho. Soalnya saya harus memesan selama 4 hari untuk tempat tinggal selama di Jakarta. Sebenarnya ada saudara tetapi di kota lain, jauh sekali dengan lokasi. Agar gampang menyiapkan segalanya, apalagi bukan hanya masalah pribadi dan pameran yang harus disiapkan tetapi juga anak-anak yang saya bawa juga harus disiapkan, kemungkinan kesiangan pasti ada, maka saya cari penginapan yang dekat. Hmmm, sampai di sini saya bingung, yang dekat dengan lokasi hotel-hotel premium semua. Hotel budget ada tapi agak jauh, tidak bisa ditempuh dengan jalan kaki. Ah, bukannya ada ojek online? Bismillah deh, demi menghemat biaya saya book hotel budget terdekat. Eh, tapiiii di akhir kegiatan saya ingin pesan hotel terdekat buat staycation. Refreshinglah.

Expo yang melelahkan

Kata teman saya yang sering ikut pameran, selama event pasti melelahkan. Tapi di balik itu ada kepuasan karena brand kita semakin dikenal orang, pemasukan juga dapat. Benar juga ternyata. Mungkin saya malah berlipat-lipat capeknya. Selain jaga pameran, saya juga harus jaga anak-anak. Tentulah anak yang susah diam. Selama acara anak-anak saya suka keliling area, mampir di stan-stan lain karena tertarik mainan. Jadi mereka harus dijemput berkali-kali agar berada di dekat saya. Kadang-kadang saya berexpocation (menikmati expo) mengunjungi stan lain agar tak bosan sekaligus shopping.

Di balik semua itu alhamdulillah produk kami ludes sampai ke akar-akarnya, hehehe. Tidak saya sangka ternyata pengunjung antusias banget. Bahkan ada selebriti yang mampir ke stan kami.

Keramaian pameran

Berexpocation (lagi)

Rutinitas menjalankan expo (pameran) tidak menghalangi saya mengunjungi expo lain yang sedang berlangsung. Ini salah satu agenda wisata saya dalam perjalanan bisnis. Sambil menyelam minum air. Apalagi saya penggila buku. Kebetulan waktu itu ada International Indonesia Book Fair di JCC. Anak-anak juga senang mengunjungi pameran buku ini. Tambah senang lagi ketika mereka bertemu badut Upin Ipin.

#upinipin #iibf #jcc #expocation

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Menjaga makan

Bukan tidak mungkin saya menjadi sakit selama bekerja menjaga stan, menjaga anak-anak, wira-wiri kesana kemari. Satu-satunya usaha menghalau sakit adalah dengan mengatur jadwal makan dan asupan nutrisi yang masuk. Rasanya susah sih kalau lagi membolang. Karena saya cenderung makan apa adanya, yang penting kenyang dan dekat belinya. Namun, saya usahakan makan sehat dan seimbang. Entah itu makanan dari hotel atau order memakai ojek online.

#breakfast #mealtime #eatclean

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

#Granola with dried fruits and flaxseeds #eatclean #cleaneating #eatingclean

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Pindah hotel

Ini bagian puncak kesenangan. Setelah bersusah-susah dahulu, kita baru senang-senang. Mengalami menginap di hotel sederhana, diakhiri dengan menginap di hotel mewah. Anak-anak juga senang. Saya sudah menyiapkan pakaian renang untuk si kecil. Dia sudah tidak sabar untuk berenang, karena awalnya di hotel budget itu tidak ada kolam renang, dan selalu merengek. “Ayo bunda, aku pengen renang.”

Begitu sampai di hotel yang ada kolam renangnya, si kecil berseru “Wow, bagus banget, Bunda!”

Mendengar ia takjub, saya jadi terharu.

Setelah berakit-rakit ke hulu kini berenang ke tepian… kolam.

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

#granmelia #granmeliahotel

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

#cottoncandy #gift #granmelia

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Sampai titik ini, badan saya mulai goyah. Pilek menyerang. Biasa kalau kecapean, tubuh memberi warning harus segera isirahat. Biar namanya cuma pilek, aktivitas tergangggu banget. Mata saya jadi berair, membengkak, wajah kemerahan, bersin-bersin tiada henti. Mana hidung serasa ingin digaruk terus. Padahal besoknya waktunya bersenang-senang bersama anak-anak.  Saya jadi sadar, kesehatan adalah momen yang berharga. Kalau sudah sakit nggak bisa ngapa-ngapain. Kerja nggak enak, jaga stan nggak enak, apalagi buat ngejar anak-anak kalau kemana-mana.

Saya gak boleh kalah sama penyakit. Kelelahan bagi saya adalah penyakit yang harus dipulihkan. Suplemen-suplemen peningkat imunitas alami dari madu saya minum. Tak lupa tambahan multivitamin mineral untuk proses penyembuhan. Karena dari makanan yang sembarangan sangat minim kandungan vitamin mineralnya. Paling juga kebanyakan karbohidrat dan lemak buruk.

Oh ya, sebenarnya tak hanya kelelahan yang mengakibatkan tubuh membutuhkan nutrisi bergizi.  Ketika sembuh dari sakit pun kita butuh proses pemulihan. Sakit apapun. Mana ada orang sakit, ketika sudah sembuh langsung bisa segar? Paling tidak dia butuh waktu. Misalnya nih, saya sendiri dengan pengalaman flu saya. Kalau saya sudah terserang flu, biasanya cairan di hidung itu nyasar ke tenggorokan dan dada. Akibatnya saya batuk dan sesak napas. Aduh, tidak nyaman sekali kalau sudah sesak napas. Napas sangat susah, belum lagi bicara. Tapi sehari dua hari sesaknya reda, bukan berarti saya sembuh total. Meski saya sudah bisa bekerja lagi, masih ada sesak yang tersisa meski hanya sedikiiit sekali. Tubuh pun masih lemas, hanya aktivitas ringan saja yang bisa dikerjakan. Oleh karena itu, tubuh perlu nutrisi tambahan agar pulih.

Mengapa perlu vitamin dan mineral penting untuk penyembuhan?

Kita membutuhkan vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit. Selama sakit, kita pasti kekurangan vitamin. Kenapa? Pertama, selama sakit pasti kita tidak nafsu makan. Akibatnya kita makan hanya sedikit. Sementara untuk memerangi penyakit kita butuh nutrisi termasuk vitamin dan mineral. Jika kita tidak makan dengan benar seperti saat sakit ini, cadangan vitamin dan mineral terus terkuras. Nah, semasa penyembuhan setelah sakit, vitamin dan mineral semakin dibutuhkan. Apalagi, kalau makanan yang kita makan apa adanya seperti nasi plus lauk saja tanpa sayur. Buah juga jarang. Jadi, perlu sekali tambahan vitamin dan mineral dari luar berupa suplemen.

 

mengapa perlu vitamin mineral untuk penyembuhan

Nah, jika kita hendak mengonsumsi suplemen untuk mempercepat penyembuhan perhatikan tips-tips berikut:

  1. Perhatikan labelnya, yaitu manfaat produk, komposisi, dosis per hari, cara menyimpan, peringatan pemakaian. Semua harus jelas tertera di kemasan.
  2. Teliti kehalalannya. Agar lebih plong bagi yang muslim. Karena produk farmasi masih jarang sekali yang bersertifikat halal. Apalagi jika dikemas dalam kapsul yang biasanya mengandung gelatin. Kita kan belum tahu apakah gelatinnya halal atau tidak.
  3. Periksa kelegalan registrasinya. Ini penting. Kadang ada suplemen yang bahkan menyatakan botanical atau organik impor, tapi tidak ada registrasi dari BPOM. Lama-lama ada isu kalau suplemen tersebut dilarang.
  4. Cek kadaluarsanya, lebih baik beli yang masih lama masa kadaluarsanya.

Ingat suplemen vitamin mineral, saya jadi ingat Theragran–M. Theragran-M merupakan vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Sekarang, ini yang menjadi andalan saya, karena Theragran-M memiliki beberapa kelebihan.

Theragran-M
Theragran-M

Mengandung Vitamin

Theragran-M mengandung vitamin lengkap baik yang larut air maupun larut lemak. Dalam Theragran-M ada vitamin A, D, B1, B2, B3 (niasin), B6, B12, kalsium pantotenat, C dan E. Berikut peran-peran vitamin tersebut dalam proses penyembuhan.

  • Vitamin A berperan penting menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh. Terdapat 10.000 SI vitamin A dalam Theragran-M.
  • Vitamin B1, menjaga kesehatan, membantu proses pembakaran karbohidrat menjadi energi, membantu proses metabolisme protein dan lemak. Dalam Theragran-M ada Vitamin B1 sebanyak 10 mg.
  • Vitamin B2 berperan sebagai komponen Koenzim Flavin Mononukleotida dan Flavin Adenine Dinukleotida. Kedua enzim ini berperan penting dalam regenerasi energi bagi tubuh, dan oksidasi asam lemak dan juga berperan dalam pembentukan sel darah merah. Theragran-M mengandung 10 mg Vitamin B2.
  • Vitamin B3 (niasin), berperan penting dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan protein untuk menghasilkan energi dan terlibat dalam netralisasi racun. Vitamin B3 dalam Theragran-M sebanyak 100 mg.
  • Vitamin B5 (kalsium pantotenat), berperan sebagai koenzim A yang berguna dalam banyak metabolisme pelepasan energi. Terdapat 20 mg vitamin B5 dalam Theragran-M.
  • Vitamin B6, berperan dalam sintesis energi dan metabolisme nutrisi serta memproduksi antibodi sebagai sistem pertahanan tubuh (imunitas). Theragran-M mengandung 5 mg Vitamin B6.
  • Vitmin B12, untuk metabolisme energi tubuh, ikut menjaga dan memelihara kesehatan sel saraf, serta ikut berperan dalam pembentukan molekul DNA dan RNA. Sebanyak 5 mcg Vitamin B12 ada dalam Theragran-M.
  • Vitamin C, merupakan antioksidan yang menangkal radikal bebas dan mencegah berbagai penyakit serta infeksi. Theragran-M mengandung dosis Vitamin C 200 mg yang mencukupi hingga 333% kebutuhan harian.
  • Vitamin D mengandung kalsitriol yang berfungsi sebagai immunomodulator untuk membantu menjaga kekebalan tubuh. Theragran-M mengandung vitamin D 400 SI.
  • Vitamin E, merupakan antioksidan dan menjaga kesehatan jaringan tubuh mulai dari mata, sel darah merah, hati dan jaringan kulit. Vitamin E dalam Theragran-M sebanyak 15 SI.

Mengandung Mineral Esensial

Theragran-M mengandung yodium, zat besi, tembaga mangan, magnesium dan, seng (zinc). Beberapa mineral esensial yang tidak diproduksi tubuh ini sangat penting untuk proses penyembuhan. Selain itu, mineral-mineral ini berfungsi untuk memaksimalkan penyerapan beberapa vitamin.

Zat besi berfungsi mengoptimalkan penyerapan vitamin C. Sehingga berperan penting pula untuk penyembuhan dan kekebalan. Selain itu, jika kita kekurangan zat besi kita akan cepat merasa lelah karena okigen yang masuk ke otot dan sel tubuh juga kurang. Sebab, zat besi ada dalam sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen.

Magnesium merupakan mineral penting untuk menyerap Vitamin C dan D. Magnesium diperlukan oleh kurang lebih 300 fungsi metabolisme tubuh agar bekerja normal. Namun biasanya kita kekurangan magnesium. Terlebih karena magnesium ini merupakan mineral yang esesnrial, artinya tidak diproduksi oleh tubuh melainkan harus didapat dari makanan. Ketika kekurangan magnesium yang sangat penting dalam ratusan fungsi metabolisme tubuh itu, sistem imun juga kewalahan untuk menjaga metabolisme dari serangan penyakit.

Seng atau zinc juga penting dalam proses penyembuhan. Zinc ikut berperan dalam sintesis protein serta membantu dalam hal pengaturan produksi sel dalam sistem kekebalan tubuh. Zinc mampu merangsang sel darah putih yang nantinya akan mempercepat proses penyembuhan serta membuat tubuh kita terbebas dari infeksi.

Dosis Pas

Saya perhatikan urin seharian setelah minum Theragran-M warnanya biasa saja. Biasanya, jika minum vitamin, urin pasti akan menjadi kuning pekat dan berbau obat. Hal ini mungkin karena kandungan vitaminnya pas, tidak terlalu tinggi sehingga tidak banyak yang terbuang.

Halal

Theragran-M sudah bersertifikat Halal MUI dengan nomor registrasi 00280032151004. Produk farmasi yang dijamin halal masih jarang, lho. Jadi, mengonsumsi Theragran-M ini plong sekali, tidak was-was akan status halalnya.

Rasanya Manis

Rasa manis dari Theragran-M membuat saya tidak memejamkan mata saat menelannya. Jika suplemen lain biasanya harus segera ditelan karena rasanya pahit. Sementara Theragran-M bisa berlama-lama di lidah karena merupakan tablet bersalut gula.

Mudah ditelan

Ukuran Theragran-M sedang dan pas di mulut dan kerongkongan saya. Jadi, mudah untuk menelannya dengan sekali teguk.

Theragran M salut gula
Tablet Theragran-M bersalut gula

Informasi Produk Jelas

Informasi pada kemasan tertera dengan jelas. Bagian depan kemasan tercantum logo lingkaran biru yang artinya obat bebas terbatas. Selain itu juga terdapat informasi produsen, banyaknya isi produk, dan logo halal. Di bagian belakang kemasan kita bisa melihat komposisi dan kandungan-kandungan vitaminnya, lengkap dengan berapa kecukupan gizinya. Pada bagian belakang kemasan juga terdapat deskripsi kegunaan produk, yakni membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pada masa penyembuhan setelah sakit. Juga terdapat takaran penggunaan yang cukup diminum sekali sehari atau menurut petunjuk dokter, cara penyimpanan, produsen, dan peringatan.

kemasan depan theragran
Kemasan depan
Theragran-M
Kemasan belakang

Theragran-M teregristrasi BPOM dengan No reg. DTL1224403416A1 yang jelas tertera di belakang kemasan. Kode DTL menunjukkan Theragran-M merupakan obat merek dagang, bebas terbatas, dan diproduksi lokal.

Pada kemasan primer strip juga ada kejelasan mengenai merek, logo halal, BPOM, harga eceran tertinggi, kode produksi, tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa. Yang penting nih, masa kadaluarsanya. Jadi kalau kemasan luarnya hilang, tinggal stripnya saja, kita gak ragu karena bisa langsung melihat di badan strip kapan Theragran-M kadaluarsa.

theragran strip
Kode produksi, tanggal produksi, tanggal kadaluarsa, dan harga eceran tertinggi di kemasan strip.

Lebih baik Anda siap sedia Theragran-M selama perjalanan, jaga-jaga jika nanti sakit, atau menjaga kondisi tubuh agar selalu fit. Siap tangguh tahan banting selama perjalanan. Setelah sakit pun, Theragran-M sangat bermanfaat untuk mengembalikan kondisi tubuh. Bisa cepat segar kembali, bisa cepat loncat-loncat, bisa semakin tangguh!

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho.

Review Film Athirah: Move On-nya Seorang Ibu

Menyenangkan sekali saya bisa nonton bareng MPPRO di Jakarta, Film Indonesia yang sangat saya nantikan, katanya bagus sih. Di Sidoarjo sendiri per hari ini belum keluar nih. Athirah. Film yang menceritakan tentang cinta dalam keluarga. Saya hari itu, Jumat 1 Oktober 2016 terbang pagi hari ke Jakarta, dan Malamnya dengan nekat saya naik Gojek menuju Metropole XXI. Ehm, hampir sama ya dengan pemeran-pemeran film Athirah, pagi 1 Oktober baru datang dari Makassar, malamnya nobar ^_^

Anak dan bayi saya titipkan untuk diasuh suami. Demi apa coba kalau bukan nonton bareng, momen yang sangat jarang saya lakukan. Karena kemanapun saya akan selalu membawa anak-anak saya. Termasuk blogger gathering, job review dll. Tapi kali ini saya harus pergi sendiri. Pertama, nggak mungkin anak-anak nonton film bukan anak-anak, takut bikin berisik juga, karena mereka aktifnya minta ampun. Kedua, suami saya sangat lelah buat nemenin, pengennya di penginapan ajah. Ketiga, Jakarta pasti macet, kalau naik taxi bisa sampai jam berapa? Jadi alternatfnya harus ngojek nih. 20 menit sampai.

Emang ke Jakarta khusus buat nonton Athirah? Nggak sih, sebenarnya saya lagi berpartisipasi dalam event Mother & Baby Fair di Balai Kartini. Biar ASI Booster Tea dan Rufani Crunchy dikenal lebih banyak orang. Acara nobar Athirah ini pas banget pas saya ada di Jakarta. Sekalian deh. Kopdar sama teman satu komunitas dan kopdar bareng Kopiers. Thanks to KOPI!

Pemeran film Athirah ini sudah senior sehingga menambah feel dalam film ini. Sebut saja Cut Mini sebagai Athirah dan Jajang C. Noer sebagai ibu Athirah. Saat itu hadir juga Jajang C. Noer dan Nino pemeran Ucu dewasa. Ada juga Cut Mini yang datang setelah film selesai.

Film Athirah mengisahkan tentang Ibunda Jusuf Kalla yang bernama Athirah, terutama perannya dalam mengurus keluarga, menjaga keluarga, hubungan dengan anak-anaknya, hubungan dengan suaminya, dan hubungan dengan masyarakat. Dari film ini saya mengetahui agaknya poligami sudah menjadi tradisi masyarakat Bugis. Mengapa? Karena Athirah sendiri merupakan anak dari seorang ibu yang merupakan istri keempat suaminya. Sedangkan Athirah sendiri diceritakan menghadapi masalah poligami suaminya karena ia istri pertama. Semua diceritakan dari sudut istri pertama, Athirah sendiri.

Kebaperan dimulai

Athirah diceritakan sedang hamil lagi. Rasa baper dimulai ketika film menunjukkan ‘adegan ranjang’. Hihihi jangan salah tangkap ya. Maksudnya, di dalam kamar, bahkan di ranjang pun sepasang suami nyuekin istrinya. Gelagat ini pasti ditunjukkan oleh suami yang sudah menaruh perasaan pada wanita lain. Bayangkan si suami ini setiap tidur bukannya memeluk istrinya melainkan memunggunginya. Padahal kan istri yang lagi hamil itu butuh pelukan. Bahkan pelukan sesering  mungkin setiap hari. Biar apa? Biar hormon endhorphin yang menenangkan itu keluar. Penting banget bagi bumil!

Masyarakat kepo dibiarkan menggantung

Kita sebagai masyarakat yang pengen tahu banget urusan orang, gagal mengetahui urusan rumah tangga orang di film ini. Hihihii.. Gini. Biasanya kan kalau ada orang kawin lagi kita kan pasti bertanya-tanya. Eh, siapa sih istri keduanya? Cantikkah? Kok bisa sampe kawin lagi?

Kekepoan itu wajar untuk film ini, apalagi di sini Athirah digambarkan sebagai sosok yang super. Cantik, pandai mengurus keluarga, care sama suami. Kok bisa ya tertarik sama wanita lain lagi? Tapi rasa ingin tahu itu terus dibiarkan sebagai rasa penasaran. Sebab adegan ‘ketemon’ kalau punya istri lagi, istri barunya itu ga muncul. Begitu juga saat di suatu event ketemu si suami bersama si istri yang lain, yang diperlihatkan hanya suaminya saja. Puang Haji.

Drama Sakit Hati

Biasanya adegan pertengkaran itu diperlihatkan dengan adegan cekcok mulut. Seperti dalam Film  Sabtu Bersama Bapak, ada permasalahan rumah tangga, bertengkar ya dengan dialog. Athirah menghadirkan sesuatu yang beda. Gambaran kesedihan, sakit hati, cukup dengan perlakuan dan sikap. Tanpa caci maki, teriak-teriak. Saat Athirah tahu Puang Haji menikah lagi, dia cukup memunggungi suaminya. Dengan memunggungi kurang menggigit bagi suaminya, Athirah pun mengemaskan koper dan diserahkan pada sang suami. Gitu ya sang suami kok nurut, nggak bantah, nggak apa. Pergi aja gitu. Yang jelas semua adegan yang menggambarkan perasaan digambarkan diam seribu bahasa. Dramatis sekali. Namun lawan main paham, penonton tetap mengerti.

Move On

Sakitnya patah hati dan kecemburuan jadi satu, mengakibatkan wanita berlarut-larut dalam tangisan. Ada yang bergegas bangkit. Ada juga yang melampiaskan pada dendam. Malahan beberapa wanita yang bercerai menunjukkan kepada dunia dia bisa mandiri tapi dengan jalan yang salah. Misalnya lebih banyak dugem, melepas jilbab (mungkin karena merasa dengan jilbab ia tak bebas berbuat ‘dosa’). Athirah lebih memilih bangkit. Ia mengutamakan bersatunya keluarga. Ia tetap  bertahan sebagai istri pertamanya, tidak menuntut cerai. Ia lebih kepada menarik hati suaminya kembali.

Athirah sempat tergoda dengan magic. Tapi karena takdir, ia bisa selamat dari perlakuan syirik itu dengan melampiaskan pada hal religius. Karena Keluarga Kalla terkenal dengan kereligiusannya. Akhirnya ia tutup sakit hatinya dengan berbisnis. Athirah tak sendirian. Ia turut memberdayakan wanita-wanita Bugis dalam bisnisnya.

Ada pola yang sama dalam film ini. Setiap hatinya tersakiti, ia selalu memiliki ide yang baru untuk bisnisnya. Apakah Athirah memikat hati suaminya dengan bisnisnya? Ternyata tidak, ia punya strategi lain. Apa itu? Lihat yuk di bioskop!

Nikmati #FilmAthirah di bioskop-bioskop malam ini dan temukan cinta #Athirah untuk keluarga Indonesia.

A post shared by Miles Films (@milesfilms) on

Tawa, Kuliner, dan Wisata

Tak hanya kesedihan yang ditunjukkan dalam film ini. Kisah cinta remaja Jusuf Kalla juga punya bumbu tawa. Selain itu, kuliner yang dipamerkan setiap keluarga makan bikin saya menelan air liur berkali-kali. Namun, kuliner yang ditunjukkan serasa monoton. Samaaa semua setiap hari. Ada lagi hal menarik yang ditunjukkan dalam film ini, yaitu wisatanya. Kemurungan JK saat hampir patah hati dibandingkan dengan air terjun Bantimurung yang tidak bikin murung.

Hal yang saya setuju dan tidak setuju

Athirah mengangkat film dari sudut pandang wanita yang dimadu. Bagaimana perasaannya saat tersakiti, bagaimana rasanya ia cemburu. Nah, baiknya nih, bapak-bapak yang bercita-cita punya istri lebih dari satu, pesan saya jangan lebih dari empat yah. Dan kalau sudah ada niat, utarakan sama istri pertama dan masih satu-satunya sebelum nikah lagi. Biar sakitnya gak terlalu. Pernikahan kedua dan seterusnya sih sah, tapi menipu istri sebelumnya namanya kalau ujug-ujug udah ada kabar kawin lagi. Lebih-lebih kabarnya didengar dari orang lain, bukan si istri sendiri yang langsung tahu dari suami.

#FilmAthirah menurut @AniesBaswedan. Bagaimana menurut kamu? Tonton film #Athirah di bioskop hari ini.

A post shared by Miles Films (@milesfilms) on

Kisah poligaminya Puang Haji memberi hikmah negatif yaitu dampak buruk poligami pada keluarga. Apalagi anak-anaknya ikut membenci bapak sendiri. Masyarakat pun menilai jika si bapak poligami, maka bukan tak mungkin anak-anaknya demikian. Di akhir cerita penonton seakan-akan digiring untuk mengata-ngatai Puang Haji sekaligus terharu akan perbuatan mulia Athirah.

“Kapok kon yooo. Gak malu apa?”

“Ya Allah, mulia banget hatinya. Sudah tersakiti, masih membaiki.”

Begitulah gambarannya. Akhir cerita apa yang dimaksud? Ayo segera tonton!

Namun dibalik semua itu, perkataan Puang Haji ada benarnya. Jika waktunya bersama keluarga masih ada, nafkah tetap diberikan, tetap menjadi imam shalat, tetap menjaga shalatnya anak-anak, apa yang harus membuat marah?

Ah, sudahlah ayo segera nonton di bisoskop terdekat, teru sharing di kolom komentar di bawah ini.

Sosok Athirah asli.

 

Temukan dimana diriku? 😆😆😆 #athirah #filmathirah #DukungFilmIndo #Mpproajaknobar

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

 

#Mpproajaknobar #DukungFilmIndo #filmathirah #athirah

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

 

#DukungFilmIndo #athirah #Mpproajaknobar

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

 

Ketemu Mbak Kiki setelah sekian tahun… 😆😆😆 #Mpproajaknobar #athirah

A post shared by Li Partic (@lipartic) on