Month: August 2016

Risiko Persalinan SC dan Normal adalah sama, Mari Berdayakan Diri

Masih lekat dalam ingatan percakapan dari sebuah chat antara saya dan teman saya. Dia sedang membiasakan memakan kurma untuk mendapatkan gizi supernya karena sedang hamil dan akan melahirkan dalam waktu dekat. Namun dia tidak terbiasa dengan rasa manisnya, sehingga dia berkeluh kesah di facebook. Saya pun menimpali.

“Makan kurma sukkary aja. Jenis kurma ini tidak begitu manis, luar seperti ada crust kayak biskuit, dalamnya lembut dan dagingnya tebal.”

“Berapa harganya, Li?” tanyanya.

Singkat cerita antara saya dan dia telah deal sekotak kurma sukkary kemasan pabrik. Tapi tak disangka seminggu kemudian, saya mendengar kabar kematiannya pasca melahirkan. Ya Allah. Saya termenung dan down. Padahal rasanya baru saja berinteraksi, sekarang kita sudah tidak bisa saling berkomunikasi lagi.

Teman saya tersebut sangat memimpikan kelahiran secara normal. Dia meninggal setelah mengalami pendarahan. Memang, dia berhasil melahirkan secara normal. Tapi usahanya yang kurang tepat. Dia bersikeras melakukan apapun agar bisa normal, tanpa melihat riwayat kesehatannya. Akhirnya terjadilah ruptur uteri atau perobekan rahim yang mengakibatkan pendarahan.

Setelah itu, terjadilah desas-desus perdebatan antara SC vs normal. Ada yang berpendapat lebih baik sekali SC, maka akan SC selamanya. Ada juga yang membela jika bisa normal dan sehat keduanya baik ibu dan bayi, mengapa tidak? Untuk membicarakan hal ini, mari kita lihat dari risiko antara keduanya. Persalinan SC (operasi) maupun normal, terutama setelah riwayat SC sama-sama memiliki risiko.

Risiko Persalinan SC

  1. Infeksi: Infeksi dapat terjadi pada daerah sayatan pada rahim dan pada organ pelvic seperti kandung kemih. Infeksi nifas tetap menjadi penyebab signifikan morbiditas (kesakitan/kecacatan) dan mortalitas (kematian) ibu, baik di Amerika Serikat dan di negara-negara berkembang. Dengan perkiraan 5-20 kali lipat kejadian, sesar merupakan faktor risiko yang paling penting untuk infeksi nifas. Conroy, MD, et al, 2012. [1]
  2. Hemorrhage / perdarahan : Terdapat kondisi kehilangan darah yang lebih banyak pada persalinan sesar daripada persalinan pervaginam / normal. Hal ini akan mengarah pada kondisi anemia atau membutuhkan transfuse darah. Di negara berkembang, penyebab utama kematian ibu setelah c-section adalah perdarahan. Di negara-negara maju, di mana perdarahan lebih sering berhasil diobati dan dicegah, penyakit tromboemboli lebih penting diwaspadai. Dengan demikian, emboli paru adalah penyebab utama kematian setelah operasi caesar di Amerika Serikat. [2]
  3. Cidera organ : Kemungkinan cidera organ seperti pada usus dan kandung kemih ini terjadi sebanyak 2 dari 10.000 wanita yang menjalani bedah sesar. Berghella, MD, 2015 berpendapat cidera pada kandung kemih atau saluran intestinal terjadi sekitar 1 % dari seluruh persalinan sesar. [3]
  4. Adhesions / pelekatan : Jaringan parut dapat terbentuk di dalam daerah pinggul menyebabkan penyumbatan dan rasa sakit. Perlengketan juga bisa menyebabkan komplikasi kehamilan yang akan datang, seperti plasenta previa atau placental abruption.
  5. Rawat inap lebih lama : Setelah sesar, normalnya rawat inap 3-5 hari di rumah sakit, jika tidak ada komplikasi. Jika terdapat komplikasi maka rawat inap akan berlangsung lebih lama.
  6. Pemulihan lebih lama : Waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan setelah operasi caesar dapat berkisar dari minggu sampai bulan, pemulihan yang lama dapat berdampak pada waktu ikatan dengan bayi Anda (1 dari 14 melaporkan nyeri luka insisi selama 6 bulan atau lebih setelah operasi).
  7. Reaksi terhadap obat : Terdapat reaksi negatif dari anastesi/bius yang diberikan selama proses sesar atau reaksi negative terhadap obat nyeri yang diberikan setelah prosedur.
  8. Risiko operasi tambahan : Termasuk hysterectomy(pengangkatan rahim), perbaikan kandung kemih atau sesar berulang.
  9. Kematian ibu : Tingkat kematian ibu untuk sesar lebih tinggi daripada persalinan pervaginam. Dalam sumber lain disebutkan, sementara bukti yang ada menunjukkan tidak ada perbedaan angka kematian ibu saat c-section terencana dibandingkan dengan persalinan pervaginam (2). Menurut pernyataan konsensus terkini oleh American College of Obstetricians dan Gynecologists (ACOG) terdapat 3,6 kematian untuk setiap 100.000 wanita setelah persalinan vaginal dan 13,3 kematian untuk setiap 100.000 wanita setelah bedah caesar. Komplikasi berat seperti perdarahan dan infeksi juga lebih umum dialami oleh sekitar 8,6 persen wanita setelah kelahiran vagina dan 9,2 persen setelah C-section. [4]
  10. Emosi dan trauma : Beberapa wanita setelah menjalani operasi sesar melaporkan perasaan negatif tentang pengalaman persalinan mereka dan kemungkinan bermasalah dengan ikatan awal dengan bayinya.

Risiko Persalinan Normal Setelah SC

Risiko persalinan normal yang paling jelas adalah persalinan yang tidak berhasil dan akhirnya SC. Tapi, penelitian tentang wanita yang mencoba melakukan persalinan setelah sesar (TOLAC : Trial Of Labor After Cesar) menunjukkan bahwa sekitar 60 sampai 80% berhasil menjalani persalinan pervaginam. Yang paling berisiko menyangkut VBAC adalah pecahnya Rahim (rupture uteri), ketika rahim terbuka sepanjang garis bekas luka dari C-section sebelumnya. Jika terjadi pecah rahim, tindakan C-section darurat diperlukan untuk mencegah komplikasi yang mengancam jiwa, termasuk pendarahan berat dan infeksi bagi ibu dan kerusakan otak untuk bayi. Dalam beberapa kasus, rahim perlu diangkat (histerektomi) untuk menghentikan pendarahan [5].

Ruptur Uteri

Karena kejadian meninggalnya teman saya diakibatkan oleh pendarahan karena ruptur uteri, maka saya akan membicarakan apa itu ruptur uteri. Ruptur uteri adalah robekan atau diskontinuita (terputus) dinding rahim akibat dilampauinya daya regang myometrium. Ruptur uteri merupakan komplikasi yang sudah langka atau jarang terjadi dan sering mengancam nyawa ibu dan bayi. Selama ini para tenaga medis hanya memperingatkan kepada Anda tentang ruptur uteri tidak dengan dehiscence uteri. Keduanya merupakan peristiwa yang berbeda dan membutuhkan waktu yang berbeda pula dalam penyelamatan ibu dan bayi [7]. Namun sangat disayangkan bahwa kedua peristiwa ini dianggap sama oleh sebagian besar tenaga kesehatan sehingga secara tidak langsung menambah jumlah angka kejadian ruptur uteri.

Ada hal-hal yang meningkatkan risiko ruptur uteri diantaranya kehamilan berkali-kali, operasi miomektomi, sesar yang berkali-kali, jenis sayatan sesar, bayi besar, induksi persalinan, dan persalinan dengan bantuan alat forcep/vacuum dan trauma rahim. Sedangkan keberhasilan VBAC pada persalinan sebelumnya dan perencanaan jarak kehamilan selanjutnya memberikan perlindungan relatif yang akan menurunkan prediksi kejadian ruptur uteri selanjutnya.

Kejadian keseluruhan dari ruptur uteri sangat rendah. Dari tahun 1976 hingga tahun 2012, 25 publikasi yang ditinjau menggambarkan kejadian rupture uteri. Dilaporkan bahwa terdapat 2.084 kasus dari 2.951.297 wanita hamil. Hal itu menandakan angka terjadinya ruptur uteri 1 dari 1.146 kehamilan (0,07%) [6]. Dalam sumber yang lain, Fitpatrick KE et al menyebutkan walaupun rupture uteri dihubungkan dengan mortalitas dan morbiditas (kematian dan kesakitan) maternal dan perinatal. Bahkan pada wanita dengan SC sebelumnya yang merencanakan persalinan pervaginam pada kehamilannya sekarang, ini langka terjadi hanya 1 dari 500 wanita. [1]

Induksi persalinan tidak dianjurkan bagi wanita yang akan VBAC

Zelop et al menemukan bahwa tingkat ruptur uteri pada 560 wanita yang menjalani induksi persalinan setelah sebelumnya sesar adalah 2,3% dibandingkan dengan 0,72% untuk 2.214 wanita yang menjalani induksi persalinan setelah melahirkan spontan. Dari data tersebut memang ditemukan angka kejadian rupture uteri akibat induksi persalinan tidaklah terlalu tinggi, namun induksi persalinan tetap sebagai faktor risiko terjadinya rupture uteri.

Dari kasus teman saya tadi, kemungkinan besar ruptur uterinya disebabkan oleh upaya persalinan normal yang tidak alamiah. Dia meminta diinduksi agar bisa melahirkan per vaginam. Padahal, persalinan normal setelah ada riwayat SC haruslah sealamiah mungkin. Tidak boleh vakum ataupun induksi karena akan meningkatkan risiko pendarahan.

Pentingnya Pemberdayaan Diri

Memberdayakan diri selama kehamilan itu sangat penting. Permberdayaan diri adalah upaya agar kehamilan kita sehat dan selamat, sampai kelahiran bayi yang juga diharapkan sehat. Dengan demikian angka kematian bisa diminimalisir. Kita bisa mulai dengan mencari informasi yang tepat mengenai:

  • Nutrisi
  • Senam Hamil
  • Pengetahuan perkembangan janin
  • Apa yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan, dll

Langkah yang bisa kita lakukan adalah mencari dimana kita bisa mengikuti kelas prenatal. Setidaknya lakukan ini sejak awal kehamilan. Pada usia kehamilan lebih dari 6 bulan sudah bisa dikatakan terlambat, namun tidak ada salahnya optimalkan apa yang bisa kita lakukan demi kehamilan terbaik kita.

Saat ini ada sebuah program yang memudahkan ibu hamil mendapatkan informasi kehamilan sampai dan menyusui sampai anak berusia 2 tahun. Namanya SMSBUNDA. SMSbunda adalah program yang diluncurkan oleh Kementrian Kesehatan untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir hingga 25%.

SMSbunda akan mengirimkan informasi berupa perawatan selama kehamilan, kelahiran, masa nifas, dan pasca kelahiran. Informasi yang dikirimkan berupa sms langsung ke telepon seluler ibu secara gratis. Yang bisa mengikuti program ini adalah ibu yang sedang hamil, baru melahirkan Baik ibu yang tengah hamil, baru saja melahirkan, atau siapapun termasuk keluarga, teman, tetangga yang ingin mendapat info karena kehamilan tidak hanya melibatkan si ibu saja melainkan juga lingkungannya.

Cara Bergabung Dengan SMSbunda

Kita bisa mendaftar kapan saja selama masa kehamilan. Hanya dibutuhkan pulsa dengan tarif SMS standar, yakni Rp. 300. Cukup ketikkan format:

REG(spasi)HPL/perkiraan tanggal melahirkan(spasi)kota/kabupaten

Contoh: REG 02/02/2017 Pamekasan

Kirim ke:

08118469468

Setelah mendaftar, kita akan mendapat balasan seperti ini:

IMG-20160830-WA0016

Selanjutnya kita akan menerima informasi seputar kehamilan sesuai usia kita. Menjelang masa persalinan, kita akan menerima informasi hari-hari pertama pasca melahirkan. Pada bulan pertama pasca melahirkan, kita akan menerima info seputar kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Tertarik mencoba? Ini benar-benar sangat bermanfaat, lho.

Untuk info lebih lanjut, klik: www.smsbunda.or.id

Sumber:

  1. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3410505/
  2. https://www.openanesthesia.org/c-section_morbidity/
  3. http://www.uptodate.com/…/c-section-cesarean-delivery-beyon…
  4. http://www.acog.org/…/Safe_Prevention_of_the_Primary_Cesare….
  5. http://www.mayoclinic.org/tests-procedu…/…/VBAC/art-20044869
  6. http://reference.medscape.com/article/275854-overview…
  7. http://community.babycenter.com/…/uterine_dehiscence_vs._ut…

Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail

Sebentar lagi hari raya Idul Adha atau yang dikenal sebagai hari raya Qurban 2016  segera akan tiba. Jika melihat dari sejarahnya, pasti kita mengingat kisah haru dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Pengorbanan dan ketaatan Nabi Ibrahim maupun Ismail menunjukkan kepatuhan pada perintah Allah sehingga lahirlah Idul Adha.

Nabi Ibrahim dikenal sebagai Ulul Azmi, yakni kekasih Allah karena memiliki ketaatan yang besar kepada Allah. Nabi Ibrahim menikahi Sarah dan kemudian berhijrah meninggalkan Mesir. Mereka tidak hanya berdua, melainkan dengan dayang yang bernama Siti Hajar menuju Palestina. Pada saat itu Sarah belum dikaruniai anak dari pernikahannya dengan Ibrahim dan dayangnya, Siti Hajar, telah mengandung dari Nabi Ibrahim. Awalnya hal ini dirahasiakan, namun kemudian terbongkar. Sebagai istri yang lebih tua, Sarah merasa terkalahkan oleh dayang Nabi Ibrahim dan memohon kepada Nabi Ibrahim untuk menjauhkan Siti Hajar dan anaknya, Nabi Ismail. Hal ini dikarenakan Nabi Ibrahim yang dirasa lebih dekat dengan Nabi Ismail dan Siti Hajar.  Kemudian Allah memberikan wahyu kepada Nabi Ibrahim untuk menuruti permintaan istrinya.

Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Nabi Ismail kemudian berhijrah selama berminggu-minggu dan tiba di kota suci Makkah yang nantinya Ka’bah akan didirikan di tempat itu dan menjadi kiblat seluruh umat islam.  Kemudian merekapun berhenti di tempat dimana Masjidil Haram dibangun saat ini. Di tempat tersebut sangatlah sepi, tidak ada tumbuhan, binatang maupun aliran air. Siti Hajar memohon kepada Nabi Ibrahim untuk tidak meninggalkan dia dan anaknya yang sedang menyusu kepadanya di tempat tersebut. Namun Nabi Ibrahim ingat bahwa hal tersebut beliau lakukan karena perintah Allah dan pasti ada hikmahnya. Nabi Ibrahim pun berpesan agar terus berdoa dan bertawakkal kepada Allah karena ini adalah perintahNya.

Setelah ditinggal Nabi Ibrahim, kehidupan yang cukup berat pun harus dilalui Siti Hajar dan Nabi Ismail.  Setelah bekal makanan yang dibawa dari Palestina habis, Siti Hajar mulai kebingungan untuk makan dan menyusui anaknya hingga tiba saat Nabi Ismail menangis ingin menyusu namun air susu Siti Hajar tidak bisa keluar. Berlarilah Siti Hajar menuju Bukit Safa untuk mencari makanan, namun tidak ada. Dia kemudian melihat genangan air di Bukit Marwah, berlari kesana dan tidak ada air di sana. Setelah di Bukit Marwah, dia melihat genangan air di Bukit Safa, kemudian berlari dan tidak ditemukan air. Setelah 7 kali berlari menuju Bukit Safa dan Marwah dan sebaliknya, Siti Hajar merasa pusing dan putus asa. Siti Hajar pun bertemu malaikat Jibril yang  akhirnya menginjakkan telapak kakinya dan kemudian mengeluarkan mata air zamzam yang tidak akan pernah habis. Siti Hajar langsung memeluk anaknya dan membasahi bibirNabi Ismail. Betapa besar mukjizat Allah yang diterima Siti Hajar dan Nabi Ismail. Sejak muncul mata air zam-zam, daerah tersebut ramai dan banyak tumbuhan yang tumbuh.

Bukit Safa – Bukit Marwa

Saat Nabi Ismail beranjak dewasa, Nabi Ibrahim mendapatkan wahyu dari Allah bahwa beliau harus menyembelih anak yang paling disayanginya itu. Dengan berat hati, Nabi Ibrahim mengunjungi Nabi Ismail dan menceritakan wahyu Allah tersebut. Tanpa ragu-ragu Nabi Ismail menjawab untuk menjalankan segera perintah Allah tersebut. Nabi Ismail meminta agar ia diikat erat-erat tangan dan kakinya agar tidak menyusahkan ayahnya saat menyembelih, bajunya ditanggalkan agar tidak banyak bercak darah, dan pedang yang digunakan untuk menyembelih diasah agar proses penyembelihan berjalan cepat. Setelah itu, pedang yang sudah diasah ditempelkan ke leher Nabi Ismail. Namun saat akan menyembelih, pedang tersebut berubah menjadi tumpul dan tidak bisa melukai leher Nabi Ismail.

 

Itulah balasan bagi Nabi Ibrahim yang taat kepada Allah. Sebagai gantinya, Nabi Ibrahim diperintahkan untuk memotong seekor domba yang ada di sampingnya. Inilah asal permulaan Sunnah berqurban yang dilakukan oleh seluruh umat Islam pada setiap Hari Raya Idul Adha.

Give Away Bersama BSKIN Smart Skin Science

Kecantikan datang dari menemukan keseimbangan dalam hidup. Kulit yang seimbang merupakan kunci untuk kepercayaan diri, baik pria maupun wanita. Karena tidak hanya wanita yang mengalami masalah kulit. Radikal bebas, polutan, oksidan juga bisa memengaruhi kulit pria. Untuk alasan inilah BSKIN telah merancang produk-produk untuk mengembalikan keseimbangan pada kulit kita, agar kita dapat merasakan kepercayaan diri dan kecantikan yang telah diperbaharui dari dalam diri kita.

Bagi teman-teman yang pernah mempunyai masalah dengan kulit wajah, pengalaman merawat kulit atau merawat kulit secara alami, pengalaman gonta-ganti skincare, punya ilmu tentang kulit, boleh ikut give away saya. Give away ini tercetus sebagai syukuran menang lomba blog awal tahun 2016. Saya saat itu sebagai juara pertama, dan saya berniat berbagi kebahagiaan hadiah itu bersama teman-teman, bahkan saya tambahi 😀

Saya saat ini bekerja sama dengan lini usaha saya (sendiri) yang lain: Filanika.com . Emmm.. untuk yang belum tahu, usaha utama saya adalah ASI Booster Tea, dan Filanika.com adalah lini usaha sampingan saya, yang salah satunya menjual produk perawatan wajah BSKIN.

Tentang BSKIN

BSKIN dirancang sejak awal untuk menjadi merk produk perawatan kulit yang paling cerdas di dunia. Didasari pada keyakinan bahwa keseimbangan adalah kunci untuk kulit sehat, ternutrisi dan berseri, produk-produk BSKIN diformulasi khusus untuk memastikan kemampuannya memberikan hasil yang Anda harapkan.

Produk-produk BSKIN:

  • Diformulasikan khusus untuk kulit orang Asia
  • Menggunakan bahan-bahan alami berkualitas tinggi
  • Diformulasikan dengan B2O yang inovatif – senyawa dari bahan perlebahan kami yang unik
  • Mengkombinasikan kekuatan anti-oksidan secara sinergis
  • Telah diuji secara dermatologis oleh The Clinical Trial Centre for Bio-Industry di Universitas Semyung, Korea, dan efektivitasnya telah teruji secara klinis
  • Bebas bahan-bahan berbahaya dan pengawet
  • Telah disertifikasi bebas alergi oleh Ellead Co., Ltd, Korea

Product Lines:

VLine:

Rangkaian produk BSKIN VITA ADVANCED merupakan program 5 langkah yang diformulasikan khusus untuk membantu revitalisasi kulit lelah, kusam, dan kendur. Bahan-bahan dalam Vita Advanced Line bekerja secara sinergis untuk memperbaiki elastisitas kulit dan menghambat tanda-tanda penuaan dini dan menjaga kulit tetap lembap dan segar.

PROGRAM 5 LANGKAH

1. Soft Bead Cleanser
2. Natural Balance Essence
3. Intense PAF Concentrate
4. Active Day Cream
5. Regenerative Night Cream

WLine:

Rangkaian produk BSKIN WHITE GLOW adalah program 5 langkah yang dirancang untuk membangkitkan pancaran Anda dari dalam. Bahan-bahan yang terdapat dalam rangkaian produk WHITE GLOW bekerja secara sinergis untuk meratakan dan mencerahkan warna kulit sambil melembutkan tekstur kulit. Kulit Anda menjadi lebih putih dan berseri.

PROGRAM 5 LANGKAH

 

1. Rich Bubble Cleanser
2. Even Tone Essence
3. Enriched Brightening Serum
4. Illuminating Day Cream
5. Refining Night Cream

 

 

MLine

Rangkaian produk BSKIN Matte BLACK for Men merupakan program 3 langkah mudah yang dirancang untuk hasil maksimum dengan upaya yang minimum. Bahan-bahan dalam rangkaian MATTE BLACK bekerja secaar sinergis untuk menyembuhkan dan melindungi kulit, mengendalikan produksi sebum dan mengencangkan pori-pori. Kulit jadi tampak segar dan berenergi. MLine juga bisa digunakan bagi wanita yang memiliki kulit berminyak.

PROGRAM 3 LANGKAH

 

1. ENERGIZING CARBON WASH
2. SEBUM CONTROL GEL
3. RECHARGE NIGHT PACK

ELVi

Kulit wajah dan leher yang halus merupakan satu-satunya bagian tubuh di mana kulit langsung menempel pada otot. Karena itu, seiring otot wajah memanjang atau berkontraksi karena usia, tanda-tanda pertama penuaan seperti keriput dan kulit kendur mulai tampak pada bagian ini. Alat ELVi dari BSKIN dapat digunakan baik dalam mode facial maupun lifting (mengangkat) untuk memberikan solusi penuaan kulit yang non-invasif, aman, tanpa rasa sakit, dan mudah digunakan. Setiap kotak berisi alat ELVi, kabel charger, adaptor, kantung dan petunjuk penggunaan.

Periode

24 Agustus 2016- 31 Oktober 2016

Syarat dan Ketentuan Peserta

  • Peserta adalah WNI yang berdomisili di Indonesia
  • Blog peserta berumur minimum 6 bulan dan memiliki minimum 10 post/tulisan
  • Domain blog bebas, boleh TLD atau lainnya (wordpress, kompasiana, blogdetik, blogspot, dll)
  • Like Facebook Smart Skin Expert https://www.facebook.com/smartskinexpert
  • Like Facebook Li Partic
  • Follow Twitter @lipartic
  • Follow Instagram @smartskinexpert dan @lipartic
  • Artikel ditulis dengan bahasa sendiri, bukan hasil jiplakan, copy paste.
  • Share artikel ke facebook, tag @smartskinexpert dengan #BSKINsmartskinscience
  • Hasil keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

 

Syarat dan Ketentuan Tulisan

  • Judul artikel bebas
  • Menggunakan bahasa Indonesia
  • Panjang tulisan minimal 500 kata
  • Tema tulisan : Perawatan Kulit Wajah
    (masalah dengan kulit wajah, pengalaman merawat kulit, merawat kulit secara alami, pengalaman gonta-ganti skincare, anti aging, jerawat, komedo, kulit kering, bersisik, berminyak)
  • Tulisan dihubungkan dengan ulasan mengenai salah satu atau lebih produk BSKIN dan Smart Businessnya. Tentang penjelasan produk lebih lanjut, FAQ, testimoni, dll lihat www.bskin.com
  • Foto-foto lain boleh diambil di instagram @smartskinexpert
  • Tulisan tidak mengandung SARA, pornografi, dan tidak melanggar norma kesusilaan
  • Terdapat kata kunci Perawatan Wajah dihyperlink ke http://filanika.com/kategori/perawatan-wajah-67
  • Tulisan harus memiliki kata kunci Cara join BSKIN dihyperlink ke http://filanika.com/berita/bskin-smart-business-18
  • Ada kata kunci review BSKIN dalam artikel (tidak perlu dihyperlink)
  • Setelah semua langkah selesai, registrasi ke https://goo.gl/forms/OEdpnIBdfCs3t4D62

Penjurian dan Ketentuan Pemilihan Pemenang

  • Kualitas dan kreativitas Tulisan
  • Judul dan isi tulisan sesuai tema
  • Tulisan yang disertai foto, video, atau infografik yang relevan lebih disukai
  • Kualitas share ke media sosial

Pengumuman Pemenang : 10 November 2016

Hadiah

Juara 1: VLine travel pack all product (senilai Rp. 1.125.000 + uang tunai Rp. 300.000)

Juara 2: Vline travel pack sample + uang tunai Rp. 200.000

Juara 3: Vline travel pack sample + uang tunai Rp.100.000

Gratis Bskin skincare series senilai 1 jutaan. Mau?

A post shared by BSkin ID (@smartskinexpert) on

 

Harapan 1: Paket bisnis senilai Rp. 200.000

Harapan 2: Paket bisnis senilai Rp. 200.000

Harapan 3: Paket bisnis senilai Rp. 200.000

 

5 Juara Favorit: Buku Perisai Segala Penyakit

Perisai Segala Penyakit

 

Semua peserta: Vocher belanja Filanika.com tanpa minimum pembelian

Yuk, teman-teman ikut yaaa biar meriah ^_^

Hati-Hati! Anak Bisa Menjadi Musuh Bagi Orang Tua, Ini Solusinya.

Seorang ibu tidak akan menduga sedikitpun bahwa anak yang pernah tinggal dalam kandungannya selama 9 bulan, diberi ASI 2 tahun, kelak saat dewasa akan menjadi sumber kematiannya. Ayat Allah menggambarkan hal itu. Di sisi lain anak bisa berpotensi menjadi fitnah baginya, tapi juga bisa menyenangkan hari orang tuanya. Mari mengenali jenis-jenis posisi anak dalam keluarga.

Anak menjadi Musuh

Ayat dalam Alquran surat At-Taghabun : 14 menjelaskan bahwa anak bisa menjadi musuh dalam keluarga. Hal ini berarti anak bisa menyusahkan orang tua, atau bahkan menjerumuskan orang tuanya ke dalam kemaksiatan.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ      (١٤)
Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan kamu santuni serta mengampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Anak sebagai Fitnah dan Ujian

“Ketahuilah bahwa harta dan anak-anak kamu itu merupakan ujian, dan bahwa di sisi Allah terdapat pahala yang besar.” [Al-Anfal: 28]

Anak sebagai Perhiasan

“Harta dan anak-anak itu adalah hiasan kehidupan dunia, sedangkan Al-Baqiyat Ash-shalihat (segala amalan baik yang akan terabadikan) adalah lebih baik di sisi Allah dari segi pahalanya dan lebih baik dari segi harapannya.” [Al-Kahfi:46]

Anak sebagai Qurota’ayyun

“Dan orang-orang yang berkata: ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa’.” [Al-Furqon: 74]
Tentu anak yang seperti inilah yang menjadi impian orang tuanya. Untuk membentuk anak shalih butuh perjuangan dan pengorbanan. Yang perlu dikuatkan pertama kali adalah cita-cita. Anak durhaka atau anak shalih itu bermula dari memilih pasangan. Sebaiknya kita mulai dari memilih pasangan yang shalih sebelum memutuskan berumah tangga.
Cita-cita yang kuat harus diwijudkan dalam bentuk:
  • Doa. Doa yang menuju cita-cita. Kadang ada orang yang saking inginnya keinginannya terkabul menggunakan anak yatim untuk mendoakan, karena doanya makbul. Lihatlah perjalanan Nabi Ibrahim yang tidak pernah sepi dari doa. Sudah kuatkah doa kita?
  • Usaha. Usaha yang kuat akan menghasilkan keinginan yang terkabul. Khususnya mencetak anak yang shalih dalam hal ini.

Doa

Pernahkahkita melihat atau merasa anak kita nakalnya minta ampun? Jika punya anak nakal, maka jangan lihat dari betapa nakalnya anak. Lihatlah dari kekuasaan Allah. Kalau diukur, nakalnya anak kita parah mana dengan kejahatan Umar bin Khattab sebelum memeluk Islam?

Saking bencinya dengan Islam, Umar tidak mau masuk Islam sebelum keledainya masuk Islam. Budaknya yang Islam ia siksa, bahkan ia berniat membunuh Rasulullah. Saat kebenciannya memuncak, Rasulullah berdoa.

Pada suatu hari, Umar berniat membunuh Nabi Muhammad. Ia pun bergegas mencari Rasulullah. Di tangannya sebilah pedang tajam dihunus. Tujuannya adalah Darul Aqram di Safa. Kabarnya Nabi Muhammad beserta sahabatnya berada di sana.
Namun, Umar berselisih jalan dengan Nu’aim bin Abdullah. Nu’aim bertanya, “Mau kemana?”
Umar menjawab, “Aku sedang mencari Muhammad. Dia menghina ajaran leluhur kita. Ia memecah belah masyarakat Quraisy. Aku akan membunuhnya!”
Kamu menipu dirimu sendiri, Umar! Lebih baik kamu pulang saja. Uruslah dulu keluargamu. Luruskanlah mereka!” ucap Nu’aim. “ Keluargaku yang mana maksudmu?” sergah Umar.
“Adikmu Fatimah binti Khattab masuk Islam. Begitu pula suaminya, Sa’id bin Zaid,”terang Nu’aim. Wajah Umar merah karena malu. Dia pergi membelokkan langkah. Tujuannya bukan lagi membunuh Rasulullah.
Umar menuju rumah adiknya. Ternyata saudarinya sedang membaca ayat Al-Qur’an. Adiknya menyembunyikan tulisab ayat. Sebab Umar sudah berdiri marah di depan pintu.
“Aku sudah mendengar kabar itu. Ternyata kalian mengikuti agama Muhammad!” damprat Umar. Lalu Umar menghantam Said. Adiknya berusaha melindungi suaminya. Tapi dia juga kena pukulan. Mulut adik perempuannya berdarah.
Adik perempuan Umar balik marah, “ Ya, kami sudah masuk Islam. Kami beriman pada Allah dan Rasul. Sekarang perbuatlah apa maumu!”
Timbullah rasa kasihan dalam diri Umar. Marahnya pun hilang. Kemudian ia meminta bacaan yang disembunyikan adiknya. Umar membaca tulisan ayat Surat Thaha. Dia menjadi sangat terguncang dan sadar.
Saat itu juga, Umar mencari Rasulullah. Umar mengetuk pintu rumah. Seorang sahabat cemas, “Wahai Rasul! Umar datang membawa pedang!”
“Izinkan dia masuk!” seru Nabi Muhammad.
Umar berkata dengan haru, “Rasulullah! Aku datang menyatakan beriman pada Allah dan Rasul.” Rasulullah beserta para sahabat bertakbir gembira. Sejak itu Umar menjadi muslim yang taat. Dia setia melindungi agama Islam.
Umar masuk Islam pada tahun keenam kenabian. Saat itu ia berusia 27 tahun.

Masih bersyukur anak kita tidak lebih jahat dari Umar bin Khattab sebelum masuk Islam. Maka berdoalah pada Allah, karena Dialah yang membolak-balikkan hati manusia.

Kapan waktu yang tepat untuk berdoa? Ambillah waktu-waktu yang mustajab dan istimewa. Misalnya di sepertiga malam, antara adzan dan iqomah.

Usaha

Ada beberapa usaha yang bisa kita lakukan untuk tercapainya anak ke jannah.

  1. Ilmu. Ilmu  adalah metode merubah jiwa, karakter, dan sifat.
  2. Teladan. Jadilah teladan bagi anak. Disiplinkan dulu kita untuk mencetak anak yang disiplin.
  3. Lingkungan anak. Orang tua harus melibatkan anak. Anak menjadi malas karena tidak mengerti suatu pekerjaan itu merupakan tanggung jawab anak. Misalnya kita harus mengajak atau membiarkan anak mencuci piringnya sendiri. Jangan khawatir basah, jangan khawatir pecah, sehingga lama-lama ia akan mengerti tanggung jawabnya apa yang harus dilakukan setelah selesai makan. Anak yang malas cuci piring bukankah karena kita larang?
  4. Komunikasi. Jalinlah komunikasi yang baik dengan anak. Ketika anak melakukan hal yang tidak baik, jangan tegur dengan amarah, sindiran, ajaklah ia bicara, bagaimana ia harus sikapi, beri tahu yang benar bagaimana.

Agar Nikah Muda Tak Kontroversial

 Terinspirasi tulisan mbak Ade tentang nikah muda, saya pun tak ingin ketinggalan membahasnya. Nikah muda mungkin bukan impian semua orang. Tapi nikah muda mungkin sudah diimpikan Alvin, anak sulung Ustadz Arifin Ilham, beberapa bulan sebelum pernikahannya berlangsung. Dari hasil kepoin instagramnya sih gitu. Pernikahan yang di umur belia ini menuai komentar dari berbagai pihak. Tentu adayang mendukung, ada pula yang menentang. Alvin menikah di usia 17 tahun dengan istrinya Larissa Chou pada tanggal 6 Agustus 2016.

Continue reading

Bebaskan Eksplorasi Si Kecil, Lindungi dengan Nutrisi

Surabaya [06/08/16] – Tak jarang kita temui orang tua yang melarang anaknya. Misalnya ketika cuci piring sendiri, karena takut si kecil basah, maka orang tua melarangnya mencuci. Saya pun demikian. Saya yang saat itu main-main di Royal Plaza Surabaya, saya mengajak si kecil bermain-main di Dancow Explore The World. Di area Indonesia ada pantai buatan berpasir. Saya sudah punya niatan melarang anak untuk jangan bermain di sana. Kalau bajunya kotor bagaimana? Mending main yang lain saja.

Beberapa hari sebelumnya saya kebetulan ke Royal Plaza. Hari itu Dancow sudah bersiap-siap membangun Explore The Worldnya. Saya kagum, persiapannya sangat matang. Oleh karena itu, saya penasaran dan kembali lagi ke sini. Untuk masuk ke area ini diperlukan paspor. Saya punya dua paspor untuk kedua anak saya. Untuk memperoleh paspor, kita cukup membeli Dancow 1+/3+/5+ ketentuannya di sini.

PhotoGrid_1470459736792

20160809_190333-480x853

“Siapa yang anaknya susah makan? Siapa yang anaknya doyan makan tapi tidak mau susu?” sapa Shahnaz Haque sebagai pemandu acara pada para peserta. Pertanyaan tersebut bikin ayah bunda penasaran mengikuti acara sampai tuntas, karena akan terjawab oleh para ahli.

Acara disambut oleh Riza Nopalas selaku Senior Brand Manager Dancow Excelnutri+ Nestle Indonesia. Tahun lalu Dancow membangun arena bermain Dancow Excelnutri+ Ranch Adventure di mall ini juga. Kali ini Dancow mengajak si kecil menjelajah dunia dan mengeksplor kegiatan seru lainnya. Riza mengatakan bahwa ini merupakan area bermain dan belajar seluas 590 m² yang terinspirasi dari empat negara yaitu Jepang, Belanda, Brazil dan Indonesia.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan penjelasan tentang perkembangan si kecil setelah usia 1 tahun oleh Psikolog Ratih Ibrahim. “Siapa yang suka bilang jangan?” ujarnya.

Pertanyaan itu menampar saya. Saya sering melarang si kecil bereksplorasi. Kalau si kecil main macam-macam nanti saya yang repot. Ternyata saya salah, Ratih Ibrahim menjelaskan bahwa usia 1-5 tahun waktunya tubuh dan otak tumbuh pesat. Masa ini adalah masa si kecil bermain, bereksplorasi dan bertanya. Jadi, penting bagi ayah bunda memberikan cinta, kesempatan, dan kepercayaan pada si kecil agar berani bereksplorasi agar tumbuh kembangnya optimal.

Psikolog Ratih Ibrahim

Senada dengan Ratih Ibrahim, Carissa Putri berpendapat yang sama. Dia membebaskan anaknya, Quenzino Acana Naif (2,5 tahun) bereksplorasi. Quenzi suka ke taman dekat rumahnya berjemur dan bermain. Ia selalu membawa beras untuk diberikan ke burung-burung liar di taman. Kadang timbul rasa khawatir Quenzi akan sakit, namun Carissa selalu berusaha agar tetap terlindungi saat Quenzi bereksplorasi.

“Quenzi juga suka berantakin mainan. Tapi saya bilang ke Quenzi. Quenzi, kamu tahu kan kalau selesai main harus apa? Kamu harus tidy up, rapikan semuanya. Kalau mainan sampai rusak, tidak dirapikan lagi, mama nggak mau belikan lagi. Dari situ dia nurut. Dia bebas bermain apa saja, tapi ada saatnya dia harus rapikan.” tutur Carissa.

Screenshot_2016-08-18-03-45-41

Lindungi Ekplorasi Si Kecil dengan Nutrisi

Agar si kecil aman saat mencoba hal-hal baru, kita bisa melindunginya dengan nutrisi agar tidak mudah sakit. Hal ini dijelaskan oleh ahli nutrisi Sari Sunda Bulan. Beri si kecil protein dan kalsium untuk pertumbuhan fisiknya. Dukung perkembangan otak dengan minyak ikan, omega 3 dan 6 untuk proses belajarnya seperti belajar menghitung, bahasa.

Di Indonesia sering timbul penyakit infeksi seperti ISPA, diare, saat si kecil bereksplorasi. Sistem daya tahan tubuh sebanyak 80% ada di saluran cerna. Agar saluran cerna sehat dibutuhkan serat pangan misalnya inulin, bakteri baik, Vitamin A, C, E, selenium, dan Zinc. Ngomong-ngomong soal bakteri baik, tidak semua bakteri baik sama. Lactobacillus rhamnosus adalah bakteri baik yang terbukti mampu menurunkan risiko infeksi tertentu. Bunda tidak perlu bingung mendapat semua darimana. Semua sudah ada dalam Dancow Excelnutri+, sehingga tak perlu cemas ketika anak bereksplorasi karena sudah mendapat nutrisi seimbang dan saluran cerna yang sehat.

20160806_135559-640x360

Setelah selesai menyimak talkshow dari para ahli, saya dan si kecil bermain-main keliling dunia di Dancow Explore The World.

Zona Belanda

Kita juga bisa memandang hamparan bunga dan kincir angin di Netherland #DancowLindungi

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Belajar memerah susu sapi #DancowLindungi

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Jangan takut ajari si kecil berkebun. Jangan takut dia jadi kotor. #DancowLindungi

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

20160806_145156-640x360-1

Zona Indonesia

20160806_122517

Asik bikin istana pasir sampe ga ngeh kalo dibidik teman fotografer kompas 😄 #DANCOWLindungi

A post shared by eda (@edapoenya) on

Zona Brazil

20160806_145434-640x360-1

Zona Jepang

Hari Kedua Semakin Seru

Keesokannya, Minggu (07/08/16) Dancow Explore The World semakin seru, karena bintang tamunya sudah ditunggu-tunggu. Siapa lagi kalau bukan Raisa? Suara empuknya bikin pengunjung ikutan nyanyi. Selain itu, ada demo masak oleh chef Steby Rafael. Semoga tahun depan bisa berjumpa lagi di acara Dancow seperti ini.

Kursus Menjadi Orang Tua Baru: ASI, Pijat Bayi, dan MPASI

Banyak orang bilang, menjadi orang tua tidak ada sekolahnya. Oleh karena itu pelajari saja dari pengalaman. Dengan kenyataan seperti itu, jika orang tua tidak berusaha menambah ilmu tentang anak, maka begitu anak lahir pasti sudah salah arah. Misalnya orang tua tidak tahu akan pentingnya ASI, maka dengan mudahnya saat orang tua menemui masalah terkait ASI, langsung menggantinya dengan asupan lain. Hal ini bisa membahayakan si bayi. Jadi, untuk menjadi orang tua baru, orang tua wajib menambah wawasan tentang merawat dan membesarkan anak, minimal saat si ibu hamil.

Untungnya dalam memperingati International Breastfeeding Week, Philip Avents mengadakan seminar “New Parents Class” di Hotel Java Paragon Surabaya. Acara yang digelar pada Sabtu (30/07/16) itu membahas tentang panduan tepat memberi ASI, pijat bayi, dan MPASI dari 3 narasumber berbeda yang memang ahli di bidangnya.

Saya senang sekali bisa hadir di acara itu. Saya yang kala itu sendirian tidak diantar suami seperti biasanya memang agak rempong ya dengan membawa dua anak lelaki yang luar biasa aktif. Syukurlah panitia menyediakan tempat bermain, sehingga anak-anak tidak mengganggu acara dan tidak cepat bosan.

Tersedia playground sehingga anak-anak tak bosan
Tersedia playground sehingga anak-anak tak bosan

Sebelum memasuki acara, saya menyatakan dukungan pemberian ASI eksklusif di sebuah pledge wall. Saya pun mengambil tag untuk berfoto ria. Hasilnya bisa dicetak setelah kita upload di media sosial.

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Wall pledging for #asieksklusif

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Peserta bisa ngeprin foto setelah pledging, like #PhilipAvent , dan ipload foto dengan hashtag.

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

***

Serba-Serbi ASI

Sesi pertama dimulai. Sesi ini membahas tentang ASI. Sebanyak 200 peserta sangat antusias mendengarkan pembicara: dr. Dian Pratamastuti, Sp. A. Beliau menjelaskan bahwa ASI sangat penting untuk pertumbuhan otak. Saat bayi baru lahir terdapat serabut syaraf di otak yang masih jarang-jarang. Otak yang masih jarang-jarang ini harus dipenuhi dengan nutrisi. Yang pasti adalah ASI saja di kehidupan pertamanya sampai 6 bulan. Mengapa? Ini adalah masa pertumbuhan otak kritis. Selain itu, ibu akan menjadi guru pertama bagi bayinya dengan sentuhannya yang penuh kasih. Antara ibu dan bayi dapat tercipta bonding.

Kadang ada ibu yang merasa ASInya tidak mencukupi. Bagaimana cara memastikan bahwa ASI cukup? Jika hal-hal di bawah ini sudah terpenuhi maka bunda tidak perlu khawatir.

  • BAK >= 6x sehari
  • Menyusu >8x sehari
  • Kenaikan berat badan bagus.

 

dr dian pratamastanti
dr Dian memeragakan alat dari Philip Avent yang bisa membantu mengatasi puting tenggelam.

Peserta tercengang ketika dr. Dian membahas tentang relaktasi.
Beliau mengatakan bahwa ada nenek-nenek yang bisa menyusui lagi. Maka jangan khawatir, jika ASI sempat terhenti, maka ibu bisa memberi ASI kembali dengan usaha relaktasi.

Relaktasi

Seharusnya, ibu yang baru melahirkan jangan bekerja. Ibu bisa mengambil cuti melahirkan. Jika merujuk pada peraturan pemerintah, ibu memiliki jatah cuti 3 bulan. Gunakan kesempatan itu untuk memberi ASI pada bayi, belajar memerah ASI, dan melatih bayi minum dari cup feeder.

pompa asi Philips Avent
Ibu bisa memerah ASI secara otomatis dengan Pompa ASI Elektrik Philips Avent

Pijat Bayi

20160730_112210-640x480

Ilmu tentang pijat bayi disampaikan oleh dr. Stefanie Sp. KFR. Mungkin kita mengenal pijat bayi dengan dukun pijat, atau pijat di baby spa. Ternyata kita bisa merawat bayi kita sendiri dengan pijatan yang gentle. Pijatan ini memiliki beberapa manfaat, diantaranya:

  • Meningkatkan kualitas tidur bayi sehingga bisa tidur lebih lama dan nyenyak.
  • Merangsang syaraf vagus untuk meningkatkan daya peristaltis usus.
  • Membantu pertumbuhan massa otot.
  • Memperkuat imunitas.
  • Meningkatkan pasokan oksigen dan aliran nutrisi dalam sel tubuh.
  • Bayi merasa nyaman, tidak rewel, dan lebih tenang.

Namun, ada larangan tersendiri dalam memijat bayi. Yakni, jangan memijat bayi dalam keadaan demam dan setelah imunisasi. Di acara tersebut ada beberapa meja peraga. Para orang tua dapat melihat secara langsung praktik pijat bayi. Bagaimana posisinya, bagaimana gerakan-gerakannya, dsb.

20160730_115435-640x480

 

20160730_105833-640x480

Panduan MPASI

Acara dilanjutkan dengan pemaaparan detail tentang pemberian makanan lanjutan MPASI oleh Prof. dr. Bambang Wirdjadmadi, MS, MCN dari Rumah Sakit Husada Utama. Dulu aturan ASI eksklusif adalah 4 bulan. Ilmu terus berkembang dan sekarang ASI eksklusif diperpanjang menjadi 6 bulan. Setelah 6 bulan, bayi akan semakin tumbuh berkembang dan memerlukan energi lebih banyak. Oleh karena itu, selain ASI, harus ditambah pula dengan makanan tambahan.

Makanan yang diberikan pertama kali tidak boleh bercampur aduk jadi satu. Tetapi berilah satu varian saja sebagai pengenalan rasa. Selain itu perhatikan tekstur makanannya. Jangan berikan makanan kasar, bubur yang terlalu encer atau terlalu padat. Berikan makanan bertekstur kental dan bisa menetes.

20160730_121124-640x480

Menurut Prof. Bambang, MPASI bubur bisa diperoleh di toko swalayan, yakni bubur instan. Selain itu, kita bisa membuat sendiri di rumah. Misalnya membuat bubur susu dengan beras, atau ubi-ubian. Philips Avent dengan produk inovatifnya, yakni Philips Avent 4 in 1 Baby Food Maker bisa membantu ibu membuat MPASI sendiri dengan cepat dan praktis. Keren banget lho alatnya. Bisa membelder, steaming, defrost, juga menghangatkan. Khusus yang hadir di situ ada promo diskon 50%. Wah, siapa yang gak pengen dapat diskon sebesar itu. Beli secara online pun belum tentu dapat diskon itu, ditambah voucher belanja pula. Jadi, wajar saat itu barangnya cepat habis dan banyak yang inden.