Mompreneur

3R: Rumus Mencontek Pola Bisnis Sukses

Ketika itu saya berada dalam ruangan kampus almamater. Suatu kelas pengarahan masa depan bagi calon sarjana. Apakah mau bekerja atau berwirausaha? Pematerinya adalah orang yang benar-benar berkualitas dari kubu masing-masing. Yang pertama dari HRD perusahaan makanan yang sudah mendunia. Yang kedua dari enterpreneur kuliner. Setelah mereka memaparkan susah senangnya kegiatan mereka, pembawa acara melakukan survey. Ternyata dari kira-kira 100 orang calon sarjana 90% memilih mencari pekerjaan, dan hanya 10% yang menyatakan akan berwirausaha. Hmm… Ada apa ya dengan mereka?
 
Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengungkapkan bahwa jumlah penduduk Indonesia saat ini 225 juta jiwa. Di antara jumlah yang besar itu, jumlah pengusahanya sebesar 3,1%. Kabar baiknya jumlah ini lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya 1,67%.
 
Meski jumlah wirausahawan meningkat, namun jumlahnya masih kalah dibanding negara tetangga sesama ASEAN. Malaysia jumlah pengusahanya sebesar 6% dari total penduduknya. Sedangkan Singapura 7% persen, dan Thailand 5%.
 
Jumlah peminat wirausaha yang lambat naik ini pasti ada penyebabnya. Tentu banyak alasannya mengapa banyak orang lebih memilih bekerja sebagai karyawan daripada pengusaha. Tapi rata-rata alasan orang-orang belum berrwirausaha adalah sebagai berikut.
 

1. Penghasilan Tidak Pasti

Kadang-kadang penghasilan dari bisnis sangat besar. Ada juga kalanya orderan sepi sehingga penghasilan menurun. Jika terus-menerus tidak ada penghasilan alias rugi, bisa-bisa tidak makan. Berbeda dengan karyawan yang sudah pasti penghasilannya tiap bulan. Hal ini yang menciutkan nyali masyarakat.

2. Tidak Ada Modal

Karyawan memang mendapatkan gaji, tetapi umumnya sudah habis digunakan untuk kebutuhan hidup. Sehingga tidak ada uang tersisa untuk dijadikan modal usaha.

3. Tidak Tahu Harus Berbisnis Apa

Biasanya, orang ingin berbisnis tetapi tidak tahu mau berbisnis apa atau bingung cara memulainya.

4. Jam Kerja Tidak Jelas

Sebagai pengusaha pemula kita diharuskan mengerjakan semuanya seorang diri. Seringkali waktu yang kita gunakan lebih dari 24 jam, berbeda ketika bekerja di kantoran yang lebih teratur dan terjadwal.

Saya menyoroti poin yang ketiga, yakni tidak tahu mau berbisnis apa atau harus mulai darimana. Padahal di era digital seperti sekarang ini membuka bisnis semakin mudah. Modal nekat pun bisa membuka bisnis  secara online untuk sekadar tes pasar. Saya tidak mau dong menjadi bagian dari yang berprofesi sebagai karyawan.  Istilahnya saya harus keluar dari zona nyaman, yang selama ini pasif terima gaji saja. Saya ingin memulai usaha dan target langsung sukses di tahun 2019 ini.

Beberapa waktu lalu saya mendengar tentang website B2B alias business to business, yaitu Ralali.com. Ralali.com adalah online B2B marketplace terbesar di Indonesia dengan lebih dari 15.000 pembeli aktif yang terdiri dari korporasi dan para pelaku usaha dengan volume pembelian yang tinggi (grosir). Terbayang dong ya bagaimana kulakan di Ralali.com, harga pasti murah karena merupakan pusat grosir online. Yang jualan di ralali juga untung, soalnya transaksinya sudah melibatkan lebih dari 15.000 pembeli.

By the way, kalau kamu belum tahu apa itu marketplace B2B, itu adalah marketplace yang menjembatani kebutuhan antar bisnis. Jadi, pihak yang satu membutuhkan produk untuk bisnisnya, dan pihak yang lain memiliki bisnis dengan menawarkan produknya. Misalnya saya pengusaha resto, butuh cangkir, saya langsung cari di Ralali.com karena di sana ada yang menyediakan cangkir grosiran untuk kepentingan bisnis saya.
 
Nah, setelah berjalan-jalan di Ralali.com bisa saya simpulkan pilihan kegiatan bisnis yang akan saya jalankan. Mungkin juga bisa menjadi inspirasi buatmu. Kita bisa ambil peluang usaha menjadi:
 
1. Distributor
2. Juragan produk digital
3. Pengusaha restoran
4. Owner brand sendiri
 

Peluang Bisnis di Ralali.com

1. Distributor

Di Ralali.com ada banyak merek yang dijual grosiran. Kalau bingung memulai usaha apa, cobalah dari menjual produk lain dulu. Dengan kata lain, kita menjadi reseller. Syukur-syukur jika modalnya besar, bisa langsung memposisikan sebagai distributor. Jangan lupa lihat momentum. Misalnya, sebentar lagi bulan puasa, dan passion kita di parenting. Pasti ibu menyusui cari cara agar ASI-nya bisa tetap banyak meski berpuasa. Kita bisa ambil peluang deangan menjual produk pelancar ASI.

Ketikkan pada kolom ‘search’ di Ralali.com dengan kata kunci: ASI. Akan keluar banyak pilihan. Tinggal cari yang kira-kira prospek.

Salah satu produk bermerek yang dijual grosir

2. Juragan Produk Digital

Kita bisa menemukan fitur Ralali Billing. Kita bisa memanfaatkannya untuk membeli pulsa dan paket data, membeli token listrik, membayar tagihan listrik pasca bayar, PDAM, serta BPJS. Selain bisa dimanfaatkan untuk diri sendiri, kita bisa memanfaatkannya sebagai peluang usaha karena harga di Ralali lebih murah daripada di counter pulsa.

Pulsa: Salah satu produk digital di Ralali.com

3. Pengusaha Restoran

Di Ralali.com ada fitur BIG Resto. Ini adalah kategori yag disediakan Ralali untuk yang mau berbisnis kuliner maupun horeca (hotel, resto, dan cafe). Ralali menyediakan paketan yang bisa kita pilih, tanpa bingung lagi harus mulai beli apa. Misalnya, kita akan berbisnis kedai kopi. Tinggal klik paketan kedai kopi, langsung keluar bahan atau alat yang berhubungan dengan kedai kopi. Ada mesin pembuat kopi, grinder, macam-macam biji kopi, dll.

Paketan usaha lain akan segera hadir di Ralali.com, yaitu BIG Home, BIG Auto, dan BIG Mart. BIG Home untuk berbelanja produk konstruksi rumah. BIG Auto adalah kategori belanja produk otomotif. Sedangkan BIG Mart adalah kebutuhan produk-produk grosir.

Tampilan di Ralali.com yang menyediakan kebutuhan kedai kopi

4. Owner Brand Sendiri

Saya pernah dengar cerita seorang pengusaha kaos kaki. Dia kulakan kaos kaki cuma 6 ribu rupiah. Dijual lagi dengan harga 20 ribuan. Tapi pemasarannya kreatif. Target marketnya adalah remaja, sehingga teknik-teknik jualannya menyesuaikan gaya remaja menggunakan kanal instagram. Tak disangka produknya laris banget.

Kemudian saya iseng dong, cari kaos kaki di Ralali.com. Ketemulah kaos kaki hitam putih yang biasa dipakai anak saya. Harganya Rp. 39.000 untuk 1 lusin. Itu berarti harga satuannya Rp. 3.250. Saya beli kaos kaki di koperasi sekolah itu Rp. 10.000. Wow! Untungnya banyak ya? Apalagi kalau dikasih merek sendiri dan dibranding. Bisa-bisa lebih untung lagi.

Nah, kalau kamu mau bikin merek sendiri, di Ralali.com ada banyak peluang. Seperti kaos kaki tadi, juga ada kacang-kacangan, keripik, dll. Banyak produk tanpa merek atau dijual kiloan.

Hasil pencarian dengan kata kunci kaos kaki

3R Untuk Bikin Brand

Banyak pengusaha pemula tanpa repot-repot produksi, tapi punya brand produknya, lalu laris. Instan, bukan? Kalau diamati, pola bisnisnya memakai rumus 3R. Apa itu?

3R = Ralali + Ralali + Ralali lagi.

Hahaha, boleh juga. Pertama, Ralali untuk riset produk. Kedua, Ralali untuk kulakan. Ketiga, Ralali untuk jualan sebagai pemilik merek.

Di sisi lain, ada 3R yang tak kalah penting yaitu:

1. Rename.
2. Repack
3. Reposition

Contoh kasus proses bikin brand sendiri tanpa produksi itu seperti ini. Pertama, misalkan kamu memiliki ide untuk memiliki usaha snack gula kacang karena suka rasanya. Langkah selanjutnya, kamu bukan belajar bagaimana membuat gula kacang yang enak, karena kamu ingin fokus di marketing. Kamu harus mencari pemasok yang menyediakan gula kacang dalam bentuk curah.

Rename. Kamu harus menamai gula kacang dengan suatu merek. Sebutan merek itu usahakan jangan ada yang sama dengan produk lain dan mudah diingat. Tuangkan filosofi ke dalam merek tersebut. Ada alasan mengapa memberi merek seperti itu.

Repack. Hal lain yang harus dilakukan setelah memberi nama atau merek produk adalah repack. Repack berarti kamu harus melakukan pengemasan ulang. Kamu tidak menjual snack dalam kemasan 1 kg yang berbeda, dengan harga dinaikkan. Tetapi kamu membuat berat kemasan yang lebih kecil kemudian mempercantiknya.

Reposition. Kamu menempatkan merekmu sesuai target market. Jika snack curah dijual bebas, siapa saja bisa mengonsumsinya, kamu bisa membuat snack ini hanya untuk orang yang ingin sehat karena dibuat organik tanpa bahan pengawet dan lebih rendah kalori karena memakai gula aren. Dengan demikian tercipta pasar ceruk yang khusus, dan tidak takut bersaing dengan produk snack sejenis.

Lahirlah brand baru yang siap dipasarkan. Nah, itulah contoh simpel cara bikin brand tanpa repot produksi. Tentunya, saya akan mencontek pola seperti itu untuk brand impian saya. Saya jelaskan di bawah ini.

Rencana Bisnis Saya: Madu Klanceng

Saya memilih untuk berbisnis madu. Mengapa? Passion saya di bidang kesehatan. Sedangkan madu adalah penyembuh berbagai penyakit. Siapa sih yang tidak pernah sakit? Mulai dari yang ringan seperti flu, penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, asam urat, maag, dll. Madu merupakan solusi alami untuk penyembuhan segala penyakit. Tapi madu itu terlalu luas. Sampai saya mengenal madu klanceng yang langka dan sekarang sedang naik daun, saya jadi ingin berbisnis madu klanceng. Meski digadang-gadang lagi naik daun, pemainnya tidak banyak.

Langkah pertama saya adalah menerapkan rumus 3R = Ralali + Ralali + Ralali lagi

1.Ralali 1: Riset produk dengan Ralali.com.

Saat memasukkan kata kunci madu, begitu banyak merek madu yang berukuran 100-200 ml dijual dengan harga 50 ribuan. Hal ini menandakan pangsa pasar madu juga besar. Tinggal repositioningnya nanti bagaimana. Di sisi lain, madu klanceng yang bermerek belum saya temukan di sini.

2. Ralali 2: Kulakan dari Ralali.com.

Saya membutuhkan bahan baku, yaitu madu klanceng itu sendiri. Akhirnya saya menemukannya. Harga juga lebih miring dibanding supplier dari luar Ralali.com.

Supplier Madu Klanceng
Supplier Madu Klanceng

Selain bahan baku, saya butuh pengemas. Dalam bayangan saya, saya ingin mengemas di botol kaca dan fliptop. Botol kaca ketemu, bentuknya lucu, heksagonal dan imut. Sedangkan botol fliptopnya tidak ada. Tapi ada solusi dari Ralali.com. Ada fitur yang namanya Ralali Quotation. Fitur ini untuk me—request barang yang belum ada di Ralali.com. Semoga cepat ketemu supplier botol fliptop yang cocok ya.

Tampilan Ralali Quotation
Tinggal isi form request barang

3. Ralali 3: Menjual madu klanceng dengan brand saya sendiri di Ralali.com.

Ya, Ralali menyediakan ruang bagi pemilik merek juga untuk berjualan, terlebih lagi secara grosir. Semoga ada yang melirik sampai deal ya nanti. Laris… Laris…

Langkah kedua saya adalah menerapkan rumus 3R yang satu lagi. Yaitu rename, repack, dan reposition.

  1. Rename. Saya akan memberi ‘baju baru’ pada madu klanceng saya. Madu Klanceng Adnina. Bagaimana? Unik dan mudah diingat, bukan?
  2. Repack. Saya akan mengemas ulang madu klanceng curah ke dalam kemasan 250 ml.
  3. Reposition. Madu Klanceng Adnina akan menjadi madu klanceng premium yang masih aktif enzimnya. Saya akan menargetkan madu klanceng ini untuk dewasa, ibu hamil, dan menyusui.
Mockup Madu Klanceng Adnina

Membuat Rencana Bisnis dengan Business Model Canvas

Untuk memulai usaha, harus benar-benar direncanakan agar risiko yang tidak diinginkan tidak muncul. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menjadi acuan adalah merancang business model canvas. Business model canvas terdiri dari 9 elemen yang harus dikerjakan secara berurutan.

1. Value Proposition

Pertama saya harus membuat gambaran rinci tentang value proposition. Ini adalah hal yang membedakan produk saya dengan produk lain. Keunggulan madu klanceng saya adalah 100% murni, tidak membeku di kulkas, dan harga bersaing.

2. Customer Segments

Tahap selanjutnya adalah merumuskan customer. Customer adalah target market usaha yang bisa ditetapkan berdasarkan umur, jenis kelamin, domisili, dll. Saya menetapkan target market usia dewasa, ibu hamil, dan ibu menyusui.

3. Channel

Elemen ketiga yang harus dirumuskan adalah channel. Dengan apa dan dimana kita  menawarkan produk. Saya memilih menjual melalui Ralali.com, marketplace, sosial media, dan bazaar.

4. Customer Relationship

Customer relationship adalah bagaimana kita melakukan engagement dengan customer. Saya akan melakukan konsultasi gratis, pengadaan kuis, dan pengumpulan testimonial.

5. Revenue

Elemen revenue adalah elemen yang mendeskripsikan sumber pemasukan perusahaan. Sumber pemasukan madu klanceng saya adalah dari marjin penjualan madu klanceng.

6. Key Resources

Di sini kita menjelaskan sumber resources darimana. Macam-macam resources usaha saya adalah bahan baku, SDM, fasilitas, dan finansial.

7. Key Partners

Key partners menjelaskan siapa saja pihak-pihak yang membantu dalam usaha ini. Key partners saya adalah Ralali.com sebagai sumber para supplier, distributor, agen, dan mitra branding sebagai orang yang mendesain kemasan, label dan tampilan madu klanceng.

8. Key Activities

Elemen ini menjelaskan aktivitas-aktivitas yang dilakukan. Aktivitas usaha madu klanceng di awal rintisan nantinya adalah proses produksi, pemasaran digital, dan sertifikasi yang diperlukan seperti izin edar, halal, dan HACCP.

9. Cost Structure

Cost structure adalah gambaran biaya yang diperlukan untuk menjalankan usaha. Usaha saya akan membutuhkan biaya untuk membeli bahan baku, operasional produksi, dan gaji karyawan.

Begitulah rencana bisnis saya di tahun 2019 ini. Semoga tercapai angan-angan buka bisnis langsung laris. Dan juga semoga bisa menginspirasi kamu yang sudah membaca ini. Ingat, rumus mencontek pola bisnis yang sudah sukses itu cuma 3R, kok!

ISEF 2018: Motor Penggerak Penguatan Ekonomi Nasional Melalui Halal Value Chain Di Era Milenial

Di era milenial ini, semua serba terikat dengan tiga hal, yaitu: laptop, ponsel cerdas, dan internet. Generasinya pun disebut gereasi M. Apa itu generasi ‘M’? Generasi milenial? Oh, bukan, generasi M itu generasi micin. Hahaha, bercanda ya. Generasi M yang saya maksud itu adalah generasi menunduk. Orang-orangnya sedikit-sedikit menunduk, scroll layar ponsel, ngegame, dll. Generasi seperti ini katanya cenderung tidak peduli terhadap keadaan sosial termasuk dalam hal ekonomi.

Baru beberapa hari yang lalu saya mengunjungi ISEF (Indonesia Syari’a Economic Festival) di Grand City Surabaya. Acara ini berlangsung dari tanggal 11-15 Desember 2018. Tak disangka, festival yang bertajuk ekonomi ini ramai pengunjungnya. Termasuk generasi M tadi. Yang masih bersekolah juga berkuliah, intinya generasi muda Indonesia. Wah, ini yang menjadi keheranan saya, kok bisa ya pemuda-pemudi itu antusias ke sana?

Setelah memasuki area ISEF, saya baru memahami. Acaranya padat, inovatif dan kreatif. Inilah yang menjadi daya tarik bagi kalangan muda. ISEF sendiri adalah event tahunan yang dihelat oleh Bank Indonesia. Tujuannya agar menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah di dunia. Negara tetangga kita, Malaysia saja sudah menjadi pusat ekonomi syariah global. Apalagi berdasarkan Laporan Ekonomi Islam Global 2018/19, yang ditugaskan oleh Pusat Pengembangan Ekonomi Islam Dubai (DIEDC) dan diproduksi oleh Thomson Reuters, menunjukkan bahwa UEA semakin mengejar posisi Malaysia. Jika Malaysia menjadi yang terdepan mungkin tak mengherankan karena titik awal perkembangan ekonomi syariahnya sudah sejak 1963. Sedangkan Indonesia, baru sejak 1992. Tapi bukan tidak mungkin kita mengejar ketertinggalan ini.

Tiap tahunnya ISEF mengusung tema yang berbeda-beda. Tahun ini adalah tahun kelima diadakannya ISEF. Tema yang diangkat adalah “Strenghtening National Economic Growth: The Creation of Halal Value Chains and Innovative Vehicles.”

Dalam pembukaan ISEF 2018 ini, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyatakan bahwa penguatan sistem ekonomi dan keuangan syariah dilakukan dengan memperkuat tiga pondasi, yaitu:

  1. Sektor usaha syariah pada pertumbuhan yang berkesinambungan melalui penguatan rantai nilai halal (halal value chain),
  2. Meningkatkan alternatif pembiayaan dan kestabilan pasar keuangan syariah komersial maupun sosial melalui ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf).
  3. Mengoptimalkan kualitas pengembangan ekonomi syariah berbasis kajian dan riset,

Lalu apa saja agenda ISEF 2018 tahun ini? Ini dia.

Agenda ISEF 2018. Sumber: www.roadtoisef.org

Booth Usaha Syariah

Booth usaha syariah terletak di area Expo Lantai G Grand City Convex. Di dalamnya terdapat aneka usaha syariah dan kelembagaan yang merupakan rantai nilai halal. Sebut saja di antaranya adalah KNKS, Pondok Pesantren, Perbankan Syariah dan Lembaga Filantropi, dan UKM Binaan Bank Indonesia.

KNKS (Komite Nasional Keuangan Syariah)

KNKS atau Komite Nasional Keuangan Syariah merupakan gabungan dari 8 kementerian dan lembaga yang menjadi satu booth paling menarik di ISEF 2018. Kedelapan kementerian dan lembaga ini adalah Kemenag RI (Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf), Bank Indonesia, Kementerian PPN/Bappenas, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Koperasi dan UKM. Pembentukan KNKS ini berdasarkan pada Peraturan Presiden RI No. 91 Tahun 2016.

KNKS memiliki tugas mempercepat, meluaskan, serta memajukan pengembangan keuangan syariah dalam rangkan mendukung pembangunan ekonomi nasional. Nah, KNKS dan ISEF di sini akan melakukan soft launching Masterplan Arsitektur Ekonomi Syariah di Indonesia.

sukuk kemenkeu
Salah satu stan dalam KNKS. Staf Kemenkeu mengenalkan Sukuk yang merupakan investasi syariah.
Kita dapat membaca buku-buku tentang perekonomian dan keuangan di sini.

Pesantren

Pesantren merupakan salah satu rantai nilai halal. Dalam pesantren terdapat sumber daya manusia (SDM) dan ikatan komunitas yang kuat, sehingga potensi produksi dan permintaan dalam kegiatan ekonomi sangat besar. Pesantren bisa mandiri dengan pendirian unit usaha dan komunikasi bisnis antar pesantren untuk pemenuhan kebutuhan dan pembinaan khususnya dari pesantren yang maju kepada yang sedang berkembang.

Di area ISEF Fair ada satu lorong khusus yang isinya stan-stan pesantren dengan berbagai bentuk bisnisnya. Kebanyakan pesantren melakukan sektor usaha yang potensial seperti makanan dan fesyen. Tetapi ada satu pesantren yang memiliki unit usaha unik karena bergerak di bidang pariwisata. Contohnya pesantren dari Lombok. Mereka menyediakan paket berlibur termasuk transportasi dan penginapannya. Sungguh kreatif, ya!

Dalam rangkaian ISEF ini juga diluncurkan virtual market pesantren dan SANTRI (Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia) yang berguna untuk membuat laporan keuangan terstandar di setiap unit usaha pesantren.

 

Perbankan Syariah dan Lembaga Filantropi

Adanya stan perbankan syariah ini sebagai wujud alternatif pembiayaan dan kestabilan pasar keuangan syariah komersial. Sedangkan adanya lembaga-lembaga filantropi ZISWAF merupakan wujud bentuk penguatan ekonomi dari sisi sosial.

UKM Binaan BI

Terdapat stan UKM-UKM binaan BI yang berjejer-jejer. Tak jarang stan mereka penuh dengan pengunjung. Ada beberapa kategori yang memamerkan produknya di sini. Umumnya, mereka berasal dari industri kreatif. Misalnya Fesyen Muslim seperti busana muslim, kopyah tenun, perhiasan mutiara, dll. Selain itu, terdapat juga stan UKM yang menjual makanan halal, pertanian terintegrasi, energi terbarukan dan wisata halal.

Talkshow, Seminar, dan Workshop

Ada berbagai acara talkshow, seminar, dan workshop di ISEF 2018. Misalnya workshop tren fesyen muslim, seminar wirausaha muda dan inovatif bidang industri kreatif, talkshow menjadi milyarder muda dari bisnis fashion, dll.

Saya sendiri sempat mengikuti seminar dan talkshow “Strategi membuka pasar ekspor, penguatan, dan pemahaman Halal Value Chain”. Dari sini saya mengetahui, ternyata pasar halal tidak hanya ke negara-negara muslim, tetapi juga negara-negara yang mayoritas penduduknya non muslim, karena di sana pun juga ada penduduk yang membutuhkan produk halal.

Dalam acara ini pun terdapat business matching antara pelaku UKM dengan buyer dari luar negeri. Misalnya Turkmenistan. Mereka mencari teh dan kopi terbaik dari Indonesia.

Calon pembeli dari Turkmenistan, sedang melihat-lihat produk kopi.
Produk-produk UKM pilihan yang lolos seleksi dan siap ekspor.

Kekreatifan dan Inovasi ISEF 2018 Yang Menarik Bagi Generasi Milenial

Tanpa generasi milenial yang berkunjung ke ISEF 2018, tentunya ISEF akan sepi. Sebaliknya, banyak booth yang penuh sesak oleh pengunjung, bahkan rela mengantre. Apa saja daya tarik itu?

Makanan Tradisional Kekinian dalam Parade Kuliner Jawa Timur

Dalam area Syaria Fair, terdapat food court yang menjual makanan khas Jawa Timur, dan sedang digandrungi para penggemar kuliner. Sebut saja lontong balap, nasi cumi Madura, nasi bebek sinjay, dll. Semuanya favorit saya, ditambah kesegaran dari es durian yang cuma 25 ribu rupiah, menjadikan saya puas makan di sini. Tak perlu keliling Surabaya sampai Madura untuk menikmatinya.

 

Emak-Emak UKM Milenial berburu Sertifikat Halal

Sebagai pengusaha UKM, yang umumnya didominasi oleh pemilik bergender wanita alias emak-emak, sertifikat halal adalah satu hal yang penting agar usahanya meng-global. Bank Indonesia menyediakan fasilitas sertifikasi halal gratis bagi UKM. Pantas saja, stan Bank Indonesia selalu ramai oleh para pelaku UKM.

Emak milenial pemilik UKM bertanya di klinik sertifikat halal Bank Indonesia

Selain sertifikat halal, BI juga memfasilitasi sertifikasi nadzir (wakaf harta benda bergerak dan harta benda tidak bergerak), dan sertifikasi dewan pengawasan syariah.

 

Kuis-kuis berhadiah

Banyak stan yang menggaet pengunjung dengan kuis-kuisnya, sehingga pengunjung rela antre berderet-deret. Salah satunya adalah stan BI dalam KNKS. BI mengadakan kuis seputar wawasan keuangan. Tas, dompet, pouch, kaos menjadi daya tarik pengunjung untuk mencoba kuisnya.

Pengunjung antre mengikuti kuis di stan BI

Hiburan dan Talkshow Artis-Artis

Tak melulu seminar dan expo, pengunjung juga dihibur dengan penampilan tarian dan nyanyian. Selain itu, beberapa talkshow dan hiburan yang diadakan di ISEF 2018 juga melibatkan beberapa artis seperti Dewi Sandra, Mario Irwinsyah, Fatin Shidqia, dll.

Deretan artis yang tampil di ISEF 2018. Sumber: www.roadtoisef.org

 

Salah satu penampilan tari tradisi muslim

Surga Anak-Anak Generasi Alfa

Anak-anak yang hidup zaman sekarang merupakan generasi alfa. Mereka lahir setelah tahun 2010. Emak-emak milenial yang membawa buah hatinya itu bisa menyenangkan mereka dengan aktivitas mendidik seperti mewarnai di stan BI dalam KNKS. Mereka juga bisa memperoleh buku cerita seputar keuangan bagi anak secara cuma-cuma.

Buku cerita, kertas mewarnai, dan pensil warna yang menjadi daya tarik anak-anak
Anak-anak yang antusias mewarnai sambil ngemil

Itulah tentang ISEF 2018 yang merupakan sosialisasi inovatif atau motor penggerak penguatan ekonomi nasional. Halal value chain benar-benar suatu ide cemerlang dengan melibatkan seluruh ekosistem ekonomi, sehingga perekonomian nasional menguat. Semoga tahun depan, bisa ke sini lagi dan lebih meriah. Semangat yaaa Indonesia, semoga bisa menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah global, mengejar ketertinggalan.

KTA (Kredit Tanpa Agunan), Solusi Mudah Mendapat Pinjaman Proses Cepat

KTA (kredit tanpa agunan) adalah pinjaman yang diberikan untuk nasabah perorangan tanpa harus memberikan jaminan tertentu seperti sertifikat rumah, BPKB, dll. Jelas KTA ini adalah  solusi mudah bagi calon peminjam yang belum punya modal. Kalau rumah masih ngontrak, motor mobil belum punya, tapi kita sudah sangat butuh duit, ya bisa ajukan kredit tanpa agunan ini.

Tak hanya itu, jika pun kita memiliki sesuatu untuk dijaminkan, pinjaman kita pun belum tentu disetujui oleh bank. Misalnya, jika kita ingin meminjam uang sebesar Rp. 50 juta, bank tidak akan memberi pinjaman jika jaminan kita hanya bernilai Rp. 20 juta. Bahkan, jika kita memiliki jaminan yang bernilai sama dengan nilai pinjaman, sebesar Rp. 50 juta pun, bank belum tentu akan menyetujui. Biasanya, kita baru bisa mendapat pinjaman jika nilai jaminan kita sebesar Rp. 100 juta. Jadi nilai jaminan atau agunan kita harus lebih besar daripada yang akan kita pinjam.

Selain besarnya nilai jaminan, masih ada keribetan lain yang akan kita rasakan. Bank akan menilai bagaimana kondisi barang yang kita jaminkan, lokasinya seperti apa, apakah bisa dijual dengan mudah atau tidak.

Nah, bagi kita yang tidak punya aset atau aset yang dimiliki tidak seberapa untuk dijaminkan, maka kita bisa melirik KTA (kredit tanpa agunan) ini. Bisa dikatakan jenis pinjaman KTA ini bisa diajukan oleh siapa saja, seperti karyawan, profesional, maupun pengusaha.

Namun, KTA (kredit tanpa agunan) juga memiliki kelemahan. Karena cenderung mudah tanpa mensyaratkan jaminan/agunan, maka risiko bank sebagai pemberi pinjaman akan semakin tinggi. Jadi, biasanya jumlah pinjaman yang bisa kita peroleh sangat terbatas. Kisaran yang bisa kita dapatkan dari kredit tanpa agunan ini adalah Rp. 5 juta- 300 juta. Demikian juga jangka waktu pengembaliannya pun lebih pendek, yaitu antara 3-5 tahun. Oleh karena itu, tujuan pinjaman KTA ini biasanya untuk tujuan konsumtif seperti untuk membayar biaya nikahan, biaya masuk kuliah, atau buka usaha yang modalnya kecil.

KTA

Saat ini banyak bank yang memiliki produk KTA, misalnya KTA Mandiri, KTA BCA, KTA BNI, dll. Saking banyaknya penyedia produk KTA, kita juga harus jeli dalam mengajukan pinjaman. Kita harus mengunjungi satu-persatu bank-bank itu. Syukur-syukur jika kita bisa memperoleh KTA bunga rendah.

Repotnya lagi, mencari jodoh bank yang cocok dengan KTA itu tidak cukup sehari. Untuk tanya-tanya saja ke customer servicenya bisa menghabiskan waktu berjam-jam karena harus mengantri. Bayangkan saja kalau ada beberapa bank yang akan kita gali infonya. Untungnya sekarang, kita bisa intip info-info itu dan mengajukan pinjaman KTA secara online.

Pengajuan pinjaman secara online itu, punya beberapa kelebihan. Pinjaman online proses cepat, itu salah satu yang kita harapkan. Selain itu, kelebihan pinjaman KTA online adalah:

  • Hemat waktu. Calon peminjam hanya perlu membuka situs penyedia pinjaman KTA untuk mendapatkan informasi.
  • Hemat bahan bakar, hemat energi. Kita tidak perlu pergi kemana-mana, sehingga hemat bensin atau bahan bakar lainnya. Juga tidak perlu membuang energi berpanas-panas ria menuju ke bank hanya untuk memperoleh info, yang belum tentu pinjaman kita langsung disetujui.
  • Banyak produk yang bisa dipelajari. Dalam waktu singkat, dengan hanya membuka web atau situs kita bisa memperoleh banyak informasi berbagai bank yang menyediakan produk KTA.
  • Mudah membandingkan bunga. Hal yang paling penting bagi peminjam pastinya adalah bunga. Biasanya kita menggali info tentang pinjaman KTA bunga rendah, bunga fix, dan jangka waktu pengembalian yang cocok dengan kemampuan.
  • Mendapat info jangka waktu pencairan dengan mudah. Biasanya pinjaman KTA online punya keunggulan jangka waktu pencairan yang singkat. Bisa 3-5 hari, bisa seminggu, atau paling lama 14 hari.

Tip Pengajuan KTA disetujui

  1. Perhatikan Histori Kartu Kredit. Biasanya dibutuhkan kartu kredit dengan minimal pemakaian 7 bulan. Bank akan menilai histori cicilan per bulannya. Pastikan tidak melebihi limit.
  2. Perhatikan Histori Pinjaman di Bank. Jangan sampai ada riwayat telat bayar. Jika histori baik, kemungkinan diterimanya KTA akan besar pula.
  3. Lengkapi Syarat Dokumen Pengajuan KTA Online.

Tentu yang utama dalam mengajukan syarat dokumen pengajuan KTA online adalah kita  harus dapat membuktikan bahwa kita adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Usia juga jadi acuan, yaitu minimal harus sudah berusia 21 tahun dan maksimal 55 tahun. Kemudian perhatikan masalah gaji atau penghasilan. Minimal gaji yang dihasilkan per bulan biasanya berkisar Rp. 2,5 juta. Tapi, juga tergantung lokasi sih. Di luar kota besar juga akan berbeda kebijakannya.

Berikut macam-macam dokumen yang harus disiapkan dalam mengajukan KTA:

  • Fotokopi KTP, kartu keluarga dan surat nikah (apabila sudah berkeluarga)
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pribadi/SPT PPh 21
  • Cetak rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Asli surat keterangan kerja dan slip gaji (untuk karyawan dan profesional)
  • Tagihan kartu kredit terakhir (jika punya)
  • Salinan SIUP, TDP, dan NPWP perusahaan (untuk perusahaan/wiraswasta)
  • Salinan izin praktik profesional (dokter, pengacara, atau profesional lain)
  • Salinan laporan keuangan (untuk perusahaan/wiraswasta)
  • Meterai

Jika sudah siap, kita tinggal akses https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan untuk membandingkan produk KTA berbagai bank. Tenang, semua penyedia produk KTA yang ditampilkan di web tersebut sudah diatur dan diawasi oleh OJK, Bank Indonesia, dan Fintech Indonesia, kok.

Marketplace Asuransi: Agen Asuransi Atau Pialang?

Dalam dunia finansial ada istilah digital baru, yiatu fintech alias financial technology. Kini di dunia asuransi pun dikenal istilah yang masih asing didengar. Insurtech. Insurtech berarti insurance technology. Insurtech ini berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produk asuransi.

Jika dalam kebiasaan konvensional, kita mengenal produk asuransi, kesepakatan, dan akad melalui perusahaan maupun agennya. Dalam insurtech, kita akan mengenal asuransi lewat dunia digital. Beberapa perusahaan asuransi sudah memulai langkah ini. Sebut saja Astra Life dengan ilovelife.co.id atau FWD  dengan fwd.co.id -nya. Namun  selain perusahaan sendiri yang mendigitalisasi produknya, ada juga pihak ketiga yang menawarkan perusahaan asuransi. Bahkan banyak produk ditawarkan dalam satu platform. Itulah marketplace asuransi.

Marketplace asuransi memungkinkan kita untuk membandingkan produk mana yang cocok, fitur-fiturnya apa saja, sampai harga preminya. Dengan demikian cara ini lebih praktis karena biaya distriusi bisa ditekan. Tahu nggak, macam-macam marketplace asuransi? Ini contohnya:

Macam-Macam Marketplace Asuransi

We+

Kita bisa membacanya dengan We Plus. Insurtech ini ada di bawah perusahaan PT Kita Indonesia Plus yang berdiri tahun ini, tepatnya April 2018. Kita bisa membeli asuransi lewat aplikasi maupun website. Di We+ ada 4 kategori asuransi, yaitu: asuransi personal accident, asuransi kendaraan bermotor, extreme sport, dan asuransi travel.

Raja Premi

Nah, ketika saya sendiri mengetikkan kata kunci merketplace asuransi, Raja Premi lah yang ada di ranking 1 Google. Raja Premi sudah berdiri lumayan lama sejak 2013. Dia bekerja sama dengan 21 perusahaan asuransi. Ada asuransi mobil, asuransi motor, asuransi truk, asuransi kecelakaan diri, asuransi properti, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, dan asuransi jiwa.

Fuready

Futuready bisa diakses melalu fuready.com. Perusahaan ini berdiri sejak April 2016, dengan perusahaannya PT Futuready Insurance Broker. Ada 20 mitra perusahaan yang bekerja sama denga Futuready. Kategori yang ada di dalamnya adalah asuransi perjalanan, asuransi mobil, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, dan asuransi jiwa berjangka.

Marketplace Asuransi adalah Agen atau Pialang Asuransi?

Lantas, apa sih posisi marketplace asuransi ini? Apakah dia mengambil keuntungan dengan menjadi agen? Atau merupakan pialang alias broker? Mari kita bahas perbedaannya dulu.

Agen asuransi adalah perpanjangan tangan dari perusahaan asuransi dalam memasarkan produknya. Jadi dia cenderung “bela-belain” perusahaannya sendiri. Sehingga agen asuransi itu menerima komisi langsung dari perusahaan asuransi yang ia pasarkan.

Sedangkan pialang atau broker asuransi adalah perwakilan dari nasabah. Tugasnya seperti makelar, yang mirip-mirip financial planner. Tugas broker asuransi ini mencarikan produk asuransi yang cocok dalam segi kemampuan dan keinginan nasabah. Dia memberi alternatif beberapa produk asuransi. Sehingga, pialang/broker asuransi ini mendapat komisi langsung dari nasabah.

Nah, kalau dilihat dari sifatnya, marketplace asuransi ini cenderung pada pialang asuransi, tapi yang sudah terdigitalisasi. Dia menjelaskan dan menawarkanbanyak produk asuransi, kelemahan dan kelebihannya seperti apa. Tinggal nasabah yang memutuskan.

Bagaimana? Kamu sudah pernah beli asuransi lewat marketplace asuransi?

Deliveree Surabaya, Jasa Logistik Berbasis Aplikasi Mobile

Saya sempat bingung ketika dianugerahi banyak orderan. Barang sudah siap kirim, eh yang biasa ngirim izin nggak masuk karena sakit. Alhasil 5 koli produk, dengan total kira-kira 150 kg sempat tertunda pengirimannya. Pikiran pertama terbayang logistik Surabaya. Lah kok ya disaat susah, ada teman yang ngasih tahu ada Deliveree Surabaya. Aplikasi logistik juga merupakan salah satu kelebihan Deliveree. Jadi enak, praktis kalau mau order, nggak usah pakai pulsa, bisa langsung lewat website atau aplikasi mobile.

Kiriman yang mangkrak lantaran bingung ngirim dalam jumlah banyak.
Kiriman yang mangkrak lantaran bingung ngirim dalam jumlah banyak.

Deliveree pada dasarnya adalah layanan logistik yang menggunakan aplikasi smartphone atau web. Kita bisa memesan dan mengatur pengiriman barang, kargo, dan barang besar lainnya. Ini cocok banget buat pebisnis yang mengirim barang kargo tiap harinya, juga buat konsumen yang membutuhkan jasa pindahan Surabaya, maupun jasa pengiriman Surabaya sekali kirim.

Deliveree adalah perusahaan asal Singapura yang didirikan tahun 2015 dan beroperasi pertama kali di Thailand. Kini Deliveree sudah hadir di Indonesia. Awalnya di Jakarta dan Bandung. Per September 2018 lalu Deliveree hadir di Surabaya.

Cara pemesanannya mudah banget. Tinggal pergi ke websitenya https://webapp.deliveree.com/ atau unduh aplikasinya dengan kata kunci Deliveree di Playstore maupun appstore. Masukkan alamat pengambilan dan pengiriman barang. Lihat jumlah armada yang tersedia di sekitar lokasi. Kita bisa memasukan hingga 10 lokasi pengiriman per pemesanan. Lalu Deliveree akan menemukan pengemudi untuk kita, dan menyediakan kontak dan ETA pengemudi ke lokasi penjemputan. Untuk pengiriman segera, pengemudi tiba sesuai ETA. Untuk pengiriman terjadwal, pengemudi tiba sesuai hari dan waktu yang ditentukan.

Selanjutnya kita tinggal memonitor dari layar smartphone kita. Setelah barang sampai, kita akan menerima tanda tangan digital dari penerima. Jika ada beberapa pengiriman, kita akan menerima laporan dari setiap lokasi. Cek tanda tangan, foto, alamat, bukti bayar, hingga rincian lainnya di histori pengiriman yang ada di menu kiri aplikasi.

Apa Bedanya Deliveree dengan Jasa Logistik Berbasis Aplikasi Lainnya?

Pernah tahu kan ada jasa logistik lain yang memakai aplikasi instan? Mereka umumnya berfokus pada penumpang bukan pengiriman barang untuk bisnis. Ada juga yang tarifnya berbeda kalau lagi jam sibuk. Dari segi tarif menurut saya, Deliveree ini lebih efisien dan lebih murah, jelas di awal. Selain itu, Delivere memiliki kelebihan lain seperti berikut.

1. Bisa Memilih Waktu

Kita bisa memesan layanan dengan segera, saat itu juga, kapanpun kita butuh. Kita juga dapat memesan secara terjadwal. Bisa sehari sebelumnya sampai dua minggu sebelum pengiriman.

2. Bisa Request Layanan Tambahan

Saya pernah nih, paka jasa angkut atau jasa pindahan. Supirnya ya cuma bisa nyetir saja tanpa bongkar muat. Jadinya, saya masih bingung siapa yang mau bersedia buat bantu-bantu. Nah, Deliveree menyediakan layanan tambahan, jadi kita tahu beres. Kita bisa minta bantuan pengemudi, ataukah perlu kenek satu orang lagi untuk bantu bongkar-muat. Atau apakah kita perlu troli? Semua itu nanti ada di opsi saat kita memesan nanti.

3. Monitoring Penuh

Kita bisa memantau kendaraan mulai dari titik berangkat ke lokasi penjemputan kita, sampai dia berangkat lagi hingga tiba ke lokasi tujuan. Bahkan kita bisa ikut lho dengan armadanya. Misal karena barang yang kita kirim itu berharga atau takut terjadi apa-apa. Tapi yaa, pulang sendiri, ga diantar lagi, hehehe.

4. Pencocokan Cepat

Aplikasi Deliveree akan segera mencocokkan pemesanan kita dengan kendaraan dan pengemudi. Hanya dalam beberapa menit.

5. Harga Murah dan Jelas di Awal

Sebelum kita konfirmasi pemesanan, kita sudah pasti diperlihatkan harga total berapa, sesuai layanan yag kita inginkan. Kalau nggak request apa-apa ya itu yang kita dapat. Kalau nambah lauk-pauk layanan tambahan, ya beda lagi harganya. Intinya kita dimudahkan, beres semua dan harganya cenderung murah.

Tarif Deliveree Surabaya

Tarif Deliveree Surabaya itu flat per 5 km pertama, dan cenderung murah untuk kilometer selanjutnya. Deliveree Surabaya menyediakan 6 macam kendaraan sesuai kebutuhan kita. Mulai Rp. 60.000 per 5 km pertama. Ada mobil ekonomi seperti city car dengan kapasitas maksimal 150 kg, van dan granmax pick up maks. 600 kg, box kecil 800 kg, truk engkel 2.000 kg, dan double engkel 3.200 kg. Ke depannya akan hadir tronton.

Tarif Dasar Deliveree dan Layanan Tambahan

deliveree tarif dasar

Sewa Satu Hari Penuh

Jika kita punya banyak tujuan dan perlu bolak-balik ngangkut barang, kita bisa pakai fasilitas satu hari penuh, lho. Pemakaiannya hingga 10 jam. Harganya all in one. Sudah termasuk semuanya, seperti tarif pengemudi, biaya kendaraan, bahan bakar, tol, parkir. Nah, jika butuh lembur maupun tenaga tambahan, baru dikenakan biaya lagi. Pemakaiannya bisa ke mana saja asal masih termasuk Surabaya dan sekitarnya yang meliputi Sidoarjo dan Gresik. Inilah beberapa tarif Deliveree sewa seharian satu hari penuh.

tarif deliveree seharian satu hari penuh

Layanan Antar Kota

Jika kita membutuhkan jasa pengiriman barang logistik ke kota lain, Deliveree juga melayani, lho. Deliveree akan mengantarkan ke 23 kota di Jawa seperti Balaraja, Bandung, Banjarnegara, Brebes, Cilegon, Cirebon, Jabodetabek, Karawang, Lamongan, Magelang, Malang, Mojokerto, Purwakarta, Purwokerto, Semarang, Serang, Solo, Subang, Sukabumi, Surabaya Tegal, Tuban, dan Yogyakarta.

Harga layanan antarkota juga sudah termasuk semuanya. Armada, pengemudi, BBM, layanan jemput dan kirim barang, tol dan parkir.

Program Bisnis

Jika kita punya bisnis skala kecil, menengah atau besar kita bisa memanfaatkan program bisnis Deliveree untuk pengiriman logistik. Tinggal daftar lewat website atau aplikasi mobilenya. Ada fitur layanan COD (Cash on Delivery) & POD (Proof of Delivery), dengan jaminan kita akan mendapatkan uang tunai 100% dari jumlah yang dibayarkan pelanggan untuk barang yang dikirim. Juga ada tagihan prabayar dan pasca bayarnya.

Itulah tentang Deliveree Surabaya, jasa pengiriman barang logistik yang berbasis aplikasi. Semoga kamu yang membutuhkan bisa memanfaatkannya ya. Karena saat ini ada promo cashback, lho!

Cara Gaptek Membuat Konten Digital Seperti Profesional

Saya adalah blogger dan pebisnis UKM, juga ibu rumah tangga. Setiap hari saya mengurus urusan rumah tangga, dan berkutat dengan laptop. Saya masih ingat, sejarah saya memilih laptop baru di tahun 2013 lalu. Ketika itu, anak saya yang masih bayi tak sengaja menumpahkan air di atas meja dan membasahi keyboard komputer. Sehingga menjadikannya tak berdaya. Alhasil saya putuskan mengganti desktop dengan laptop, karena saya pikir laptop lebih mudah dibawa kemana-mana. Pilihan saya jatuh pada ASUS. Waktu itu saya belum memikirkan masalah prosesor. Dalam pikiran saya yang penting layarnya touchscreen, sudah include Windows 8, kan jadi kelihatan keren. Dengan anggaran 3 jutaan, laptop touchscreen sudah bisa dipeluk.

Waktu itu prosesor laptop saya adalah Intel Celeron, dibandingkan dengan Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7 Processor yang sudah dilaunching akhir-akhir ini sangat jauh kelasnya. Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7 Processor memiliki kemampuan yang lebih mumpuni dalam hal clockspeed, ghz, cache dan memori support yang dapat diproses dalam satu waktu. Core i3 ditujukan untuk Entry Level, core i5 untuk mid level, sedangkan core i7 untuk High Level. Saya pengen banget nambah laptop yang punya otak Core i7, soalnya kalau dibuat rendering video, editing gambar, animasi, maupun foto nggak akan berat. Prosesnya bisa berjalan lancar jaya secara bersama-sama. Jadi hemat waktu.

Nah, ngomong-ngomong membuat konten digital, erat kaitannya dengan hal-hal yang bersifat visual. Tidak sekadar untaian kalimat dan foto saja. Hal-hal yang lucu, tidak biasa, pasti bisa menarik perhatian. Konten digital, saya pakai untuk membuat konten marketing untuk produk-produk saya, juga untuk menghias blog agar pengunjung bisa betah berlama-lama di blog saya.

Sayangnya, saya termasuk emak yang gaptek. Tidak terlalu mahir membuat konten grafis yang menarik. Misal seputar Photoshop, saya masih awam tentang bagaimana membuat efek pencahayaan lebih dramatis, fungsi dodge, burn dll. Tapi jika teknik yang mudah-mudah saya bisa menguasainya.

Meski gaptek, hasil editing konten digital yang saya buat tidak kalah dengan yang profesional. Apa kamu juga gaptek masalah editing tapi pengen bisa membuat konten digital yang menarik seperti profesional? Ini saya bocorin perangkat lunak andalan saya yang mudah editingnya. Ini dia…

Microsoft Power Point

Power Point adalah andalan saya membuat infografis dan video explainer minimalis. Kuncinya adalah fitur story board. Fitur ini tidak gratis, tapi sangat mudah untuk dipakai bahkan oleh yang gaptek sekalipun. Berikut hasil karya saya.

Infografis hasil editing memakai Power Point ini pernah saya publish sewaktu mereview ASUS ROG.
Fitur Asuspro B8230
Ini infografis dengan mengolah materi memakai story board Power Point

Sedangkan video berikut ini adalah hasil penggabungan beberapa slideshow. Tokoh animasi di situ saya buat manual dulu dengan Photoshop. Dimaklumi ya garisnya masih gak rata hihihihi. Untuk membuat video ini, harus diperhatikan animasi dan timingnya.

Adobe Photoshop

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, saya hanya tahu sedikit masalah photoshop. Biasanya saya memakai fitur penggabungan dan menghapus layer, menghapus background, menambahkan teks, crop, dan  pengaturan brightness. Untuk memperoleh ide-ide visual, biasanya saya cari gambar-gambar gratis di Google. Jangan lupa tambahkan (.PNG) pada kata kunci pencarian di Google Images. Dengan gambar berbuntut .png kita akan mudah menggabungkan layer, tanpa harus hapus background, jadi tinggal drag-drag saja. Contoh, saya mau cari gambar wortel, masukkan saja kata kunci carrot.png. Gitu.

Hasil karya Photoshop yang membanggakan. Karena Engagementnya besar saat dishare di Facebook. Mencapai 3.735 shares, 63 comments, dan 700-an likes.
Hasil karya Photoshop yang membanggakan. Karena Engagementnya besar saat dishare di Facebook. Mencapai 3.735 shares, 63 comments, dan 700-an likes.

Corel Video Studio

Software ini berguna sekali membantu editing video untuk vlog. Saya hanya bisa memotong video, memberi teks, mengisi suara, menggabungkan beberapa file. Sejujurnya saya masih terus belajar untuk menghasilkan video ala profesional. Oh ya, kadang-kadang untuk mendapat hasil akhir video, saya harus menunggu sekian waktu agar proses renderingnya selesai. Berikut ini salah satu contoh hasil editing video saya.

Bicara tentang otak laptop Core i7, yang bagus untuk kekuatan dalam mengolah grafis yang berat itu, sebenarnya saya pengen banget punya ASUSPRO B8230. Laptop ini cocok banget untuk pebisnis seperti saya karena jaminan keamanan datanya. Buat blogging juga lancar banget untuk membuat konten kreatifnya. Menjalankan perangkat lunak untuk mengedit gambar, membuat animasi 3D, mengedit video dilibas habis tanpa tersendat-sendat.

Kenapa lagi-lagi saya melirik ASUS? Karena semua laptop ASUS telah melalui berbagai rangkaian tes seperti tes jatuh, tes keyboard, tes kebisingan, tes port, dll. Saya pernah memaparkannya di sini.

ASUSPRO B8230UA

Nah, ASUSPRO B8230 ini memiliki keunggulan-keunggulan menawan seperti berikut.

Sudah tertanam Windows 10 Original

Enak banget kan beli laptop tidak usah memikirkan instalasi OS lagi. Dalam laptop ini sudah ada Windows 10-nya. Apalagi OS ini punya fitur Bitlocker. Jika kita menggunakan flashdisk atau hardisk eksternal, fitur ini membantu mengamankan data. Saat USB ditancapkan ke portnya, kita langsung diminta password sehingga tidak mudah dibaca sembarang orang.

Prosesor Intel Skylake 15W (Intel Core i3/i5/i7) Processor

Asuspro B8230 didukung dengan Intel Skylake 15 W (i3/i5/i7) processor dengan vPro (opsional) yang dapat memenuhi kebutahan saya dalam mengelola bisnis. Memorinya juga dapat ditingkatkan menjadi 20GB dibandingkan memori laptop lainnya.

Kokoh dan solid

Asuspro B8230 ini terbuat dari ProDurable carbon fiber chassis. Bukan dari plastik sehingga lebih kuat dan kokoh. Engselnya pun kuat. Saya mencoba memegang layarnya dan menggoyang-goyangkannya. Sangat aman. Jika saya bandingkan dengan laptop lama saya yang saya bawa-bawa di tas, sangat jauh. Laptop lama saya bisa penyok terkena benturan dikit.

Ukuran mininya pas

Ukuran layar sekecil 12.5 “ antiglarenya, sangat pas saya bawa-bawa. Beratnya pun cukup ringan hanya 1,3 kg. Jika ini saya bawa dalam ransel, saya masih kuat menggendong ransel saya ditambah dengan beberapa baju bayi, popok, kosmetik bayi, buku-buku, dan alat tulis. Jika saya suka menggendong ransel di belakang, saya juga menggendong anak di depan. Betapa ringan hidup saya jika saya memiliki Asuspro B8230.

Baterai tahan lama

Baterai dapat menyalakan laptop sampai 8 jam. Baterai Li-Polymer 3 cell 49W yang dipakai di laptop ini bisa dilepas.

MIL-Spec tested

Notebook ini Lulus Uji Melebihi Standar Militer US MIL-STD 810G. Tahan banting, jika jatuh masih baik-baik saja. Tahan tekanan lebih besar 200% dibanding notebook biasa.

Fullsized backlit keyboard + Spill Resistant

Memungkinkan kita mengetik dalam gelap sekalipun, karena keyboardnya akan terang. Keyboardnya juga tahan cipratan air. Nah, ini nih kalau ketumpahan air, laptop ini masih baik-baik saja. Cepat-cepat di kibas-kibaskan, angin-anginkan, sudah deh aman. Gak khawatir lagi kalo suatu saat si kecil berulah.

Sumber: Asus.com

RAM DDR 4

Penggunaan RAM DDR4 4GB memory memungkinkan agar tidak mudah crash saat pamakaian berbagai aplikasi. Dengan demikian performa laptop semakin cepat.

Bisa dibuka 180′

Desainnya sangat stylish. Kalau laptop lama saya bisa terbuka sekitar 145 derajat saja, ASUSPRO B8230 bisa terbuka sampai 180 derajat. Kayak memeluk buku besar gitu. Buat presentasi ke rekan kerja juga nyaman.

Super Aman Untuk Bisnis

ASUSPRO B8230 dilengkapi dengan Trusted Platform Module (TPM), yaitu chip hardware yang terintegrasi pada motherboard untuk mengenkripsi data sehingga mengurangi risiko membaca password tanpa izin dan enkripsi kunci untuk data sensitif. Kalau kemanan berlapis seperti ini kan, menjalankan aplikasi bisa lebih aman, bisa bertransaksi dan berkomunikasi dengan leluasa dan terjaga kepercayaannya. Selain itu terdapat juga fitur fingerprint dan Smart Card Reader.

Jadi, kalau kamu pebisnis merangkap blogger seperti saya yang sering berkreasi menciptakan konten kreatif digital seperti video, animasi, infografis sudah sepantasnya melirik ASUSPRO B8230 sebagai pendukung kerja. Hasil karya profesional, laptop yang dipakai juga profesional.

Ketika saya memeluk ASUSPRO B8230 yang terbuka 180′. Tampak body yang kokoh dan solid (foto paling kiri bawah), sangat jauh berbeda dengan laptop lama saya yang ujungnya penyok (foto paling kanan atas).

asus intel

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Asus yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia.

Tabungan Emas vs Kredit Emas Itu Berbeda

Kebetulan beberapa bulan lalu saya mengunjungi Expo Keuangan Syariah di Royal Plaza Surabaya. Di sana digelar berbagai produk perbankan dari bermacam bank. Tidak hanya tabungan saja, tapi juga ada reksa dana, saham, tabungan haji/umroh, KPR, dll. Satu-satunya stan yang ‘bicara’ tentang emas ya Pegadaian.

Saya termasuk manusia yang juga tergiur dengan emas lantakan. Tapi saya sampai saat ini belum membelinya. Juga tidak menyicilnya. Saya berniat menabung, nanti suatu saat jika sudah mencukupi akan saya belikan emas. Tapi kenyataannya tabungan itu terus tergerus untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Emas tak kunjung terbeli.

Sebenarnya kalau mau kredit emas bisa sih, tapi menurut saya itu tinggi risiko karena:

  • Harus ada uang muka. Biasanya minimal 20%.
  • Ada bunganya, jadi kita bisa bayar lebih mahal kalau ditotal.
  • Kena penalti, jika dilunasi lebih awal.
  • Lelang, kalau kita kita nggak bisa bayar.

Dan menurut saya, menyicil emas itu bukan pilihan yang tepat karena:

  1. Bukan kebutuhan yang mendesak. Emas itu didiamkan bukan dipakai. Tidak seperti sepeda motor atau mobil yang masih bisa dimaafkan jika harus memilikinya dengan kredit. Seharusnya kan kalau investasi beli semurah-murahnya agar saat jual lebih untung. Kalau kita terburu-buru memiliki emas sementara kita belum mampu dan memaksakan diri dengan kredit bisa lebih besar pasak dari tiang.
  2. Menurut keyakinan saya, emas itu dilarang dikredit meski ada embel-embel cicilan syariahnya. Emas harus dibeli secara kontan.

Di stan Pegadaian itu ada penawaran cicilan emas dan tabungan emas. Kalau cicilan emas, kita beli emas harganya fix sekian rupiah saat itu juga, tidak peduli nanti harganya naik atau turun, tapi membelinya dikredit. Kalau tabungan emas, prinsipnya kita membeli emas secara kontan, minimal dengan berat 0,01 gram emas dengan harga Rp. 5000an, dengan dititipkan dulu ke Pegadaian. Hanya saja, ini ikut kurs jual beli emas, harga emas tidak fix seperti kredit. Misalnya nih per tanggal 28 November 2016 harga 0,01 gram emas adalah Rp. 5.460. Jadi kita bisa setor tabungan emas sebesar Rp. 5.460, atau bisa juga lebih misalnya Rp. 20.000 nanti dihitungkan dapat emas beratnya berapa. Atau juga bisa kita genapkan kelipatan, misalnya 0,04 gram emas, uang yang harus disetor berarti 0,04 x Rp. 5.460. Akhirnya, saya pilih menabung emas di Tabungan emas Pegadaian. Prosesnya mudah kok.

cara menabung emas

Lalu, bagaimana mencairkannya? Kita bisa mencairkan dengan menjual emas yang kita tabung ke Pegadaian, dengan minimal jual 1 gram. Jadi saldo emas harus 1 gram dulu baru bisa dicairkan. Selain itu, kita bisa mencetak dalam bentuk emas batangan, bisa 5 g, 10g, 25g, 50g, 100g. Ada biaya cetak sesuai kepingan yang dipilih.

Tabungan emas pegadaian
Terakhir saya menabung emas, saya setor Rp. 50.000 dapat emas sekitar 0,09 gram

Gimana? Tertarik menabung emas? Tinggal datang saja ke Pegadaian.

Kuajarkan Kau Tentang Kebangkrutan dan Semangat Bangkit

Suara tiba-tiba hening. Padahal nampaknya baru lima menit yang lalu di belakang rumah terdengar suara gaduh. Gemericik air keran, dentingan piring beradu, sendok bertalu-talu. Kini senyap. Kemana anakku? Rasanya ia masih mengoceh bersama kesibukannya di belakang. Bergegas aku menuju halaman belakang, tempat aku biasa mencuci piring. Dan kutemukan anakku dalam keadaan berendam. Di dalam bak cuci piring. Namun ada damai terpancar dari wajahnya. Mulutnya setengah terbuka. Dadanya kembang kempis dengan napas yang dalam. Matanya terpejam!

Ia bukan pingsan. Hanya tertidur karena lelah terlalu sibuk di dapur. Namun, di balik tidurnya terasa teduh seakan-akan pohon beringin menaunginya meski ia berada di ruang terbuka. Mungkin aku harus menyesal karena kurang pengawasan terhadapnya.Tapi sesal tidak mungkin membawa guna. Kenapa bisa sampai begitu, kenapa bisa tidur nyenyak dalam keadaan yang aneh, kenapa aku membiarkannya bermain sendiri. Waktu pun sudah berlalu tidak mungkin terulang lagi. Dengan memandangnya, yang ada hanya iba, dan bayangan masa depannya.

Tsaqiif, bunda tidak tahu, bahkan semua orang pasti tidak tahu bagaimana masa depanmu. Namun semua orang tua pasti ingin anaknya menjadi anak yang sukses, berguna bagi agama, nusa, dan bangsa. Sukses sangat erat kaitannya dengan kebebasan finansial. Ya, walau kau saat ini tidak tahu apa itu bebas finansial, tapi kamu jelas bahagia jika kamu bisa membeli Hotwheels, baju, sepatu, buku, Lego sesuka hati, berapapun dan kapanpun kamu ingin memilikinya.

Jika ingin sukses belajarlah dari pengalaman. Jika ingin bebas finansial berwirausahalah. Bunda masih ingat sewaktu bunda kecil. Bunda sering merengek minta dibelikan mainan, sama sepertimu. Bahkan sampai awal masa remaja, masih suka minta dibelikan. Sampai-sampai kakekmu menyindir, “Kok beli-beli terus? Coba jual-jual.”

Sindiran itu berdampak hebat pada kehidupan bunda sekarang. Sejak sindiran kakekmu itu di masa kecil bunda, bunda jadi berpikir. Bukankah enak menjual hal-hal yang sedang booming, kemudian uangnya bisa dibelikan majalah-majalah remaja favorit bunda di kios tengah kota. Jadilah saat itu bunda mulai membeli kertas file yang gambar dan bentuknya unik-nik dan lucu-lucu. Ada Mickey Mouse, Pembalap, Winnie The Pooh, Hello Kitty dan lainnya.

Selepas masa kuliah, tidak ada perusahaan satu pun yang mau menerima lamaran bunda. Hingga pada akhirnya bunda dilamar oleh ayahmu. Bunda iyain aja, bunda pikir lumayan kan masih 20-an tahun sudah nikah, nggak perlu bebanin orang tua lagi. Karena bunda di rumah saja, insting jualan bunda kumat, dengan iseng bunda membuka online shop dan distributor pulsa tahun 2010 dulu. Kemudian kamu lahir di tahun berikutnya, bunda jadi tidak sempat mengurus toko online. Bunda juga menemui masalah, merasa tidak bisa memenuhi haus dan laparmu dengan ASI. Namun itu anugerah karena masalah itu mengantarkan kita pada kesuksesan yang hampir 100% seperti saat ini. Seperti kau tahu dan telah mengalaminya sehari-hari. Kamu selalu ikut bunda dalam memenuhi urusan bisnis bunda, yaitu minuman pelancar ASI yang nyaman bagi ibu menyusui.

Tsaqiif selalu ikut kemana pun termasuk nganter-nganter dagangan dan kulakan
Tsaqiif selalu ikut kemana pun termasuk nganter-nganter dagangan dan kulakan

Kesuksesan tidak diraih begitu saja. Kesuksesan juga merupakan akibat belajar dari pengalaman. Sebelumnya, bunda pernah gagal dalam menjalankan bisnis server pulsa. Salah satu penyebabnya adalah bisnis dijalankan dengan asal, tanpa tujuan. Tanpa business plan, just let it flow. Padahal tujuan dan goal dalam business plan itu penting. Sama halnya dengan pelari yang sedang bertanding. Dia selalu punya tujuan mau finish dimana, tidak mungkin berlari terus tanpa tahu arah dan kapan berhentinya. Bisnis itu sukses pada awalnya, namun begitu menemui masalah dan kelemahan di tengah jalan akhirnya bangkrut. Modal pinjaman dari bank belum profit, bahkan bunda harus melunasinya. Ah, saat ini kamu kan belum mengerti apa itu profit dan rugi. Tapi kamu betah nonton youtube berlama-lama. Kamu suka nonton Superwings, Paw Patrol, Peppa Pig, Thomas, Robocar Poli. Pasti kamu juga akan mereplay berulang-ulang video animasi yang pernah bunda buat 3 tahun lalu ini. Kisah singkat tentang lahirnya bisnis bunda yang baru, setelah gagal dengan bisnis yang lama.

Bunda ingin kamu pada saatnya nanti bisa berwirausaha meneruskan bisnis bunda atau merintis bisnis sendiri. Lihatlah, sudah ada beberapa pengusaha cilik. Moziah Bridges dengan bisnis dasinya, Hart Main dengan usaha lilin kalengnya, atau yang di Indonesia ada Wilson Tirta yang di usia 13 tahun sudah punya bisnis properti, kuliner, dan online shop. Tak usah bingung, bunda akan menyiapkan bisnis baru untukmu nanti. Bunda persiapkan dari sekarang. Almarhum kakekmu, beberapa waktu sebelum meninggalnya pernah berkeinginan untuk merintis usaha bumbu nasi kebuli. Tester sudah dibagikan ke kerabat-kerabatnya. Semua menyukainya. Bunda ingin meneruskan niat itu. Setidaknya, ilmu cara membuat bumbu kebuli yang kakek ajarkan terpakai, Insya Allah akan menjadi amal jariyah untuknya.

Sebenarnya bisnis bumbu nasi kebuli akan banting setir menjadi bisnis kuliner. Tahukan, nak? Bisnis kuliner tidak ada matinya. Bunda pernah ajak kamu ke mall, food courtnya selalu penuh pengunjung. Berarti peluang usaha kuliner itu besar. Bunda akan buat konsep nasi kebuli dalam booth dan food truck. Sepertinya belum ada di kota ini, dan kita akan menjadi pelopor.

Sebagai langkah pertama, pastinya bunda akan menyiapkan business plan. Bunda akan tentukan sisi kelemahan dan kekuatan nilai jual nasi kebuli kita. Setelah itu, bunda akan cari supplier untuk kebutuhan bisnis ini. Yang mudah saja caranya, tak usah terlalu rumit sampai harus survei ke berbagai daerah. Bunda pernah dengar ada website B2B atau business to business, disana dijual berbagai peralatan dan bahan untuk memenuhi sebuah bisnis. Tentunya sangat berbeda dengan website e-commerce B2C aau C2C yang  sering bunda gunakan untuk belanja online, terutama kalau menjelang lebaran. Ya, bunda sering buka Zalora, Lazada, dan Tokopedia. Jangan harap kita akan menemukan supplier bahan dan peralatan untuk bisnis kita yang baru ini di website seperti itu.

Ralali B2B Marketplace namanya. Bunda tahu dari teman bunda yang sempat mengulasnya, karena dia juga akan membuka bisnis baru. Setelah teman bunda itu bercerita caranya membuka usaha, bunda jadi ingin tahu apa itu Ralali. Ternyata di sana ada berbagai supplier yang sangat lengkap. Bagaimana tidak lengkap kalau 10.000 pembeli loyal, lebih dari 1.600 vendor, dan 75.000 produk ada di sini? Dan semua transaksi aman, praktis, dan transparan. Jika ingin membuka salon, bisnis furnitur, buka bengkel, restoran atau apapun, kulakan barangnya bisa dari Ralali.com. Tidak cuma produk, kalau mau buka bisnis jasa juga bisa. Misalnya bisnis ticketing pariwisata, ada juga nih di Ralali.com.

Karena usaha yang akan kita rintis adalah kuliner, bunda coba klik kategori food & beverage serta Horeca alias hotel, restoran, dan cafe. Ya Allah, lengkapnya. Segala macam beras ada. Beras putih, beras organik, beras merah, beras hitam. Bunda jadi kepikiran bagaimana kalau kita membuka booth nasi kebuli sehat bermodalkan beras merah atau beras hitam?

Kategori-kategori produk di Ralali.com
Kategori-kategori produk di Ralali.com

Kemudian bahan lain yang bunda butuhkan adalah bumbu dan packaging. Yes! Packaging available, jinten ada, kayu manis ada, sereh ada, bawang juga ada. Cuma satu yang tidak ada: kapulaga. Sayang, ya. Padahal bunda sudah senang. Eh, tunggu dulu. Ini kok bunda nemu tulisan, katanya bunda bisa request apa yang dibutuhkan jika tidak ada. Alhamdulillah nemu jalan keluarnya.

ralali request

Dalam bayangan bunda, meski bunda ingin kau jadi wirausahawan, kamu juga masih wajib menuntut ilmu yang tinggi. Bunda jadi ingat, saat bunda mengisi materi Talkshow Kehidupan Setelah Kuliah di kampus almamater bunda dulu. Bunda menyampaikan pengalaman usaha bunda dan tentang dunia enterpreneur seperti apa. Hari itu juga ada materi lain oleh pembicara ahli seputar dunia kerja dan dunia pendidikan tinggi setelah lulus sarjana. Di penghujung acara, peserta yang calon sarjana itu ditanya mau pilih jalur yang mana. Mereka masih lebih tertarik pada dunia kerja. Yah, mungkin juga karena risiko dunia usaha tidak kecil. Atau mungkin juga semangat kewirausahaan mereka kurang terpupuk. Padahal menjadi pengusaha itu seru dan membahagiakan jika kita sudah mencapai goal. Dari situlah bunda belajar, bahwa bunda juga harus memikirkan dan mengarahkan masa depanmu agar gemilang. Tsaqiif, lanjutkan tidurmu, nak. Nanti kalau sudah bangun, main sama bunda lagi, ya.

Investasi Syariah Untuk Mewujudkan Mimpi Mencerdaskan Bangsa Sedari Dini

Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan dua anak. Sebagai ibu yang baru punya anak pertama kali dulu, tentunya saya hanya bisa memberi nutrisi bayi saya apa adanya. Artinya bisa disusui alhamdulillah, ASI tidak bisa keluar ya sudah, ganti saja dengan susu lain. Waktu itu saya menganggap ASI saya sangat sedikit. Pasti saya tidak sendirian. Minimnya ilmu tentang ASI pasti juga dialami ibu lainnya di Indonesia. Buktinya, persentase bayi yang diberi ASI eksklusif di Indonesia cuma 32%.

Tidak perlu jauh-jauh membahas angka. Tetangga sekitar rumah sudah jadi tradisinya memberi bayinya makanan padat seperti bubur pisang. Bahkan ketika anak mereka meninggal pun tidak ada kapoknya. Mereka tetap memberi bubur pada bayi-bayi selanjutnya. Ya, mungkin mereka menganggap itu sudah takdir, mereka tidak tahu penyebab kematian bayinya adalah lambung yang belia tidak siap untuk menerima makanan padat.

Pengalaman awam mengenai masalah menyusui memacu saya untuk lebih belajar lagi. Saya tidak mau gagal untuk anak kedua. Selain itu, saya sangat prihatin dan iba terhadap bayi-bayi lain yang tidak disusui secara eksklusif. Sayang sekali rasanya. Mengapa? Sederhana saja, ASI bukan sekedar minuman pereda haus. Kolostrum yang diproduksi di hari-hari pertama dan ASI yang diproduksi di hari-hari selanjutnya adalah cairan emas yang meningkatkan imunitas bayi, mengurangi risiko kematiannya, juga menjaga IQ-nya. Dengan demikian otak senantiasa cerdas. Inilah langkah pertama agar anak Indonesia cerdas. Cerdaskan calon ilmuwan kita dengan menjaga asupannya di hari-hari pertama kehidupannya. Apalagi kalau bukan dengan ASI. Hanya ASI selama 6 bulan pertama dan dilanjutkan sampai 2 tahun.

Akhirnya saya pun mengikuti sertifikasi pelatihan konselor menyusui. Harapan saya, saya bisa membantu masalah ibu lain, terutama di sekitar saya. Ternyata masalah ASI bukan hanya ASI sedikit. Kurangnya dukungan keluarga, keistimewaan pada bayi dan ibu, ASI terlalu banyak, kurang pengetahuan cara menyusui juga merupakan masalah dalam menyusui. Masalah terbanyak yang dihadapi ibu adalah posisi dan perlekatan bayi saat menyusu yang belum tepat. Jika masalah posisi dan perlekatan ini tidak tepat, juga memengaruhi keluarnya ASI.

Saat ini saya mengadakan konseling one by one. Tatap muka satu per satu. Tentunya dengan metode ini sedikit sekali ibu yang terdidik masalah ASI. Saya masih ingin memiliki sebuah lactation center, yaitu sejenis klinik laktasi. Di sana ibu-ibu di kampung saya bisa belajar mengenai ASI sebelum bayinya lahir, konsultasi kesulitan dan masalah yang dihadapi selama menyusui. Setidaknya ini impian saya 10 tahun lagi.

Mengapa selama itu membangun impian? Pastinya karena masalah finansial. Saat ini kondisi keuangan saya masih sangat tidak memadai sebagai modal mendirikan klinik. Untuk mencapainya saya perlu banyak menabung.

Saya juga mendapat informasi tentang investasi. Investasi bisa dijadikan alat untuk mencapai kesejahteraan finansial. Investasi itu beragam, ada investasi properti yang butuh modal besar, investasi emas yang juga butuh modal tak sedikit, adapula investasi kecil yang menjanjikan hasil berlipat ganda dalam waktu singkat. Hati-hati memilih jenis investasi yang terakhir, karena biasanya ini adalah ciri-ciri investasi bodong.

Saya sebagai muslim, sudah tentu juga berhati-hati memilih mana investasi yang tidak diperbolehkan dalam agama, dan mana investasi yang halal. Dan, sebagai pribadi yang masih “newbie” dalam menanam uang tentunya saya lebih suka investasi kecil, hasilnya lumayan, aman, risikonya minim. Pasti semua orang ingin uangnya aman bukan?

Kabarnya, berinvestasi pasar modal syariah tidak membutuhkan uang yang besar. Cukup dengan Rp. 100.000 saja kita sudah dapat berinvestasi. Saya pun mempelajari tentang pasar modal syariah ini. Siapa tahu, nanti 10 tahun lagi impian saya terwujud. Lactation Center yang membantu para ibu menyusui. Dengan demikian, anak bangsa Indonesia bisa cerdas sedari dini karena ASI.

Pasar Modal Syariah

Apa yang terbayangkan ketika kita mendengar kata PASAR? Pasar adalah tempat yang menjual barang kebutuhan, biasanya tempatnya kumuh. Memang tidak semua pasar seperti itu. Namun yang jelas di dalam pasar ada pengelola pasar, transaksi jual beli, barang yang diperdagangkan, pembeli, dan penjual. Begitu juga dengan pasar modal. Dalam pasar modal juga ada pengelola pasar, barang, pembeli, dan penjual namun dengan istilah yang berbeda. Mudahnya seperti skema berikut.

  • Barang yang diperdagangkan: Efek
  • Pembeli: Investor
  • Penjual: Emiten
  • Pengelola: misalnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI)

Lalu apa bedanya pasar modal syariah dan non syariah?

Sebenarnya Pasar Modal Syariah bisa dijalankan tanpa memandang agama. Muslim atau bukan, ras apapun, suku apa saja bisa menjalankannya. Hanya saja Pasar Modal Syariah memiliki konsep yang sesuai dengan keuangan syariah, sehingga lebih tenteram bagi muslim untuk memanfaatkannya. Intinya dalam transaksinya Pasar Modal Syariah ini bebas dari:

  • Gharar, yaitu akad yang tidak pasti tentang penyerahan, kualitas, atau jumlah yang diperjualbelikan.
  • Riba, yaitu ada tambahan dalam transaksi jual belinya, misalnya tambahan atas pokok utang dengan imbalan penangguhan pembayaran secara mutlak.
  • Maisir, yaitu ada hal perjudian dan pertaruhan. Yang menang mendapat uang dari hasil taruhan, yang kalah akan kehilangan uang taruhannya.
  • Risywah, yaitu pemberian untuk mengambil sesuatu yang bukan haknya, dan membenarkan yang salah (bathil).
  • Maksiat dan zalim, yaitu perbuatan yang dilarang syariat Islam, merugikan orang lain, mengambil hak orang lain.

Produk dan Layanan Pasar Modal Syariah

Produk Pasar Modal Syariah seperti yang dijelaskan sebelumnya adalah Efek. Efek yang diperjualbelikan adalah efek syariah. Jenisnya ada banyak misalnya:

Efek Syariah Saham

Saham bisa disebut syariah jika perusahaan penerbitnya adalah perusahaan syariah atau perusahaan yang tidak menyatakan sebagai perusahaan syariah tetapi memenuhi kriteria syariah. Di Indonesia, investasi pada saham syariah terwujud dengan adanya indeks syariah yang diwakili oleh Jakarta Islamic Index. Indeks ini merupakan gabungan 30 saham yang sudah disahkan oleh Dewan Syariah Nasional MUI, PT Bursa Efek Jakarta saat itu, dan PT Danareksa Invesment Management.

Screening Saham Syariah Sumber: Mengenal Pasar Modal Syariah, OJK.
Screening Saham Syariah
Sumber: Mengenal Pasar Modal Syariah, OJK – Notes.

Sukuk

Sukuk sering disamakan dengan obligasi maupun obligasi syariah. Namun, sebenarnya arti sukuk adalah jenis efek syariah berupa sertifikat investasi. Investor dari sukuk akan mendapatkan keuntungan sebagai bagian tak terpisahkan dari aset yang melandasi sukuk itu (underlying asset).

Perbedaan sukuk dan obligasi
Sumber: Mengenal Pasar Modal Syariah, OJK – Notes.

Reksa Dana Syariah

Reksa dana sering kita dengar. Inilah yang bisa kita manfaatkan bahkan sebagai orang awan sekalipun. Mengapa? Karena biayanya terjangkau. Kita bisa berinvestasi mulai Rp. 100.000 Hasilnya pun optimal dalam jangka panjang. Misalnya 10 tahun. Investasi reksa dana syariah ini tergolong mudah karena kita tidak perlu memantau terus menerus. Manajer investasi sudah melakukan pemantauannya. Hasil investasi dapat kita cairkan sewaktu-waktu. Legalitasnya terjamin karena diawasi oleh OJK dan dikelola Manajer Investasi yang memperoleh izin dari OJK.

Mekanisme kegiatan reksa dana syariah
Sumber: Mengenal Pasar Modal Syariah, OJK – Notes.

Ada kalanya portfolio reksa dana syariah tidak memenuhi kriteria syariah (ada unsur non halal)  karena kesengajaan Manajer Investasi (MI) dan Bank Kustodian (BK) maupun karena ketidak sengajaan. Tenang, jangan khawatir. Inilah keistimewaan reksa dana syariah. Dalam reksa dana syariah terdapat mekanisme pembersihan dari kekayaan non halal. Manajer investasi harus segera menjual efek non halal tersebut paling lambat 10 hari kerja.

Pembersihan reksa dana syariah
Sumber: Mengenal Pasar Modal Syariah, OJK – Notes.

Efek Beragun Aset Syariah

Efek beragun syariah ini terdiri dari aset keuangan berupa piutang pembiayaan atau aset keuangan lainnya. Tentu saja akad dan cara mengelolanya sesuai dengan prinsip syariah di dalam pasar modal.

Adapun layanan Pasar Modal Syariah bisa berupa Sistem Online Trading Syariah, Bank kustodian yang memberi jasa kustodian syariah, serta wali amanat yang memberi jasa penerbitan sukuk.

Investasi Pilihan Saya

Bagi saya yang awam, saya memilih investasi yang mudah, yaitu reksa dana syariah. Eh, tapi reksa dana syariah ini juga ada berbagai jenis lho. Ada yang risikonya rendah, hasilnya juga rendah. Ada pula yang risiko tinggi tapi hasilnya besar pula. Sebagian contoh kecilnyanya sebagai berikut:

  1. Reksa Dana Syariah Pasar Uang: hanya melakukan investasi di instrumen pasar uang syariah dalam negeri atau efek berpendapatan tetap. Jangka waktunya singkat hanya 1 tahun. Biasanya efek yang tergolong kategori ini adalah deposito, SBI, obligasi, dan efek utang lainnya.
  2. Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap: melakukan investasi minimal 80% dari nilai aktiva bersih dalam bentuk efek syariah berpendapatan tetap. Reksa dana jenis ini memiliki risiko lebih basar dibanding reksa dana pasar uang. Investasi ini adalah untuk jangka panjang. Di Indonesia, lebih banyak memanfaatkan instrumen obligasi sebagai bagian terbesar investasinya.
  3. Reksa Dana Syariah Campuran: melakukan investasi pada efek syariah ekuitas, efek syariah berpendapatan tetap, atau pasar uang dalam negeri. Porsi alokasinya lebih fleksibel.
  4. Reksa Dana Syariah Saham: melakukan investasi 80% dari dana yang dikelola pada efek ekuitas dan 20% pada instrumen lainnya. Reksa dana ini risikonya paling tinggi dibanding reksa dana lain, tapi returnnya juga lebih tinggi.
Risiko reksa dana syariah
Semakin besar return semakin besar pula risikonya. Sumber: Mengenal Pasar Modal Syariah, OJK – Notes.

Saya pernah bertanya, apakah uang kita bakal hilang kalau investasi kita lost? Konsultan yang saya temui saat itu berkata bahwa investasi kita akan aman. Lihat saja di mana dana kita akan diinvestasikan. Contohnya adalah PLN yang merupakan salah satu perusahaan dengan kepemilikan terbesar dari dana yang kita investasikan berupa sukuk. Jika PLN bangkrut, berarti tidak ada listrik dong di Indonesia? Dan hal itu kemungkinannya sangatlah kecil, bahkan hampir tidak mungkin.

20160626_223852
Jenis-jenis reksa dana syariah yang ditawarkan Manajer Investasi lokal di Indonesia. Sumber: Dok. pribadi.

Setelah menimbang-nimbang risiko dan jangka waktu investasi akhirnya saya mantab memilih Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap dari suatu Manajer Investasi yang merupakan anak perusahaan sekuritas bank terkemuka di Indonesia. Dimulai dari dana awal 100 ribu rupiah yang dapat ditop up (ditambah) kapanpun. Semoga 10 tahun lagi saya bisa mewujudkan impian saya membangun Lactation Center. Doakan, ya!

Menyambut MEA ala UMKM

MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan masa perekonomian ‘bebas hambatan’. Tak hanya barang yang minim hambatan keluar masuk negara kita, tetapi juga tenaga kerja. Era ini diharapkan akan mengangkat kesejahteraan penduduk di negara-negara ASEAN.

Salah satu pihak yang pasti merasakan dampak MEA adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pihak pengusaha kecil itu mungkin ada yang tidak mengerti sama sekali tentang MEA. Oleh karena itu harus kita dukung dan edukasi mereka.

Saya akan share sesuai pengalaman saya yang kebetulan memproduksi teh pelancar ASI. Berikut yang bisa pengusaha skala UMKM lakukan untuk menghadapi MEA yang sudah berlangsung ini.

  1. Asah Kemampuan Bahasa Inggris

Banyak yang bilang kita harus siap dari diri-sendiri dengan menguasai kemampuan berbahasa Inggris. Hal ini ada benarnya, tetapi ini juga bukan syarat mutlak. Wisatawan asing akan terasa mudah berkomunikasi selama keberadaannya di Indonesia jika banyak penduduk kita yang fasih berbahasa Inggris. Di sisi lain kita lihat dulu satu negara yang mayoritas penduduknya tidak bisa berbahasa Inggris tetapi produknya menyebar berbagai penjuru dunia. Dialah Cina. Kemampuan bahasa Inggris penduduk Cina lebih parah dari orang Indonesia. Tetapi penjaga tokonya tetap pede menawarkan barangnya pada calon importir. Mereka mengandalkan bahasa isyarat dan tawar menawar melalui kalkulator dagang.

Jadi bagaimana? Enak fasih berbahasa Inggris atau tidak untuk melayani customer?

gadis penjaga toko di cina
Mbak yang mirip artis Tiongkok ini adalah penjaga toko di Cina lho. Keren ya gayanya 😀
2. Mengubah Penampakan Produk Lebih Berkelas

Maksudnya mengubah penampakan produk ini adalah menambahkan nilai pada produk. Contoh gampangnya kopi. Kopi merupakan barang komoditas yang murah jika dijual kiloan. Jika diubah bentuknya menjadi kemasan sachet maka akan lebih menarik dan dapat dijual lebih mahal. Menjual kopi siap minum di warung pun akan berbeda harganya jika si kopi sudah berubah penampakan dengan merek tertentu di gerai-gerai pada pusat perbelanjaan.

3. Menyesuaikan Brand dengan Wilayah Distribusi

Ini adalah salah satu strategi branding Semen Indonesia. Selain menguasai pasar dalam negeri, Semen Indonesia alias Semen Gresik ini juga sudah ekspor ke berbagai negara. Di dalam negeri Semen Indonesia menggunakan bermacam merek seperti Semen Gresik, Semen Padang. Untuk memasuki pasar Vietnam menggunakan merek yang sudah lama eksis, yaitu Thang Long. Untuk memasuki Asia Tenggara selain Indonesia dan Vietnam, digunakan merek Semen Indonesia.

Hendaknya pelaku UMKM di era MEA ini tidak perlu jual mahal memaksakan mereknya sendiri. Jika negara tujuan ekspor meminta private label, kita turuti saja. Namanya juga job kan? Asal hitung dulu untung ruginya. Kita pun harus mensyaratkan minimal order sekian puluh ribu buah misalnya, agar tidak rugi.

4. Ajari Pelanggan Untuk Tumbuh

Jangan hanya memikirkan bagaimana perusahaan kita saja yang tumbuh. Ajaklah pelanggan untuk tumbuh. Bagaimana caranya? Jadilah konsultan bagi pelanggan. Bantu mereka untuk meraih keinginan mereka. Seperti kisah Martha Tilaar yang tumbuh bersama pelanggan.

5. Konsisten dalam Kualitas adalah Branding Sesungguhnya

Kalau yang ini pengalaman pribadi hehehe. Selalu posisikan diri (dalam hal ini produk kita) menjadi yang terdepan. Kecap kan nomor satu. Tapi harus jujur tidak boleh bohong. Apa yang membuat produk kita dilirik konsumen hingga laku terbeli? Harganya? Kualitasnya? Saya beropini, kualitaslah yang utama. Seperti ASI Booster Tea selalu berusaha menjaga kualitas dan memenuhi harapan pelanggan soal ASI-nya. Mayoritas konsumen berkata produk teh herbal pelancar ASI kami: ASI Booster Tea ampuh meningkatkan kuantitas ASI-nya. Pendapat ini berkembang sendirinya dari mulut ke mulut hingga terjadi repeat order. Sampai suatu ketika ASI Booster Tea mendapatkan penghargaan dalam Anugerah Wirausaha Indonesia yang diserahkan langsung oleh Ibu Euis Saedah, Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah. Nah, hal inilah yang bisa menjadi branding naik kelasnya pihak UMKM.

Asi Booster Tea
Salah satu upaya branding adalah menjaga dan meningkatkan kualitas, sehingga merek kita dinilai baik oleh pelanggan.