Month: September 2016

Mengenal Produk-Produk Baru Pertamina di GIIAS Surabaya 2016

#pertaminagiias2016

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Cit… Cit… Cit… Decit langkah kaki mungil yang cepat mendahului saya. Seakan-akan pemilik sepatu berdecit itu mengawal saya layaknya body guard. Dengan gesit ia menghampiri sebuah area dengan mobil mewah di dalamnya. Kemudian ia berusaha menaiki bagian depan mobil, dengan menapakkan kakinya terlebih dahulu. Sayang, sebelum ia berhasil, satuan pengaman sudah mencegahnya.

Keseruan dan kemeriahan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di ICE BSD Agustus lalu membuat saya ingin mengunjungi pameran otomotif tersebut di Surabaya.  Hari ini, Rabu 28 September 2016 GIIAS digelar di Grand City Convex Surabaya. Acara ini akan berlangsung hingga 2 Oktober 2016. Biasanya banyak hal yang menarik di hari pembukaan. Benar saja, salah satu booth yang menarik perhatian saya emmm, lebih tepatnya anak saya adalah Pertamina.

Karena tuntunan anak saya, saya mampir di booth Pertamina. Di sana saya menjumpai Lamborghini asli yang warnanya kece. Kuning terang-benderang menyilaukan. Ini bukan sekadar pajangan tanpa maksud apa-apa. Tahun 2016 ini Pertamina mengeluarkan jenis bahan bakar khusus baru (BBK) bernama Pertamax Turbo. Dan Lamborghini inilah yang merupakan contoh mobil berbahan bakar Pertamax Turbo. Kebetulan di sana sedang ada sharing tentang produk-produk baru Pertamina dan event-event lain dari Pertamina.

 

Pengenalan Produk-Produk Baru Pertamina

Pertamina adalah sponsor utama GIIAS 2016 Surabaya. Kali ini Pertamina mengangkat  produk-produk terbarunya, yakni:

Pertamax Turbo

Pertamax Turbo merupakan bahan bakar khusus yang diformulasikan untuk kendaraan dengan sistem Direct injection dan Turbocharger/ Supercharger. Pertamax Turbo memiliki Research Octane Number (RON) 98. Jika kendaraanmu memiliki rasio kompresi minimal 12:1, maka sudah bisa menggunakan Pertamax Turbo agar proses pembakaran lebih optimal, tenaga maksimal dan polusi minimal. Jika bahan bakar sudah sesuai dengan spesifikasi kendaraan (direct injection dan turbocharger), maka pembakaran bahan bakar pada mesin aan sempurna. Dengan demikian dapat terjadi peningkatan driveability, akselerasi, kecepatan, tenaga dan mengurangi kandungan polutan pada gas buang kendaraan.

Supercar impian

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Fastron Platinum

Pasti kita sudah tidak asing lagi mendengar Fastron. Fastron adalah salah satu merek pelumas pertamina. Fastron ini identik dengan pelumas mobil. Dengan adanya aditif (zat tambahan) yang merupakan Nano Guard Technology, Fastron dapat mencegah karat (korosi), mencegah terjadinya busa, mengurangi perubahan kekentalan akibat perubahan suhu, meningkatkan sifat licin pelumas, mendinginkan mesin, dan membersihkan mesin.

Yang terpenting, Fastron sudah diakui oleh pembuat mesin-mesin original (Original Engine Manufacturer) seperti Lamborghini, Mercedes Benz, BMW, VW, Volvo, Porsche, Toyota, Daihatsu, Honda, dll. Jadi jangan heran ya kalu Merek Fastron Pertamina produk dalam negeri ini dipakai luas di Eropa sana. Karena ini juga merupakan produk repacking, dengan merek yang berbeda.

Produk terbaru Fastron yang baru launching adalah Fastron Platinum Racing SAE 10W-60. Pelumas full sintetis ini dikembangkan khusus untuk Lamborghini Squadra Corse. Fastron Platinum juga bisa digunakan untuk mobil sport, motor sport, dan mobil balap.

Selain Fastron Platinum ada beberapa jenis yang lain mau tahu? Ini dia…

  • Fasrtron Gold SAE 5W-30. Dirancang khusus untuk mobil-mobil moderen dan Completely Built Up (CBU) car. Artinya jika kamu punya mobil yang diimpor secara utuh (sudah dalam keadaan jadi) seperti Porsche, Renault, VW dan sejenisnya, kamu bisa pakai Fastron Gold.
  • Fastron Techno SAE 10W-40 dan Fastron Techno SAE 11W-50 bisa digunakan untuk semua mobil.

#pertaminagiias2016 #fastronplatinum

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Jangan lupa saat membeli Fastron, pastikan dulu keasliannya. Mas Anang menjelaskan bahwa Fastron asli bisa dikenali dengan memerhatikan nomor batch / laser mark yang ada di tutup botol dan badan botol bagian atas. Jika kedua nomor tersebut sama dan terdiri atas 8 digit, maka itu adalah Fastron asli.

 

Pertamina Vi-Gas

Produk lain yang diperkenalkan di GIIAS Surabaya 2016 adalah Pertamina Vi-Gas. Vi-Gas adalah bahan bakar gas cair (liquefied gas for vehicle/LGV). Vi-Gas terbuat dari campuran propana (C3) dan butana (C4) sehingga menghasilkan pembakaran yang sempurna dan ramah lingkungan karena bebas sulfur dan timbal.

Converter kit #pertaminavigas

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Bahan bakar kendaraan yang umum digunakan masyarakat dunia saat ini adalah gasolin di peringkat pertama, kedua adalah diesel, dan LGV di peringkat ke-3. Tau nggak? Semua mobil di Korea Selatan kini memakai LGV sebagai bahan bakarnya. Jadi autogas atau LGV ini merupakan alternatif bahan bakar ketika nanti terjadi konversi besar-besaran peralihan bahan bakar.

Oh ya, Pertamina Vi-Gas ini sudah teruji kemanannya ya. Pertama, LGV ini berbeda dengan compressed natural gas (CNG). CNG terbuat dari Methana (C1) dan Ethana (C2). CNG biasanya memiliki tekanan tinggi sebesar 200 bar. Sedangkan LGV hanya 8-12 bar. Tabung LGV sempat diuji dengan dijatuhkan dari ketinggian 3 meter dan tidak terjadi apa-apa.

Cara mengisinya bagaimana? Mas Ramandha menjelaskan bahwa Vi-Gas bisa diisi di SPBU-SPBU tertentu. Saat ini SPBU Vi-Gas di Surabaya ada di: Jemursari, Dr. Soetomo, dan Pakuwon City. Kedepannya akan ada SPBU Vi-Gas lebih luas. Inilah yang menjadi kelebihan Vi-Gas. Asal ada lahan, SPBU Vi-Gas bisa dibangun dimana saja. Berbeda dengan Gas alam CNG, pembangunan SPBU-nya harus menyesuaikan dengan jalur pipa gas alam.

#pertaminagiias2016 Mas Rama menjelaskan #pertaminavigas

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Vi-Gas telah diujikan ke Toyota Camry dan Avanza oleh Intitut Teknologi Bandung. Hasilnya jika dibandingkan dengan bahan bakar lain, kinerja Vi-Gas sama dengan bahan bakar lain. Jika dibandingkan dengan premium  yang konsumsi bahan bakarnya 15 km/liter, Vi-Gas memakan 11 km/liter. Biaya operasi Vi-Gas lebih murah hanya Rp. 5.100/liter. Jadi, Vi-Gas memberikan biaya operasi (Rp/km) paling murah dibanding bahan bakar lain, sehingga semakin jauh jarak tempuh harian semakin menguntungkan, dan semakin pendek pengembalian investasi conversion kit.

Jika kamu tertarik beralih ke Vi-Gas tinggal membeli converter kitnya. Biasanya dijual dengan harga 15-16 juta. Tapi selama 5 hari GIIAS Surabaya 2016 berlangsung, kamu bisa dapatkan dengan harga Rp. 14 juta per paket ditambah bonus cashback Voucher Vi-Gas 2 juta dan souvenir.

 

Booth Sing Along

Selain pengenalan produk-produk baru di Booth Pertamina bagian dalam, juga terdapat booth Sing Along di area luar. Jadi, jika kamu ke sini belum membeli tiket, bisa langsung main di booth ini. Booth ini menawarkan permainan karaoke. Kita diminta mendengarkan jingle Pertalite terlebih dahulu, barulah menyanyi dengan diiringi musik saja. Suara kita akan dinilai otomatis oleh mesin karaoke. Jika nilainya minimal 75 dapat tempat sampah, jika dapat minimal 85 dapat Voucher Bahan Bakar Khusus senilai Rp. 25.000. Alhamdulillah, saya dapat apa yang saya butuhkan untuk mobil saya. Karena selama ini nggak ada tempat sampahnya, hehehe.

Turbo Challenge

Jika kamu ke sini melihat Lamborghini terpampang, bisa selfie dengannya, menyentuh bodinya, dan kemudian kamu ngeces pengen mengendarainya, maka keinginanmu akan terwujud. Di Booth Pertamina juga ada yang namanya Turbo Challenge. Ini adalah simulasi bagaimana mengendarai Lamborghini. Sekalian ‘test drive‘, ya kan?

Turbo challenge #pertaminagiias2016

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

 

Sudah, buruan ke sini, ke GIIAS 2016 di Grand City Convex. Cuma sampai tanggal 2 Oktober 2016, lho. Kamu juga bisa test drive mobil-mobil ‘incaran’mu dan banyak event seru lainnya. Mampir juga di Booth Pertamina karena banyak souvenirnya hohohooo. Sekalian berexpocation, kan?

Yogyakarta 24 Jam

Semasa gadis saya sering ke Yogyakarta. Meski sering, saya tak bosan-bosannya memimpikan ke sana lagi. Pasti tempat-tempat wisatanya semakin berkembang. Lebih-lebih, suami saya pengen naik kereta. Dia belum pernah naik kereta ternyata. Saya pikir kemana lagi naik kereta eksekutif dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari Surabaya, selain Yogyakarta?

Maka berhari-hari saya menyusun itinerary perjalanan. Bagaimana dalam waktu singkat, jika bisa 2 hari 1 malam saja saya bisa berlibur puas dengan keluarga. Kali ini saya akan berkeliling Jogja kota saja.

Hunting Hotel di Yogyakarta

Ini adalah hal pertama wajib yang dilakukan dalam travelling. Menentukan hotel. Ah, karena perjalanan singkat, saya maunya hotel yang sekalian nyaman nan strategis. Pengennya saya menginap di dekat Malioboro. Biar kemana-mana tidak perlu naik becak apalagi taxi. Cukup ditempuh dengan jalan kaki. Karena tanggal yang saya pilih adalah long weekend, hostel dan hotel yang sangat dekat dengan Malioboro dengan harga terjangkau sudah habis semua. Sehingga, saya mencari alternatif lain. Ketemulah Melia Purosani. Hmm, memang bukan hotel murah. Tapi sangat nyaman. Dengan keterpaksaan yang bahagia akhirnya saya book hotel itu.

Swimming Pool view dari balkon Melia Purosani

Belanja piranti dapur di Progo

Dari hasil googling, sepertinya Progo merupakan surganya emak-emak. Progo merupakan supermarket yang menjual berbagai alat dapur. Yang unik, cantik, hingga useful lengkap di sini. Harganya pun terkenal murah. Tidak salah dong jika saya tergoda. Dan kebetulan banget lokasinya ini bersebelahan dengan hotel saya. Tinggal lompat ke sebelah kanan.

Bermain di Taman Pintar

Taman pintar menawarkan permainan edukatif dengan tiket yang terjangkau. Tapi saat itu saya cuma mampir di wahana-wahana gratisnya yang di luar. Lumayan kece kok.

Wisata Belanja di Malioboro

Kawasan Malioboro ini lumayan dekat dengan hotel saya. Tapi jalan kakinya lumayan. Kalau nggak kuat, bisa naik becak. Hmm.. kalau menurut saya agak gimanaaa gitu harganya. Dari hotel ke Malioboro ditarif Rp. 20.000. Atau ini aji mumpung, karena si tukang becak tahu saya dari arah hotel berbintang? Entahlah.

Di kawasan Malioboro, saya memilih untuk ke Malioboro Mall, belanja daster-daster batik di  sepanjang trotoar, membeli kaos khas Jogja, dan ke Hamzah Batik (d/h Mirota) yang menjual oleh-oleh sepeti bakpia, batik, kaos, tas, bros, dll.

Melihat-lihat Tas Rajut Dowa

Judulnya melihat-lihat. Karena takut duluan sama harganya. Tas rajut satu ini terkenal branded. Ada beberapa outlet di hotel-hotel tertentu. Nah, kali ini saya berkunjung ke showroom sekaligus pabriknya. Jika di hari kerja kita bisa melihat pengerjaan tas rajut ini. Begitu memasuki showroom, saya beneran tertohok deh, harga tasnya jut-jut bikin terkejut. Wah, bisa ga dapat apa-apa nih dari sini. Eh, ternyata semakin memasuki area, ada juga yang bernilai ekonomis, sekitar 100 ribu-700 ribuan. Sekarang saya tahu bedanya. Yang jutaan itu ada campuran kulit aslinya. Sedangkan yang ratusan ribu yang termurah adalah dompet full benang sampai tas rajut full benang.

10 Alasan Melepas Penat Berexpocation

Kalau lagi jenuh dengan kerjaan sehari-hari pengennya liburan kan? Liburan ke tempat rekreasi berbayar bisa jadi lagi ga berduit. Atau males karena jauh keluar kota apalagi bareng anak-anak yang ribetnya ga selesai-selesai. Ada alternatif jalan-jalan yang berkesan, hemat di kantong, dan banyak keuntungannya. Kita dapat banyak gratisan dan keberuntungan dari jalan-jalan ini.

Namanya “EXPOCATION”. Berasal dari kata vacation. Sekarang ini ada istilah staycation untuk menginap di hotel, walau berlibur semalam saja. Apalagi hotelnya berlokasi di kota yang sama dengan tempat tinggal kita. Apaan liburan nginep kok di kota yag sama? Ya itulah staycation. Sedangkan expocation adalah saat kita jalan-jalan di sebuah expo/bazaar/pameran. Baru dengar sekarang? Ya, siapa tahu istilah ini kemudian booming 😀

Inilah manfaat expocation yang bisa kita rasakan.

1. Selfie di tempat kece

Biasanya di expo itu ada spot-spot tertentu yang bikin tangan gatal untuk meraih kamera dan memotret diri sendiri. Jangan lewatkan momen ini karena ini kesempatan buat update instagrammu.

2. Ikut kuis berhadiah

Untuk menarik pengunjung, stan-stan tertentu mengadakan kuis. Misalnya fortune wheel, update status, dll. Tak ada salahnya ikut. Siapa tahu beruntung. Ya, kan?

3. Mengumpulkan souvenir

Kunjungi satu-persatu booth di expo. Jangan sampai terlewatkan meski itu tak menarik perhatianmu. Iseng-iseng bertanya sampai diminta mengisi buku tamu. Biasanya mereka menyediakan souvenir yang dipajang di stan mereka. Kadang juga mereka punya souvenir tersembunyi. Biar surprise.

Kalau gak dikasih juga gimana? Pura-pura tanya harga aja. Di Stan ‘Rayuan Pulau Kelapa’ milik Kabupaten yang memproduksi Kara (santan instan), juga memajang produk minuman hasil produksinya. Aslinya tidak dijual. Seorang ibu yang kehausan bertanya harganya berapa. Mbak SPG-nya berkata kalau tidak dijual, dan akhirnya ibu itu diberi minuman gratis. Aji mumpung, dia meminta lebih dari satu hihihihi.

Gantungan kunci cantik: Menara Eiffel. Dari booth travel di suatu expo. #expocation

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

4. Bisa dapat majalah/buku

Stan media biasanya menyediakan majalah gratis. Jangan lupa hampiri stan ini. Tanyakan ini gratis? Jika mereka mengiyakan ambil buat koleksi. Bagi yang suka baca pasti hal ini mengasyikkan.

5. Menambah wawasan dan pengetahuan

Wawasan dan pengetahuan kita bisa bertambah dengan sedikit bertanya tentang hal-hal yang menyedot perhatian kita. Misalnya nih, di expo kabupaten, saya menemui Kabupaten yang asing namanya. Kabupaten itu terletak di Sulawesi. Stan itu memajang ikan yang sangat besar lengkap dengan es batunya. Ternyata itulah daya tarik andalan kabupaten itu. Jadi serasa travelling nih, tapi tanpa mengunjungi kota aslinya.

6. Window shopping

Saya pernah mengunjungi Decorintex. Expo home decore gitu deh. Dari namanya pasti terbayang bahan bangunan. Eh, ternyata ada juga booth-booth yang menawarkan dekorasi rumah yang kece. Rumput plastik, sofa etnik, home decore, kitchen set, dan perabotan yang chic pasti saya kunjungi. Saya jadi tahu harga pasarannya berapa. Kemudian saya bandingkan dengan toko serupa. Termasuk murah tidak? Apalagi biasanya ada promo-promo diskon selama pameran.

7. Shopping beneran

Yang pasti bikin shopping beneran biasanya adalah produk makanan dan buku. Pasti kita lapar atau haus, pas ada jajanan yang menggoda dan unik dibeli deh.

Terus buku. Bagi yang hobi beli buku, expo diskonan pasti dinanti. Pernah saya mengunjungi The Big Bad Wolf pameran buku impor. Wow banget saya habis 2 jutaan. Dan baru kali ini saya ga menyesal hahaha.

8. Menyalurkan hobi menulis

Saat ada sesuatu yang baru apalagi bagi blogger, expo ini adalah inspirasi ide. Saya bisa cerita barang-barang apa saja hasil buruan di expo. Apalagi yang unik-unik.

9. Berburu photo booth (berhadiah)

Stan-stan tertentu biasanya mengadakan lomba foto atau lomba instagram. Mereka menyediakan pernak-pernik agar kita kelihatan kece. Misalnya frame, tag, dll. Hadiahnya pun beragam. Ada yang menyediakan hadiah langsung ada juga yang hadiahnya diserahkan setelah acara. Saya pernah memenangkan kontes instagram, hadiahnya lumayan 200ribu dari BRIS ^_^

10. Berburu give away

Stan-stan di expo biasanya menyediakan hadiah bersyarat. Misalnya mereka mengadakan lomba artikel atau share sosial media dengan like terbanyak. Ikuti saja, semoga kamu beruntung.

 

Nah, ada kesempatan nih bagi bunda-bunda muda. Ada expo yang ngehitz untuk kebutuhan ibu dan bayi. Mother and Baby Fair di Balai Kartini Jakarta. Eventnya tanggal 29 September-2 Oktober 2016. Kopdaran yuk sama saya,di hari Sabtu 1 Oktober 2016. Atau kalau kesana di hari-hari lain selama fair berlangsung ya boleh. Mampir yah, di booth ASI BOOSTER TEA. Booth A22. Tangkap taburan hadiahnya ^_^