Review ASUS ROG STRIX GL502VS, Laptop Gaming Untuk Si Aktif

Kini telah hadir laptop gaming keluaran ASUS ROG yang mudah dibawa ke mana saja untuk bekerja maupun bermain game. ASUS ROG Strix GL502VS namanya. ROG Strix ini memiliki prosesor Intel Core i7-6700HQ. ROG Strix GL502VS jelas lebih unggul dari laptop lain sekelasnya dengan harga yang sama. Sebab, laptop lain masih membawa Core i5, sedangkan ROG Strix GL502VS sudah Core i7. Core i7 akan memberikan performa yang lebih powerful karena telah memiliki integrated graphic yang lebih baik, clock speed yang lebih cepat, serta hyper threading.

Hyper-Threading adalah kemampuan kemampuan setiap core processor untuk memproses dua thread sekaligus dalam satu waktu. Dalam Core i5, hyper threading tidak ditemukan. Hyper threading hanya ada di Core i7 dan sangat penting untuk software tertentu seperti video editing, 3D designer, atau 3D animator, sehingga membantu meningkatkan performa saat proses rendering. Sementara clock speed, gampangnya adalah ukuran cepatnya core processor bisa memproses sebuah operasi. Makin tinggi clock speed makin tinggi kecepatan dan performa prosesor. Dengan demikian Core i7 lebih unggul daripada Core i5.

Selain prosesor yang terkini, ROG Strix GL502VS dikombinasikan juga dengan kekuatan grafis berbasis NVIDIA PASCAL, yakni NVIDIA GeForce GTX 1070. GTX 1070 termasuk dalam seri GTX1000 yang merupakan seri terbaru setelah GTX970M, yang pernah dipakai ROG Strix GL502 versi sebelumnya. Teknologi chip grafis Pascal ini mampu memberikan performa grafis yang sangat mumpuni pada sebuah notebook. Bahkan mampu mengalahkan Graphics Processing Unit (GPU) sebelumnya yakni GTX980 yang diperuntukkan untuk desktop.

Ah, ingat game kekinian, saya jadi ingat sepupu saya yang sangat menggandrungi game. Dari zaman ia masih SMP sampai sekarang sudah bekerja di sebuah perusahaan swasta sebagai desainer grafis, ia masih tidak bisa lepas dari game. Bolak-balik ia ke game center dekat rumahnya maupun kosnya. Daripada buang-buang waktu begitu, saya jadi ingin merekomendasikannya laptop gaming ROG STRIX GL502VS saja. Dengan begitu ia bisa ngegame dimana saja kapan saja, juga bisa menggarap kerjaan desainnya dimanapun, karena laptop kan mudah dibawa kemana-mana.

Tapi kenapa harus ROG STRIX GL502VS? Baiklah sebelumnya saya akan menjelaskan tentang Republic of Gamers alias ROG. ROG merupakan merek laptop gaming nomor 1 di dunia.

Slide1

 

Tahun ini, 2016, ROG mencapai titik sedasanya. Sudah 10 tahun ROG berdiri. Republic of Gamers berdiri pada tahun 2006. ROG merupakan lini merek dari ASUS yang mengkhususkan kiprahnya di bidang gaming. Pada Juli 2006, dikeluarkan motherboard gaming pertama bernama Crosshair. Kemudian tahun berikutnya di Desember 2007, ASUS meluncurkan laptop gaming pertama, yaitu ASUS ROG G1/G2 Series. Pada bulan Oktober 2009, ASUS meluncurkan produk notebook ASUS ROG G51J 3D, yang merupakan laptop 3D pertama di dunia. Di tahun selanjutnya, tepatnya Juni 2010, ASUS meluncurkan produk kartu grafis tercepat di dunia, yaitu The Dual 5870 Ares. Tahun-tahun berikutnya banyak diluncurkan produk-produk inovasi ROG di bidang gaming ini. Terakhir yang terbaru adalah tahun 2016 ini, ASUS mengeluarkan ROG G752VS dan ROG STRIX GL502VS.

ROG telah memenangkan 6.617 penghargaan sejak 2006. Contohnya Golden Award El Chapuzas Informatico Spanyol tahun 2013, Taiwan Excellence Gold Award 2015, Best Gaming laptop Kit Guru UK pada Januari 2016, dan masih ada ribuan lainnya. Selain itu, selama 8 tahun berturut-turut, ASUS dinobatkan menjadi juara dunia untuk laptop gaming. Per Januari 2015, ASUS menguasai 34% market share. Menurut GFK, tidak ada yang mampu mengalahkan ASUS di segmen grafis GTX. Sehingga pasti, ASUS ROG merupakan salah satu merek besar dalam industri game. Banyak media lokal dan internasional serta profesional gamers yang sudah memberi testimoni tentang ROG. Seperti di bawah ini:

Bahkan ASUS ROG bekerja sama dengan para progamer dalam proses desainnya. ASUS mendengarkan apa yang tidak disukai para gamer dan meningkatkan apa yang sudah baik sehingga semakin dihargai para gamer. Grubby dan Sen adalah progamer yang telah diajak bekerja sama. Manuel ‘Grubby’ Schenkhuizen adalah gamer profesional yang dikagumi gamer di seluruh dunia dan streamer yang yang telah banyak berkompetisi di game real time (Warcraft III, Starcraft II, dan Heroes of the storm). Sampai saat ini, lebih dari 40 turnamen LAN dimenangkannya, termasuk enam kejuaraan dunia. Sedangkan Sen adalah progamer yang terkenal di Taiwan. Ia memainkan StarcraftII, Heartstone, dan Heroes of The Storm. Turnamen yang dimenangkannya sebagai juara pertama sangat banyak seperti di 2013-2014 TeSL, 2014 Taiwan Open dan HK Esports.

Semua laptop ROG sudah melalui berbagai tes ekstrim sehingga setiap unitnya dijamin tangguh dan pasti memberi kinerja yang baik. Berikut serangkaian tes yang dilakukan pada setiap laptop ROG:

  1. Tes Keyboard. Setiap tuts keyboard diuji dengan penekanan oleh robot khusus. Tujuannya adalah untuk memeriksa reaksi dan stabilitas sampai jika pengguna dalam kondisi mengetik yang sangat kasar.
  2. Tes Getaran. Bertujuan untuk mengetahui apakah komponen dalam notebok terpasang dengan baik dan kencang. Biasanya getaran yang seperti dalam kondisi jalan bergelombang dapat membuat komponen dalam notebook terlepas. Namun dalam ROG tidak akan terjadi karena telah lolos uji ini.
  3. Tes Pemelintiran. Ada kalanya kita mengambil laptop dengan satu tangan, padahal kondisi ini merupakan keadaan yang tidak seimbang. Tes pemelintiran ini bertujuan untuk menguji fleksibitas rangka notebook ROG dari ketahanan akan tekanan tenaga tidak seimbang tersebut.
  4. Tes Tekanan. Tes ini untuk memastikan notebook ROG memakai jenis panel yang terbaik. Panel premium harus mampu menahan tekanan pada bidang yang sempit seperti dalam koper atau bacpack, sehingga tidak rusak.
  5. Tes engsel, dilakukan hingga ribuan kali buka tutup engsel. Engsel notebook akan mudah patah jika menggunakan material murahan. Tes engsel ini memastikan notebook ROG tahan lama.
  6. Tes temperatur. Notebook ROG diuji dengan suhu rendah hingga tinggi, termasuk kelembaban, sehingga notebook ROG memungkinkan untuk diajak bekerja dalam kondisi suhu apapun.
  7. Tes Jatuh. Tes jatuh untuk mneguji sejauh mana notebook ROG bisa bertahan tanpa kerusakan, baik pada komponen internal maupun eksternal. Kemampuan ROG tahan terhadap jatuh sudah melebihi standar industri untuk tes jatuh.
  8. Tes kebisingan. Biasanya pada laptop ditimbulkan suara-suara dari kipas, storage, bahkan suara desis pengiriman daya. Tes kebisingan ini untuk memastikan notebook ROG hening. Keseluruhan chassis diuji agar lulus dari proses audio tuning.
  9. Tes akselerasi. Untuk melihat siklus hidup sebuah notebook dan menemukan masalah yang sering terjadi, dengan hasil analisis yang detail dan terstruktur.
  10. Tes Port untuk memastikan kontak dan colokan yang solid saat mencaubt atau memasang di port. Dengan demikian dalam proses transfer data tidak terjadi penurunan kualitas.
  11. Tes abrasif, dilakukan agar bagian luar notebook ROG tahan terhadap gesekan, sehingga dapat dipastikan warna dan permukaan material tetap prima walaupun sudah lama dipakai.
  12. Tes guncangan. Tes ini dijalankan dengan menyimulasikan konsdisi seperti saat pengiriman. Dengan demikian, note book ROG akan tahan terhadap guncangan tanpa penurunan perfoma.
  13. Tes Overclocking. Overclocking akan memberi banyak tekanan pada komponen sistem sehingga menimbulkan panas berlebih. Dengan tes ini setiap notebook ROG diuji dengan menggunakan kotak tahan panaskhusus dengan suhu ekstrim. Dengan begitu, dapat dipastikan kualitas dan performa notebook sesuai dengan harapan para gamers.

 

Tahun 2016 ini, ASUS mengeluarkan seri ROG STRIX GL502VS dan ROG G752VS. Tapi saya akan merekomendasikan ROG Strix untuk sepupu saya. Pertama karena desain dan bentuknya kompak, ringan , mudah dibawa kemana-mana dibanding ROG G752VS yang lebih besar. ROG Strix GL502VS memiliki keunggulan seperti berikut.

Desain

ROG Strix GL502 sangat mudah dibawa kemana saja, sehingga kita dapat bermain game kapan saja dan dimana saja. Dengan bodinya yang kompak 15,6 inci, ROG Strix GL502 memiliki berat 2,2 kg . Bentuknya pun tipis, hanya 23,5 mm, sangat mudah masuk ke dalam tas.

Desain cover laptop ini pun sangat tidak biasa. Umumnya, laptop gaming memakai warna hitam dan merah. Rog Strix GL502 ini menggunakan cover alumunium berwarna hitam dikombinasikan dengan logo ROG warna oranye menyala di bagian tengahnya. Ada dua garis panah yang memusatkan perhatian pada logo ROG.

Built-in web camera

Konektivitas

Wireless networking pada laptop ini menggunakan 802.11 AC dilengkapi dengan Bluetooth 4.1. Sedangkan untuk portnya ada di sisi kanan dan kiri laptop. Sisi depan dan belakang tidak ada port untuk mengonekkan apapun. Di sisi kanan terdapat jack audio 3,5 mm, 2 buah USB 3.0, SD card reader, dan Kensington Lock. Pada sisi kirinya terdapat power adapter alias colokan charger, Gigabit ethernet, Mini DisplayPort, HDMI, 1x USB 3.0, 1x USB 3.1 Type-C gen. 2.

Sisi Kanan: Jack Audio, 2x USB 3.0, SD card, Kensington lock
Sisi kiri: power adapter, Gigabit ethernet, Mini DisplayPort, HDMI, 1x USB 3.0, 1x USB 3.1 Type-C gen. 2.

Keyboard

Tag keyboard memiliki fitur antighosting dengan teknologi rollover 30-key. Pernah kan, saat mengetik dengan cepat, atau menekan tuts keyboard salah satu atau beberapa diantaranya tidak berfungsi? Dengan teknologi antighosting kayak gini, ketikan kita bakal instan dan presisi. Dalam main game pun tak menjadi masalah karena menekan beberapa tombol sekaligus sudah bisa berfungsi tanpa tersendat-sendat. Selain itu, keyboard juga dilengkapi dengan backlit, dan jarak tekan antar tuts sebesar 1,6 mm. Dengan demikian, kita akan nyaman dalam mengetik dan bermain.

 

Full sized chiclet keyboardnya, ada yang berbeda di beberapa tuts. Keyboard yang memiliki numpad ini, juga punya tuts huruf WASD dengan warna oranye sehingga memudahkan gamer dalam bermain. Tombol itu kan sering dipakai dalam bermain.

Touchpadnya halus cukup berukuran (10,5 x 7,5 cm) dan responsif.

Display

Layar notebook RUG Strix GL502 memiliki ukuran 15,6 inci dengan teknologi In-Plane Switching (IPS) panel Full HD (1920×1080). Ini memastikan display lebar  dengan sudut pandang 178 ° sehingga tidak ada pergeseran warna bahkan ketika Anda melihatnya dari posisi ekstrem. Dan asyiknya lagi, layarnya dirancang antiglare alias anti silau. Artinya, laptopnya bisa mengurangi jumlah cahaya yang bisa menimbulkan efek cermin di layar.

Display Game Doom

Performa

Prosesor

ROG Strix GL502 dipersenjatai oleh prosesor Intel Core i7-6700HQ dan RAM yang juga telah ditingkatkan menjadi 32GB DDR4. Mari kita lihat benchmarknya. Dengan software Cinebench R15 CPU 64 bit menunjukkan 677 poin dan Open GLnya sebesar 59,01 fps.

Grafis

Kombinasi CPU Intel “Skylake” Core i7-6700HQ dan GPU NVIDIA GeForce GTX 1070M dengan memori 8GB GDDR5 128-bit, ROG Strix ini pasti bisa memainkan semua game dengan lancar. Game GTA V, The Witcher 3, Far Cry Primal, sampai No Man’s Sky tak ada masalah untuk dimainkan.

ROG Strix GL502 menanamkan grafis berbasis Pascal. Pascal merupakan GPU pertama yang dibuat dengan 16 nanometer FinFET fabrication technology. Di dalamnya, terdapat 150 miliar transistor yang akan menghasilkan performa tertinggi namun di saat yang sama juga menawarkan efisiensi energi yang sangat baik untuk berbagai kebutuhan komputasi. Jadi, selain untuk bermain game, laptop ini sangat cocok untuk pekerjaan grafis seperti mendesain atau video editing.

Kemampuannya sudah diuji oleh software PCMARK8 Creative Accelerated 3.0, yang mana menunjukkan score 5801 untuk kemampuan ROG STRIX GL502. Sedangkan dengan 3D Mark Fire Strike menunjukkan score 11400.

 

 

Penyimpanan

Kapasitas media penyimpanan laptop gaming ini mencapai 1000 GB dengan harddisk berkecepatan 7200 rpm. Storage tersebut masih ditambah dengan SSD berukuran 256 GB  yang menawarkan kecepatan read/write yang lebih tinggi.

Kita akan menguji kemampuan (benchmark) harddisk dan SSD (Solid State Drive) dengan aplikasi CrystalMark. Hasilnya seperti berikut ini.

CrystalDiskMark SSD

 

CrystalDiskMark HDD

ROG Gaming Center dan XSplit Gamecaster

Dalam ROG Strix GL502 sudah diinstal Republic of Gamer Gaming Center. Untuk menujunya, sudah disediakan shortcut di keyboard berlogo ROG. ROG Gaming Center ini memiliki 4 profil untuk dipilih dan pengaturan semua fungsi yang dibutuhkan seperti informasi sistem, pengaturan tombol macro, pengaturan audio. Selain itu, kita bisa merekam sesi bermain game kita dengan XSplit Game Caster. Buat apa? Ya kali mau diupload di Youtube, atau buat direview sendiri sebagai koleksi pribadi.

Tampilan ROG Gaming center Sumber: rog.asus.com

 

VR Ready

VGA Nvidia Geforce GTX 1070 yang digunakan pada ASUS ROGStrix GL502VS sudah mendukung virtual reality. VR dipastikan akan berjalan dengan sangat lancar tanpa lag, sehingga tidak mengakibatkan mual. Jadi bisa berlama-lama menggunakan VR.

Sistem Pendingin

ROG Strix GL502 menggunakan pipa pembuang hawa panas dan dua kipas untuk mendinginkan CPU dan GPU secara terpisah. Sistem pendingin ini disebut “Hyper Cool duo – copper cooling system”. Sistem ini mengakibatkan efisiensi yang maksimal untuk pendinginan ROG Strix GL502, sehingga performanya stabil meski dipakai ngegame terus-menerus.

Speaker

Dengan desain yang ramping, ASUS memposisikan built – in speaker berupa audio ICE POWER secara presisi. Hal ini untuk memberikan kita pengalaman audio gaming sehingga dapat larut dalam arena pertempuran.

Baterai

Dalam ROG Strix ini terdapat baterai 4-cell Li-ion berkekuatan 64Whrs. Dalam keadaan penuh, dapat digunakan hingga 6 jam untuk keperluan surfing dengan wifi. Sedangkan dalam kondisi idle, bisa bertahan hingga 9 jam 44 menit.

Kesimpulan

ROG Strix GL502VS mampu diajak ngegame berat, dengan kelas middle-high performance untuk casual hingga core gamer. Dibuat pekerjaan grafis pun bisa. Dengan harga Rp. 30.299.000 kita sudah bisa memiliki ROG Strix ini, plus ROG Mouse gratis. Kelebihannya, bentuknya kompak, ringan, dan tipis dibanding laptop gaming lainnya. Kekurangannya tidak ada tempat CD karena bentuknya yang tipis.

So, apakah kamu juga berniat meminang ROG Strix GL502VS?

Spesifikasi

Main Spec. ROG GL502VS G-Sync
CPU Intel® Core™ i7-6700HQ Processor (6M Cache, up to 3.50 GHz)
OS Microsoft Windows 10 Home
Memory DDR4 2133 MHz 32GB
Storage 2,5” SATA 1TB 7200rpm + 256GB PCIEx4 SSD NVMe PCIe SSD
Display 15,6”  Non-glare IPS Full HD (1920 x 1080)
Graphics NVidia GeForce GTX1070 8GB DDR5 (G-Sync), VR Ready
Input/Output 3x USB 3.0, 1x USB 3.1 Type-C, 1x HDMI port, 1x Mini port, 3-in-1 cardreader (SD/SDXC)
Camera Built-in HD Camera and array mic
Connectivity 802.11AC+BT
Audio Dual Array Microphone, Bang & Olufsen ICEpower with SonicMaster
Weight 2.2Kg
Dimension 39.0(W) x 26.6(D) x 3.01 (H) cm
Keyboard Anti-ghosting Illuminated chiclet keyboard, 1,6mm of key travel distance, specially designed WASD cursor keys
Special Design Alumunium alloy body, Elegant and modern lines, New ROG Strix design
Battery 4 cells, 4120mAh
MSRP Rp30.299.000 (free ROG mouse)
Warranty 2 years full global warranty
Be Sociable, Share!
Posted on: December 8, 2016, by : li partic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *