Menilik Pola Asuh dan Fungsi Probiotik Yang Bikin Bahagia

Percaya tidak kalau bahagia itu bisa membuat kita sukses? Ternyata benar lho. Termasuk si kecil. Joan L. Luby, Preofessor Child Psychiatry, pada 2012 mengatakan bahwa seorang anak yang dicintai dan memiliki pola asuh yang baik sejak dini, akan memiliki hippocampus 10% lebih  besar. Yaitu bagian otak yang penting untuk proses belajar, memori, respon terhadap stres. Secara umum dapat diasumsikan bahwa masa kecil yang dipenuhi cinta ibu adalah masa kecil yang bahagia.

Senada dengan itu, Professor Richard Layard (2013) juga berkata bahwa kesehatan emosional atau kebahagiaan di masa kecil adlah hal yang paling tepat untuk memprediksi life satisfaction dan well-being pada orang dewasa. Hal ini paling berpengaruh daripada hal lainnya seperti prestasi, pekerjaan atau kekayaan.

Menjadikan anak bahagia itu bisa dari perutnya, bisa dari pola asuh orang tua. Hal ini dibahas di workshop “Grow Happy Parenting: Happy from The Inside Out”  pada 18 September 2019 di The Goods Diner Surabaya. Pembicaranya adalah Dr. dr. Ariani Dewi Widodo SpA(K) dan Psikolog Elizabeth Santosa M.Psi, Psi, SFP, ACC.

Jadi intinya adalah Nutrsi, Stimulasi, dan Keterlibatan Orang Tua. Bagaimana hubungannya? Ini dia.

Pola Asuh Pendukung Kebahagiaan

Mengapa anak yang bahagia dalam tumbuh kembangnya snagat penting? Hal ini penting untuk mempersiapkan masa depan anak yang lebih baik. Kebahagiaan penting sebagai dasar kemampuan bersosialisasi, stimulasi perkembangan otak sehingga mudah menyerap info dan hasil akademik lebih baik. Dan sudah barang tentu meraawt anak bahagia adalah kewajiban dan peran orang tua terhadap anaknya.

Kebahagiaan itu bermanfaat, lho buat anak. Menurut Jones, Greenberg, dan Crowley (2015), anak yang bahagia kesadaran dirina lebih baik, manajemen diri, kesadaran sosial, kemampuan sosial, kemampuan pengambilan keputusannya lebih baik. Dan yang terpenting adalah keberhasilan pendidikan serta kesuksesan karir di masa depan.

Bagaimana Membesarkan Anak Agar Tumbuh Bahagia?

  1. Antusias saat mendengar (active listening)
  2. Berikan cinta tanpa syarat
  3. Cukupi waktu tidur
  4. Ekspresi emosi positif
  5. Waktu bermain dan eksplorasi
  6. Makan makanan bergizi tepat waktu

Ekspresi emosi positif

Ekspresi emosi positif adalah memberikan dan mengungkapkan apa yang kita syukuri terhadap dunia. Manfaatnya adalah perubahan positif dalam aspek emosi anak, meningkatkan energi mereka, meningkatkan kesejahteraan, kesehatan, dan kebahagiaan anak saat dewasa, optimis, dan empati.

Mari kita berlatih mulai dari diri sendiri. Apa yang bisa kita syukuri pada hari ini? Jangan cuma bilang alhamdulillah sampai sekarang saya masih bisa bernapas, tapi hal spesifik apa yang merupakan kabar baik? Jika menyangkut orang lain, maka ucapkan terima kasih pada orang tersebut.

Lalu kita bisa tanya pada anak. “Nak, ada kabar baik apa hari ini?” Mereka butuh teman. Jangan cuma ditanya bisa jawab nggak ulangannya tadi? Ekspresikan hal-hal baik yang terjadi dalam kegiatan sehari-hari kita kepada anak.

Penjelasan ini ‘nampar’ banget. Saya harus banyak berterima kasih pada lingkungan sekitar, karena saya belum pernah menyadarinya dan mengucapkannya. Betapa tidak, dalam minggu ini saya ada banyak kabar baik. Saya menjadi pemenang lomba bisnis kuliner, memenangkan kuis di instagram, si kakak membantu mandi adiknya selagi saya banyak pekerjaan, suami bantu ngemong anak selagi saya ada kegiatan, padahal dia sendiri sakit, dapat jatah makan selagi tanggal tua, dan lain-lain yang tidak bisa saya ungkapkan di sini. Terharu!

Waktu Bermain dan Eksplorasi

Donna Mathews, PhD merangkkum manfaat dari bermain di rumah bersam anak. Misalnya meningkatkan kebahagiaan, baik untuk tumbuh kembang anak secara fisik dan mental, meningkatkan kemampuan kognitif melalui eksplorasi dan krativitass, serta memahami cara kerja lingkungan dan dunia sekitar.

Contohnya nih, kita mengajak anak mengenalkan suatu  peristiwa dan mengapa itu terjadi. Sehingga terjadi suatu komunikasi.

“Gimana sih nak, air itu bisa kita minum? Karena ada serangganya atau airnya jernih?”

“Boleh nggak sih tidur langsung di tanah? Bahaya nggak?”

“Serangga yang bisa dimakan itu warna cerah atau yang sudah mati, ya?”

Makan Tepat Waktu dan Bergizi

Makan ini juga sebagai bentuk ungkapan apa yang kita syukuri terhadap dunia. Marc David, MA dari Institute Psychology of Eating, menjelaskan bahwa waktu makan secara teratur memberikan rasa RYTHM dan REGULARITAS dalam kehidupan. Secara psikologi, hal itu dapat membangkitkan perasaan damai dan aman. Rutinitas yang sehat di waktu makan dapat memicu energi dan pertumbuhan, sekaligus menjaga anak-anak tetap tenang dan puas karena metabolisme yang baik.

Pentingnya Probiotik dalam Mendukung Kesehatan Tubuh

Kesehatan tubuh itu dimulai dari perut. Bahkan sebelum ilmu pengetahuan berkembang pesat, dulu Hipocrates berpendapat bahwa “Semua Penyakit Dimulai dari Dalam Usus.” Beliau tidak salah, karena pada zaman sekarang pernyataan itu terbukti benar. Sistem pertahanan tubuh terbesar ada pada usus. Usus itu memiliki area permukaan yang luas, yaitu 300 m2. Di sinilah 60-70% imunitas selular berasal.

Makhluk yang sangat kecil, yaitu mikroorganisme memegang peranan penting juga dalam imunitas atau kekebalan tubuh. Mikroorganisme ini disebut probiotik. Probiotik akan bermanfaat jika memenuhi 3 syarat, yaitu: hidup, jumlahnya cukup, dan memberi manfaat kesehatan. Oleh karen aitu, saya cukup terkejut. Soalnya bakteri E. coli dan Salmonella typhii yang dikenal sebagai penyebab penyakit yaitu diare dan tipes juga termasuk probiotik. Hanya saja manfaatnya lebih kecil dibanding kerugiannya. Jadi, di dalam tubuh hanya diperlukan jumlah yang sangat sedikit saja.

Sudah tahu belum probiotik apa saja? Mereka adalah Lactobacillus sp, Bifidobacterium spp, Saccharomyces boulardii, sejumlah kecil E. coli.

Probiotik ini dapat diperoleh dengan mengonsumsi makanan tertentu. Makanan ini akan membantu bakteri melewati saluran cerna, mengandung prebiotik (baik yangg alami maupun buatan, dan menediakan zat nutrisi lain bagi tubuh. Contoh makanan yang mengandung probiotik misalnya tempe, yoghurt, kombucha, kimchi, kefir, dll.

Nah, salah satu bakteri probiotik yang memberrikan manfaat sangat besar adalah Lactobacillus reuteri. Bakteri ini memiliki sifat bisa bertahan hidup pada pH rendah dan lingkungan yang diperkaya enzim, dapat menempel pada epitelium untuk interaksi host-probiotik, dan penting untuk berkompetisi dengan mikroorganisme patogenik. Yang paling penting adalah bakteri ini AMAN.

Manfaat yang diberikan oleh Lactobacillus reuteri ini sangat luas. Ternyata tidak hanya menyangkut di kesehatan perut saja, tapi juga bisa memengaruhi mood untuk bahagia dan memberi kecerdasan. Wow, kan?

Manfaat Probiotik Lactobacillus reuteri

  1. Lactobacillus reuteri dapat mempersingkat diare akut. Selain jenis bakteri ini juga ada bakteri yang mempunyai fungsi sejenis seperti L. rhamnosus, L. acidophillus, dan bifidobacteria.

LACTOBACILLUS REuteri mempersingkat diare2. Lactobacillus reuteri baik untuk kolik bayi. Kolik adalah kondisi dimana bayi rewel tak terkendali tanpa diketahui penyebab pastinya. Biasanya dimulai dari sore sampai semalaman. Di antara terapi lainnya untuk penanganan kolik seperti obat-obatan, akupunktur, pijat, herbal, manipulatif, dan intervensi dialektik, Lactobacillus reuteeri menunjukkan pengaruh terbaik dalam perawatan kolik.

3. Lactobacillus reuteri membantu mengatasi sembelit atau konstipasi.

4. Lactobacillus reuteri bisa memengaruhi fungsi kognitif. Probiotik ini akan menjaga kesehatan usus, sehingga menjadikan sumbu usus otak yang baik, ememngaruhi CNS, mengurangi kecemasan dan depresi, hingga memengaruhi neurogenesis hipocampal. Dengan demikian, kognitif yang lebih baik, kemampuan belajar baik, dan ingatan yang baik akan diperoleh.

5. Lactobacillus reuteri menghasilkan vitamin B12. Vitamin B12 ini juga penting untuk perkembangan otak.

6. Probiotik termasuk Lactobacillus reuteri berperan dalam mengubah suasana hati.

M. Carabotti et al (2015) menyatakan bahwa dari proses sumbu mikrobiota usus hingga ke otak, probiotik secara paralel menurunkan pelepasan kortisol karena stres, kecemasan, dan perilaku depresi. Emeran A. Mayer (2015) juga menyimpulkan dari penelitiannya bahwa perawatan probibotik yang diberikan pada anak tikus dapat mengurangi perilaku cemas. Gabungan probiotik menyebabkan peningkatan belajar dan ingatan pada model diabetes. Jadi, sudah tahu kan bagaimana probiotik bisa memngaruhi kebahagiaan?

Nah, sebagai pendukung pertumbuhan, Nestle Lactogrow menghadirkan susu bubuk untuk pertumbuhan HAPPYNUTRI dengan 12 vitamin, 7 mineral, minyak ikan dan Lactobacillus reuteri. Jadi, susu ini mengandung probiotik spesifik yang sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. otak, dam psikologisnya. Nestle Lactogrow tersedia untuk usia 1-3 tahun, yang disebut Lactogrow 3, dan untuk usia 3-5 tahun yang disebut Lactogrow 4. Tak hanya itu, varian rasanya ada plain, vanila, dan madu. Anak saya suka sama yang vanila 🙂

Be Sociable, Share!
Posted on: January 21, 2019, by : li partic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *