Author: li partic

Tips Liburan Hemat Bersama Keluarga Besar

Sekitar 16 tahun lalu, anggota keluarga kami ada lima. Ada papa, mama, saya yang masih SMP, dan kedua adikku yang masih SD. Aku merupakan anak sulung. Dengan formasi berlima, memudahkan akomodasi kami sewaktu berlibur. Saat kami ke Jogja, kami tinggal di rumah saudara. Rumah mungil dengan 3 kamar yang penghuninya 4 orang itu, masih cukup menampung kami yang berlima. Kami bisa tidur di ruang tengah atau pun ruang tamu.

Inilah keluarga kami sekarang. Meskipun papa sudah meninggal tahun lalu, anggota keluarga semakin bertambah. Saya memiliki suami dan dua orang anak. Adik saya yang laki-laki punya istri dan seorang anak. Waktu foto berikut ini diambil tahun 2015, adik bungsu perempuan saya belum menikah. Kini sudah punya suami dan tengah mengandung. Jadi total anggota keluarga kami adalah 10 orang dengan anak-anak kecil.

Ala tukang bubur naik haji

 

Sewaktu foto ala cover tukang bubur naik haji di atas diambil, kami sedang berlibur di Jogja juga. Ada libur panjang berurutan karena hari kejepit. Jadi saya mengajak keluarga besar untuk berlibur di Jogja. Kami ke Jogja dengan anggota 6 orang dewasa dan 3 anak kecil.

Karena waktu itu booking penginapan dadakan, kita berjalan apa adanya, maksudnya ga begitu matang. Misal nih dari tempat satu ke tempat lainnya kita berencana naik taxi atau becak saja. Nyatanya taxi ga ada yang lewat sama sekali, kalaupun ada sudah terisi.

Penginapan pun begitu, karena gak dibooking jauh-jauh hari, penginapan murah ala hotel melati sampai harga menengah full semua melalui situs booking. Namun beruntung masih ada kamar hotel bintang lima: Melia Purosani. Tapi ya harganya itu. Satu kamar harganya 1,5 juta! Dengan terpaksa kami book 2 kamar yang super mahal itu, untuk ditempati 6 orang dewasa.

Karena banyak kepala, maka perjalanan seru. Ada yang pengen kesini, ke sana, rasanya gak cukup kalau libur cuma 3 harian. Alhasil kami mengunjungi spot-spot berikut:

-Gumuk Pasir Parangkusumo

Gumuk pasir ini digadang-gadang mirip Gurun Sahara di Afrika. Sebenarnya ini bukan gurun, melainkan hamparan pasir di dekat pantai. Tempat ini sering dijadikan area bermain sand boarding, prewedding atau lokasi syuting dan fotografi. Agnes Mo juga pernah syuting video klip di sini lho. Alhasil saya pun penasaran, sehingga kami berburu sunset di Gumuk Pasir Parangkusumo ini.

-Wisata Belanja Tas Dowa

Ini merupakan pabrik tas rajut Dowa. Setiap hari kerja, kita bisa melihat proses pembuatan tasnya. Sayang kami ke sana hari libur, sehingga tidak ada pekerja yang menggarap tas. Jadi kami hanya cuci mata dengan tas-tas rajut yang mewah. Ya, cuci mata saja, kalau sampai terbeli bisa bahaya. Harganya ada yang ratusan ribu sampai jutaan karena ada campuran kulit asli. Tapi gara-gara cuci mata, saya jadi kepincut, dan akhirnya meminang dua buah tas rajut Dowa bercampur kulit. Tapi tenang, kalau budget terbatas, ada kok yang harganya 100ribuan atau 300 ribuan. Itu dari benang semua tanpa kulit. Harga paling murah adalah dompet.

-Wisata Belanja seputaran Malioboro

Di Malioboro kami berpencar. Ada yang berburu batik di trotoar-trotoar, mencari souvenir, membeli kaos oblong. Semua ada di satu area.

Dalam waktu dekat, saya akan kembali ke Jogja dengan keluarga besar saya karena ada undangan pernikahan. Kami juga berniat sekalian berlibur karena ada long weekend. Tapi kali ini harus saya persiapkan sehemat mungkin, sematang mungkin. Jangan sampai rencana berubah mendadak dengan mengeluarkan biaya yang lebih mahal seperti liburan kami tahun lalu gara-gara gak kebagian hotel.

Kalau kamu suka berlibur bersama teman-teman, solo traveling, atau berdua saja bersama pasangan (sah), atau dengan keluarga kecilmu, mungkin kini saatnya kamu membahagiakan orang tuamu dan saudara-saudaramu dengan mengajak mereka berlibur bersama-sama. Kamu bisa mengikuti jejak kami berlibur bersama keluarga besar. Bahkan kamu bisa ikuti jejak hemat kami. Yuk, simak tipsnya agar hemat berlibur bersama keluarga besar.

Transportasi dan Penginapan

Transportasi

Pertimbangkan transportasi yang dicapai. Tidak harus selalu yang termurah. Saya cenderung berkiblat ala flashpacker daripada backpacker. Jika backpacker itu harus menggunakan budget secekak-cekaknya. Sedangkan flashpacker, murah sih oke tapi juga pertimbangkan kenyamanan juga. Berhubung ini berlibur membawa keluarga besar, ada anggota keluarga yang sudah sepuh, yaitu mama saya yang sudah berstatus nenek. Tentunya kalau perjalanan menyiksa, jika sudah sampai tujuan kan tubuh bisa capek-capek atau malah sakit. Akhirnya gagal menikmati momen liburan. Iya kan?

Menuju Jogja kita bisa naik bis, kereta api, dan pesawat. Pesawat harganya bisa setengah juta per orang. Coretlah pilihan itu. Tinggal kereta sama bis. Bis adalah transportasi termurah, tapi memakan waktu 8 jam. Kereta lebih mahal tapi cuma makan waktu 5 jam. Jadi kami memutuskan naik kereta agar lebih hemat waktu.

Memilih Penginapan di situs booking online

Saya lebih suka mengunjungi di Travelio.com dulu untuk lihat-lihat penginapan yang akan disewa.  Pertama karena bisa ditawar. Setelah deal, dan jika kebetulan punya voucher diskon, maka bisa lebih murah lagi. Misalnya nih, beberapa bulan lalu saya sempat memilih staycation di Malang. Males banget kan, ke malang cuma urusan bisnis lalu langsung pulang. Mending jalan-jalan dulu. Menginap di hotel murah tapi menarik, yang di sekitarnya ada atraksi menarik juga, misalnya tempat shopping, kuliner dll. Waktu itu pilihan saya jatuh pada Swiss Bellinn Malang. Lokasinya dekat sekali dengan Matos, MX mall, dan UB sekalian bisa nostalgia kalau sempat, pikirku waktu itu.

Pertama, aku langsung menuju Travelio. Aku tawar hotel itu, setelah deal aku masukkan lagi voucher diskon. Beruntung banget, harga akhirnya cuma 300 ribuan. Soalnya sesampai di hotel aku lihat price board di depan hotel itu Rp. 600 ribu loh!

cara menawar travelio

keuntungan swiss belinn

 

Nah, berhubung kali ini berangkat bersama keluarga besar yang totalnya 10 orang (termasuk anak-anak), maka tidak mungkin kami mengandalkan rumah saudara untuk ditunggangi tempat tinggalnya. Hotel juga tidak mungkin karena kami banyak orang. Kami butuh 3 kamar tidur. Hotel yang nyaman dan mewah yang bisa dibuat staycation akan mahal banget jatuhnya kalau dikali 3 per kamarnya. Jika kami mengulang menginap di Melia Purosani seperti tahun lalu, maka kami akan menghabiskan 4,5 juta!

Kebetulan sekali, saat saya sampai di laman muka Travelio, saya lihat tulisan tagnya. Your Home in Jakarta. Your Home in Bandung, Your Home in Surabaya. Your home in Jogja juga ada. Ternyata, sekarang Travelio memperkaya layanan untuk akomodasi yang lebih luas dan lebih nyaman. Tidak hanya ada hotel. Di Travelio juga ada sewa villa, apartemen, dan rumah.

Segera saya masukkan kota tujuan, yakni Yogyakarta beserta tanggal menginap dan jumlah tamunya. Saya menemukan 3 akomodasi di wilayah Sleman berupa rumah yang paling murah harganya, apartemen, dan villa.

Rumah di Jogja dengan 3 kamar
villa di jogja
Villa di Jogja
apartemen di jogja
Apartemen di Jogja

Saya pertimbangkan dulu ketiga akomodasi itu. Apa kelemahannya dan kelebihannya dari segi harga, lokasi, dan kenyamanan untuk berlibur. Rumah yang bernama Uno Guest House itu sangat terjangkau cuma 600 ribuan. Dapurnya lengkap, kamar tidur 3, tetapi minus kolam renang. Karena kami ingin staycation di waktu yang sempit, yang mana tidak sempat kemana-mana selain di penginapan dan ke undangan manten, maka kami coret pilihan rumah ini. Yang kedua Sama’s Apartment dengan harga 600 ribuan juga. Fasilitas kolam renang ada, tapi kamarnya cuma satu meski muat untuk 5 orang. Kemudian Villa Habitat @Hyarta harganya 1,5 juta tapi memiliki 3 kamar tidur mewah, kolam renang, dapur lengkap sehingga bisa masak sendiri, plus ruang tamu dan ruang tengah yang sangat luas ala real estate. Dengan space yang super luas cocok sekali untuk anak-anak saya yang aktif, mereka pasti puas muter-muter dalam villa. Saya akhirnya memutuskan ingin di Villa Habitat @Hyarta Jogja. Harga lebih mahal tapi fasilitas lebih lengkap. Eh, tapi juga lebih murah lho dibanding sewa 3 kamar hotel berbintang.

Kalau kamu mau coba memesan banyak kamar, kamu bisa coba pesan villa, rumah, atau apartemen seperti yang saya lakukan. Jangan lupa coba tawar dan masukkan voucher. Ikuti langkah-langkah ini ya!

Di Travelio.com masukkan kota tujuan, tanggal, dan jumlah tamu. Jangan lupa sebelumnya sign in dulu. Kalau belum punya akun, silahkan sign up. Kemudian akan muncul berbagai akomodasi dari hotel, rumah, apartemen, villa. Cari harga yang cocok dan suasana yang cocok. Kebetulan setelah saya browsing antara rumah, apartemen, dan villa, saya lebih cocok dengan villa. Villa yang saya pilih spacenya lebih luas dan setara dengan hotel desainnya.

-Tawar dulu, karena di Travelio.com harganya bisa ditawar. Klik Coba Tawar. Penawaran bisa diterima, ditolak, atau dipertimbangkan terlebih dahulu oleh si pemilik akomodasi.

Penawaran kita ditolak
Penawaran diproses untuk dipertimbangkan

-Setelah harga deal, Klik AJUKAN PEMESANAN.

-Masukkan data diri yang diminta.

Masukkan kode voucher: LIOMORETEXZ5KJGO
kemudian ikuti langkah-langkah berikutnya.

Oh ya dengan kode voucher tersebut kamu bisa dapat diskon 40% dengan nilai maksimum 300.000. Syaratnya:

Kode voucher berfungsi sebagai kode diskon pemesanan Apartment, House, dan Villa di Travelio.com sebesar 40% dengan Syarat dan Ketentuan sebagai berikut.

  • Kode hanya bisa digunakan untuk pemesanan tipe properti Apartment, House, dan Villa yang tersedia di situs web Travelio.com, baik di desktop, mobile web, maupun aplikasi “Travelio”;
  • Kode berlaku sampai dengan tanggal 15 Desember 2016 pukul 23.59 WIB;
  • Nilai maksimum diskon yang dapat dinikmati setiap pelanggan adalah sebesar Rp300.000,00;
  • Setiap pelanggan hanya bisa menggunakan kode sebanyak maksimal 1 (satu) kali;
  • Kode voucher hanya bisa digunakan oleh pelanggan yang telah registrasi dan login saat melakukan pemesanan;
  • Kode voucher tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya atau dengan penggunaan Travelio Reward Point; dan
  • Travelio berhak membatalkan pemesanan apabila terjadi penyimpangan atau pelanggaran pada Syarat dan Ketentuan ini maupun Syarat dan Ketentuan layanan Travelio.com.

Yeeeaay saya bisa dapat diskon Rp.300.000. Dari yang semula 1,5 jutaan sekarang jadinya 1,2 jutaan. Wah, hemat banget bisa dapat 3 kamar luas setara hotel berbintang, ada kolam renang, sarapan, wifi, ruang tamu, pokoknya serasa rumah sendiri tapi pelayanan wow banget. Jauh lebih hemat daripada menyewa kamar hotel bintang 5 dikali 3 kamar.

Kalau kamu mau hemat juga seperti yang saya dapatkan, segera pesan di Travelio dan masukkan kode voucher LIOMORETEXZ5KJGO sebelum 15 Desember 2016.

Jangan khawatir akan kualitas dan fasilitas, karena sewa villa, apartemen, dan rumah di Travelio sudah sesuai standar hotel. Ada wifi, kamar yang rapi dan bersih, kamar mandi, sarapan, dll.

Manajemen budget

Seringnya, kita hanya menargetkan budget tertentu tanpa mengaturnya. Misal, selain untuk biaya transportasi dan akomodasi kita menyiapkan 1 juta rupiah selama liburan. Namun, kita masih jarang mengatur sekian bagian untuk apa, bagian yang lain untuk apa. Maka, mulai sekarang, kita atur dulu dengan manajemen budget. Sediakan buku catatan kecil atau aplikasi pencatat di smartphone.

Tentukan budget maksimal

Pertama, tentukan dulu kita akan menghabiskan maksimal berapa rupiah untuk liburan. Karena ini kan berkaitan dengan tabungan yang akan kita ambil. Karena kita membawa keluarga besar, maka siapkan juga anggaran yang lebih. Saya akan menyiapkan 3 juta rupiah untuk hidup selama liburan. Alasannya, ada biaya makan untuk banyak kepala, kuliner, tiket masuk wisata, oleh-oleh yang tak boleh dilewatkan yang akan dibagi ke banyak orang sepulangnya. Biaya ini bisa kamu sesuaikan sendiri. Mungkin kamu memilih untuk tidak membeli oleh-oleh, atau menikmati oleh-oleh untuk diri sendiri agar lebih hemat. Terserah. Yang penting tentukan maksimal anggaran dulu.

Bagi berdasarkan hari

Budget maksimal yang telah ditentukan dibagi dengan sekian hari. Misalnya, 3 juta dibagi 3 hari, maka setiap harinya harus bisa mengeluarkan maksimal 1 juta.

Bikin catatan pengeluaran

Setelah beraktivitas dalam liburan seharian, usahakan tulis semua pengeluaran pada hari itu. Lakukan sebelum tidur. Syukur-syukur kalau ditulis segera setelah membayar sesuatu. Tapi saya rasa itu sulit dilakukan karena pasti ribet dan harus fokus pada hal-hal berikutnya yang mau dijalani. Nah, dengan adanya pencatatan ini, kita akan tahu, pengeluaran membengkak atau tidak. Begitu tahu melebihi budget hari itu, besoknya harus bisa lebih berhemat.

Manajemen Makan dan Kuliner

Urusan makan adalah salah satu hal yang tidak bisa dikontrol saat berlibur. Biasanya kita akan berdalih, “Ah, mumpung di sini, kapan lagi merasakan makanan khas daerah sini?”

Betul, tidak? Oleh karena itu, penting juga untuk pengaturan hal makan ini karena juga berhubungan langsung dengan anggaran harian.

Bawa bahan makanan minuman dasar

Kalau kamu pilih hotel sebagai tempat menginap, akan sulit untuk memasak sendiri. Kecuali membuat minuman hangat masih bisa. Jadi bawa saja air minum, kopi, teh, gula. Misal compliment yang disediakan hotel sudah habis, kita punya cadangan sendiri.

Untungnya, kalau memilih sewa villa, sewa rumah, atau sewa apartemen, kita bisa leluasa masak sendiri. Sehingga kita bisa hemat pengeluaran, terutama makan pagi dan makan malam. Biasanya alat dan kebutuhan untuk memasak sudah tersedia. Misalnya kompor, rice cooker, bahkan alat masak seperti panci dan wajan. Pastikan dahulu, villa/rumah/apartemen yang akan kita book menyediakan alat masak yang kita harapkan atau tidak. Jika tersedia lengkap, kita tinggal membawa beras, mi instan, telur, abon, kecap, garam atau bahan-bahan lain yang favorit.

Saya pernah nih, bawa alat masak elektronik sendiri ke villa. Gara-garanya di sana tidak disediakan. Tapi tidak ada larangan memasak. Jadi ya sekalian keluarga saya bawa rice cooker mini dan microwave untuk memasak apapun.

Pilih tempat makan

Kalau makan di luar, lebih baik kita survei dulu apakah makanannya terjangkau atau tidak. Perhitungkan juga apakah sudah termasuk pajak atau tidak. Jika makan di tempat objek wisata harganya melangit, saya pilih menahan lapar dulu dan cari tempat lain.

Sebelum berangkat ke suatu objek wisata hendaknya kita sudah punya rencana makan dimana. Apakah mau makan di tempat terdekat dengan prinsip yang penting makan, atau mau mencoba sensasi kuliner khas daerah itu. Contohnya nih, ketika saya berkeliling seputaran Malioboro, yakni Hamzah Batik, hunting kaos di penjaja sepanjang trotoar, Pasar Beringharjo, saya memutuskan makan di Malioboro Mall. Di hari yang lain, saya khususkan untuk beli oleh-oleh, karena tempatnya berbeda-beda, maka makannya sekalian di tempat khusus untuk kulineran tapi sejalur yang saya lewati. Waktu itu saya makan di Kalimilk. Di sana bukan hanya tempat minum susu, tapi juga tersedia makanan ringan sampai berat.

Kalimilk, Neneners’ Palace

Bikin Jadwal Tur

Bikin jadwal tur alias itinerary sebelum momen liburan selain mempersingkat waktu ‘mikir-mikir mau kemana’ saat di jalan, juga bermanfaat untuk menghitung calon pengeluaran kita. Jadi, kita perhitungkan waktu di suatu objek wisata itu akan berapa lama, perjalanannya berapa lama, juga budget untuk kesana seberapa besar. Kalau misal hari pertama mengunjungi objek wisata yang tiket masuknya lumayan, maka rute selanjutnya kita bisa pilih yang gratisan. Emang ada wisata gratisan? Ada dong, namanya wisata selfie. Kota-kota tertentu punya taman atau tempat khas yang tanpa biaya masuk. Misalnya, alun-alun atau taman-taman tematik. Seperti di Bandung ada Taman Lansia, Taman Film. Surabaya punya Taman Bungkul. Kalau di Singapura bisa ke Taman Kupu-Kupu di Bandara Changie atau sekadar selfie di depan Universal Studio tanpa masuk ke dalamnya hehehe.

Berfoto gratis di depan Taman Pintar Jogja

Banyak Jalan

Kalau jarak antar tempat bisa ditempuh jalan kaki, abaikan dulu bertaksi ria, ngangkot, atau ngojek. Ini jelas lebih sehat karena melatih ketahanan fisik. Jarak sekilo dua kilo bukan masalah, kan? Misalnya nih, mengunjungi Museum Geologi Bandung, terus jalan kaki ke Taman Lansia di depannya, terus dilanjut kulineran di Poci Cafe yang jaraknya hampir 800 meter, akhiri dengan menginap di Hotel Noor dengan tempat selfie asyik yang jaraknya 500 meter lagi.

Museum Geologi Bandung
Cafe Poci Bandung, dapat ditempuh berjalan kaki dari Museum Geologi
Setelah makan di Cafe Poci, berjalan sebentar untuk beristirahat di Hotel Noor yang asyik buat selfie.

Atau mau jalan kaki di Jogja? Bisa. Dari Malioboro belanja di seputaran sana, jalan sedikit ke arah kantor pos selfie di sana, berputar sedikit lagi, menuju Taman Pintar, kemudian belanja pernak-pernik dapur super murah di Toko Progo. Rempong sih kalau bawa anak-anak, ditambah lagi bawa ransel. Tapi seru. Kalau kami masih single malah tambah enak, ga ada beban ^_^

Dari Hamzah (Mirota) Batik berjalan ke arah utara menuju Monumen Serangan Umum 1 Maret ketemu icon kece ini.
Mirip-mirip telepon umum di London, kan?
Di seberang ini ada Kantor Pos Besar yang bersejarah. Nah, belok ke kiri akan ketemu objek wisata lagi: Taman Pintar.

Membeli Oleh-Oleh

Beli oleh-oleh jangan kalap ya. Oleh-oleh bisa berupa souvenir, kaos oblong, atau makanan khas. Bikin daftar dulu siapa saja yang mau dikasih. Atau jika budget terbatas, cukup cicip-cicip untuk diri sendiri saja. Duh, saya pernah kalap nih waktu belanja oleh-oleh di Malang strudel. Di sana kan tidak hanya dijual strudel saja, tapi produk makanan UMKM lucu-lucu juga dijual. Jadi saya main comot aja karena tergoda kemasan yang unik-unik. Totalnya mencapai setengah juta!

Syukur-syukur kalau kita ingat keterbatasan kita naik kendaraan umum. Misal kita tidak bawa mobil, melainkan naik pesawat, kereta, atau bis, biasanya kita tidak mampu bawa banyak-banyak. Maka yang kita beli secukupnya saja.

Jadi, persiapkan segala sesuatunya dengan matang sebelum berlibur. Ingat komitmen budget agar benar-benar-berhemat saat berlibur dengan keluarga besar.

Tabungan Emas vs Kredit Emas Itu Berbeda

Kebetulan beberapa bulan lalu saya mengunjungi Expo Keuangan Syariah di Royal Plaza Surabaya. Di sana digelar berbagai produk perbankan dari bermacam bank. Tidak hanya tabungan saja, tapi juga ada reksa dana, saham, tabungan haji/umroh, KPR, dll. Satu-satunya stan yang ‘bicara’ tentang emas ya Pegadaian.

Saya termasuk manusia yang juga tergiur dengan emas lantakan. Tapi saya sampai saat ini belum membelinya. Juga tidak menyicilnya. Saya berniat menabung, nanti suatu saat jika sudah mencukupi akan saya belikan emas. Tapi kenyataannya tabungan itu terus tergerus untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Emas tak kunjung terbeli.

Sebenarnya kalau mau kredit emas bisa sih, tapi menurut saya itu tinggi risiko karena:

  • Harus ada uang muka. Biasanya minimal 20%.
  • Ada bunganya, jadi kita bisa bayar lebih mahal kalau ditotal.
  • Kena penalti, jika dilunasi lebih awal.
  • Lelang, kalau kita kita nggak bisa bayar.

Dan menurut saya, menyicil emas itu bukan pilihan yang tepat karena:

  1. Bukan kebutuhan yang mendesak. Emas itu didiamkan bukan dipakai. Tidak seperti sepeda motor atau mobil yang masih bisa dimaafkan jika harus memilikinya dengan kredit. Seharusnya kan kalau investasi beli semurah-murahnya agar saat jual lebih untung. Kalau kita terburu-buru memiliki emas sementara kita belum mampu dan memaksakan diri dengan kredit bisa lebih besar pasak dari tiang.
  2. Menurut keyakinan saya, emas itu dilarang dikredit meski ada embel-embel cicilan syariahnya. Emas harus dibeli secara kontan.

Di stan Pegadaian itu ada penawaran cicilan emas dan tabungan emas. Kalau cicilan emas, kita beli emas harganya fix sekian rupiah saat itu juga, tidak peduli nanti harganya naik atau turun, tapi membelinya dikredit. Kalau tabungan emas, prinsipnya kita membeli emas secara kontan, minimal dengan berat 0,01 gram emas dengan harga Rp. 5000an, dengan dititipkan dulu ke Pegadaian. Hanya saja, ini ikut kurs jual beli emas, harga emas tidak fix seperti kredit. Misalnya nih per tanggal 28 November 2016 harga 0,01 gram emas adalah Rp. 5.460. Jadi kita bisa setor tabungan emas sebesar Rp. 5.460, atau bisa juga lebih misalnya Rp. 20.000 nanti dihitungkan dapat emas beratnya berapa. Atau juga bisa kita genapkan kelipatan, misalnya 0,04 gram emas, uang yang harus disetor berarti 0,04 x Rp. 5.460. Akhirnya, saya pilih menabung emas di Tabungan emas Pegadaian. Prosesnya mudah kok.

cara menabung emas

Lalu, bagaimana mencairkannya? Kita bisa mencairkan dengan menjual emas yang kita tabung ke Pegadaian, dengan minimal jual 1 gram. Jadi saldo emas harus 1 gram dulu baru bisa dicairkan. Selain itu, kita bisa mencetak dalam bentuk emas batangan, bisa 5 g, 10g, 25g, 50g, 100g. Ada biaya cetak sesuai kepingan yang dipilih.

Tabungan emas pegadaian
Terakhir saya menabung emas, saya setor Rp. 50.000 dapat emas sekitar 0,09 gram

Gimana? Tertarik menabung emas? Tinggal datang saja ke Pegadaian.

Pendakwah ASI Blusukan

Arit Widowati. Sudah lama aku mengenalnya. Mungkin sekitar 4 tahunan, aku mengetahuinya lewat facebook. Membaca status-status facebooknya, mempelajari sharing-sharingnya di grup facebook khusus orang tua yang peduli kehidupan anaknya. Aku mengenalnya hanya sebatas di layar kaca, sejak dia punya satu putri, hingga sekarang yang hampir punya anak kelimanya di usia cantiknya. Tapi baru kali ini aku berinteraksi lebih dekat di sebuah kajian tentang menyusui di sebuah masjid.

Aku dan dia ternyata tinggal di kota yang sama, dan profesi sambilan kami juga sama, yakni konsultan menyusui. Bedanya, dia aktif menyosialisasikan ASI di lingkungannya, baik tempat kerjanya, daerah tempat tingalnya, maupun daerah-daerah lain. Sedangkan aku hanya fokus mengedukasi lewat bisnisku saja.

Saat ini aku memenuhi undangannya mengikuti kajian ASI-nya. Aku diminta bergabung dalam organisasi yang dia rintis untuk turut berdakwah ASI bersamanya. Tapi sebelum aku mengatakan iya, aku ingin tahu dulu bagaimana ia menyampaikan edukasinya.

Melihatnya berbicara di dekat mimbar masjid, saya jadi ingat gayanya di adegan film dokumenter “Donor ASI”. Dalam adegan itu, dia baru datang dari kantornya. Ia menyambut anaknya yang berumur satu tahun yang kelihatan sangat menantikannya. Namun tak disangka bayinya malah menangis, dan langsung disusui. Kala itu, ia sedang hamil anak keduanya. Namun bayinya yang belum genap dua tahun itu harus diberi ASI bagaimanapun caranya. Kisah perjuangannya mendapatkan donor ASI didokumentasikan dalam film itu. Beruntung, film Donor ASI berhasil memperoleh Piala Citra di Festival Film Indonesia 2011.

Tawa-tawa kecil terdengar, sehingga lamunanku tentang film itu terbuyarkan. Ternyata peserta tergeli sendiri mendengar penjelasan Arit.

“Banyak ibu yang memilih PAHE alias Paket Hemat kalau melahirkan.”

Kukira PAHE yang disebutnya adalah paket persalinan dengan fasilitas minim, seperti fasilitas non VIP tanpa AC, kulkas, atau kamar mandi dalam di ruang perawatannya. Tapi ternyata aku salah.

“Ibu biasanya memilih paket hemat hamil dan melahirkan saja. Kadang ibu mengabaikan paket lengkap sesuai kodrat ibu lainnya seperti menyusui dan mendidik anak-anaknya. Dengan mudahnya ibu memasrahkan pada orang lain soal menyusui dan mendidik anak-anak,” lanjutnya.

Pernyataan yang cukup menampar. Karena umumnya memang begitu. Awalnya ibu merasa ASI-nya tidak keluar di awal kelahirannya, karena minim ilmu, ia tidak berikhtiar memperbanyak ASI dan menutupi kekurangan ASI-nya dengan susu formula. Padahal, justru susu formulalah yang menyebabkan ASI bertambah tidak keluar. Bayi sudah kenyang dengan susu botol, menjadi enggan menyusu. Lama-lama dia tidak kenal lagi dengan payudara ibunya, produksi ASI semakin tidak dirangsang, sehingga berhenti total, tidak mengalir sama sekali.

Arit Widowati memberikan kajian bertema “Peduli ASI Bagi Generasi Islami”

Sebenarnya, Arit bukanlah tenaga kesehatan. Ia merupakan karyawati di Direktorat Jenderal Pajak. Ia tertarik soal ASI dan menyusui sejak kehamilan pertamanya, tepatnya Juni 2009. Ia melahirkan anak pertama di bulan Maret 2010. Saat bayi pertamanya berumur lima bulan, ia hamil lagi anak kedua. Namun sayang, hampir semua dokter melarangnya menyusui selama kehamilannya.

Hati Arit berontak. Ia yakin anugerah Allah yang berupa kehamilan keduanya tidak mungkin merugikan kakaknya yang masih berhak mendapat anugerah Allah lainnya berupa ASI. Hingga suatu saat ia mengetahui istilah nursing while pregnancy (NWP) atau menyusui saat hamil dengan syarat tertentu yang sudah umum di luar negeri. Akhirnya Arit memutuskan untuk melakukan NWP. Namun, produksi ASI semakin berkurang karena kehamilannya. Oleh karena itu, ia mencari donor ASI.

Pada tahun 2012, Arit berkesempatan mengikuti pelatihan konselor menyusui yang diadakan oleh AIMI. Arit berpikir bahwa akan lebih mudah memberikan sosialisasi tentang ASI jika ia memiliki sertifikat konselor. Terlebih, karena ia bukan tenaga medis, melainkan hanya ibu yang punya pengalaman dengan ASI dan banyak membaca.

Setelah lulus pelatihan konselor, ilmu Arit semakin bertambah. Ia menjadi tahu bagaimana langkah-langkah menghadapi ibu-ibu yang akan konseling dan teknik-teknik konselingnya yang tidak bisa didapatkan hanya dari membaca. Arit berharap dengan menjadi konselor bisa memudahkan langkahnya dalam memberi manfaat lebih untuk masyarakat, khususnya tentang ASI dan menyusui. Masih banyak pemahaman keliru di masyarakat yang harus diluruskan. Apalagi dengan melihat semakin gencarnya promosi susu formula.

Banyak orang bilang usia 30 tahun ke atas merupakan batas zona nyaman. tidak mungkin seseorang meraih yang lebih baik lagi setelah apa yang dicapainya pada usia ini, karena usia selanjutnya fisiknya akan semakin lemah, penampilan menariknya berkurang, postur tubuh berubah. Ada juga yang menganggap masa muda adalah kejayaan, sehingga wajar jika seseorang sudah 30 tahun ke atas merasa tubuh dan wajahnya berubah jauh dibanding masa lalunya, sehingga putus asa menjalankan hidup apa adanya. Namun tidak dengan Arit Widowati. Pada usianya yang ke-36 sekarang ini, prestasi dakwah ASI-nya semakin gemilang. Wanita yang tengah mengandung anak kelimanya itu semakin cantik dengan perannya mengedukasi ASI terutama ibu-ibu dari kalangan menengah ke bawah.

Arit menamakan program dakwah ASI-nya dengan nama Sentra Laktasi Muslimah (SALMA). SALMA merupakan organisasi nirlaba muslimah yang bertujuan untuk menyelamatkan generasi penerus umat yang shalih dan kuat dengan meningkatkan pengetahuan, informasi tentang ASI dari sudut pandang Islami serta meningkatkan persentase ibu menyusui di Indonesia. SALMA bernaung di bawah Yayasan Askar Ramadhan Divisi Dakwah Laktasi, yang dikelola suaminya.

Sebagian dana dari donatur Yayasan Askar Ramadhan digunakan untuk menjalankan program SALMA, terutama dalam rangka dakwah ASI membantu para ibu menyusui yang miskin dan dhuafa dengan terjun langsung ke masyarakat.
Kegiatannya saat ini adalah Dakwah ASI on the road, konsultasi ASI dan menyusui gratis, kelas ASI blusukan gratis ke kampung-kampung disertai dengan pembagian sembako, dan sinergi dengan beberapa komunitas pejuang ASI dalam kampanye ASI.

Dakwah ASI on The Road di Alun-Alun Sidoarjo
Dakwah ASI Blusukan dan Pembagian Sembako

Tak hanya berdakwah untuk kalangan tidak mampu, Arit juga mengampanyekan ASI di lingkungan kerjanya. Dulu kegiatan Arit dan teman-temannya memerah ASI di kantornya dilakukan di gudang, dapur, ruang rapat, mushalla, bahkan toilet. Ngomong-ngomong soal toilet, kita tidak mungkin makan dalam toilet, tetapi tempat itu terpaksa dipakai untuk memerah makanan untuk bayi. Menyedihkan, bukan?

Pada suatu saat, ada pejabat yang sangat mendukung ASI sehingga membuatkan ruang laktasi pertama di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, yaitu Daru Kuswardhani, Kepala Subbag Umum di KPP Madya Surabaya tempat Arit berkerja. Di ruang laktasi itulah Arit dan teman-temannya mulai sering berkumpul memerah ASI, saling berbagi, dan memberi dukungan. Kemudian mereka menyadari pentingnya  sebuah komunitas yang bisa mewadahi dan menjadi tempat bersatunya para ibu bekerja yang ingin saling memberikan dukungan dalam berjuang memberi ASI pada anaknya meski bekerja.

Akhirnya pada hari Jumat, 24 Mei 2014, di ruang aula green room KPP Pratama Surabaya Rungkut digelar sebuah acara wisuda ASI untuk anak-anak yang sukses ASI eksklusif 6 bulan (lulus S1 ASI), S2 ASI (lulus ASI 1 tahun) dan S3 ASI (lulus ASI 2 tahun). Tak luput, seorang dokter yang juga konselor ASI diundang sebagai narasumber. Dalam acara wisuda ASI ini juga dinyatakan berdirinya Komunitas Mamaperah DJP yang tetap berusaha eksis hingga hari ini. Komunitas ini beberapa waktu sekali mengadakan edukasi gratis di lingkungan kantor tentang kehamilan dan menyusui.

Salah satu kegiatan Komunitas DJP Mamaperah

Kehidupan Arit di usia cantik tidak hanya bersinar karena pancaran transfer ilmu ASI untuk sesama. Arit juga transfer ASI untuk yang membutuhkan. Setelah melahirkan anak kedua dan ketiga, ASI Arit sangat melimpah, sehingga ia donorkan ke beberapa bayi. Per hari ini Arit memiliki 14 anak susuan, di antaranya ada yang meninggal 1 anak, 2 kembar, dan 4 anak menyusu langsung kepadanya.

Menapaki usia yang lebih matang, seharusnya kita mampu memberdayakan diri untuk semakin berprestasi. Aku sendiri salut pada Arit tentang bagaimana ia mengatur waktu di tengah jadwalnya yang padat di #UsiaCantik. Karena ia ibu bekerja, masih sempat mendidik empat anaknya, mempersiapkan kelahiran anak kelimanya, mengatur waktu memerah ASI, dan mengabdikan diri pada masyarakat. Semoga kisah sahabatku, Arit Widowati, bisa menginspirasi kita semua agar dapat memberi manfaat terhadap sesama.

Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L’Oreal Revitalift Dermalift.

Meresapi Makna 52 Tahun Pembangunan Kesehatan Indonesia dan Perjuangan Selanjutnya

Assalamualaikum 🙂 Sudah tahu belum, sebentar lagi adalah Hari Kesehatan Nasional yang diperingati setiap 12 November? Ingat Hari Kesehatan, saya jadi ingat tentang pencapaian bangsa kita dalam program kerjanya yang sudah merdeka tahun ini.

Pembangunan Indonesia, terutama di bidang kesehatan sangatlah luas bidang kerja yang harus dikerjakan. Tak ada puasnya, tak ada habisnya. Karena dari waktu ke waktu selalu muncul permasalahan-permasalahan baru. Sejak kapan pembangunan kesehatan dilaksanakan? Tentunya di era setelah Indonesia meraih kemerdekaannya.

Mari kita lihat sejarah masa lalu. Di era tahun 50-an Indonesia menghadapi wabah besar, yaitu penyakit malaria. Maka, dari masalah itu penanganan terkonsentrasi untuk menghadapi wabah malaria. Tahun demi tahun berjalan, muncul masalah baru tapi juga diikuti inovasi strategi penanganan masalah yang baru. Kita lihat diagram berikut.

Tahun 1959

Sudah disinggung sebelumnya, kita bangsa Indonesia pernah mengalami wabah di tahun 50-an. Wabah yang berat dan merata seluruh Indonesia, yakni Malaria. Penyakit yang dibawa oleh nyamuk ini mengakibatkan ratusan ribu orang meninggal. Pada tahun 1959 dibentuk Dinas Pembasmian Malaria, tentunya bertujuan untuk mengeliminasi wabah malaria. Malaria dibasmi dengan penyemprotan obat DTT di daerah Jawa, Bali, dan Lampung. Tanggal 12 November 1959, Presiden Soekarno melakukan penyemprotan malaria secara simbolis di Yogyakarta. Tanggal ini merupakan cikal bakal Hari Kesehatan Nasional.

Penyemprotan Malaria oleh Presiden Soekarno. Sumber: depkes.go.id

Tahun 1963

Tepatnya pada Januari 1963, Dinas Pembasmian Malaria berubah menjadi Komando Operasi Pembasmian Malaria (KOPEM). Usaha memerangi malaria ini dilakukan oleh pemerintah bekerja sama dengan WHO dan USAID.

Tahun 1964

Pada tanggal 12 November 1964 diputuskan sebagai Hari Kesehatan Nasional pertama. Hari ini merupakan momentum pendidikan dan penyuluh kesehatan.

Pelita I (1969-1974)

Pada tahun 1970, malaria ditargetkan hilang dari bumi Indonesia. Namun tak hanya malaria, saat itu muncul masalah angka kematian bayi yang besar. Setiap 1000 bayi lahir, ditemukan 125-150 yang meninggal sebelum umur 1 tahun setiap tahunnya. Namun di sisi lain, ada prestasi membanggakan mengenai penyakit cacar yang juga menjadi momok. Di era Pelita I ini ditemukan vaksin kering oleh Prof. Dr. Sardjito dan didistribusikan ke daerah tertentu di Indonesia. Hasilnya, pencacaran ini dibilang sukses.

Pelita II

Masalah kesehatan belum selesai. Pemerintah terus membangun kesehatan dalam hal sarana, tenaga pelayanan kesehatan, mengurangi penyakit, meningkatkan status gizi, memperbaiki sanitasi agar masyarakat hidup sehat sejahtera.

Pelita III (1978-1983)

Pada era ini, angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian ibu (AKI) terbilang tinggi. Namun ada yang berhasil secara signifikan, yakni program KB. Tingkat kesuburan turun, angka kelahiran turun dari 2,7% menjadi 2%. Selain itu, ada beberapa program mulai berjalan yaitu Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD), Posyandu, dan Penyuluhan Kesehatan.

Tahun 1990-an

Pada tahun 1993 larangan merokok mulai dilarang. Ada kewajiban bagi produsen rokok untuk mencantumkan tulisan bahaya merokok di kemasan produk. Dalam penanganan HIV, salah satunya adalah kampanye untuk tidak diskriminasi terhadap penyandang HIV. Kemudahan dalam mendapatkan obat, difasilitasi pemerintah dengan peluncuran obat Generik. Gizi masyarakat ditingkatkan melalui berbagai program seperti GAKI Iodium, tablet tambah darah untuk anemia, zat besi, pemberian kapsul Vitamin A dan Energi Protein.

Pada tahun 1995, diluncurkan program Pekan Imunisasi Nasional yang mendapat sambutan dari masyarakat. Tujuan utama program PIN ini agar anak Indonesia terbebas dari polio.

Paradigma Sehat (1998 – 2009)

Jika tahun-tahun sebelumnya membangun kesehatan berarti memerangi penyakit dan menyembuhkan penderita, maka di era Paradigma Sehat, pembangunan kesehatan berorientasi pada visi baru Indonesia: Visi Indonesia Sehat 2010, dimana masyarakat Indonesia mampu mencegah penyakit. Dengan demikian diharapkan masyarakat sehat secara mental, fisik, spiritual, dan lingkungannya.

Tahun 2005- 2014

Pembangunan kesehatan telah sejalan dengan visi kabinet Indonesia Bersatu, yaitu Indonesia yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan. Visi Kementerian Kesehatan tahun 2010 – 2014 ini adalah “Mewujudkan Masyarakat yang Mandiri dan Berkedaulatan.” Sedangkan fokus pembangunan kesehatan adalah meningkatkan akses masyarakat ke pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu. Untuk mewujudkan visi kabinet tersebut, Kemenkes telah merumuskan visi, misi, nilai-nilai, strategi, sasaran serta program prioritasnya.

Beberapa program yang diluncurkan yaitu: Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkeskas); Desa Siaga, Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dilaksanakan juga berbagai penanganan seperti: Flu Burung, Imunisasi, DTPK, PDBK dan Eradikasi Polio.

Pencapaian yang membanggakan terulang di era ini. Sertifikat bebas polio diberikan oleh WHO untuk Indonesia. Dulu di tahun 1974, Indonesia dinyatakan bebas cacar.

Tahun 2015-2019

Kini pembangunan kesehatan dilanjutkan di era kabinet Jokowi. Pembangunan kesehatan tidak lagi bervisi nasional, tetapi juga bervisi global. Pada era millenium ada visi yang disebut Millenium development goals (MDGs) yang ditargetkan selesai tahun 2015. MDGs memiliki delapan target pembangunan, antara lain: menanggulangi kemiskinan dan kelaparan; mencapai pendidikan dasar untuk semua; mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan; menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya; memastikan kelestarian lingkungan hidup; dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.

Kenyataannya setelah mencapai titik tahun 2015, pencapaian Indonesia masih jauh di bawah target. Misalnya angka kematian ibu, belum memenuhi target 2015. Namun sudah ada penurunan jika dibandingkan sebelumnya.

Indonesia harus terus berjuang dengan misi global baru setelah MDGs, yaitu Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Dalam misi SDGs terdapat 17 tujuan yang terbagi ke dalam 169 target dan kurang lebih 300 indikator dalam tiga dimensi, yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi. Ketujuh belas tujuan itu adalah:

17 Tujuan Global. Sumber: www.globalgoals.org
17 Tujuan Global. Sumber: www.globalgoals.org
  1. Tanpa Kemiskinan: Tidak ada kemiskinan dalam bentuk apapun di seluruh penjuru dunia.
  1. Tanpa Kelaparan: Tidak ada lagi kelaparan, mencapai ketahanan pangan, perbaikan nutrisi, serta mendorong budidaya pertanian yang berkelanjutan.
  1. Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan: Menjamin kehidupan yang sehat serta mendorong kesejahteraan hidup untuk seluruh masyarakat di segala umur.
  1. Pendidikan Berkualitas: Menjamin pemerataan pendidikan yang berkualitas dan meningkatkan kesempatan belajar untuk semua orang, menjamin pendidikan yang inklusif dan berkeadilan serta mendorong kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang.
  1. Kesetaraan Gender: Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan kaum ibu dan perempuan.
  1. Air Bersih dan Sanitasi: Menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua orang.
  1. Energi Bersih dan Terjangkau: Menjamin akses terhadap sumber energi yang terjangkau, terpercaya, berkelanjutan dan modern untuk semua orang.
  1. Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yang Layak: Mendukung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, lapangan kerja yang penuh dan produktif, serta pekerjaan yang layak untuk semua orang.
  1. Industri, Inovasi dan Infrastruktur: Membangun infrastruktur yang berkualitas, mendorong peningkatan industri yang inklusif dan berkelanjutan serta mendorong inovasi.
  1. Mengurangi Kesenjangan: Mengurangi ketidaksetaraan baik di dalam sebuah negara maupun di antara negara-negara di dunia.
  1. Keberlanjutan Kota dan Komunitas: Membangun kota-kota serta pemukiman yang inklusif, berkualitas, aman, berketahanan dan bekelanjutan.
  1. Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab: Menjamin keberlangsungan konsumsi dan pola produksi.
  1. Aksi Terhadap Iklim: Bertindak cepat untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya.
  1. Kehidupan Bawah Laut: Melestarikan dan menjaga keberlangsungan laut dan kehidupan sumber daya laut untuk perkembangan pembangunan yang berkelanjutan.
  1. Kehidupan di Darat: Melindungi, mengembalikan, dan meningkatkan keberlangsungan pemakaian ekosistem darat, mengelola hutan secara berkelanjutan, mengurangi tanah tandus serta tukar guling tanah, memerangi penggurunan, menghentikan dan memulihkan degradasi tanah, serta menghentikan kerugian keanekaragaman hayati.
  1. Institusi Peradilan yang Kuat dan Kedamaian: Meningkatkan perdamaian termasuk masyarakat untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses untuk keadilan bagi semua orang termasuk lembaga dan bertanggung jawab untuk seluruh kalangan, serta membangun institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif di seluruh tingkatan.
  1. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: Memperkuat implementasi dan menghidupkan kembali kemitraan global untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Dari 17 tujuan tersebut terdapat empat poin penting yang menjadi perhatian khusus sektor kesehatan, yaitu:

  1. Poin 2: Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi, serta mendorong pertanian yang berkelanjutan.
  2. Poin 3: Menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia.
  3. Poin 5: Menjamin kesejahteraan gender serta memberdayakan seluruh wanita dan perempuan.
  4. Poin 6: Menjamin ketersediaan dan pengelolaan air serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua orang.

sdgs indonesia

Dalam mencapai tujuan global berkelanjutan di sektor kesehatan yang tercermin dalam 4 poin tersebut, Kementerian Kesehatan Indonesia telah merumuskan beberapa sasaran dan menetapkan indikator kesuksesannya. Hal ini telah tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019.

Peningkatan Gizi Masyarakat

Peningkatan gizi yang pertama, indikatornya ditunjukkan oleh angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Angka kematian ibu ditargetkan pemerintah akan menurun dari 3559/100.000 kelahiran menjadi 70/100.000 kelahiran di tahun 2030. Selama ini kematian ibu yang baru melahirkan dikarenakan kualitas pelayanan kesehatan ibu yang belum memadai, kondisi ibu hamil yang tidak sehat dan faktor determinan lainnya.

Penyebab utama kematian ibu yaitu hipertensi dalam kehamilan dan perdarahan setelah melahirkan (post partum). Penyebab ini dapat diminimalisasi apabila kualitas Antenatal Care dilaksanakan dengan baik. Selain itu, pemberian tablet tambah darah, pemberian makanan tambahan, dan pengadaan kelas hamil juga telah dicanangkan untuk mengurangi angka kematian ibu. Namun, pada kenyataannya, masih jarang yang mengetahui tentang kelas hamil ini, sehingga masyarakat kurang teredukasi tentang masalah kehamilannya, harus berbuat apa untuk memberdayakan dirinya selama kehamilan, setelah melahirkan harus seperti apa. Masyarakat Amerika Serikat sudah familiar dengan kelas kehamilan dan istilah doula (tenaga non medis pendamping persalinan). Mungkin ini patut dicontoh, misalnya tidak hanya memberdayakan puskesmas, tetapi juga harus ada kerja sama dengan pihak swasta. Dengan demikian, ibu hamil tahu nutrisi apa yang dibutuhkan, gerakan-gerakan yang bermanfaat untuk proses persalinan, sampai tentang ASI. Biasanya ibu-ibu minim sekali pengetahuan tentang ASI, karena kelas hamil hanya membahas tentang kehamilan saja.

Dalam 5 tahun terakhir, Angka Kematian Neonatal (AKN) tetap sama yakni 19/1000 kelahiran, sementara untuk Angka Kematian Pasca Neonatal (AKPN) terjadi penurunan dari 15/1000 menjadi 13/1000 kelahiran hidup, angka kematian anak balita juga turun dari 44/1000 menjadi 40/1000 kelahiran hidup. Penyebab kematian pada kelompok perinatal disebabkan oleh Intra Uterine Fetal Death (IUFD) sebanyak 29,5% dan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) sebanyak 11,2%, ini berarti faktor kondisi ibu sangat berpengaruh. Kembali lagi pada edukasi ibu selama hamil dan pemberian makanan tambahan tinggi protein sangatlah penting.

Kejadian balita kurus (wasting) pada tahun 2013 sebesar 12,1%. Pemerintah menargetkan persentase ini akan turun menjadi 5% pada 2025. Untuk gizi bayi pada 1000 hari pertama kehidupannya, nutrisi setelah lahir perlu diperhatikan, yaitu hanya ASI selama 6 bulan pertama yang disebut ASI Eksklusif. Pemerintah menargetkan ASI Ekslusif dan inisiasi menyusui dini menjadi 50% di tahun 2019.

Kenyataannya banyak hambatan untuk bisa ASI Eksklusif. Edukasi memang sangat diperlukan, terutama bagi ibu hamil. Mereka harus tahu bahwa di balik ASI yang seolah-olah tidak keluar di hari pertama bayi lahir sebenarnya ada kolostrum yang tak terasa mengalir dalam jumlah yang sangat sedikit. Namun, bayi bisa bertahan selama 3 hari tanpa tambahan makanan lain. Di sinilah lingkaran setan dimulai. Saat si ibu panik ASI tidak keluar, kemudian bidan atau tenaga kesehatan lain yang biasanya ditarget oleh perusahaan susu, menawarkan susu formula pada ibu. Pemerintah harus mengeluarkan sanksi untuk tenaga kesehatan seperti ini. Dan peraturan di fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit harus disosialisasikan dengan baik agar menjadi fasilitas yang ramah ibu dan ramah bayi. Jika bayi sudah tercemar susu formula, maka ASI tidak terangsang keluar, dan inilah yang akan dijadikan alasan kebanyakan ibu tidak bisa memberi ASI. Selain sanksi pada tenaga medis yang menghambat ASI eksklusif, pemerintah juga harus mengeluarkan peraturan cara pembelian susu formula. Indonesia patut mencontoh luar negeri, dimana susu untuk bayi harus diresepkan dokter.

Cuti melahirkan di Indonesia adalah 3 bulan. Untuk pemenuhan ASI eksklusif tidak perlu menunggu aturan cuti 6 bulan, tetapi berilah peraturan kelonggaran ibu bekerja untuk memompa ASI. Misalnya aturan istirahat atau pemberian kesempatan untuk memompa ASI setiap 2 jam sekali. Selain itu, penambahan fasilitas menyusui di ruang publik diadakan, misalnya dengan mencanangkan peraturan kewajiban ruang menyusui di setiap instansi.

Sistem Kesehatan Nasional

Kehidupan yang sehat dinilai dari bebas penyakit menular maupun tidak menular. Untuk penyakit menular, diprioritaskan pada penyakit HIV/AIDS, tuberculosis (TBC), malaria, demam berdarah, influenza dan flu burung. Tingkat kasus penyakit HIV/AIDS terus meningkat pada usia 15-49 tahun. Pada awal tahun 2009, prevalensi kasus HIV pada penduduk usia 15 – 49 tahun hanya 0,16% dan meningkat menjadi 0,30% pada tahun 2011, meningkat lagi menjadi 0,32% pada 2012, dan terus meningkat manjadi 0,43% pada 2013. Angka CFR AIDS juga menurun dari 13,65% pada tahun 2004 menjadi 0,85 % pada tahun 2013.

Pemerintah juga masih berjuang mengendalikan penyakit neglected diseases seperti kusta, filariasis, leptospirosis, dan lain-lain. Angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi seperti polio, campak, difteri, pertusis, hepatitis B, dan tetanus baik pada maternal maupun neonatal sudah sangat menurun. Pada tahun 2014 Indonesia sudah mendapat sertifikat bebas polio.

Penyakit tidak menular utama meliputi hipertensi, diabetes melitus, kanker dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Jumlah kematian akibat rokok terus meningkat dari 41,75% pada tahun 1995 menjadi 59,7% di 2007. Rokok telah menjadi gaya hidup yang konsumtif. Bukan bagi orang kaya saja. Menurut survei ekonomi nasional 2006 disebutkan penduduk miskin menghabiskan 12,6% penghasilannya untuk konsumsi rokok. Untuk masalah rokok ini kini ada kewajiban peringatan yang lebih menyeramkan melalui visualisasi organ terinfeksi kanker di kemasan rokok. Beberapa public figure dan cancer survivor dilibatkan dalam kampanye anti rokok agar banyak yang sadar. Peraturan pemerintah seperti Pemda juga sudah dilibatkan untuk melarang merokok di ruang publik. Sayangnya, peraturan itu hanya ada di segelintir kota-kota besar. Kota-kota kecil bahkan yang terpencil tidak ada peraturan ini.

Gambar menyeramkan di kemasan rokok. Sumber: Tempo.co

Untuk penyakit-penyakit gaya hidup seperti hipertensi, asam urat, kanker, diabetes melitus pemerintah mulai berorientasi pada pencegahan. Hal ini nampak pada kampanye Hari Kesehatan Nasional yang menyampaikan pesan penting, yang diantaranya makan makanan seimbang, dan gerak yang cukup. Dilihat pada kenyataannya penyakit gaya hidup ini disebabkan karena pola makan yang tidak sehat dan kurang olah raga. Hanya saja, jangan sampai kampanye sehat seperti ini euphorianya hanya berlaku di ibukota-ibukota saja (dibuktikan dengan adanya perayaan berupa seminar dan event-event seru lainnya). Kampanye sehat ini harus terasa sampai pelosok pedalaman.

Pedoman Umum Gizi Seimbang. Sumber: ide-sy.blogspot.com

Selain penyakit fisik, juga ada penyakit jiwa. Penyakit jiwa ini juga bisa berdampak pada kesehatan fisik. Data dari Riskesdas tahun 2013, prevalensi gangguan mental emosional (gejala-gejala depresi dan ansietas), sebesar 6% untuk usia 15 tahun ke atas. Berarti terdapat lebih dari 14 juta jiwa penderita gangguan mental emosional di Indonesia. Sedangkan untuk gangguan jiwa berat seperti gangguan psikosis, prevalensinya adalah 1,7 per 1000 penduduk. Hal ini berarti lebih dari 400.000 orang menderita gangguan jiwa berat (psikotis). Pada tahun 2012 ditemukan bahwa angka bunuh diri sekitar 0.5 % dari 100.000 populasi, ini berarti kurang lebih 1.170 kasus bunuh diri dilaporkan dalam satu tahun. Hal yang terutama untuk kesehatan jiwa adalah mengembangkan Upaya Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat (UKJBM) yang ujung tombaknya adalah Puskesmas dan bekerja bersama masyarakat, mencegah meningkatnya gangguan jiwa masyarakat.

Pentingnya Akses dan Pelayanan Kesehatan

Penanganan penyakit fisik menular dan tidak menular, serta penyakit jiwa erat kaitannya dengan akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Pemerintah merencanakan peningkatan jumlah Puskesmas dan Rumah Sakit Umum sampai ke daerah terpencil beserta tenaga medis yang kompeten. Setidaknya Puskesmas ynag memiliki lima jenis tenaga medis yang awalnya 1.015 ditingkatkan menjadi 5.600 pada tahun 2019. Rumah Sakit Umum Kabupaten Kelas C yang memiliki 7 dokter spesialis ditargetkan meningkat dari 25% menjadi 60% di tahun 2019. Tak hanya mengenai jumlah, kemampuan para tenaga kesehatan juga ditingkatkan melalui pelatihan.

Menurut saya, pelatihan dan magang memang perlu. Namun pintar saja tidak cukup untuk memuaskan pasien. Fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit harus memerhatikan:

  1. Kebersihan. Kebersihan merupakan pertimbangan pasien untuk memilih fasilitas kesehatan. Coba bandingkan rumah sakit yang kumuh dengan rumah sakit yang berasitektur moderen. Bahkan beberapa orang yang mampu lebih memilih berobat ke Singapura atau China daripada di rumah sakit dalam negeri.
  2. Kecepatan Administrasi. Cepat lambatnya mengurus administrasi, agar tidak bertele-tele, dilempar kesana kemari hanya untuk mengurus administrasi harus dipertimbangkan.
  3. Keramahan. Tenaga medis baik perawat, bidan, dokter selain kemampuannya yang kompeten, harus diimbangi dengan keramahan. Entah sudah standar atau bukan, dokter di UGD atau pelayanan kelas bawah biasanya lebih galak. Pasien perlu dihibur karena penyakitnya, bukan disalahkan, apalagi diperlakukan semena-mena. Saya pernah mendengar cerita pasien gangren yang luka kakinya menetes-netes, tidak diperlakukan dengan baik, malah dimarahi karena mengotori lantai dan kakinya dihempaskan ke dalam keranjang sampah untuk mencegah darahnya tidak berceceran. Pasien yang agak bandel misal tidak melakukan saran dokter dengan benar dimarahi terang-terangan, dan masih banyak kasus lainnya.

Kemudian tentang obat, pada periode 2010-2014, telah dimulai upaya perbaikan manajemen logistik obat dan vaksin, misalnya penerapan e-catalog dan inisiasi e-logistic obat. Adanya sistem ini bisa memantau ketersediaan obat secara real time dan manajemen yang lebih mudah. Pada tahun 2013, e-catalog telah dimanfaatkan oleh 432 Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota dan rumah sakit pemerintah, serta menghemat anggaran penyediaan obat hingga sebesar 30%. Sedangkan e-logistic telah dipakai oleh 405 instalasi farmasi Kabupaten/Kota.

Kebutuhan nasional akan obat sekitar 90%-nya diproduksi dalam negeri. Hanya saja, kita belum mandiri sepenuhnya karena bahan baku yang digunakan masih impor. Angka impor bahan baku farmasi itu cukup tinggi, yaitu 96%. Sebenarnya, kita memiliki bahan alam yang berlimpah. Kita harus bisa lebih intens memperbanyak penelitian dan pengembangan tanaman obat serta obat tradisional.

Kesejahteraan Gender dan Pemberdayaan Wanita

Tujuan kesejahteraan gender di bidang kesehatan ini dicerminkan dengan menghilangkan praktik-praktik berbahaya. Misalnya pernikahan anak, pernikahan dini, dan terpaksa. Pemerintah mengadakan edukasi melalui Puskesmas tentang kesehatan reproduksi. Edukasi ini ditargetkan akan meningkat menjadi 45% pada tahun 2019 dari yang awalnya 21% pada tahun 2014.

Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi

Pada tahun 2010 proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air layak minum adalah 45,1%. Terjadi peningkatan di tahun 2013 menjadi 59,8%. Sedangkan akses sanitasi dasar yang layak pada tahun 2013 adalah 66,8%. Hal ini berarti ada peningkatan 55,5% dari tahun 2010. Demikian juga dengan pengembangan desa yang melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sebagai upaya peningkatan penyehatan lingkungan, capaiannya terus mengalami peningkatan.

Perlu ada edukasi merata tentang pengelolaan sampah dan limbah, dengan prinsip 3R (reuse, reduce, recycle). Prinsip pengelolaan sampah yang benar akan menciptakan lingkungan yang sehat sehingga air tidak tercemar. Hal ini terkait erat dengan ketersediaan air bersih. Prinsip 3R ini sudah dijalankan di kota-kota tertentu. Tetapi masih ada saja yang belum sempurna. Keaktifan di PKK sangat berpengaruh pada program ini. Sayangnya tidak semua tingkat RT melaksanakannya. Misalnya dalam perumahan yang sama ada RT yang melaksanakan pemisahan sampah dan program daur ulang sampah organik menjadi kompos, namun di RT lain dalam perumahan tersebut tidak menerapkan. Bahkan di perumahan yang lebih elit, pengelolaan sampah tidak begitu diperhatikan. Di  kota kecil atau bahkan pedesaan, masyarakat yang rumahnya dekat dengan sungai setiap harinya membuang ke sungai selama bertahun-tahun.

Begitu banyak ‘PR’ yang harus dikerjakan pemerintah untuk menyejahterakan penduduknya yang tersebar di wilayah seluas 1,9 juta km2 ini. Mari kita bantu dengan kesadaran akan kesehatan diri sendiri dan keluarga. Jangan lupa makan makanan sehat dengan gizi seimbang, konsumsi sayur dan buah setiap hari, lakukan aktivitas fisik atau olah raga teratur, jaga kebersihan, serta cek kesehatan dengan rutin.

 

Sumber:

http://promkes.depkes.go.id/

http://www.globalgoals.org/id/

Kementerian Kesehatan RI. 2015. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Kementerian Kesehatan RI: Jakarta.

Kementerian Kesehatan RI. 2015. Kesehatan Dalam Kerangka Sustainable Development Goals. Kementerian Kesehatan RI: Jakarta.

Kuajarkan Kau Tentang Kebangkrutan dan Semangat Bangkit

Suara tiba-tiba hening. Padahal nampaknya baru lima menit yang lalu di belakang rumah terdengar suara gaduh. Gemericik air keran, dentingan piring beradu, sendok bertalu-talu. Kini senyap. Kemana anakku? Rasanya ia masih mengoceh bersama kesibukannya di belakang. Bergegas aku menuju halaman belakang, tempat aku biasa mencuci piring. Dan kutemukan anakku dalam keadaan berendam. Di dalam bak cuci piring. Namun ada damai terpancar dari wajahnya. Mulutnya setengah terbuka. Dadanya kembang kempis dengan napas yang dalam. Matanya terpejam!

Ia bukan pingsan. Hanya tertidur karena lelah terlalu sibuk di dapur. Namun, di balik tidurnya terasa teduh seakan-akan pohon beringin menaunginya meski ia berada di ruang terbuka. Mungkin aku harus menyesal karena kurang pengawasan terhadapnya.Tapi sesal tidak mungkin membawa guna. Kenapa bisa sampai begitu, kenapa bisa tidur nyenyak dalam keadaan yang aneh, kenapa aku membiarkannya bermain sendiri. Waktu pun sudah berlalu tidak mungkin terulang lagi. Dengan memandangnya, yang ada hanya iba, dan bayangan masa depannya.

Tsaqiif, bunda tidak tahu, bahkan semua orang pasti tidak tahu bagaimana masa depanmu. Namun semua orang tua pasti ingin anaknya menjadi anak yang sukses, berguna bagi agama, nusa, dan bangsa. Sukses sangat erat kaitannya dengan kebebasan finansial. Ya, walau kau saat ini tidak tahu apa itu bebas finansial, tapi kamu jelas bahagia jika kamu bisa membeli Hotwheels, baju, sepatu, buku, Lego sesuka hati, berapapun dan kapanpun kamu ingin memilikinya.

Jika ingin sukses belajarlah dari pengalaman. Jika ingin bebas finansial berwirausahalah. Bunda masih ingat sewaktu bunda kecil. Bunda sering merengek minta dibelikan mainan, sama sepertimu. Bahkan sampai awal masa remaja, masih suka minta dibelikan. Sampai-sampai kakekmu menyindir, “Kok beli-beli terus? Coba jual-jual.”

Sindiran itu berdampak hebat pada kehidupan bunda sekarang. Sejak sindiran kakekmu itu di masa kecil bunda, bunda jadi berpikir. Bukankah enak menjual hal-hal yang sedang booming, kemudian uangnya bisa dibelikan majalah-majalah remaja favorit bunda di kios tengah kota. Jadilah saat itu bunda mulai membeli kertas file yang gambar dan bentuknya unik-nik dan lucu-lucu. Ada Mickey Mouse, Pembalap, Winnie The Pooh, Hello Kitty dan lainnya.

Selepas masa kuliah, tidak ada perusahaan satu pun yang mau menerima lamaran bunda. Hingga pada akhirnya bunda dilamar oleh ayahmu. Bunda iyain aja, bunda pikir lumayan kan masih 20-an tahun sudah nikah, nggak perlu bebanin orang tua lagi. Karena bunda di rumah saja, insting jualan bunda kumat, dengan iseng bunda membuka online shop dan distributor pulsa tahun 2010 dulu. Kemudian kamu lahir di tahun berikutnya, bunda jadi tidak sempat mengurus toko online. Bunda juga menemui masalah, merasa tidak bisa memenuhi haus dan laparmu dengan ASI. Namun itu anugerah karena masalah itu mengantarkan kita pada kesuksesan yang hampir 100% seperti saat ini. Seperti kau tahu dan telah mengalaminya sehari-hari. Kamu selalu ikut bunda dalam memenuhi urusan bisnis bunda, yaitu minuman pelancar ASI yang nyaman bagi ibu menyusui.

Tsaqiif selalu ikut kemana pun termasuk nganter-nganter dagangan dan kulakan
Tsaqiif selalu ikut kemana pun termasuk nganter-nganter dagangan dan kulakan

Kesuksesan tidak diraih begitu saja. Kesuksesan juga merupakan akibat belajar dari pengalaman. Sebelumnya, bunda pernah gagal dalam menjalankan bisnis server pulsa. Salah satu penyebabnya adalah bisnis dijalankan dengan asal, tanpa tujuan. Tanpa business plan, just let it flow. Padahal tujuan dan goal dalam business plan itu penting. Sama halnya dengan pelari yang sedang bertanding. Dia selalu punya tujuan mau finish dimana, tidak mungkin berlari terus tanpa tahu arah dan kapan berhentinya. Bisnis itu sukses pada awalnya, namun begitu menemui masalah dan kelemahan di tengah jalan akhirnya bangkrut. Modal pinjaman dari bank belum profit, bahkan bunda harus melunasinya. Ah, saat ini kamu kan belum mengerti apa itu profit dan rugi. Tapi kamu betah nonton youtube berlama-lama. Kamu suka nonton Superwings, Paw Patrol, Peppa Pig, Thomas, Robocar Poli. Pasti kamu juga akan mereplay berulang-ulang video animasi yang pernah bunda buat 3 tahun lalu ini. Kisah singkat tentang lahirnya bisnis bunda yang baru, setelah gagal dengan bisnis yang lama.

Bunda ingin kamu pada saatnya nanti bisa berwirausaha meneruskan bisnis bunda atau merintis bisnis sendiri. Lihatlah, sudah ada beberapa pengusaha cilik. Moziah Bridges dengan bisnis dasinya, Hart Main dengan usaha lilin kalengnya, atau yang di Indonesia ada Wilson Tirta yang di usia 13 tahun sudah punya bisnis properti, kuliner, dan online shop. Tak usah bingung, bunda akan menyiapkan bisnis baru untukmu nanti. Bunda persiapkan dari sekarang. Almarhum kakekmu, beberapa waktu sebelum meninggalnya pernah berkeinginan untuk merintis usaha bumbu nasi kebuli. Tester sudah dibagikan ke kerabat-kerabatnya. Semua menyukainya. Bunda ingin meneruskan niat itu. Setidaknya, ilmu cara membuat bumbu kebuli yang kakek ajarkan terpakai, Insya Allah akan menjadi amal jariyah untuknya.

Sebenarnya bisnis bumbu nasi kebuli akan banting setir menjadi bisnis kuliner. Tahukan, nak? Bisnis kuliner tidak ada matinya. Bunda pernah ajak kamu ke mall, food courtnya selalu penuh pengunjung. Berarti peluang usaha kuliner itu besar. Bunda akan buat konsep nasi kebuli dalam booth dan food truck. Sepertinya belum ada di kota ini, dan kita akan menjadi pelopor.

Sebagai langkah pertama, pastinya bunda akan menyiapkan business plan. Bunda akan tentukan sisi kelemahan dan kekuatan nilai jual nasi kebuli kita. Setelah itu, bunda akan cari supplier untuk kebutuhan bisnis ini. Yang mudah saja caranya, tak usah terlalu rumit sampai harus survei ke berbagai daerah. Bunda pernah dengar ada website B2B atau business to business, disana dijual berbagai peralatan dan bahan untuk memenuhi sebuah bisnis. Tentunya sangat berbeda dengan website e-commerce B2C aau C2C yang  sering bunda gunakan untuk belanja online, terutama kalau menjelang lebaran. Ya, bunda sering buka Zalora, Lazada, dan Tokopedia. Jangan harap kita akan menemukan supplier bahan dan peralatan untuk bisnis kita yang baru ini di website seperti itu.

Ralali B2B Marketplace namanya. Bunda tahu dari teman bunda yang sempat mengulasnya, karena dia juga akan membuka bisnis baru. Setelah teman bunda itu bercerita caranya membuka usaha, bunda jadi ingin tahu apa itu Ralali. Ternyata di sana ada berbagai supplier yang sangat lengkap. Bagaimana tidak lengkap kalau 10.000 pembeli loyal, lebih dari 1.600 vendor, dan 75.000 produk ada di sini? Dan semua transaksi aman, praktis, dan transparan. Jika ingin membuka salon, bisnis furnitur, buka bengkel, restoran atau apapun, kulakan barangnya bisa dari Ralali.com. Tidak cuma produk, kalau mau buka bisnis jasa juga bisa. Misalnya bisnis ticketing pariwisata, ada juga nih di Ralali.com.

Karena usaha yang akan kita rintis adalah kuliner, bunda coba klik kategori food & beverage serta Horeca alias hotel, restoran, dan cafe. Ya Allah, lengkapnya. Segala macam beras ada. Beras putih, beras organik, beras merah, beras hitam. Bunda jadi kepikiran bagaimana kalau kita membuka booth nasi kebuli sehat bermodalkan beras merah atau beras hitam?

Kategori-kategori produk di Ralali.com
Kategori-kategori produk di Ralali.com

Kemudian bahan lain yang bunda butuhkan adalah bumbu dan packaging. Yes! Packaging available, jinten ada, kayu manis ada, sereh ada, bawang juga ada. Cuma satu yang tidak ada: kapulaga. Sayang, ya. Padahal bunda sudah senang. Eh, tunggu dulu. Ini kok bunda nemu tulisan, katanya bunda bisa request apa yang dibutuhkan jika tidak ada. Alhamdulillah nemu jalan keluarnya.

ralali request

Dalam bayangan bunda, meski bunda ingin kau jadi wirausahawan, kamu juga masih wajib menuntut ilmu yang tinggi. Bunda jadi ingat, saat bunda mengisi materi Talkshow Kehidupan Setelah Kuliah di kampus almamater bunda dulu. Bunda menyampaikan pengalaman usaha bunda dan tentang dunia enterpreneur seperti apa. Hari itu juga ada materi lain oleh pembicara ahli seputar dunia kerja dan dunia pendidikan tinggi setelah lulus sarjana. Di penghujung acara, peserta yang calon sarjana itu ditanya mau pilih jalur yang mana. Mereka masih lebih tertarik pada dunia kerja. Yah, mungkin juga karena risiko dunia usaha tidak kecil. Atau mungkin juga semangat kewirausahaan mereka kurang terpupuk. Padahal menjadi pengusaha itu seru dan membahagiakan jika kita sudah mencapai goal. Dari situlah bunda belajar, bahwa bunda juga harus memikirkan dan mengarahkan masa depanmu agar gemilang. Tsaqiif, lanjutkan tidurmu, nak. Nanti kalau sudah bangun, main sama bunda lagi, ya.

Nakamura, Terapi Sehat Jiwa Raga Untuk Keluarga

Hari itu badanku pegal-pegal. Banyak acara dalam minggu ini. Acara di rumah, talk show mompreneur di mall, juga jalan-jalan mengelilingi expo yang luas sekali. Yang kuinginkan hanya pijat, biasanya badan akan terasa segar. Kebetulan, temanku yang sedang hamil habis terapi pijat di Nakamura, katanya badan menjadi segar bugar. Ah, iya aku punya voucher diskon Nakamura dari SPBU Pertamina. Tapi kuabaikan hingga habis masa berlaku vouchernya. Soalnya aku belum tahu apa-apa tentang Nakamura. Eh, ternyata kok temanku itu mengatakan recommended banget. Tidak ada salahnya kucoba.

Memasuki ruang receptionist Nakamura, aku mencium wanginya aromatherapy. Sungguh menenangkan. Aku ditanya hendak terapi apa? Kemudian mbak receptionist yang berkimono Jepang warna biru itu menyodorkan menu terapi layaknya menu makan di restoran. Aku mengamati macam-macam terapi dan harganya. Selain jenis terapi juga ada pilihan ruang terapi, yaitu:

1. Reguler, ruangan ini luas terdiri atas 8 orang pasien.

2. Eksekutif, untuk 1-4 orang pasien.

3. VIP, ruangan khusus 1 orang pasien.

Karena aku pegal seluruh badan, akhirnya aku memilih terapi seluruh badan selama 90 menit. Aku mencoba ruang reguler dulu, kalau cocok nanti pengennya VIP karena lebih privasi. Aku dipersilahkan masuk. Si receptionist menyarankan mengganti sandalku dengan alas kaki refleksi yang sudah disediakan. Ada sandal karet ada juga sandal kayu.

sandal nakamura
Rak sepatu, sandal refleksi kayu, dan sandal refleksi karet
Benda-benda kesehatan yang dijual Nakamura
nakamura terapi holistik
Pojok aromaterapi dan gemericik air yang menenangkan. Di ruang resepsionis ini juga ada timbangan dan pengukur tinggi (anak)

Kugeser pintu sekat menuju ruang terapi reguler. Waktu itu lumayan kosong, tidak banyak yang antri. Hanya ada 1-2 pasien. Aku sempat bingung karena terapisnya, yang receptionist beri tahu untuk menemui, yang namanya Okta belum ada. Hanya ada ruang-ruang kosong di balik sekat-sekat khas Jepang. Aku menemui seorang terapis tapi dia sedang melayani pasien. Sehingga aku bertanya padanya. Aku pun dipersilahkan memilih salah satu ruang kosong itu. Tinggal duduk dan menunggu sesaat, terapis akan datang otomatis.

Seorang wanita muda dengan senyumnya menyambutku, “Selamat datang di Nakamura.” Kemudian ia mengenalkan namanya. Tak lama setelah itu, ia memeriksa tekanan darahku. Tekanan darahku dinyatakan normal. Jika tekanan darahku tinggi, aku akan ditolak tidak bisa diterapi karena akan membahayakan. Oh ya, selain tekanan darah tinggi, pasien dengan keluhan seperti ini juga dilarang melakukan terapi di Nakamura:

  • Pasca operasi kurang dari setahun
  • Demam tinggi
  • Sedang minum alkohol
  • Kanker
  • Minum obat demam atau obat kuat
  • Syaraf yang mati
  • Penyakit jantung yang dipasangi ring jantung
  • Tekanan darah yang tiba-tiba tinggi atau tiba-tiba rendah.

Sang terapis juga membawa baskom berisi air. Aku diminta merendamkan kakiku ke dalamnya. Hangat, merilekskan. Lima menit kemudian, aku dipersilahkan bersandar, dan si terapis pun mulai memijatku mulai dari kaki. Meski muda dan lemah lembut, pijatan si terapis enak namun tidak menyakitkan. Biasanya kalau pijat urat kan sakit sampai memar-memar setelah dipijat. Namun ini tidak. Tenaga terapis di Nakamura ini sudah dilatih oleh ahli terapis dari Jepang. Beberapa di antaranya juga berlatar belakang kesehatan seperti perawat, fisioterapis, dll. Jadi, pijatannya tepat sasaran.

Setelah selesai pemijatan, aku ditawari minuman. Mau sari jahe, teh hangat, atau air putih? Aku pun memilih teh hangat. Lumayan menghangatkan badan, karena ruang terapi sangat sejuk. Minuman kuteguk habis. Aku bergegas menuju kasir, dan membayarkan sesuai nota. Jika kamu ke Nakamura harus selalu ingat nota ini ya. Karena kalau kamu sampai tidak terima nota, maka kamu akan dapat voucher 10 kali lipat harga yang tertera.

Dengan wajah berseri, badan enteng aku pulang ke rumah. Sesampainya di sana, aku mendengar keluhan suami yang kaki kirinya tak kunjung reda sakitnya. Tanpa ragu lagi aku sarankan untuk terapi di Nakamura.

***

Ini kunjungan keduaku di Nakamura. Setelah mendengarkan keluhan, receptionist mengatakan lebih baik suamiku diterapi zona saja, khusus kaki. Sembari menunggu, aku membaca-baca menu di Nakamura, mendalami tentang segala sesuatunya.

Seitai Terapi

Nakamura merupakan terapi pijat dengan tradisional Jepang sebagai kiblatnya. Namanya Seitai Terapi. Seitai ini berarti penyelarasan tubuh. Tujuannya adalah menyelaraskan dan menyehatkan tubuh dan jiwa secara alami. Terapi seitai ini menggunakan jari, tangan, dan bagian tubuh untuk merangsang titik-titik akupuntur atau tsubo sehingga aliran darah kita menjadi lancar. Akibatnya problem psikologis seperti lelah, stres, tegang, atau masalah tubuh seperti penyakit kronis maupun akut, lelah fisik bisa hilang.

Proses Hilangnya Sakit Dengan Seitai Terapi

Pernah merasa nggak, kelelahan nggak hilang-hilang walau sumber kelelahan itu sudah ditiadakan? Misalnya nih menggendong anak keliling mall selama 3 jam. Setelah si anak lepas dari gendongan kita, capeknya menggendong beban itu hilang, tapi lelah otot masih tetap terasa, iya kan? Nah, kondisi ini akibat otot yang tegang karena nerve reporting station mengirimkan pesan tegang ke otot. Kelelahan ini tidak kunjung membaik kalau kejadiannya berulang setiap hari. Misal karena posisi duduk saat bekerja kurang tepat, emosi, posisi tidur, atau berjalan.

Dengan stimulasi pada titik-titik tsubo (akupuntur) tubuh, cairan yang terkonsentrasi di otot yang berkontraksi akan hilang. Asam laktat penyebab otot lelah sudah dibersihkan dengan stimulasi Seitai. Sistem limfatik yang membersihkan racun juga terstimulasi untuk menjalankan fungsinya dan melancarkan peredaran darah.

Jenis-Jenis Terapi

Sangat banyak jenis terapi yang ditawarkan Nakamura. Tapi beberapa yang menurutku menarik dan menjadi favorit pasien adalah:

  • Terapi Seluruh Tubuh. Terapi yang selama 120 menit ini merupakan gabungan akupresur dan seitai yang diaplikasikan ke seluruh tubuh.
  • Terapi Gabungan. Terapi gabungan akupresur tangan, refleksi kaki, punggung, leher, bahu selama 90 menit. Ini yang aku pilih waktu itu.
  • Akupresur Anak. Khusus anak 3 hingga 10 tahun. Tujuannya meningkatkan konsentrasi, daya ingat, kemampuan belajar, menstabilkan nafsu makan, dan membuat tidur nyenyak.
  • Beauty Seitai. Terapi selama 60 menit ini akan menstimulasi metabolisme, memperkuat pembuluh kapiler, membersihkan jaringan limpa di wajah dan menjadikan wajah sehat, bersih alami, bebas kusam, jerawat dan komedo.
  • Pelangsingan Perut. Terapi akupresur dan seitai bagian perut menggunakan ramuan herbal (ginger, Ginko, Carsicum, Cola). Dijamin perut mengecil 2-5 cm.
  • Terapi pundak beku. Terapi ini fokus pada punggung, pundak, dan leher selama 60 menit. Cocok nih untuk pekerja kantoran.
  • Terapi Zona. Merupakan terapi di area kaki selama 60 menit. Selain kelelahan di kaki, stimulasi di area kaki ini dapat meningkatkan kesehatan organ dalam, tekanan darah, mengatasi sakit kepala.
  • Ears Candle. Khusus terapi pada telinga. Caranya dengan lilin khusus yang diselipkan di lubang telinga untuk mengeluarkan kotoran telinga.
  • Female Wellness Therapy. Terapi khusus wanita pada titik sekitar perut, pinggang, kaki, kepala. Tujuannya mengurangi sakit saat menstruasi, mens tidak lancar atau tidak teratur, menyehatkan Ovarium dan organ reproduksi, meningkatkan gairah serta memperbaiki kesuburan
  • Masculine Therapy. Ini terapi khusus pria untuk mengatasi impotensi, ejakulasi dini, kurang gairah seksual. Terapi ini fokus pada titik sekitar perut, pinggang bawah, dan kaki sehingga akan meningkatkan energi seksual Anda secara alami.
  • Kerokan. Tahulah ya, kerokan biasanya untuk masuk angin. Tapi selain itu, juga bisa untuk mengatasi asma, nyeri otot, tergantung kerokannya dimana. Kerokan di leher, tenggorokan, dan bahu bisa untuk batuk, sesak napas, demam, nyeri kepala, sakit gigi, insomnia. Kalau kerokannya di punggung bawah bisa menghilangkan gangguan perut dan tidak nyaman di punggung bawah.

 

Setelah dua kali datang ini, aku bisa menyimpulkan, bahwa Nakamura merupakan terapi untuk kesehatan yang dijalankan secara profesional. Buktinya Nakamura mendapatkan penghargaan Rekor MURI dan Award Market Leader dari Majalah Franchise. Seitai terapi yang didirikan oleh Gus Minging D.S pertama kali di Solo tahun 2004 ini, menurutku:

Pakem Operasionalnya

Baik terapis maupun receptionist sudah dianjarkan standar operasional melayani pelanggan. Mulai dari salam, mengukur tekanan darah, memberi air rendaman, menawarkan celana pendek, dan hal-hal berikutnya yang harus dilakukan.

terapi zona nakamura
Terapi Zona (Pijat Kaki Saja)
tensi darah nakamura
Sebelum memulai terapi, memeriksa tensi darah dulu.
terapi nakamura - merendam air hangat
Merendam kaki di air hangat, sementara terapis menyiapkan peralatan lainnya.

Menawarkan Relaksasi Sempurna

relaksasi sempurna - nakamura

Relaksasi yang ditawarkan Nakamura mulai dari:

  • Ruangan ber-Ac, sehingga sejuk tidak kepanasan.
  • Musik khas Jepang yang menenangkan. Kadang membuatku mengantuk, tapi pasti rileks melepas stres karena rayuan gelombang betanya.
  • Langit-langit bergambar awan dan langit yang biru. Saat kita dalam posisi terlentang, kita bisa memejamkan mata atau melihat ke atas. Nah, pada saat melihat ke atas itulah kita melihat langit biru yang damai, seolah-olah kembali ke alam.
  • Bed nyaman. Bed untuk pasien ini empuk dan fleksibel. Bisa digunakan untuk setengah berbaring maupun terlentang/tengkurap.
  • Air rendaman hangat. Air hangat untuk merendam kaki ini membantu memperlancar peredaran darah dan merilekskan tubuh.
  • Ruangan yang wangi. Dari ruang receptionist hingga ruang terapi semuanya beraroma khas bunga aromaterapi. Sungguh membuat rileks dan nyaman.
  • Minuman gratis. Tak perlu khawatir kehausan, minuman hangatnya menambah lancar pembuluh darah dan menambah tingkat rileks.

Privasi Terjaga

Privasi pasien terjaga karena meski dalam ruangan reguler ada sekat-sekat untuk memisahkan pasien. Selain itu, pasien dan terapis disesuaikan dengan gender yang sama. Jadi, pasien wanita mendapat terapis wanita, pasien pria terapisnya juga pria. Dan yang aku suka, kita tidak perlu melepas baju. Kita bisa dipijat dengan memakai baju. Sebelum memulai pemijatan, terapis akan menanyakan juga apakah ingin memakai celana pendek? Nakamura meminjamkan celana pendek untuk kenyamanan pasiennya.

Ruang reguler dan eksekutif masih tercampur antara pria dan wanita dalam satu ruang namun disekat-sekat. Jika kamu berjilbab, bisa pilih VIP, karena privasinya lebih terjaga. Ruang VIP hanya untuk 1 orang. Misal kamu mau terapi pelangsingan perut atau kerokan, ruang yang dipakai ya VIP.

Memuaskan Pelanggan

Pelanggan terpuaskan dengan pelayanan yang ramah. Kita disapa saat pertama bertemu. Terapis selalu menanyakan tekanan pijatnya apakah terlalu keras, pas, atau kurang keras?

Standar Terapis Favorit

Kartu Survei dan Panduan Jam Selesai Terapi

Setiap bulannya ada penilaian terapis terbaik. Skor ini didapatkan langsung dari survei pelanggan setelah terapi. Kita bisa menilai buruk, baik, atau sangat baik. Nah, jika kita ingin dilayani oleh terapis terbaik ini, kita bisa request dengan menambah budget sekecil Rp. 10.000.

Diakui bagus oleh berbagai pihak

Dari kalangan masyarakat, pejabat, hinga selebritis mengakui kenyamanan dan kepuasan terapi di Nakamura.

Dewi Yul, Jupe, Tantowi Yahya, Prof Siti Fadilah Supari, Walikota Jayapura, dll sudah merasakan manfaat Nakamura Holistic Therapy

 

Jadi kalau kamu pegal-pegal, masuk angin, sakit fisik, dan psikologis tegang bisa langsung ke Nakamura. Jiwa dan raga sekeluarga menjadi pulih segar dan bugar. Nakamura mudah ditemui dan sudah tersebar di beberapa tempat di Indonesia. Cek langsung ya ada tidak di lokasimu di webnya.

 

Hati-Hati Pilih Buku Anak Impor Ini di The Big Bad Wolf

Empat hari setelah saya datang ke preview sale The Big Bad Wolf Surabaya tanggal 19 Oktober 2016, saya datang lagi nih. Di hari presale, saya datang dengan suami dan anak kedua yang berusia dua tahun. Tanpa si sulung karena sedang sekolah. Nah, di hari yang keempat ini, saya datangi lagi bazaar buku impor terbesar itu bersama si sulung. Mengobati rasa bersalah belum ngajak dia, akhirnya saya jalan berdua dengannya. Bukan malam mingguan bareng suami hahaha. Lagian si Yanda lagi cedera, dan si bungsu lagi tidur siang. Jadilah saya berangkat dengan Tsaqiif #MalmingBer2saja

Di hari presale, memang belum begitu banyak orang di dalam expo, tapi parkiran mobil sudah penuh sehingga kita parkir di pinggir jalan frontage. Jadi jauuuuh banget beberapa ratus meter dari JX International (Jatim Expo). Itupun, kena biaya parkir liar Rp. 10.000 (kalau resmi kan biasanya dapat karcis). Ngalah-ngalahin harga parkir mall nih. Kerena parkir mahal, parkir susah, dan ga ada yang nganter inilah saya dan Tsaqiif naik Uber.

Kebetulan ada promo, ih tapi sayang ga bisa dipake kode promonya. Ya sudahlah, toh masih lebih murah dari pada taxi lain. Eh, iya. Di hari presale saya sudah beli sekian-sekian buku. Kepo terhadap apa yang aku borong? Lihat video ini, uhuk… uhukk…

Kunjunganku yang kedua ini aku berharap gak akan borong-borong lagi kecuali buku untuk Tsaqiif. Terutama Lego. Dia minta Lego. Lego di outlet resminya bisa sampai 500 ribu ke atas, di sini cuma Rp. 200.000. Ambillah dia Lego Ninja. Kemudian dia berkeliling, dan menemukan lego mesin-mesin berat, seperti excavator, bulldozer, road roller. Sebenarnya bukan Lego sih, mereknya beda, tapi tetep Made in USA bukan China. Saya bilang, kalau sudah ambil Ninja jangan yang itu, salah satu saja. Kemudian ia nurut. Muter-muter lagi, terus dia berubah pikiran.

“Wis ga jadi ini, excavator aja,” ujarnya.

Dan ia kembali ke tempat lego mesin-mesin tadi yang cuma satu. Uh, sayangnya udah dipegang orang. Dengan mimik sedih Tsaqiif ngeliatiiiiin terus. Saya juga mengawasi, siapa tahu ditaruh lagi. Soalnya anak yang pegang lego mesin itu masih izin ortunya boleh atau nggak.

Dan.. jawaban ortunya iya. Oh, noooo. “Lho sudah diambil orang, Qiif.”

Tsaqiif semakin murung.

“Iya ayo cari tempatnya siapa tahu ada lagi,” hiburku.

Setelah berkeliling dengan mata jeli, ternyata kami temukan sumbernya! Sumber, katanya 😀 Iya, soalnya ini tumpukannya besar. Sedangkan tempat yang Tsaqiif temukan lego satu sendirian tadi bukan tempat sebenarnya karena mungkin belanjaan orang yang nggak jadi.

Selain Lego, kami membeli buku-buku unik seperti Doctor (tokoh Disney Cewek itu lho persisnya lupa namanya), buku Doctor itu cerita tentang sikat gigi, ada suara-suaranya juga. Berguna buat dongengin. Buku aktivitas yang bisa dihapus (wipe and clean) untuk 5 tahunan. Yah saya mantap gak beli buku anak lagi, karena kemarin udah beli banyak juga.

Waktu itu adalah happy hour, di mana 50 orang berhak dapat diskon dengan memakai e-cash. Saya pun cepat-cepat membeli e-money, kan lumayan bisa dipakai untuk tol juga. Terus saya tanya yang jaga e-money, benar dapat diskon? Untuk meyakinkan sekali lagi.

“Itu pakai e-cash bu.”

Yaaah… salah deh. Beda tauuuk, e-cash vs e-money. Hiks… Ya sudah deh….

Lapar pun tiba, saya dan Tsaqiif cari makan. Untung barang yang sudah dibeli bisa dititipkan. Tempatnya di Lobby. Saya diantar karyawannya. Dia juga yang bawakan 2 kresek belanjaan kami.

https://www.instagram.com/p/BL4vilpAy_e/?taken-by=lipartic

Oh ya, saya ada tips untuk pilih-pilih buku anak. Selain sesuaikan menurut kebutuhan dan usia anak, menurut saya ada beberapa buku yang harus dihindari, terutama untuk anak saya ya. Bisa dicontek, bisa nggak usah digubris kalau nggak cocok. Ini dia buku yang seharusnya dihindari.

Dongeng Romantis

Ada buku-buku tentang putri-putri Disney. Tahulah ya cerita putri-putri itu adalah kisah percintaan yang dikartunkan. Saya cek memang kisah-kisahnya berbagai versi karena beda pengarang, beda penerbit tapi intinya sama. Dari segi ilustrasi aman bagi anak-anak. Tapi kandungan kisahnya menurut saya juga bahaya. Saya pernah membahas dongeng romantis: Dongeng Cinderella Bukan Konsumsi Anak-anak tahun 2015, waktu Cinderella movie booming.

Tapi ada satu buku yang parah, bahkan itu untuk balita loh. Judulnya Cinderella’s Dream Wedding. Covernya bergambar dua sejoli yang sedang ciuman. Tsaqiif menemukan buku itu. Ia ambil, dan ia bilang ke saya. “Bunda, ini gini. Cium.”

Yah, kan… bahaya kan?

PhotoGrid_1477183932139

Special Occasion di luar aqidah

Saya menghindari hal-hal berbau kebudayaan luar negeri yang tidak sesuai ajaran Islam. Misalnya, ulang tahun, valentine, thanks giving, halloween, natal. Kebetulan, ini menjelang akhir tahun yang artinya juga menjelang natal. Toko-toko juga sudah siap menjual pernak-pernik natal. Termasuk di event ini, buku-buku cerita natal ada di pojok khusus.

Bukannya Tsaqiif tidak tahu apa-apa tentang itu semua. Dia sudah hapal apa itu natal dengan hadiah-hadiahnya, Halloween dengan trick or treatnya. Tahu cukuplah tahu, tidak perlu sampai memiliki bukunya. And please jangan anggap ini SARA. Jika Anda merayakan Natal, silahkan ke sini, banyak buku unik nan kreatif tentang natal 😉

Babi dan Anjing sebagai tokoh utama

Tsaqiif sering nonton Youtube Peppa Pig. Saya juga suka ceritanya yang berdialog dan mudah dimengerti meski dialeknya British. Tapi hal itu, bukan berarti saya membolehkan cerita-cerita tentang babi dan anjing untuk dimiliki. Di sini banyak cerita babi seperti Peppa Pig, Three little piggies, Pig Kahuna. Juga ada cerita anjing yang bentuknya lucu-lucu seperti pop up, boneka, flap, board book, dll. Saya pun menunjukkannya kepada Tsaqiif. Dia pun sekadar berkata “Oh iya” saja tanpa berhasrat memilikinya.

 

Sebenarnya setelah makan saya ingin langsung pulang. Tapi saya harus shalat. Sayang banget kan kalau masuk expo lagi cuma untuk shalat saja tanpa berkeliling lagi? Saya juga ingin memastikan tidak ada buku yang tertinggal untuk dimiliki lagi. Jadi saya berkeliling lagi. Sembari berkeliling, Tsaqiif yang lelah saya biarkan mewarnai dan bermain bersama teman-teman tak dikenalnya. Di area panggung ada tempat charger, pojok mewarnai, photo booth antigravity, dan area istrirahat.

Setelah selesai berkeliling saya jemput Tsaqiif di atas panggung. Berharap ga ada yang dicomot malah comotannya banyak. Kali ini saya bayarnya pakai debit. Eh, ternyata dapat promo potongan dengan fiesta poin. Padahal hari presale tanggal 19-nya saya juga pakai debit tapi tidak ada promo itu.

Akhirnya pulanglah saya dengan Uber lagi. Waktu sudah menunjukkan jam 7an malam hari. Saya diperintah menuju booth Uber untuk mendapat bantuan. Hmmm.. bantuan apa ya? Tanya diskon ah. Petugasnya bilang kalau pertama kali pakai dapat diskon. Tapi ada juga kode yang bisa digunakan sampai tanggal 23 Oktober. Nah itu kode yang ga bisa saya gunakan tadi. Setelah disetting-setting lagi dari komputer si petugas saya bisa juga pakai kode promo. Jatuhnya murah banget. Jadi ga tega sama drivernya kalau kayak gini, soalnya kan jauh ke Sidoarjo. ^_^

https://www.instagram.com/p/BL4y1Hbg1Fv/?taken-by=lipartic

https://www.instagram.com/p/BL4w3TcAd1v/?taken-by=lipartic

https://www.instagram.com/p/BL4wjHwAmo9/?taken-by=lipartic

Menguntai Perjalanan Tahan Banting, Bisnis Menjadi Wisata

Akhir bulan lalu saya berkesempatan mengikuti expo sebagai exhibitor di event majalah ibu dan bayi di ibu kota Indonesia, yakni tentu saja Jakarta. Tepatnya di Balai Kartini. Meski bukan kesempatan pertama, segala sesuatu harus dipersiapkan dengan matang. Ini adalah kali kedua. Pengalaman pertama dulu semua serba dadakan. Ada beberapa peralatan yang ketinggalan, alat promosi kurang. Jangan sampai deh terulang lagi.

Dalam event yang digelar selama 4 hari sekarang ini, saya tak mau kembali kacau. Event ini lebih lama dari pameran sebelumnya. Bayangkan 4 hari berturut-turut harus sering-sering cek dan melayani pengunjung dari jam 10 pagi hingga 9 malam. Jam ini melebihi jam kerja normal, yang biasanya hanya 8 jam bukan? Jika tidak betul-betul jaga tubuh, bisa-bisa saya drop.

Berakit-rakit ke hulu berenang kemudian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Perjalanan bisnis Sidoarjo-Jakarta kali ini saya atur agar menyenangkan. Awalnya memang menyakitkan, artinya kadang stres, kadang sibuk, lelah selama expo berlangsung namun di hari akhir perjalanan saya akan saya tutup dengan berwisata sekalian. Jadi masih mungkin bisnis jadi wisata, meski hanya bersifat staycation.

Yuk, simak perjalanan saya dan tips-tipsnya agar perjalanan bisnis bisa menjadi wisata. Dan tetap tangguh! ^_^

Menyiapkan tiket pesawat dan penginapan

Tiket based on time or budget?

Pertama saya harus tentukan tiket. Apakah berdasarkan waktu kepergian atau budget? Sepertinya lebih pas kalau mengombinasikan keduanya, ya. Awalnya saya ingin pergi dengan sarana termurah. Kebetulan waktu itu ada promo tiket kereta api yang Cuma 29 ribu karena PT KAI lagi ulang tahun. Sayangnya, saya tidak kebagian. Alternatif terakhirnya ya pesawat. Harganya selisih sedikit lebih mahal dibanding kereta harga normal. Tapi lebih hemat waktu karena dengan pesawat hanya memerlukan satu jam untuk sampai di Jakarta, sedangkan kereta harus semalam.

Penginapan terdekat atau budget?

Kedua, saya harus menyiapkan penginapan. Ini lumayan menguras biaya, lho. Soalnya saya harus memesan selama 4 hari untuk tempat tinggal selama di Jakarta. Sebenarnya ada saudara tetapi di kota lain, jauh sekali dengan lokasi. Agar gampang menyiapkan segalanya, apalagi bukan hanya masalah pribadi dan pameran yang harus disiapkan tetapi juga anak-anak yang saya bawa juga harus disiapkan, kemungkinan kesiangan pasti ada, maka saya cari penginapan yang dekat. Hmmm, sampai di sini saya bingung, yang dekat dengan lokasi hotel-hotel premium semua. Hotel budget ada tapi agak jauh, tidak bisa ditempuh dengan jalan kaki. Ah, bukannya ada ojek online? Bismillah deh, demi menghemat biaya saya book hotel budget terdekat. Eh, tapiiii di akhir kegiatan saya ingin pesan hotel terdekat buat staycation. Refreshinglah.

Expo yang melelahkan

Kata teman saya yang sering ikut pameran, selama event pasti melelahkan. Tapi di balik itu ada kepuasan karena brand kita semakin dikenal orang, pemasukan juga dapat. Benar juga ternyata. Mungkin saya malah berlipat-lipat capeknya. Selain jaga pameran, saya juga harus jaga anak-anak. Tentulah anak yang susah diam. Selama acara anak-anak saya suka keliling area, mampir di stan-stan lain karena tertarik mainan. Jadi mereka harus dijemput berkali-kali agar berada di dekat saya. Kadang-kadang saya berexpocation (menikmati expo) mengunjungi stan lain agar tak bosan sekaligus shopping.

Di balik semua itu alhamdulillah produk kami ludes sampai ke akar-akarnya, hehehe. Tidak saya sangka ternyata pengunjung antusias banget. Bahkan ada selebriti yang mampir ke stan kami.

https://www.instagram.com/p/BLNZp1tj06c/?taken-by=asiboostertea

Keramaian pameran

Berexpocation (lagi)

Rutinitas menjalankan expo (pameran) tidak menghalangi saya mengunjungi expo lain yang sedang berlangsung. Ini salah satu agenda wisata saya dalam perjalanan bisnis. Sambil menyelam minum air. Apalagi saya penggila buku. Kebetulan waktu itu ada International Indonesia Book Fair di JCC. Anak-anak juga senang mengunjungi pameran buku ini. Tambah senang lagi ketika mereka bertemu badut Upin Ipin.

https://www.instagram.com/p/BLlMKmdAVKv/?taken-by=lipartic

Menjaga makan

Bukan tidak mungkin saya menjadi sakit selama bekerja menjaga stan, menjaga anak-anak, wira-wiri kesana kemari. Satu-satunya usaha menghalau sakit adalah dengan mengatur jadwal makan dan asupan nutrisi yang masuk. Rasanya susah sih kalau lagi membolang. Karena saya cenderung makan apa adanya, yang penting kenyang dan dekat belinya. Namun, saya usahakan makan sehat dan seimbang. Entah itu makanan dari hotel atau order memakai ojek online.

https://www.instagram.com/p/BLlLIk9A66b/?taken-by=lipartic

https://www.instagram.com/p/BLlK3UDAVNG/?taken-by=lipartic

Pindah hotel

Ini bagian puncak kesenangan. Setelah bersusah-susah dahulu, kita baru senang-senang. Mengalami menginap di hotel sederhana, diakhiri dengan menginap di hotel mewah. Anak-anak juga senang. Saya sudah menyiapkan pakaian renang untuk si kecil. Dia sudah tidak sabar untuk berenang, karena awalnya di hotel budget itu tidak ada kolam renang, dan selalu merengek. “Ayo bunda, aku pengen renang.”

Begitu sampai di hotel yang ada kolam renangnya, si kecil berseru “Wow, bagus banget, Bunda!”

Mendengar ia takjub, saya jadi terharu.

https://www.instagram.com/p/BLCufA9gZZ3/?taken-by=lipartic

https://www.instagram.com/p/BLlLsPbgT0Y/?taken-by=lipartic

https://www.instagram.com/p/BLlL8jAgaCt/?taken-by=lipartic

Sampai titik ini, badan saya mulai goyah. Pilek menyerang. Biasa kalau kecapean, tubuh memberi warning harus segera isirahat. Biar namanya cuma pilek, aktivitas tergangggu banget. Mata saya jadi berair, membengkak, wajah kemerahan, bersin-bersin tiada henti. Mana hidung serasa ingin digaruk terus. Padahal besoknya waktunya bersenang-senang bersama anak-anak.  Saya jadi sadar, kesehatan adalah momen yang berharga. Kalau sudah sakit nggak bisa ngapa-ngapain. Kerja nggak enak, jaga stan nggak enak, apalagi buat ngejar anak-anak kalau kemana-mana.

https://www.instagram.com/p/BLCj2IhhGi8/?taken-by=lipartic

Saya gak boleh kalah sama penyakit. Kelelahan bagi saya adalah penyakit yang harus dipulihkan. Suplemen-suplemen peningkat imunitas alami dari madu saya minum. Tak lupa tambahan multivitamin mineral untuk proses penyembuhan. Karena dari makanan yang sembarangan sangat minim kandungan vitamin mineralnya. Paling juga kebanyakan karbohidrat dan lemak buruk.

Oh ya, sebenarnya tak hanya kelelahan yang mengakibatkan tubuh membutuhkan nutrisi bergizi.  Ketika sembuh dari sakit pun kita butuh proses pemulihan. Sakit apapun. Mana ada orang sakit, ketika sudah sembuh langsung bisa segar? Paling tidak dia butuh waktu. Misalnya nih, saya sendiri dengan pengalaman flu saya. Kalau saya sudah terserang flu, biasanya cairan di hidung itu nyasar ke tenggorokan dan dada. Akibatnya saya batuk dan sesak napas. Aduh, tidak nyaman sekali kalau sudah sesak napas. Napas sangat susah, belum lagi bicara. Tapi sehari dua hari sesaknya reda, bukan berarti saya sembuh total. Meski saya sudah bisa bekerja lagi, masih ada sesak yang tersisa meski hanya sedikiiit sekali. Tubuh pun masih lemas, hanya aktivitas ringan saja yang bisa dikerjakan. Oleh karena itu, tubuh perlu nutrisi tambahan agar pulih.

Mengapa perlu vitamin dan mineral penting untuk penyembuhan?

Kita membutuhkan vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit. Selama sakit, kita pasti kekurangan vitamin. Kenapa? Pertama, selama sakit pasti kita tidak nafsu makan. Akibatnya kita makan hanya sedikit. Sementara untuk memerangi penyakit kita butuh nutrisi termasuk vitamin dan mineral. Jika kita tidak makan dengan benar seperti saat sakit ini, cadangan vitamin dan mineral terus terkuras. Nah, semasa penyembuhan setelah sakit, vitamin dan mineral semakin dibutuhkan. Apalagi, kalau makanan yang kita makan apa adanya seperti nasi plus lauk saja tanpa sayur. Buah juga jarang. Jadi, perlu sekali tambahan vitamin dan mineral dari luar berupa suplemen.

 

mengapa perlu vitamin mineral untuk penyembuhan

Nah, jika kita hendak mengonsumsi suplemen untuk mempercepat penyembuhan perhatikan tips-tips berikut:

  1. Perhatikan labelnya, yaitu manfaat produk, komposisi, dosis per hari, cara menyimpan, peringatan pemakaian. Semua harus jelas tertera di kemasan.
  2. Teliti kehalalannya. Agar lebih plong bagi yang muslim. Karena produk farmasi masih jarang sekali yang bersertifikat halal. Apalagi jika dikemas dalam kapsul yang biasanya mengandung gelatin. Kita kan belum tahu apakah gelatinnya halal atau tidak.
  3. Periksa kelegalan registrasinya. Ini penting. Kadang ada suplemen yang bahkan menyatakan botanical atau organik impor, tapi tidak ada registrasi dari BPOM. Lama-lama ada isu kalau suplemen tersebut dilarang.
  4. Cek kadaluarsanya, lebih baik beli yang masih lama masa kadaluarsanya.

Ingat suplemen vitamin mineral, saya jadi ingat Theragran–M. Theragran-M merupakan vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Sekarang, ini yang menjadi andalan saya, karena Theragran-M memiliki beberapa kelebihan.

Theragran-M
Theragran-M

Mengandung Vitamin

Theragran-M mengandung vitamin lengkap baik yang larut air maupun larut lemak. Dalam Theragran-M ada vitamin A, D, B1, B2, B3 (niasin), B6, B12, kalsium pantotenat, C dan E. Berikut peran-peran vitamin tersebut dalam proses penyembuhan.

  • Vitamin A berperan penting menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh. Terdapat 10.000 SI vitamin A dalam Theragran-M.
  • Vitamin B1, menjaga kesehatan, membantu proses pembakaran karbohidrat menjadi energi, membantu proses metabolisme protein dan lemak. Dalam Theragran-M ada Vitamin B1 sebanyak 10 mg.
  • Vitamin B2 berperan sebagai komponen Koenzim Flavin Mononukleotida dan Flavin Adenine Dinukleotida. Kedua enzim ini berperan penting dalam regenerasi energi bagi tubuh, dan oksidasi asam lemak dan juga berperan dalam pembentukan sel darah merah. Theragran-M mengandung 10 mg Vitamin B2.
  • Vitamin B3 (niasin), berperan penting dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan protein untuk menghasilkan energi dan terlibat dalam netralisasi racun. Vitamin B3 dalam Theragran-M sebanyak 100 mg.
  • Vitamin B5 (kalsium pantotenat), berperan sebagai koenzim A yang berguna dalam banyak metabolisme pelepasan energi. Terdapat 20 mg vitamin B5 dalam Theragran-M.
  • Vitamin B6, berperan dalam sintesis energi dan metabolisme nutrisi serta memproduksi antibodi sebagai sistem pertahanan tubuh (imunitas). Theragran-M mengandung 5 mg Vitamin B6.
  • Vitmin B12, untuk metabolisme energi tubuh, ikut menjaga dan memelihara kesehatan sel saraf, serta ikut berperan dalam pembentukan molekul DNA dan RNA. Sebanyak 5 mcg Vitamin B12 ada dalam Theragran-M.
  • Vitamin C, merupakan antioksidan yang menangkal radikal bebas dan mencegah berbagai penyakit serta infeksi. Theragran-M mengandung dosis Vitamin C 200 mg yang mencukupi hingga 333% kebutuhan harian.
  • Vitamin D mengandung kalsitriol yang berfungsi sebagai immunomodulator untuk membantu menjaga kekebalan tubuh. Theragran-M mengandung vitamin D 400 SI.
  • Vitamin E, merupakan antioksidan dan menjaga kesehatan jaringan tubuh mulai dari mata, sel darah merah, hati dan jaringan kulit. Vitamin E dalam Theragran-M sebanyak 15 SI.

Mengandung Mineral Esensial

Theragran-M mengandung yodium, zat besi, tembaga mangan, magnesium dan, seng (zinc). Beberapa mineral esensial yang tidak diproduksi tubuh ini sangat penting untuk proses penyembuhan. Selain itu, mineral-mineral ini berfungsi untuk memaksimalkan penyerapan beberapa vitamin.

Zat besi berfungsi mengoptimalkan penyerapan vitamin C. Sehingga berperan penting pula untuk penyembuhan dan kekebalan. Selain itu, jika kita kekurangan zat besi kita akan cepat merasa lelah karena okigen yang masuk ke otot dan sel tubuh juga kurang. Sebab, zat besi ada dalam sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen.

Magnesium merupakan mineral penting untuk menyerap Vitamin C dan D. Magnesium diperlukan oleh kurang lebih 300 fungsi metabolisme tubuh agar bekerja normal. Namun biasanya kita kekurangan magnesium. Terlebih karena magnesium ini merupakan mineral yang esesnrial, artinya tidak diproduksi oleh tubuh melainkan harus didapat dari makanan. Ketika kekurangan magnesium yang sangat penting dalam ratusan fungsi metabolisme tubuh itu, sistem imun juga kewalahan untuk menjaga metabolisme dari serangan penyakit.

Seng atau zinc juga penting dalam proses penyembuhan. Zinc ikut berperan dalam sintesis protein serta membantu dalam hal pengaturan produksi sel dalam sistem kekebalan tubuh. Zinc mampu merangsang sel darah putih yang nantinya akan mempercepat proses penyembuhan serta membuat tubuh kita terbebas dari infeksi.

Dosis Pas

Saya perhatikan urin seharian setelah minum Theragran-M warnanya biasa saja. Biasanya, jika minum vitamin, urin pasti akan menjadi kuning pekat dan berbau obat. Hal ini mungkin karena kandungan vitaminnya pas, tidak terlalu tinggi sehingga tidak banyak yang terbuang.

Halal

Theragran-M sudah bersertifikat Halal MUI dengan nomor registrasi 00280032151004. Produk farmasi yang dijamin halal masih jarang, lho. Jadi, mengonsumsi Theragran-M ini plong sekali, tidak was-was akan status halalnya.

Rasanya Manis

Rasa manis dari Theragran-M membuat saya tidak memejamkan mata saat menelannya. Jika suplemen lain biasanya harus segera ditelan karena rasanya pahit. Sementara Theragran-M bisa berlama-lama di lidah karena merupakan tablet bersalut gula.

Mudah ditelan

Ukuran Theragran-M sedang dan pas di mulut dan kerongkongan saya. Jadi, mudah untuk menelannya dengan sekali teguk.

Theragran M salut gula
Tablet Theragran-M bersalut gula

Informasi Produk Jelas

Informasi pada kemasan tertera dengan jelas. Bagian depan kemasan tercantum logo lingkaran biru yang artinya obat bebas terbatas. Selain itu juga terdapat informasi produsen, banyaknya isi produk, dan logo halal. Di bagian belakang kemasan kita bisa melihat komposisi dan kandungan-kandungan vitaminnya, lengkap dengan berapa kecukupan gizinya. Pada bagian belakang kemasan juga terdapat deskripsi kegunaan produk, yakni membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pada masa penyembuhan setelah sakit. Juga terdapat takaran penggunaan yang cukup diminum sekali sehari atau menurut petunjuk dokter, cara penyimpanan, produsen, dan peringatan.

kemasan depan theragran
Kemasan depan
Theragran-M
Kemasan belakang

Theragran-M teregristrasi BPOM dengan No reg. DTL1224403416A1 yang jelas tertera di belakang kemasan. Kode DTL menunjukkan Theragran-M merupakan obat merek dagang, bebas terbatas, dan diproduksi lokal.

Pada kemasan primer strip juga ada kejelasan mengenai merek, logo halal, BPOM, harga eceran tertinggi, kode produksi, tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa. Yang penting nih, masa kadaluarsanya. Jadi kalau kemasan luarnya hilang, tinggal stripnya saja, kita gak ragu karena bisa langsung melihat di badan strip kapan Theragran-M kadaluarsa.

theragran strip
Kode produksi, tanggal produksi, tanggal kadaluarsa, dan harga eceran tertinggi di kemasan strip.

Lebih baik Anda siap sedia Theragran-M selama perjalanan, jaga-jaga jika nanti sakit, atau menjaga kondisi tubuh agar selalu fit. Siap tangguh tahan banting selama perjalanan. Setelah sakit pun, Theragran-M sangat bermanfaat untuk mengembalikan kondisi tubuh. Bisa cepat segar kembali, bisa cepat loncat-loncat, bisa semakin tangguh!

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho.

Review Film Athirah: Move On-nya Seorang Ibu

Menyenangkan sekali saya bisa nonton bareng MPPRO di Jakarta, Film Indonesia yang sangat saya nantikan, katanya bagus sih. Di Sidoarjo sendiri per hari ini belum keluar nih. Athirah. Film yang menceritakan tentang cinta dalam keluarga. Saya hari itu, Jumat 1 Oktober 2016 terbang pagi hari ke Jakarta, dan Malamnya dengan nekat saya naik Gojek menuju Metropole XXI. Ehm, hampir sama ya dengan pemeran-pemeran film Athirah, pagi 1 Oktober baru datang dari Makassar, malamnya nobar ^_^

Anak dan bayi saya titipkan untuk diasuh suami. Demi apa coba kalau bukan nonton bareng, momen yang sangat jarang saya lakukan. Karena kemanapun saya akan selalu membawa anak-anak saya. Termasuk blogger gathering, job review dll. Tapi kali ini saya harus pergi sendiri. Pertama, nggak mungkin anak-anak nonton film bukan anak-anak, takut bikin berisik juga, karena mereka aktifnya minta ampun. Kedua, suami saya sangat lelah buat nemenin, pengennya di penginapan ajah. Ketiga, Jakarta pasti macet, kalau naik taxi bisa sampai jam berapa? Jadi alternatfnya harus ngojek nih. 20 menit sampai.

Emang ke Jakarta khusus buat nonton Athirah? Nggak sih, sebenarnya saya lagi berpartisipasi dalam event Mother & Baby Fair di Balai Kartini. Biar ASI Booster Tea dan Rufani Crunchy dikenal lebih banyak orang. Acara nobar Athirah ini pas banget pas saya ada di Jakarta. Sekalian deh. Kopdar sama teman satu komunitas dan kopdar bareng Kopiers. Thanks to KOPI!

Pemeran film Athirah ini sudah senior sehingga menambah feel dalam film ini. Sebut saja Cut Mini sebagai Athirah dan Jajang C. Noer sebagai ibu Athirah. Saat itu hadir juga Jajang C. Noer dan Nino pemeran Ucu dewasa. Ada juga Cut Mini yang datang setelah film selesai.

Film Athirah mengisahkan tentang Ibunda Jusuf Kalla yang bernama Athirah, terutama perannya dalam mengurus keluarga, menjaga keluarga, hubungan dengan anak-anaknya, hubungan dengan suaminya, dan hubungan dengan masyarakat. Dari film ini saya mengetahui agaknya poligami sudah menjadi tradisi masyarakat Bugis. Mengapa? Karena Athirah sendiri merupakan anak dari seorang ibu yang merupakan istri keempat suaminya. Sedangkan Athirah sendiri diceritakan menghadapi masalah poligami suaminya karena ia istri pertama. Semua diceritakan dari sudut istri pertama, Athirah sendiri.

Kebaperan dimulai

Athirah diceritakan sedang hamil lagi. Rasa baper dimulai ketika film menunjukkan ‘adegan ranjang’. Hihihi jangan salah tangkap ya. Maksudnya, di dalam kamar, bahkan di ranjang pun sepasang suami nyuekin istrinya. Gelagat ini pasti ditunjukkan oleh suami yang sudah menaruh perasaan pada wanita lain. Bayangkan si suami ini setiap tidur bukannya memeluk istrinya melainkan memunggunginya. Padahal kan istri yang lagi hamil itu butuh pelukan. Bahkan pelukan sesering  mungkin setiap hari. Biar apa? Biar hormon endhorphin yang menenangkan itu keluar. Penting banget bagi bumil!

https://www.instagram.com/p/BLBLB5eBuU4/?taken-by=milesfilms

Masyarakat kepo dibiarkan menggantung

Kita sebagai masyarakat yang pengen tahu banget urusan orang, gagal mengetahui urusan rumah tangga orang di film ini. Hihihii.. Gini. Biasanya kan kalau ada orang kawin lagi kita kan pasti bertanya-tanya. Eh, siapa sih istri keduanya? Cantikkah? Kok bisa sampe kawin lagi?

Kekepoan itu wajar untuk film ini, apalagi di sini Athirah digambarkan sebagai sosok yang super. Cantik, pandai mengurus keluarga, care sama suami. Kok bisa ya tertarik sama wanita lain lagi? Tapi rasa ingin tahu itu terus dibiarkan sebagai rasa penasaran. Sebab adegan ‘ketemon’ kalau punya istri lagi, istri barunya itu ga muncul. Begitu juga saat di suatu event ketemu si suami bersama si istri yang lain, yang diperlihatkan hanya suaminya saja. Puang Haji.

Drama Sakit Hati

Biasanya adegan pertengkaran itu diperlihatkan dengan adegan cekcok mulut. Seperti dalam Film  Sabtu Bersama Bapak, ada permasalahan rumah tangga, bertengkar ya dengan dialog. Athirah menghadirkan sesuatu yang beda. Gambaran kesedihan, sakit hati, cukup dengan perlakuan dan sikap. Tanpa caci maki, teriak-teriak. Saat Athirah tahu Puang Haji menikah lagi, dia cukup memunggungi suaminya. Dengan memunggungi kurang menggigit bagi suaminya, Athirah pun mengemaskan koper dan diserahkan pada sang suami. Gitu ya sang suami kok nurut, nggak bantah, nggak apa. Pergi aja gitu. Yang jelas semua adegan yang menggambarkan perasaan digambarkan diam seribu bahasa. Dramatis sekali. Namun lawan main paham, penonton tetap mengerti.

Move On

Sakitnya patah hati dan kecemburuan jadi satu, mengakibatkan wanita berlarut-larut dalam tangisan. Ada yang bergegas bangkit. Ada juga yang melampiaskan pada dendam. Malahan beberapa wanita yang bercerai menunjukkan kepada dunia dia bisa mandiri tapi dengan jalan yang salah. Misalnya lebih banyak dugem, melepas jilbab (mungkin karena merasa dengan jilbab ia tak bebas berbuat ‘dosa’). Athirah lebih memilih bangkit. Ia mengutamakan bersatunya keluarga. Ia tetap  bertahan sebagai istri pertamanya, tidak menuntut cerai. Ia lebih kepada menarik hati suaminya kembali.

Athirah sempat tergoda dengan magic. Tapi karena takdir, ia bisa selamat dari perlakuan syirik itu dengan melampiaskan pada hal religius. Karena Keluarga Kalla terkenal dengan kereligiusannya. Akhirnya ia tutup sakit hatinya dengan berbisnis. Athirah tak sendirian. Ia turut memberdayakan wanita-wanita Bugis dalam bisnisnya.

Ada pola yang sama dalam film ini. Setiap hatinya tersakiti, ia selalu memiliki ide yang baru untuk bisnisnya. Apakah Athirah memikat hati suaminya dengan bisnisnya? Ternyata tidak, ia punya strategi lain. Apa itu? Lihat yuk di bioskop!

https://www.instagram.com/p/BLDvTXshwvu/?taken-by=milesfilms

Tawa, Kuliner, dan Wisata

Tak hanya kesedihan yang ditunjukkan dalam film ini. Kisah cinta remaja Jusuf Kalla juga punya bumbu tawa. Selain itu, kuliner yang dipamerkan setiap keluarga makan bikin saya menelan air liur berkali-kali. Namun, kuliner yang ditunjukkan serasa monoton. Samaaa semua setiap hari. Ada lagi hal menarik yang ditunjukkan dalam film ini, yaitu wisatanya. Kemurungan JK saat hampir patah hati dibandingkan dengan air terjun Bantimurung yang tidak bikin murung.

Hal yang saya setuju dan tidak setuju

Athirah mengangkat film dari sudut pandang wanita yang dimadu. Bagaimana perasaannya saat tersakiti, bagaimana rasanya ia cemburu. Nah, baiknya nih, bapak-bapak yang bercita-cita punya istri lebih dari satu, pesan saya jangan lebih dari empat yah. Dan kalau sudah ada niat, utarakan sama istri pertama dan masih satu-satunya sebelum nikah lagi. Biar sakitnya gak terlalu. Pernikahan kedua dan seterusnya sih sah, tapi menipu istri sebelumnya namanya kalau ujug-ujug udah ada kabar kawin lagi. Lebih-lebih kabarnya didengar dari orang lain, bukan si istri sendiri yang langsung tahu dari suami.

https://www.instagram.com/p/BLAVia-BoIe/?taken-by=milesfilms

Kisah poligaminya Puang Haji memberi hikmah negatif yaitu dampak buruk poligami pada keluarga. Apalagi anak-anaknya ikut membenci bapak sendiri. Masyarakat pun menilai jika si bapak poligami, maka bukan tak mungkin anak-anaknya demikian. Di akhir cerita penonton seakan-akan digiring untuk mengata-ngatai Puang Haji sekaligus terharu akan perbuatan mulia Athirah.

“Kapok kon yooo. Gak malu apa?”

“Ya Allah, mulia banget hatinya. Sudah tersakiti, masih membaiki.”

Begitulah gambarannya. Akhir cerita apa yang dimaksud? Ayo segera tonton!

Namun dibalik semua itu, perkataan Puang Haji ada benarnya. Jika waktunya bersama keluarga masih ada, nafkah tetap diberikan, tetap menjadi imam shalat, tetap menjaga shalatnya anak-anak, apa yang harus membuat marah?

Ah, sudahlah ayo segera nonton di bisoskop terdekat, teru sharing di kolom komentar di bawah ini.

https://www.instagram.com/p/BKwf_-QheKC/?tagged=athirah

Sosok Athirah asli.

 

https://www.instagram.com/p/BLHyRABgxZW/?taken-by=lipartic

 

https://www.instagram.com/p/BLHx80oh0cN/?taken-by=lipartic

 

https://www.instagram.com/p/BLHxr_nhmnl/?taken-by=lipartic

 

https://www.instagram.com/p/BLHxcqqBBYS/?taken-by=lipartic

 

Mengenal Produk-Produk Baru Pertamina di GIIAS Surabaya 2016

https://www.instagram.com/p/BK-LcMZBfx0/?taken-by=lipartic

Cit… Cit… Cit… Decit langkah kaki mungil yang cepat mendahului saya. Seakan-akan pemilik sepatu berdecit itu mengawal saya layaknya body guard. Dengan gesit ia menghampiri sebuah area dengan mobil mewah di dalamnya. Kemudian ia berusaha menaiki bagian depan mobil, dengan menapakkan kakinya terlebih dahulu. Sayang, sebelum ia berhasil, satuan pengaman sudah mencegahnya.

Keseruan dan kemeriahan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di ICE BSD Agustus lalu membuat saya ingin mengunjungi pameran otomotif tersebut di Surabaya.  Hari ini, Rabu 28 September 2016 GIIAS digelar di Grand City Convex Surabaya. Acara ini akan berlangsung hingga 2 Oktober 2016. Biasanya banyak hal yang menarik di hari pembukaan. Benar saja, salah satu booth yang menarik perhatian saya emmm, lebih tepatnya anak saya adalah Pertamina.

Karena tuntunan anak saya, saya mampir di booth Pertamina. Di sana saya menjumpai Lamborghini asli yang warnanya kece. Kuning terang-benderang menyilaukan. Ini bukan sekadar pajangan tanpa maksud apa-apa. Tahun 2016 ini Pertamina mengeluarkan jenis bahan bakar khusus baru (BBK) bernama Pertamax Turbo. Dan Lamborghini inilah yang merupakan contoh mobil berbahan bakar Pertamax Turbo. Kebetulan di sana sedang ada sharing tentang produk-produk baru Pertamina dan event-event lain dari Pertamina.

 

Pengenalan Produk-Produk Baru Pertamina

Pertamina adalah sponsor utama GIIAS 2016 Surabaya. Kali ini Pertamina mengangkat  produk-produk terbarunya, yakni:

Pertamax Turbo

Pertamax Turbo merupakan bahan bakar khusus yang diformulasikan untuk kendaraan dengan sistem Direct injection dan Turbocharger/ Supercharger. Pertamax Turbo memiliki Research Octane Number (RON) 98. Jika kendaraanmu memiliki rasio kompresi minimal 12:1, maka sudah bisa menggunakan Pertamax Turbo agar proses pembakaran lebih optimal, tenaga maksimal dan polusi minimal. Jika bahan bakar sudah sesuai dengan spesifikasi kendaraan (direct injection dan turbocharger), maka pembakaran bahan bakar pada mesin aan sempurna. Dengan demikian dapat terjadi peningkatan driveability, akselerasi, kecepatan, tenaga dan mengurangi kandungan polutan pada gas buang kendaraan.

https://www.instagram.com/p/BK89aKEh3IC/?taken-by=lipartic

Fastron Platinum

Pasti kita sudah tidak asing lagi mendengar Fastron. Fastron adalah salah satu merek pelumas pertamina. Fastron ini identik dengan pelumas mobil. Dengan adanya aditif (zat tambahan) yang merupakan Nano Guard Technology, Fastron dapat mencegah karat (korosi), mencegah terjadinya busa, mengurangi perubahan kekentalan akibat perubahan suhu, meningkatkan sifat licin pelumas, mendinginkan mesin, dan membersihkan mesin.

Yang terpenting, Fastron sudah diakui oleh pembuat mesin-mesin original (Original Engine Manufacturer) seperti Lamborghini, Mercedes Benz, BMW, VW, Volvo, Porsche, Toyota, Daihatsu, Honda, dll. Jadi jangan heran ya kalu Merek Fastron Pertamina produk dalam negeri ini dipakai luas di Eropa sana. Karena ini juga merupakan produk repacking, dengan merek yang berbeda.

Produk terbaru Fastron yang baru launching adalah Fastron Platinum Racing SAE 10W-60. Pelumas full sintetis ini dikembangkan khusus untuk Lamborghini Squadra Corse. Fastron Platinum juga bisa digunakan untuk mobil sport, motor sport, dan mobil balap.

Selain Fastron Platinum ada beberapa jenis yang lain mau tahu? Ini dia…

  • Fasrtron Gold SAE 5W-30. Dirancang khusus untuk mobil-mobil moderen dan Completely Built Up (CBU) car. Artinya jika kamu punya mobil yang diimpor secara utuh (sudah dalam keadaan jadi) seperti Porsche, Renault, VW dan sejenisnya, kamu bisa pakai Fastron Gold.
  • Fastron Techno SAE 10W-40 dan Fastron Techno SAE 11W-50 bisa digunakan untuk semua mobil.

https://www.instagram.com/p/BK6xngYBtZN/?taken-by=lipartic

Jangan lupa saat membeli Fastron, pastikan dulu keasliannya. Mas Anang menjelaskan bahwa Fastron asli bisa dikenali dengan memerhatikan nomor batch / laser mark yang ada di tutup botol dan badan botol bagian atas. Jika kedua nomor tersebut sama dan terdiri atas 8 digit, maka itu adalah Fastron asli.

 

Pertamina Vi-Gas

Produk lain yang diperkenalkan di GIIAS Surabaya 2016 adalah Pertamina Vi-Gas. Vi-Gas adalah bahan bakar gas cair (liquefied gas for vehicle/LGV). Vi-Gas terbuat dari campuran propana (C3) dan butana (C4) sehingga menghasilkan pembakaran yang sempurna dan ramah lingkungan karena bebas sulfur dan timbal.

https://www.instagram.com/p/BK8-TmRhzNi/?taken-by=lipartic

Bahan bakar kendaraan yang umum digunakan masyarakat dunia saat ini adalah gasolin di peringkat pertama, kedua adalah diesel, dan LGV di peringkat ke-3. Tau nggak? Semua mobil di Korea Selatan kini memakai LGV sebagai bahan bakarnya. Jadi autogas atau LGV ini merupakan alternatif bahan bakar ketika nanti terjadi konversi besar-besaran peralihan bahan bakar.

Oh ya, Pertamina Vi-Gas ini sudah teruji kemanannya ya. Pertama, LGV ini berbeda dengan compressed natural gas (CNG). CNG terbuat dari Methana (C1) dan Ethana (C2). CNG biasanya memiliki tekanan tinggi sebesar 200 bar. Sedangkan LGV hanya 8-12 bar. Tabung LGV sempat diuji dengan dijatuhkan dari ketinggian 3 meter dan tidak terjadi apa-apa.

Cara mengisinya bagaimana? Mas Ramandha menjelaskan bahwa Vi-Gas bisa diisi di SPBU-SPBU tertentu. Saat ini SPBU Vi-Gas di Surabaya ada di: Jemursari, Dr. Soetomo, dan Pakuwon City. Kedepannya akan ada SPBU Vi-Gas lebih luas. Inilah yang menjadi kelebihan Vi-Gas. Asal ada lahan, SPBU Vi-Gas bisa dibangun dimana saja. Berbeda dengan Gas alam CNG, pembangunan SPBU-nya harus menyesuaikan dengan jalur pipa gas alam.

https://www.instagram.com/p/BK65nvdB2yG/?taken-by=lipartic

Vi-Gas telah diujikan ke Toyota Camry dan Avanza oleh Intitut Teknologi Bandung. Hasilnya jika dibandingkan dengan bahan bakar lain, kinerja Vi-Gas sama dengan bahan bakar lain. Jika dibandingkan dengan premium  yang konsumsi bahan bakarnya 15 km/liter, Vi-Gas memakan 11 km/liter. Biaya operasi Vi-Gas lebih murah hanya Rp. 5.100/liter. Jadi, Vi-Gas memberikan biaya operasi (Rp/km) paling murah dibanding bahan bakar lain, sehingga semakin jauh jarak tempuh harian semakin menguntungkan, dan semakin pendek pengembalian investasi conversion kit.

Jika kamu tertarik beralih ke Vi-Gas tinggal membeli converter kitnya. Biasanya dijual dengan harga 15-16 juta. Tapi selama 5 hari GIIAS Surabaya 2016 berlangsung, kamu bisa dapatkan dengan harga Rp. 14 juta per paket ditambah bonus cashback Voucher Vi-Gas 2 juta dan souvenir.

 

Booth Sing Along

Selain pengenalan produk-produk baru di Booth Pertamina bagian dalam, juga terdapat booth Sing Along di area luar. Jadi, jika kamu ke sini belum membeli tiket, bisa langsung main di booth ini. Booth ini menawarkan permainan karaoke. Kita diminta mendengarkan jingle Pertalite terlebih dahulu, barulah menyanyi dengan diiringi musik saja. Suara kita akan dinilai otomatis oleh mesin karaoke. Jika nilainya minimal 75 dapat tempat sampah, jika dapat minimal 85 dapat Voucher Bahan Bakar Khusus senilai Rp. 25.000. Alhamdulillah, saya dapat apa yang saya butuhkan untuk mobil saya. Karena selama ini nggak ada tempat sampahnya, hehehe.

https://www.instagram.com/p/BK5kfJ8hx8B/?taken-by=lipartic

Turbo Challenge

Jika kamu ke sini melihat Lamborghini terpampang, bisa selfie dengannya, menyentuh bodinya, dan kemudian kamu ngeces pengen mengendarainya, maka keinginanmu akan terwujud. Di Booth Pertamina juga ada yang namanya Turbo Challenge. Ini adalah simulasi bagaimana mengendarai Lamborghini. Sekalian ‘test drive‘, ya kan?

https://www.instagram.com/p/BK-LLuYBHZC/?taken-by=lipartic

 

Sudah, buruan ke sini, ke GIIAS 2016 di Grand City Convex. Cuma sampai tanggal 2 Oktober 2016, lho. Kamu juga bisa test drive mobil-mobil ‘incaran’mu dan banyak event seru lainnya. Mampir juga di Booth Pertamina karena banyak souvenirnya hohohooo. Sekalian berexpocation, kan?