Author: li partic

Jenis-Jenis Cacingan Pada Anak dan Dewasa, Gejala dan Pencegahannya

Suatu hari saya melihat si kecil sibuk menggaruk-garuk duburnya.

“Eh, kamu ngapain? Jangan digaruk-garuk nanti tanganmu kena telur cacing.”

“Tapi gatel banget, Bun”

Wah, jangan-jangan si kecil kena cacingan. Soalnya, kan salah satu gejala cacingan gatal-gatal pada dubur.

Pucuk dicinta, ulam tiba. Di sekolah si kecil dibagikan obat cacing. Tapi ternyata bentuknya tablet. Sedangkan anak saya belum bisa menelan obat yang berbentuk tablet. Oleh karena itu, untuk pencegahan baik itu si kecil memang positif cacingan atau tidak, saya cari obat terbaik di internet. Wow, banyak sekali yang saya dapatkan tentang cacingan ini. Saya akan share melalui tulisan ini ya.

Gejala Cacingan Pada Anak dan Dewasa

Ternyata penyakit cacingan tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Gejala cacingan pada orang dewasa dan anak-anak juga bisa berbeda. Kalau pada anak-anak biasanya kita sering jumpai mereka menderita gatal-gatal di sekitar anus karena cacing-cacing bertelur di sana. Tanda lainnya yaitu terjadi penurunan berta badan.

Sedangkan pada dewasa, gejala cacingan secara umum akan timbul rasa sakit perut, diare, mual, muntah, kelelahan, dan berat badan menurun. Namun secara khusus, gejala cacingan berbeda-beda tergantung penyebabnya karena cacing apa. Berikut adalah jenis-jenis cacing penyebab cacingan dan gejalanya.

Jenis-jenis penyakit cacingan dan Gejalanya

jenis-jenis cacingan

1. Cacing Kremi

Kita mengenal cacingan karenan cacing kremi ini dengan istilah kremian. Cacingan karena cacing kremi ini paling familiar karena sering terjadi. Cacing ini banyak menyerang anak-anak, tetapi bisa juga dewasa. Bentuk cacing kremi sangat kecil, sekitar 2-13 mm. Mereka bersarang di usus besar dan rectum.

Infeksi cacing kremi dinilai tidak berbahaya. Meski demikian, penularannya sangat mudah. Hanya dengan bersentuhan dengan orang yang terinfeksi atau barang-barang yang dimilikinya seperti handuk, kita sudah bisa tertular. Bahkan telur cacing kremi bisa beterbangan karena saking kecilnya sehingga bisa terhirup dan tertelan oleh kita.

Gejala kremian atau cacingan karena cacing kremi:

Ruam, iritasi, gatal di sekitar anus terutama pada malam hari, mual, nafsu makan berkurang, hingga nyeri perut.

2. Cacing Tambang

Cacing tambang bisa menginfeksi manusia dengan tinggal di usus kecil. Penyakit cacingan karena cacing tambang dikarenakan si cacing bisa masuk ke pori-pori kulit lalu naik ke pencernaan. Kalau kita tidak memakai alas kaki bisa berisiko terinfeksi cacing tambang. Apalagi kalau lagi berjalan di area perkebunan atau persawahan yang mana tanahnya gembur, lembap, dan bisa juga tanah berpasir, tanah liat atau humus. Akibatnya timbul ruam kaki sebagai gejala awal.

Gejala cacingan karena cacing tambang:

Diare, anemia, kelelahan, menurunnya nafsu makan, serta penurunan berat badan.

3. Cacing Pita

Cacing pita berbentuk pipih, dapat hidup di usus manusia. Bebrbeda dengan cacing kremi yang tidak begitu berbahaya, cacing pita dinilai berbahaya karena tidak hanya menginfeksi usus, tapi juga bisa organ lain seperti hati dan otak. Masa hidupnya pun lama jika tidak segera ditangani, yakni bisa sampai 30 tahun dan mencapai panjang 15 cm.

Cacing pita bisa masuk ke tubuh manusia karena menelan telurnya yang berasal dari daging mentah hewan yang terinfeksi. Biasanya awalnya cacing pita hidup di dalam tubuh babi dan sapi. Tetapi cacing pita juga terdapat di air yang terkontaminasi telur atau larva cacing pita. Jadi kalau minum air yang tidak dimasak atau kurang matang juga bisa berisiko terinfeksi cacing pita.

Gejala cacingan karena cacing pita:

  • Jika menyerang usus: lemas, mual, diare, nafsu makan berkutang, berat badan menurun.
  • Jika menyerang hati: timbul kista pada hati.
  • Jika menyerang otak: sakit kepala dan kejang-kejang.

4. Cacing Gelang

Cacing gelang berbentuk silindris memanjang, kedua ujungnya meruncing. Penyakit cacingan karena cacing gelang disebut ascariasis. Infeksi cacing gelang ini cukup berbahaya juga karena selain di usus juga bisa menyebar ke organ lain seperti paru-paru dan hati.

Telur cacing gelang ditemukan di tanah yang terkontaminasi tinja manusia. Jika tanah itu ditumbuhi tanaman yang akan dimakan manusia, maka manusia yang memakan bahan makanan tersebut akan menderita ascariasis. Selain itu, jika kita menyentuh tanah yang terkontaminasi telur cacing gelang lalu tidak cuci tangan dulu maka bisa terinfeksi juga.

Telur cacing gelang masuk ke usus bisa juga ke paru-paru melalui aliran darah atau aliran getah bening. Jika sudah di paru-paru selama 10-14 hari, telur bisa menuju ke tenggorokan lalu mengakibatkan batuk-batuk. Selama batuk ini, telur bisa terlempar keluar dan bisa juga tertelan kembali menuju usus.

Gejala cacaingan karena cacing gelang (ascariasis):

  • Jika menyerang usus: lemas, sakit perut, diare, mual, muntah, BAB berdarah, nafsu makan dan berta badan turun, dalam feses dan muntah terdapat cacing.
  • Jika menyerang paru-paru: batuk, sesak napas, demam.

5. Cacing Trikinosis

Penyebab cacingan karena cacing trikinosis adalah karena konsumsi daging mentah yang terkontaminasi. Cacing trikinosis tinggal di usus dan bisa berpindah ke otot.

Gejala cacingan karena cacing trikinosis:

Kram pada perut, mual dan muntah, diare, mudah capek, nyeri sendi dan otot, demam, wajah bengkak, serta sensitive terhadap cahaya.

6. Cacing Pipih

Penyakit cacingan karena cacing pipih ditularkan melalui air mentah dan sayuran mentah seprti selada air. Cacing pipih biasanya tinggal di usus dan organ lain.

Gejala cacingan karena cacing pipih:

Demam, menggigil, lemas, letih, nyeri otot, diare, batuk-batuk, dan sesak napas.

Pencegahan Cacingan

Pencegahan cacingan tergolong mudah. Tinggal kita lihat penyebabnya apa, maka hindari hal-hal yang menjadi pusat penularannya. Jadi, kita bisa lakukan hal-hal berikut untuk mencegah cacingan, setelah melihat jenis-jenis cacingan dan penyebabnya yang telah dipaparkan sebelumnya.

  1. Jagalah kebersihan diri dan lingkungan.
  2. Makan makanan yang dimasak hingga matang, baik itu daging, sayuran, dan air minum.
  3. Pakailah alas kaki terutama ketika berjalan di tanah.
  4. Cucilah tangan sebelum makan, setelah buang air, dan dari luar rumah.
  5. Minum obat cacing setiap 6 bulan sekali.

Konvermex Obat Cacing Keluarga

Jika Anda mencari obat cacing untuk anak maupun obat cacing orang dewasa, maka Konvermex jawabannya. Karena memang Konvermex obat cacing keluarga. Bisa diminum siapa saja oleh seluruh anggota keluarga, baik itu dewasa maupun anak-anak. Yang dewasa bisa minum Konvermex tablet, sedangkan anak-anak bisa minum yang dalam bentuk sirup.

Mencegah cacingan dengan obat cacing bisa dilakukan 6 bulan sekali. Jadi, rutin minum Konvermex tiap 6 bulan sekali dapat mencegah cacingan. Bahan aktif dalam Konvermex adalah pirantel pamoat. Dengan demikian Konvermex menghancurkan cacing di tubuh.

Kalaupun dalam tubuh sudah terinfeksi cacing membasminya tergolong mudah. Tinggal minum Konvermex, beres. Karena mengobati cacingan itu lebih mudah jika dibandingkan mengobati kutu di kepala. Apalagi Konvermex bisa digunakan untuk megobati berbagai jenis cacingan. Cacing kremi, cacing pita, cacing gelang, dan apapun dilibas habis sama Konvermex.

Konvermex Anak

Uniknya, takaran Konvermex ini dijual untuk sekali pemakaian. Jadi karena pemakaiannya sangat jarang, yakni 6 bulan sekali, dosisnya dibuat pas. Kita tidak perlu menyimpan kelebihan obat. Contohnya pada anak saya yang usianya 7 tahun. Umur segitu cukup minum 1x dosis habis dalam 1 botol yang hanya berisi 10 ml. Konvermex dalam sediaan sirup ini ada 2 varian rasa yaitu vanilla dan jeruk. Saya pilih rasa jeruk, dan tidak ada perlawanan dari si kecil. Maksudnya dia berhasil minum tanpa tutup mulut atau banyak kabur. Sedangkan kalau dewasa bisa minum kaplet Konvermex yang mengandung 250 mg pirantel pamoat.

Nah, gimana Bunda? Setelah baca artikel ini bergidik ngeri atau malah semangat menghindarkan keluarga dari cacingan? Yang penting kita harus menyadari penyakit cacingan ini sejak dini ya. Jangan sampai terlambat memberi obat cacing untuk keluarga setiap 6 bulan sekali.

Ayo saling jaga! Jaga keluarga dari cacingan dengan melakukan langkha-langkah pencegahan, dan rutin minum Konvermex 6 bulan sekali.

Semoga bermanfaat, ya!

Resep Bakwan Caisim Dua Bahan

Sejujurnya, anak-anakku tuh jarang makan sayur. Sekalinya dimasakin, pasti nggak habis karena rasanya hambar katanya. Terus aku nemu resep berbahan dasar sayur di website Dapur Kobe. Yaitu sawi hijau alias caisim yang dibikin bakwan. Resepnya simpel cuma dua bahan. Well, air dan minyak gorengnya nggak masuk hitungan ya. Kok bisa sih cuma dua bahan? Kan, bikin bakwan itu biasanya paling nggak ya butuh tepung sama bumbu-bumbu lainnya. Tenang, meski cuma dua bahan, rasanya gurih dan dijamin kress! Rahasianya ada pada tepungnya: Kobe Tepung Bakwan Kress.

Rahasia Anti Gagal Bikin Bakwan

Rahasia sukses pembuatan bakwan ini adalah pakai Kobe Tepung Bakwan Kress. Pasti sudah sering dengar tepung Kobe, kan? Kobe itu produk dari Jepang yang terkenal itu? Eitsss, salah! Memang tepung Kobe adalah tepung bumbu pertama di Indonesia sejak tahun 1979. Usaha ini dirintis mulai dari bisnis rumahan di Semarang. Jadi ini asli Indonesia. Walau namanya Kobe mirip kota di Jepang, tapi sebenarnya ini adalah singkatan. Kobe berarti Kata Orang Banyak Enak. Sehingga tagline Kobe sendiri adalah Kobe ahlinya Tepung Bumbu!

Saat ini pengembangan produk Kobe sudah banyak. Ada tepung tempe kriuk, tepung pisang goreng, tepung serbaguna, tepung bumbu putih, tepung Kentucky Supercrispy, dan yang aku review di sini Tepung Bakwan Kress.

Kenapa sih harus pakai Kobe Tepung Bakwan Kress. Tentu saja karena produk ini punya beberapa keunggulan, yaitu:

  • Menghasilkan Gorengan yang kress renyahnya. Teksturnya renyah di luar dan empuk di dalam.
  • Terbuat dari racikan bumbu rempah alami. Kalau dilihat dari komposisinya rempah alami dalam Tepung Bakwan Kobe adalah ketumbar bubuk, bawang putih bubuk, bawang bombay bubuk, dan kunyit bubuk.
  • Tanpa pengawet.
  • Tanpa pewarna buatan.

Biar pembuatannya sempurna, perhatikan komposisinya ya. Seandainya kita bikin porsi yang lebih besar dari yang di resep ini jadi enak, nggak gagal. Perbandingan porsi tepung dan sayur jangan banyak sebelah. Lebih baik tambahkan sayurnya sedikit demi sedikit. Jangan sampai kebanyakan sayur, karena nanti adonan akan pecah. Juga jangan terlalu sedikit, nanti bakal nggak enak karena isinya tepung aja. Lalu perhatikan juga ukuran bakwannya. Jangan terlalu besar karena akan lama matangnya. Bikin yang ukuran sedang dengan api sedang saja.

Resep Bakwan Caisim Kobe, Bakwan Next Level

Nah, sekarang lagsung aja yuk intip cara bikin Bakwan Caisim Kobe, Bakwan Next Level. Dijamin praktis dan gampang!

Bahan:

  • 1 bungkus Kobe Tepung Bakwan Kress (70 gram)
  • 90 gr caisim (potong kecil-kecil)
  • 80 ml air
  • minyak goreng secukupnya

Cara membuat:

  1. Campurkan Kobe Tepung Bakwan Kress dengan air. Campurkan hingga tekstur kental seperti yoghurt.
  2. Tambahkan caisim. Aduk rata.
  3. Goreng dalam minyak panas hingga kuning kecokelatan.
  4. Angkat dan sajikan.

Setelah jadi, langsung aku cobain ke si kecil. Waduh, nggak nyangka makannya lahap sambil angguk-angguk saking gak terasa rasa sayurnya. Hahahaaa.

Pengen inspirasi lainnya? Kunjungi aja Dapur Kobe banyak resep praktis super enak di situ.

Begitulah review Kobe Tepung Bakwan Kress dan resep super enak Bakwan Caisim Kobe. Semoga bermanfaat ^_^

9 Tips Menjaga Kesehatan Mata

Hati sempat deg-degan ketika mama mertua cerita keluhan matanya. Di usianya yang di atas 60 tahun, beliau bilang perasaan kena katarak seperti temannya, karena kadang-kadang penglihatannya kabur. Yup, itu hanya perasaannya saja, karena belum diperiksakan ke dokter, tapi sudah yakin 100%. Waduh, gimana nih, harus siap-siap biaya operasi dong?

Sport jantung kedua, anak keduaku kalau aku amati suka mengedip-ngedipkan matanya. Kalau membaca buku sangat dekat. Jadi harus ditegur biar jarak bacanya normal kira-kira 30 cm. Tapi kalau seperti itu dia bilang nggak jelas. Deg! Jangan-jangan ada masalah mata minus? Padahal umurnya masih 7 tahun.

Di tempat tinggal mama tidak ada spesialis mata. Karena kebetulan sekarang berkunjung ke rumahku, aku berniat membawanya ke klinik mata di Sidoarjo. Aku juga mememeriksakan anakku ke dokter mata, karena kalau di optic biasa tidak bisa periksa mata anak kecil. Singkat cerita alhamdulillah, mata mama tidak ada selaput katarak, semua masih normal. Hanya diberi obat mata penyegar dan disaranakan konsultasi tahun depan. Sedangkan mata anakku juga normal hanya ada kelelahan mata terlalu banyak beraktivitas dengan gawai. Memang, selain belajar daring sekolah dari rumah, ia juga sangat sering nonton video youtube, tiktok, dan main game.

Aku jadi mikir ada nggak sih cara menyehatkan mata biar normal selamanya? Jangan sampai deh si kecil kayak aku atau kakaknya yang matanya minus dan silinder. Secara, anak keduaku itu nggak mau makan sayur sama sekali. Kalaupun mau, pasti porsinya kurang dari kebutuhan harian. Jangan sampai juga orang tua maupun mertuaku kena katarak yang umumnya mengancam usia lanjut.

Setelah cari-cari info, akhirnya aku menemukan cara mencegah masalah dan penyakit mata. Mencegah kan lebih baik daripada mengobati. Mata kan kita gunakan selama kita melek, kira-kira 16 jam sehari. Kalau sudah kena masalah jarang bisa balik normal. Jadi, buat kamu yang baca ini semoga juga jadi tercerahkan dan nambah-nambah dikit pengetahuan ya

Keluhan Seputar Mata

Pertama sebelum membicarakan pencegahan keluhan-keluhan atau penyakit mata, kita harus waspadai dulu jenis-jenis keluhan mata. Ternyata keluhan mata itu nggak cuma penglihatan kabur, lho. Tapi ada beberapa. Nah, yang paling sepele itu mata merah, karena ini adalah awal mula kelelahan pada mata. Kalau tidak disadari, bisa saja keluhan tambah parah misalnya penglihatan kabur karena mata minus, plus, silinder, dll. Ini dia macam-macam keluhan seputar mata:

  • Mata merah
  • Penglihatan kabur (minus, plus, katarak, glaucoma)
  • Mata nyeri
  • Perubahan bentuk / gerak bola mata

Pencegahan Mata Lelah

Kelelahan pada mata ditunjukkan dengan rasa lelah/kemeng berat, mengantuk, pusing/sakit kepala, mata merah, kabur. Mata lelah ini adalah awal dari segala masalah matanya.  Kadang kita tidak peduli mata lelah, lama-kelamaan menjadi mata minus, dll. Padahal sebanyak 90% mata lelah disebabkan oleh 3 jam kontinyu melihat secara dekat. Selain itu, pengguna komputer lebih jarang kedipkan mata (5x/menit). Oleh karena itu, perlu kita lakukan:

  • Relaksasi mata. Setelah melihat dekat beberapa saat, sesekali pandanglah arah jauh agar mata berelaksasi.
  • Perlu suplemen air mata.
  • Jarak mata ke komputer harus ada batasan khusus. Jika jarak baca dengan buku hendaknya 30 cm, maka jarak pandang ke komputer umumnya 50 cm, 10-20 cm di bawah mata.
  • Cahaya tidak terlalu terang dan tidak redup.
  • Pakai filter antiradiasi lebih baik.
  • Makanan untuk kesehatan mata. Makanlah makanan yang mengandung Vitamin A, C, E, lutein, zeaxanthin, astaxanthin, untuk melindungi makula dan lensa antioksidan radikal bebas dari UV.

9 Tips menjaga kesehatan mata

Nah, biar mata senantiasa sehat, lakukan hal-hal berikut ini ya.

  • Periksa mata 1 tahun sekali. Periksakan ke dokter spesialis mata. Bisa di klinik khusus mata, rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.
  • Pakai kacamata saat musim panas. Cahaya matahari juga bisa membahayakan mata, maka lindungi mata dengan memakai kacamata.
  • Makan nutrisi yang baik untuk mata: EYEVI
  • Pecahayaan yang baik dan tepat saat membaca atau bekerja dengan komputer. Yaitu jangan terlalu terang juga jangan terlalu redup.
  • Kedip dan istirahatkan mata. Jangan terus-terusan memandang gawai dengan jarang berkedip, lakukan relaksasi mata.
  • Jika memakai lensa kontak pilih yang kualitasnya baik, rawat, dan pakai dengan  jadwal yang tepat.
  • Rawat kesehatan tubuh. Misalnya dengan makan makanan sehat dan berolah raga.
  • Tangan yang senantiasa bersih. Kadang kalau mata gatal tanpa sadar kita langsung kucek-kucek mata. Sebenarnya jangan terlalu sering mengucek mata. Makanya biar ga terlalu berbahaya, jaga kebersihan tangan, karena tangan bisa menjadi sumber kuman.
  • Jangan sembarangan menggunakan obat. Pakailah obat-obatan sesuai anjuran dokter.

 

Eyevi, Minuman Nutrisi Kesehatan Mata

Eyevi nutrisi mata

Baru aku tahu nih, ada minuman kesehatan untuk mata yang enak dan nutrisinya mantap. Kan ada tuh suplemen yang kandungannya satu jenis saja, seperti beta karoten saja. Nah, ini beda, nutrisinya komplit. Ada anti radikal bebas, nutrisi-nutrisi lain yang sangat baik untuk mata, bahkan juga ada utrisi untuk otak yang merupakan tempatnya memproses informasi dari mata. Namanya Eyevi. Eyevi adalah nutrsi khusus kesehatan mata yang sangat membantu mencegah keruskaan mata dan mencegah timbulnya penyakit mata seperti:

  • Degenerasi makula. Makula adalah daerah kecil yang berbentuk bulat, terletak di bagian belakang retina. Di usia lanjut macula mengalami degenerasi, bola mata terlihat berubah warna. Pandangan menjadi buran dimulai dari tengah Kondisi ini akan memengaruhi kemampuan membaca, menyetir, menulis, atau mengenali wajah orang.
  • Katarak. Katarak adalah penyakit mata karena lensa mata yang menjadi keruh, sehingga cahaya tidak dapat menembusnya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total.
  • Retinopati diabetic. Retinopati diabetic adalah komplikasi dari penyakit diabetes yang memicu penyumbatan pada pembuluh darah pada bagian retina mata.
  • Uveitis (Radang Mata)

Katarak, degenerasi makula, mata minus

Eyevi terbuat dari perpaduan lutein dan zeaxanthin dengan memiliki keistimewaan menjaga macula dan retina pada mata. Dikombinasikan dengan Bilbery dan red beet yang dikenal dengan sebutan superfood sebagai nutrisi untuk kesehatan mata. Lutein dan zeaxanthin sendiri juga merupakan nutrisis otak agar anak cerdas. Keduanya merupakan karotenoid atau pigmen tanaman dengan sifat antioksidan yang kuat. Dalam beberpa penelitian lutein dan zeaxanthin terbukti dapat mendukung memori, meningkatkan kecepatan pemrosesan dan efisiensi otak, terutama ketika dikonsumsi bersamaan.

Nutrisi lain yang terkandung dalam Eyevi adalah Ekstrak anggur, vitamin C, vitamin B kompleks, algae (blue green algae).

Jadi dapat disimpulkan bahwa Eyevi ini dapat:

  • Membantu menjaga kesehatan mata
  • Mencerahkan penglihatan
  • Mencegah katarak

Review Eyevi

Setelah mencoba Eyevi, saya suka dengan rasanya. Enak segar. Anak-anak juga suka. Eyevi ini bisa diminum juga oleh ibu hamil dan menyusui karena nutrisinya bagus untuk perkembangan otak bayi. Kalau untuk anak-anak bisa diminum mulai umur di atas 5 tahun.

Jual Eyevi

Oh ya, kalau ada yang bilang, nutrisi itu kan bisa didapat dari diet atau dari makanan yang kita makan. Pertama, memang bisa sih, tapi belum tentu mencukupi kebutuhan. Mungkin setelah makan sekian kilo baru setara dengan kebutuhan kita untuk menjaga kesehatan mata. Kedua, sayur-sayuran itu kan dimasak. Proses pemasakan pasti akan mengurangi jumlah nutrisinya. Paling ya cuma banyak serat saja. Kandungan superfood juga jarang kita jumpai di pasaran. Jadi, lebih baik konsumsi tambahan yang lebih praktis seperti EYEVI agar ampuh untuk menjaga kesehatan mata.

Semoga bermanfaat ya!

EYEVI

Isi: 1 box 10 pcs @15 g

Info Order: 081808544417

Keunggulan Keanekaragaman Buah Lokal

Indonesia kaya akan bahan pangan lokal. Namun sayang, keanekaragaman pangan lokal ini hanya cukup dibanggakan tapi tak banyak digemari. Coba saja tanyakan pada diri. Lebih suka mana makanan rumahan atau makanan cepat saji? Lebih pilih mana tempe dengan kedelai lokal atau kedelai impor yang bijinya gendut-gendut? Lebih nyaman mana makan apel Malang yang manis kecutnya khas atau apel merah yang manis agak hambar?

Baiklah, saya akan membahas keanekaragaman pangan lokal berupa buah. Kalau jawaban kita atas pertanyaan di atas mungkin dinilai subjektif, mari kita lihat besaran impor buah di Indonesia. Jika impor buah besar, maka memang benar kita lebih suka yag impor daripada yang lokal. Pada September 2017, berdasaran data BPS, nilai impor buah dalah yang terbesar di golongan non-migas. Nilainya sebesar 44,2 juta dlar. Umumnya negara asal pemasok buah-buahan kita berasal dari Cina, Jepang, Thailand.

Sedangkan pada tahun 2020, tepatnya di 3 bulan pertama, impor buah menurun 45% daripada bulan sebelumnya. Nilai ekspor buah kita tercatat meningkat. Tetapi jika dilihat dari neraca perdagangan buah, kita masih defisit 19,1 triliun rupiah.

Meski rasa buah impor lebih manis, bentuknya lebih besar, buah lokal tak kalah unggul dalam manfaatnya. Di antaranya lebih aman dan lebih bergizi. Selian itu, dengan memakan buah lokal dapat melestarikan budaya kekayaan negeri sendiri.

Lebih Aman

Lihatlah kenyataan buah impor. Dalam situasi normal, buah-buahan yang ada di rumah kita pasti membusuk dalam beberapa hari. Bayangkan apa yang terjadi pada buah impor yang harus menempuh perjalanan panjang untuk sampai ke Indonesia. Tentu dalam pengiriman dan kemasannya harus dipikirkan agar buah itu tidak cepat membusuk. Maka, diberikanlah perlakuan pengawetan pada buah. Contohnya apel. Apel itu dilapisi lilin, diberi fungisida, dan antibakteri pirazolin. Selin pengawetan zat kimia, juga dilakukan pengawetan dengan suhu dingin 0-10°C. Jadi, jika buah itu kita makan bukan hanya kenikmatan rasa dan gizinya saja yang masuk ke tubuh kita. Tapi juga residu-residu pengawet akan masuk.

Belum lagi ada kasus penyakit yang disebabkan oleh bakteri pada buah impor. Misalnya pada 2015 lalu, Kementerian Pertanian kita melarang impor apel jenis Granny Smith dan Gala dari Amerika. Pemerintah juga menarik peredaran rock melon yang diimpor dari Australia. Hal ini dikarenakan buah-buahan itu menyebabkan penyakit listeriosis yang dibawa oleh bakteri Listeria monocytogenes. Gejala penyakit ini antara lain demam, nyeri otot, diare, jika terkena sistem saraf bisa menyebbakan kejang, hilang keseimbangan, keguguran, persalinan premature, dan infeksi pada bayi yang dikandung.

Jadi buah lokal cenderung lebih aman karena umumnya tidak diawetkan. Untuk sampai ke tangan konsumen, buah lokal hanya melewati proses yang pendek.

Lebih Bergizi

Buah impor yang mengalami perjalanan panjang banyak kehilangan gizinya. Salah satunya karena proses oksidasi saat penyimpanan waktu didistribusikan. Faktor lain yang menyebabkan buah impor rendah gizi adalah pemanenan sebelum waktunya. Hal ini karena kandungan gizi pada buah tertinggi ada di buah yang matang. Kalau dipanen sebelum matang maka akan memotong saluran nutrisi dalam buah.

Kandungan gizi buah lokal juga lebih bagus daripada buah impor. Misalnya, untuk buah yang sama dengan varietas berbeda. Hasil penelitian Anggun Rindang Cempaka, dkk pada 2014 menunjukkan bahwa kandungan quercetin di apel Rome Beauty dan Manalagi lebih banyak daripada quercetin pada apel impor fuji dan Red Delicious.

Melestarikan Keanekaragaman Pangan Lokal

Agak menyedihkan memang. Anak zaman sekarang tidak kenal siwalan. Bisa saja mereka tahu bentuknya dari internet, tetapi tidak tahu seperti apa rasanya. Bagaimana nikmatnya air buah yang mengalir saat daging siwalan digigit. Hmm, segar! Hal-hal seperti inilah yang patut dilestarikan. Karena buah tak melulu jeruk, apel, pisang. Diversifikasi pangan adalah kunci ketahanan pangan. Pangan yang monoton tak mugin bisa memenuhi permintaan 260 juta jiwa. Sebaliknya, pangan yang beragam sesuai kekhasan lokal akan membuat kita berdaulat pangan. Gizi yang masuk ke tubuh pun beragam.

Indonesia kaya akan keanekaragaman pangan lokalnya, termasuk buah juga beragam. Kita patut bangga. Mengonsumsinya adalah bentuk kebanggaan kita. Jangan sampai karena minimnya permintaan, maka buah itu punah.

Coba sebutkan macam-macam buah nusantara! Oke, saya bantu, ya. Rambutan, nanas, manga, belimbing, manga podang, pisang ambon, pisang tanduk, jambu merah, jambu air, durian, jeruk keprok, srikaya, sirsak, sawo, duku, dan mashi banyak lagi! Wah yang mana ya favoritmu?

Di luar yang saya sebutkan tadi, masih ada lho buah unik Indonesia yang jarang ditemui. Mereka adalah kepel, kecapi, buni, markisa, bisbul, carica, sukun, durian merah, namnam, alkesah. Wah, seperti apa ya wujudnya? Ini dia.

buah unik lokal Indonesia
Sumber: kemenkumham.go.id

Buah-buahan itu masih sangat jarang ditemui karena merupakan khas daerah tertentu. Untuk mendapatkannya masih asli dari hutan. Sedangkan untuk membudidayakannya belum terlalu massal seperti buah umum yang kita kenal. Oleh karena itu, kita juga patut menjaga dan melindungi hutan. Setidaknya kita dukung pelestarian hutan. Bisa aktif ikut kampanye pelestarian hutan, mengadopsi, pohon, menjaga keseimbangan lingkungan, dan melakukan hal yang ramah lingkungan. Agar kita bisa bangga akan keanekaragaman buah lokal kita dalam jangka waktu yang lama.

Semoga bermanfaat!

Tips Memilih Bra dan Panty yang Nyaman Dipakai Seharian

Pernah nggak setelah beraktivitas seharian, menjelang tidur langsung lepas bra karena engap? Badan tuh serasa dikerangkeng, nafas aja nggak bebas. Bisa jadi kamu salah pilih pakaian dalam yang tepat. Atau bisa juga modelnya memang kurang nyaman dipakai. Di sini saya bakal cerita gimana nyamannya beraktivitas dengan pakaian dalam yang tepat. Baik itu bra yang seperti apa dan celana dalam yang bagaimana.

Bra

Untuk menemukan bra yang tepat dan nyaman, intinya ada 2 cara. Pertama, perhatikan cara ukur size bra yang tepat. Bisa jadi cup bra kekecilan atau under yang kurang. Bra yang lingkar bawahnya kurang akan terasa sesak dipakai. Ukuran yang terlalu besar juga tidak akan menyangga payudara dengan baik. Ini tips saya.

Cara Ukur Size Bra

  1. Ukur upper bust (cup), yaitu lingkar tertinggi sampai ujung payudara. Ini untuk menentukan ukuran cup bra. Biasanya dinyatakan dengan huruf. Apakah Cup A, B, C, D.
  2. Ukur under bust (lingkar badan), yaitu lingkar bawah payudara. Ini untuk mengukur lingkar bra hingga pengaitnya.
  3. Kamu bisa perhatikan standar ukuran bra berikut ini.

Ukuran Bra Sorella

Kedua, pilih bra yang nyaman dipakai. Kalau bisa yang tanpa kawat tapi tetap kuat menopang payudara. Bahan juga memengaruhi kenyamanan. Lalu jangan sembarangan pilih merek bra. Yang 10 ribuan itu sudah dipastikan nggak nyaman. Ukurannya semena-mena di tubuh saya 😀

Bra dikatakan nyaman jika:

-Tidak ada lipatan lemak yang terlihat.

-Ada celah 2 jari di bagian tengah bra

-Jika lengan digerakkkan/diayunkan bra stabil tidak bergerak.

Nah, setahun terakhir ini saya sudah kecanduan salah satu pakaian dalam wanita branded: Sorella. Sampai-sampai punya banyak macam-macam modelnya. Yang paling nyaman itu Seamless Bra dari Sorella. Dulu, pertama kali nyobain Seamless Bra dari Sorella langsung jatuh cinta. Bentuknya tanpa jahitan, tanpa kawat, tapi pas banget dipakai. Nggak menyiksa. Akhirnya sekarang saya punya stok tambahan bra serupa. Model sama, warna juga sama. Semacam nyandu, kan?

Sorella Seamless Bra

Seamless Bra

Ternyata nggak cuma saya aja yang bilang nyaman. Teman-teman saya juga sudah nyobain. Iya, sih dulu saya tahunya dari mereka. Katanya model bra Sorella yang paling enak buat bebas bergerak itu ya Seamless Bra ini. Nggak heran kalau Seamless Bra menjadi bra yang BEST SELLER.

Oke, rupanya kamu semakin penasaran seperti apa Seamless Bra itu. Aku review lebih dalam, ya!

Review Seamless Bra (S10-28525B)

Seamless Bra adalah koleksi tanpa kawat tapi tetap bisa menopang payudara, karena bagian cupnya dibuat dengan cara dicetak dan sudah didesain untuk menopang payudara. Seamless Bra ini tanpa jahitan atau disebut juga dengan seamless sehingga tingkat kenyamanannya sangat tinggi. Terbuat dari bahan Meryl yang bersifat sangat lembut dan terasa adem saat dipakai.

Saking nyamannya, waktu pakai bra ini seperti second skin alias kulit kedua. Jadi serasa tidak memakai bra. Kalau sudah seperti ini dipakai beraktivitas apapun jadi nggak terasa. Saya bebas bergerak. Nggak pengen cepat-cepat lepas bra. Mau dipakai saat menjemur baju, berkutat di dapur, bersih-bersih, sampai duduk kerja di depan laptop pun oke.

Kadang kan, ada tuh tipe bentuk tubuh tertentu cocoknya pakai bra yang model gini, bentuk tubuh yang lain lagi cocoknya pakai model bra yang gitu. Kalau Seamless Bra ini bahannya sangat lentur. Jadi apapun bentuk tubuhmu, tipe tubuh apa saja cocok pakai bra ini.

Satu lagi yang penting. Karena  bra ini seamless, kalau dipakai tidak nyeplak. Apalagi kalau pakai baju yang tipis, nggak akan kelihatan nyeplak. Biasanya pakai baju bahan jersey itu gampang nyeplak pake bra yang tebal atau berkontur tertentu. Karena kainnya tipis terus ampang ngikutin lekuk. Sekarang pakai baju jersey jadi aman kalu pakai seamless bra karena nggak nyeplak.

seamless bra
Seamless Bra minim jahitan.
bahan meryl seamless bra
Seamless Bra Terbuat dari bahan Meryl.
Ada 6 pengait bra
Detail Tekstur dalam bra yang bersentuhan dengan kulit, terasa lembut.
Detail bagian luar bra seperti tak bersudut, sehingga tidak nyeplak.

So, buat kamu yang pengen coba, belanja langsung aja ke websitenya Sorella. Search pakai kata kunci “Seamless Bra”. Biar dapat diskon Sorella, sering-sering aja cek instagramnya Sorella. Biasanya sering kok diinfokan ada diskon di tanggal tertentu. Lihat di akhir untuk info pembeliannya ya!

Panty (Celana Dalam)

Salah dalam memilih celana dalam juga bikin resah untuk bergerak dalam beraktivitas sehari-hari. Biasanya kalau pakai bahan yang tidak menyerap keringat, celana dalam gampang bau. Belum lagi terasa lembap. Bisa-bisa nanti membahayakn organ intim kita, misalnya akan timbul keputihan.

Nah, Sorella juga punya celana dalam yang nyaman untuk dipakai beraktivitas apapun. Ini karena bahannya berkualitas dan ukurannya tepat. Namanya Bamboo Panty.

Kalau belanja bra di web Sorella, enaknya sekalian belanja pantynya atau celana dalamnya sekalian. Dan jangan tanggung-tanggung. Sekalian juga beli yang 1 pack. Karena Bamboo Panty juga dijual dalam bentu pack. Namanya Bamboo Panty Pack. Oke, langsung saja ya reviewnya!

Review Bamboo Panty Pack

Review Sorella Bamboo Panty Pack

Bamboo Panty Pack adalah serangkaian bamboo panty dalam satu bungkus. Satu bungkus isi 5 pcs dengan warna menarik yang berbeda-beda. Sesuai dengan namanya, Bamboo Panty terbuat dari serat bamboo. Lebih tepatnya 95% serat bamboo dan 5% spandex. Serat bamboo ini baik untuk kesehatan kewanitaan karena bersifat menyerap keringat dan antibakteri. Dengan adanya sifat yang demikian maka tidak mudah bau alias anti odor. Teksturnya super soft dan breathable. Jadi kalau disentuh saja sudah terasa sangat lembut. Apalagi kalau dipakai, terasa banget adem dan nyamannya .

Satu pack yang saya punya ini ada 5 warna pastel yang cute. Ada warna hitam, ungu, soft pink, pink, dan cokelat muda.

Kalau belanja di website Sorella cari saja dengan fitur “search” pakai kata kunci Bamboo Panty Pack. Nanti akan keluar berbagai model celana dalam yang berbahan dasar bamboo. Di antaranya adalah:

  • Sorella Bamboo Panty Pack Maxi
  • Bamboo Panty Pack Hikini
  • Bamboo Panty Pack Midi

bamboo panty pack

Itulah review Sorella Seamless Bra dan Bamboo Panty Pack. Gimana? Udah nggak sabar belanja kan?

Yuk, pancarkan #TrueInnerBeauty dengan nyaman beraktivitas bersama #SorellaIndonesia.

Belanja di: https://sorella.co.id/

Instagram: @sorella.id

REVIEW Vitaflow Multi Purpose Sanitizer dan Dry Baby Wipes yang Aman untuk Bayi

Memasuki masa pandemi ini saya menambahkan new normal kit jika bepergian. Jika biasanya di tas berisi dompet, popok bayi, dan baju ganti si kecil, sekarang ada tambahan masker cadangan, hand sanitizer, dan tisu. Kalau lagi rajin saya sedia tisu basah, kalau lagi pengen simple, bawa tisu kering cukup.

Masalahnya, saya agak kesusahan menemukan sanitizer yang aman untuk bayi. Umumnya kan sanitizer itu mengandung alkohol. Sayangnya alkohol ini tidak aman untuk semua golongan. Misalnya bayi, ibu hamil yang biasanya sensitive, bahkan saya sendiri yang punya keluhan dermatitis sering kambuh kalau keseringan pakai alkohol.

Mungkin saja orang tua yang sudah dewasa masih minim mengalami efek samping sanitizer yang mengandung alkohol. Tapi tidak bagi bayi. Efek samping sanitizer alkohol pada bayi misalnya iritasi pada kulit bayi. Alkohol juga bisa membuat kulit kering. Kalau kulit sudah kering akan lebih rentan mengalami gatal-gatal, alergi, dan infeksi. Apalagi alkohol juga bisa masuk ke dalam kulit bayi yang tipis hingga ikut ke dalam aliran darahnya. Jadi, kalau ajak bayi keluar, saya mesti cari tempat cuci tangan dulu. Tidak bisa dikit-dikit semprot habis pegang sesuatu.

Selain masalah kandungan alkohol pada sanitizer ini, saya juga agak males kalau bawa sanitizer yang beda untuk membersihkan hal yang berbeda. Tas kan jadi bulky. Satu sanitizer untuk tangan, satu sanitizer yang biasanya ukurannya agak besar karena tidak tersedia yang kecil, untuk mensterilkan benda-benda. Benda yang harus disterilkan biasanya keranjang belanja kalau sedang ke supermarket, meja makan kalau lagi makan di luar atau nunggu makanan saat take away, dll.

Nah, sekarang saya sudah nemu solusi yang menjawab dua masalah saya tadi. Vitaflow MultiPurpose Sanitizer yang tidak memakai alkohol sehingga aman meski untuk bayi 0 bulan. Pasti sudah familiar dengan Vitaflow, kan? Vitaflow sudah terkenal di bidang penyimpanan ASI. Seperti saya sendiri sudah punya botol ASI-nya, Selain itu juga ada botol susu, Kantong Asi 100ml & 150ml, dll. Multipurpose sanitizer dan dry babywipes ini produk-produk inovasi barunya.

Setelah saya pakai, kamu juga harus tahu nih tentang kelebihan Vitaflow Multipurpose Sanitizer Non Alkohol dan Dry Baby Wipesnya. Silahkan baca terus, ya!

Vitaflow Multipurpose Sanitizer

Vitaflow Sanitizer adalah sanitizer multifungsi non alkohol yang berbasis air tapi efektif membunuh bakteri dan virus. Zat aktif yang digunakan untuk membunuh kuman mikroorganisme bukan alkohol, tapi hypochlorous acid (HOCl). HOCl ini diformulasikan secara alami dari sistem dalam tubuh sebagai komponen yang bekerja untuk melawan bakteri. Kandungan aktif HOCl ini tidak  mengakibatkan efek membahayakan seperti alkohol sehingga aman jika tertelan dan aman bagi kulit sensitif, bayi, balita, anak-anak, hingga ibu hamil. Terbukti, Vitaflow Multipurpose Sanitizer ini lolos uji laboratorium dan mendapat izin dari Kemenkes.

Beneran deh, saya suka dengan konsep sanitizer produk yang diusung #VitaflowBaby ini. Soalnya memang multifungsi. Bisa digunakan sebagai hand sanitizer, bisa sebagai sanitizer berbagai permukaan benda misalnya, mainan, botol susu, meja, alat makan, dll. Jadi, saya tidak perlu repot membawa botol-botol yang berbeda kalau keluar rumah. Cukup satu sanitizer Vitaflow saja.

Oh ya, Vitaflow Multipurpose Sanitizer ini  juga bisa digunakan untuk membasahi Vitaflow Dry Wipes. Kalau sedang tidak bawa air atau belum ketemu air di luar rumah, tapi bawa Vitaflow Sanitizernya, bisa langsung digunakan.

Kemasan

Kemasan Vitaflow Sanitizer ini dari botol plastik. Tutup botolnya sudah langsung berupa spray pump, sehingga gampang untuk pakainya nanti. Tinggal tekan saja, semprot-semprot ke permukaan yang mau dibersihkan, selesai.

Vitaflow Sanitizer ini tersedia dalam 3 ukuran, yaitu 50 ml, 100 ml, dan 245 ml. Masing-masing punya tujuan yang berbeda dalam pemakaiannya.

  • Ukuran 50ml: kemasannya yang mungil pas banget masuk kantong baju si kecil, jadi gampang dibawa kalau keluar rumah.
  • Ukuran 100 ml: bisa dimasukkan ke tas saya, nggak begitu makan tempat.
  • Ukuran 245 ml: kemasannya besar, cocok digunakan untuk di dalam rumah.

Tekstur dan Warna

Tekstur Multipurpose Sanitizer cair seperti air. Tidak lengket, jadi tidak perlu dibilas. Saat disemprotkan tidak terasa sensasi dingin seperti pakai alkohol. Rasanya persis seperti cuci pakai air. Warnanya pun bening menyerupai air. Tidak heran, kalau si kecil habis pakai sanitizer Vitaflow ini di tangan terus ngemut-ngemut tangannya, ga masalah.

Aroma

Tidak ada aroma apapun dalam Vitaflow Multipurpose Sanitizer ini. Wangi juga tidak. Inilah yang bikin aman dipakai segala umur, bahkan mulai bayi 0 bulan.

Vitaflow Baby Dry Wipes Multifungsi (Wet & Dry)

Vitaflow Dry Wipes adalah tisu yang bisa digunakan dalam keadaan kering maupun basah. Bentuknya seperti tisu basah dengan serat yang tebal tapi kering ga ada cairan sama sekali. Menurutku ini lebih aman ya buat bayi. Apalagi kalau kita tidak tahu apa kandungan pembasah dalam tisu basah itu. Bisa jadi ada kandungan alkohol yang tidak baik bagi kulit sensitif, atau juga pengawet seperti paraben yang masih ada isu membahayakannya. Kalau dalam bentuk kering, jika kita mau menjadikannya sebagai tisu basah, kita bisa kontrol. Tinggal basahi dengan air bersih. Kita tahu asalnya dari mana dan bisa bikin mau sebasah apa. Kalau mau digunakan sebagai pembersih atau sekaligus mensterilkan, bisa juga disemprotkan Vitaflow Sanitizer.

Sekarang kalau kemana-mana bawa Vitaflow Dry Wipes enak. Bisa dipakai apa saja, tidak cuma buat bayi. Bisa  untuk membersihkan make up, mainan, tangan, kulit bayi, ganti popok, pengganti celemek bayi (bib), buat bersihkan layar hp, dan segala peralatan. Seperti kemarin, waktu si kecil main di taman, saya bawa Vitaflow Dry Wipes dan Vitaflow Sanitizer. Waktu makan belepotan, tinggal bersihin pake dry wipesnya yang dibasahi air dulu. Lalu saya lihat, tangannya juga kotor sampai kuku-kukunya. Vitaflow Sanitizer bisa disemprotkan ke Dry Wipes untuk membersihkan tangannya. Kalau pakai sanitizer saja kan kotoran-kotorannya nggak bisa hilang semua, kalau dibersihkan pakai tisu kotorannya bisa hilang.

Tisu Vitaflow ini sangat tebal karena berbahan dasar Viscose dan Synthetic sehingga kuat dan tidak gampang sobek. Kalau punya bayi newborn (baru lahir), kan sering BAB encer tuh. Saya bersihinnya pakai tisu. Dulu pakai tisu kering biasa. Tapi nggak enak banget gampang sobek, terus menyisakan remah-remah di kulit bayi. Nah, kalau pakai Vitaflow Dry Wipes ini enak. Kalau dibasahin nggak bakal sobek.

Vitaflow Dry Wipes punya dua varian tekstur. Ada yang Honeycomb, ada yang Satine. Tekstur Honeycomb menjadikannya mampu membersihkan kotoran dengan baik. Sedangkan Tekstur Satine, teksturnya bergaris-garis lebih lembut. Istimewanya, Vitaflow Dry Wipes sudah bersertifikat halal dari MUI dan memiliki izin Kemenkes RI.

Vitaflow dry wipes
Vitaflow Dry Wipes Honeycomb sebelum dibasahi
Vitaflow Dry Wipes oneycomb sesudah dibasahi.
Vitaflow dry wipes satine
Vitaflow Dry Wipes Satine

Setiap lembarnya tisu Vitaflow ini berukuran kira-kira 15 cmx 21,5 cm. Sama seperti Vitaflow Sanitizer yang ada 3 ukuran, Vitaflow Dry Wipes juga punya 3 ukuran. Ada yang isinya 200 sheet, 100 sheet, dan 25 sheet. Ukuran 100 dan 200 sheet cocok untuk persediaan  di dalam rumah. Sedangkan Vitaflow Dry Wipes 25 sheet cocok untuk dibawa bepergian, karena mudah masuk tas.

Ukuran Vitaflow Baby Wipes Honeycomb
Ukuran Vitaflow BabyWipes Satine

Vitaflow Baby Dry Wipes

  • Bisa digunakan kering maupun basah.
  • Berbahan tebal, tidak mudah sobek.
  • Multifungsi untuk membersihkan apapun.
  • Bersertifikat halal MUI dan izin Kemenkes RI.
  • Tersedia varian Honeycomb dan Satine, dalam 3 ukuran: 25 sheet, 100 sheet, dan 200 sheet.

 

Jadi, gimana? Sudah siap bepergian dengan Vitaflow Sanitizer dan Vitaflow Baby Dry Wipes? Cobain deh, soalnya ini keperluan yang esensial jaman now ^_^

Semoga bermanfaat, ya!

 

 

Pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi

Hai! Udah tau belum? Setiap tanggal 28 Mei  itu diperingati sebagai Hari Kebersihan Menstruasi atau Menstrual Hygiene Day? Tanggal ini cukup unik karena dipilih berdasarkan siklus haid wanita. Siklus menstruasi umumnya berlangsung selama 28 hari, sedangkan lamanya menstruasi itu rata-rata 5 hari. Jadilah 28/5, jadi gampang diingat kan?

Hari Kebersihan Menstruasi ini diperingati buka serta-merta perayaan saja, tapi ada tujuannya. Tujuannya adalah agar wanita semakin sadar pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM), sehingga mematahkan stigma dan norma sosial negative terkait menstruasi yang dianggap tabu. Oleh karena itu peringatan ini dilakukan setiap tahun dengan melibatkan pemerintah , organisasi, pihak swasta, dan masyarakat luas. Seperti saat itu, pada 27 Mei 2021 saya mengikuti webinar tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi yang didukung oleh Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia, Ikatan Psikolog Klinis Indonesia dan Mundipharma. Jangan ditanya, materinya padat berisi lho! Mulai dari pentingnya kebersihan, pembahasan dari segi psikologis bagaimana menjelasan kepada anak, sampai produk yang direkomendasikan untuk perawatan organ intim saat menstruasi. Penasaran kan? Baca terus, ya!

Manajemen Kebersihan Menstruasi

Menstruasi adalah proses biologis normal yang dialami setiap perempuan. Darah akan keluar selama 3-7 hari dari organ intim, satu periode setiap bulannya (setiap 28 atau 21-35 hari). Ini adalah tanda bahwa seorang perempuan siap bereproduksi karena haud itu didahului oleh proses matangnya sel telur yang siap dibuaho. Darah yang keluar adalah lapisan dalam rongga Rahim yang dipersiapkan menjadi tempat menempelnya sel telur yang siap dibuahi. Karena sel telur tidak dibuahi, maka lapisan tadi meluruh keluar sebagai darah.

proses menstruasi

Faktanya banyak perempuan yang mengalami menarke (mentruasi pertamanya) masih awam tentang apa yang dialaminnya. Hal ini dipaparkan lebih lanjut oleh dr. Dwi Oktavia TLH, M.Epid selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Prov. DKI Jakarta.

Fakta tentang menstruasi ini mengejutkan lho. Ini dia

  • 1 dari 4 anak di Indonesia tidak pernah mendapatkan informasi tentang menstruasi sebelum mereka mendapatkan menstruasi pertama (UNICEF Indonesia).
  • 1 dari 5 anak perempuan tidak mengetahui bahwa menstruasi adalah tanda bahwa secara fisik mereka sudah bisa hamil (SDKI, 2017).
  • 1 dari 2 anak perempuan yang mengetahui bahwa menstruasi itu adalah tanda fisik perempuan bisa hamil (UNICEF, 2019)
  • 1 dari 6 anak perempuan terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih pada saat menstruasi, karena takut dibully jika darah tembus ke seragamnya (UNICEF, 2015).
  • Hanya 5 dari 10 anak perempuan yang tahu apa yang harus dilakukan selama menarke, mengganti pembalut setiap 4-8 jam sehari sedangkan sisanya mengganti 2 kali sehari, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

Dari situ terlihat bahwa masih ada wanita yang rendah pengetahuannya tentang manajemen kebersihan menstruasi. Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) adalah pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan mengalami menstruasi. Perempuan harus bisa menggunakan pembalut yang bersih dan diganti sesering mungkin saat periode menstruasi. Dan seharusnya, perempuan memiliki akses untuk membuang pembalut, mengakses toilet, sabun, dan air untuk membersihkan diri dalam kondisi nyaman dan terjaga.

Pemerintah pun sangat aware dalam hal ini, sehingga meunangkannya dalam Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi. Dalam peraturan ini diatur tentang pelayanan kesehatan reproduksi, pemberian konseling, komunikasi, informasi, dan edukasi. Oleh karena itu, ada beberapa program kesehatan yang mendukung kesehatan reproduksi remaja, yaitu:

  • UKS. UKS berkolaborasi dengan Puskesmas dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah.
  • Posyandu Remaja. Pos Pelayanan Terpadu Remaja adalah sebuah wadah Pos Kesehatan Remaja yang memfasilitasi pemahaman seluk-beluk remaja selama masa puber.
  • Aku Bangga Aku Tahu. Atau disingkat ABAT merupakan penyuluhan rutin ke sekolah terkait kesehatan reproduksi dan penyakit infeksi menular seksual.
  • Vaksinasi HPV. Program ini menjadi salah satu pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah dengan sasaran anak kelas 5 dan 6 SD untuk mengurangi risiko kanker serviks.

Peraturan Pemerintah Tentang Kesehatan Reproduksi

Dampak Jika Tidak Menerapkan Manajemen Kebersihan Menstruasi dengan Baik

MKM yang buruk bisa mengakibatkan dampak kesehatan yang negative, lho. Oleh karena itu Prof Dr. dr. Dwiana Ocviyanti SpOG(K), MPH menjelaskan lebih lanjut tentang dampak kesehatan pada vagina dan penerapan MKM ayng harus dilakukan.

Infeksi saluran reproduksi

Nanti akan terjadi vaginitis jika kebersihan vagina saat menstruasi tidak terjaga.

Vaginosis bakterialis

Vaginosis bakterialis adalah infeksi vagina yang disebabkan terganggunya keseimbangan jumlah flora normal dalam vagina.  Akibatnya bisa keputihan dan gatal-gatal. Salah satu penyebabnya adalah pembalut yang jarang diganti dan higienitas yang buruk.

Infeksi Jamur

Infeksi jamur juga bisa terjadi misalnya Kandidosis vulvovaginalis. Infeksi ini disebabkan oleh jamur Candida albicans. Gejalanya adalah gatal-gatal ekstrim dan pembengkakan pada vagina dan vulva serta ke[utihan ynag menggumpal. Penyebabnya salah satunya adalah karena higienitas wanita yang buruk terutama saat menstruasi. Kondisi organ intim terlalu lembap lalu terjadi iritasi saat penggunaan pembalut yang tidak tepat bisa menimbulkan infeksi ini.

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih adalah infeksi pada organ sistem/saluran kemih seperti gijal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Gejla yang terjadi biasanya demam, sakit perut di panggul, anyang-anyangan atau nyeri saat buang air kecil, dll. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan kebersihan yang buruk, misalnya salah dalam membersihkan organ intim maupun menggunakan produk yang tidak higienis.

Peningkatan Risiko Kanker Serviks

Jika seseorang sudah mengalami infeksi bakteri maupun jamur, maka hubungannya dengan risiko terjadinya kanker serviks juga meningkat.

Penerapan Manajemen Kebersihan Menstruasi

Nah, agar terhindar dari dampak negatif manajemen kebersihan area kewanitaan yang buruk, kita harus tahu dan menerapkan secara disiplin manajemen kebersihan menstruasi. Berikut ini adalah cara menjaga kebersihan masa menstruasi.

  1. Cuci bersih pembalut ysng sudah dipakai, masukkan ke kantong plastik. Jika tidak dicucipun tidak apa-apa tetapi tetaplah bungkus pembalutnya.
  2. Buanglah pembalut ke tempat sampah.
  3. Jika menggunakan pembalut cuci ulang, segera cuci setelah digunakan.
  4. Pembalut sebaiknya diganti setiap 4-5 jam sekali. Begitu juga jika memakai menstrual cup, bersihkan setiap 4-5 jam jangan  dibiarkan berhari-hari.
  5. Mandi 2 kali sehari untuk menjaga kesehatan dan kesegaran tubuh.
  6. Selalu cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

Ada juga hal-hal yang harus diperhatikan dalam membersihkan vagina. Ini harus selalu diperhatikan baik selama menstruasi maupun tidak. Lakukan lah hal-hal ini:

  1. Gunakan air bersih mengalir saat membersihkan vagina.
  2. Perhatikan arah saat membersihkan vagina. Sebaiknya dari atas ke arah anus jangan sebaliknya.
  3. Jika memakai cairan pembersih vagina, pakai yang sesuai pH normal vagina yaitu 3,5-4,5.
  4. Buanglah pembalut denga cara yang benar. Bungkus dengan kertas bekas, buang ke tempat sampah, jangan buang ke dalam kloset karena bisa bikin buntu.

7 Tips Bicara Menstruasi Pada Anak

Ada lagi materi yang unik nih. Bukan secara langsung membahas mentsruasi itu sendiri, tapi sangat bermanfaat. Yaitu cara bicara menstruasi. Tahu sendiri kan biasanya menstruasi ini dianggap tabu sehingga dalam keluarga aja jarang dibahas? Jika kita sudah punya anak perempuan yang menjelang puber, kita wajib lho mengedukasi mereka. Hanya saja mungkin ini merupakan tabu. Maka, ada trik-trik khusus cara bicara pada anak perempuan mengenai menstruasi ini dari Psikolog Anna Surti S.Psi, M.Psi, Psikolog. Ini dia 7 Tips Bicara Menstruasi.

  1. Ingat, Ibu =Paling diharapkan. Ibu adalah sumber info menstruasi yang paling diharapkan oleh anak perempuan. Maka bekalilah diri dengan pemahaman yang tepat. Mana fakta mana mitos.
  2. Bicara menstruasi tidak tabu. Justru bicara menstruasi ini penting untuk meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan generasi penerus bangsa.
  3. Lakukan berulang kali. Bicara menstruasi tidak cukup sekali tapi bisa dibicarakan sejak ada tanda-tanda awal pubertas. Jadi sesuaikan pembicaraan sesuai usianya.
  4. Bersikap positif. Hal ini karena isu pubertas termasuk menstruasi bisa jadi hal sensitive bagi remaja.
  5. Banyak bertanya dan berdiskusi. Lebih baik banyak bertanya dan mendengarkan jawaban remaja daripada banyak ceramah/menasihati. Kita bisa mulai dengan sharing pengalaman positif.
  6. Jelaskan secara kongkrit. Gunakan gambar anatomi tubuh secara sederhana untuk menjelaskan, tunjukkan cara pakai pembalut, juga bisa dilakukan dengan games seperti Menstrual Maze.
  7. Jelaskan juga pada anak laki-laki. Ini bertujuan agar anak laki-laki bisa lebih menghargai perempuan. Agar nanti tidak mengejek atau mempermalukan anak perempuan tapi dapat membantu. Misalnya saat tau temannya ‘bocor’ ikut menutupinya atau membawakan minuman hangat untuk temannya yang lesu karena menstruasi.

Anna Surti Psikolog

Rangkaian Lengkap untuk Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Area Kewanitaan

Dalam webinar ini juga ada pemaparan serangkaian produk dari Mundipharma dan kegiatannya yang mendukung manajemen kebersihan menstruasi. Kita tahu tadi pembersih kewanitaan tidak boleh sembarangan. Misalnya sabun, pH-nya harus disesuaikan dengan pH organ intim. Istimewanya, pembersih yang dikeluarkan oleh Mundipharma tidak hanya sabun, tapi juga banyak yang lainnya.

Mundipharma Indonesia melalui brand Betadine Feminine Care mengadakan kampanya edukatif #YangIdeal untuk mengajak perempuan Indonesiamengetahui dan mengerti cara yang ideal dan tepat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan. Misalnya untuk pembersihan sehari-hari, saat menstruasi, dan saat terjadi infeksi diorgan kewanitaan. Betadine Feminine Care menyediakan rangkaian lengkap untuk menjaga kesehatan dan kebersihan area Miss V, yang disesuaikan berbagai kondisi seperti:

  1. Daily Protection. Adalah sabun dan foam untuk membersihkan Miss V dengan pH balanced, prebiotic, paraben free, hypoallergenic, dan gynaecologically tested.
  2. Red Days. Saat menstruasi risiko infeksi kuman meningkat sehingga untuk perlindungan ekstra perlu antiseptik povidone iodine 10%: Betadine Feminine Hyegiene. Produk ini akan mengatasi gejala infeksi kewanitaan seperti keputihan, iritasi ringan, bau tak sedap, dan gatal.
  3. Jika sudah terjadi infeksi, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk penggunaan Betadine Vaginal Douche. Ini adalah antiseptic povidone iodine 10%.
  4. Traveling Essential. Saat traveling kita bisa gunakan Betadine Feminine Wipes. Tisu pembersih ini memiliki pH seimbang, prebiotic, dan biodegradable.

betadine feminine care

Semua rangkaian produk itu bisa didapatkan di Shopee dan Tokopedia.

Nah, banyak fakta menarik bukan tentang manajemen kebersihan menstruasi? Hal ter-WOW apa nih yang baru kamu tahu?

Semoga bermanfaat ya!

Pentingnya Sentuhan, Efek Wewangian, dan Cussons Baby Powder Moodscent Bagi Mood Si Kecil

Entah apa yang terjadi pada Raudya akhir-akhir ini. Ia sering rewel, sering melamun tiduran di lantai, pokoknya kelihatan tidak bahagia. Tidak terjadi sekali tapi beberapa kali dalam beberapa hari terakhir. Saya pikir dia menunjukkan tanda-tanda lapar atau mengantuk. Saya beri makan, makanannya tidak dihabiskan. Oleh karena itu, saya susui agar cepat tidur, tapi dia tak kunjung tidur juga. Begitu juga dengan aktivitasnya bermain. Saat corat-coret buku misalnya. Tiba-tiba ia menangis tidak jelas maunya apa. Mungkin dia mau warna lain atau apa, yang jelas tidak saya temukan solusinya. Kalau dia menunjukkan bahasa yang negatif begini, saya juga ikut-ikutan stres. Sampai saya merasa enggan merawatnya.

Sampai suatu ketika saya baca beberapa artikel terkait mood bayi. Bayi itu bisa berubah mood karena beberapa hal. Contohnya, ia tidak bisa mengutarakan keinginannya karena belum lancar berbicara, kesulitan mengendalikan emosi, kesulitan fokus beralih dari aktivitas satu ke aktivitas yang lain, bisa juga karena kecapekan atau kelaparan.

Menghadapi bayi yang bad mood seperti itu, menjadikan lingkaran setan yang terus menerus berlangsung. Awalnya bayi moodnya rendah, lalu berakibat pada saya yang kelelahan mengurusnya, stres, mood cenderung berubah-ubah. Kalau  saya sebagai ibunya sudah stres, bisa berdampak lagi ke mood si bayi. Soalnya menurut penelitian yang dilakukan oleh Paul Wilson dan Tania Wilson dari Calm Centre terhadap ibu-ibu menyusui menunjukkan bahwa pola aktivitas gelombang otak yang terekam dari bayi yang disusui hampir sama dengan si ibu. Jika dibiarkan, maka masalah ini tidak ada ujungnya. Malah bisa berdampak buruk bagi pertumbuhan si kecil. Stres itu bisa mengubah perkembangannya dan memiliki efek yang tidak baik pada otak bayi.

Beruntung, selain membaca beberapa artikel, saya juga menemukan video perilisan Cussons Baby Powder Moodscent di platform Vidio. Di situ dijelaskan langsung oleh para ahli bahwa ada kaitan antara sentuhan, efek wewangian, dan produk yang berkualitas. Mudah-mudahan ini menjadi solusi bagi saya dan si kecil yang kehilangan mood.

Manfaat Sentuhan Lembut pada si Kecil

Profesor Francis McGlone, Professor of Neuroscience, Liverpool JM University, UK, memaparkan temuannya tentang efek sentuhan pada bayi. Ternyata sentuhan yang lembut itu tidak hanya dapat memengaruhi perkembangan otak bayi tapi juga membantu mendukung sistem kekebalan, memengaruhi suasana hati, tingkat stres, dan manfaat lainnya. Selengkapnya akan dijelaskan manfaat sentuhan lembut pada si kecil sebagai berikut.

1. Memengaruhi Perkembangan Otak Bayi

Sentuhan merupakan elemen yang fundamental terhadap perkembangan otak bayi. Dari penelitian yang sudah dilakukan, efek sentuhan dapat memengaruhi perkembangan fisik, kemampuan berbahasa, kemampuan kognitif, serta kompetensi sosial dan emosional. 

2. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Dalam tubuh manusia termasuk bayi, ada hormon yang terkait dengan stres yaitu kortisol dan serotonin. Sentuhan positif akan mengurangi hormon kortisol penyebab stres dan meningkatkan pelepasan serotonin. Jika si kecil stres itu berarti hormon kortisol meningkat. Kalau stres maka kekebalan tubuh akan berkurang. Sentuhan dapat mengurangi kortisol sehingga kekebalan tubuh dapat meningkat karena berkurangnya stres. Sedangkan serotonin penting untuk fungsi sistem kekebalan tubuh. Jika kadarnya meningkat maka kekebalan tubuh juga meningkat. Oleh karena itu sentuhan positif pada si kecil akan mendukung sistem kekebalan tubuhnya.

3. Mendukung Tumbuh Kembang Si Kecil

Dalam tubuh manusia terdapat neurofibre. Neurofibre adalah sebuah sistem pada saraf di dalam kulit bayi yang merespon sentuhan orang tuanya. Neurofibre ini banyak terdapat di area belakang kepala, sekitar wajah, dan area perut.  Penelitian membuktikan bahwa Neurofibre yang ada di seluruh tubuh kita akan merespon lebih optimal melalui sentuhan lembut dan penuh kasih sayang. Dalam jangka panjang, efek sentuhan dapat memengaruhi sistem genetis pada otak bayi, sehingga ia dapat lebih mengendalikan stres di berbagai tahap pertumbuhan selanjutnya.

4. Mempererat Ikatan Antara Orang Tua dan Anak

Sentuhan lembut pada bayi adalah hal yang dapat menenangkan si kecil. Ia akan merasa nyaman ketika didekap, dipeluk, disentuh dengan lembut dan penuh kasih sayang. Ketika ini terjadi maka secara langsung ikatan antara ibu dan anak akan menjadi lebih erat. Memori terawal si kecil terbentuk lewat reaksi dari sentuhan lembut orang tua yang disertai dengan aroma yang menyenangkan.

Hubungan Penting Antara Sentuhan, Wewangian, dan Produk Berkualitas dalam Mendukung Mood Si Kecil

Kekuatan sentuhan memang memiliki banyak manfaat pada si kecil. Namun ternyata jika dikombinasikan dengan aroma yang menyenangkan, akan lebih menghidupkan lagi efek sentuhan tersebut. Aroma yang menyertai saat sentuhan diberikan akan membuat bayi lebih mengenali lagi hubungan positif antara sentuhan serta aroma yang menyenangkan.

Begitu pentingnya kombinasi aroma dan sentuhan itu. Oleh karena itu, PZ Cussons Indonesia  mengeluarkan inovasi Cussons Baby Powder dengan tiga wangi baru yaitu Sakura, Vanilla dan Mixed Berry. Formula baby powder ini hadir dengan inovasi Moodscent™, sehingga produk berkualitas dari Cussons Baby Powder baru ini akan membantu mendukung kenyamanan dan kesegaran pada bayi.

Rahma Anna Setyani, Head of Marketing Cussons Baby and Cussons Kids menyatakan, “Dengan misi dan komitmen yang kuat untuk membantu mendampingi Ibu dan si kecil dengan sepenuh hati, Cussons hadir dengan produk inovatif terkini yang menawarkan bedak bayi berkualitas tinggi. Apabila dipadukan dengan sentuhan lembut dalam pengaplikasiannya, Cussons Baby Powder baru terbukti bermanfaat membantu meningkatkan suasana hati bayi sekaligus memberikan rasa tenang bagi orang tua. Kami menyebutnya sentuhan khas ala Cussons.”

Inovasi Moodscent ini tidak sembarangan wanginya lho, karena efeknya juga sudah dibuktikan dalam penelitian. Seperti yang dipaparkan oleh Dr. Haryono Hartono, PhD, Head of Research and Development, APAC PZ Cussons, bahwa PZ Cussons Indonesia bekerjasama dengan para ahli perfumer memperkenalkan sebuah inovasi yang telah dipatenkan, yaitu Moodscent™. Moodscent™ merupakan pengembangan teknologi dengan wewangian tertentu yang membantu meningkatkan emosi positif saat digunakan, dan juga membantu meningkatkan ikatan yang lebih kuat antara bayi dan orang tua. Teknologi Moodscent™ telah terbukti melalui sebuah metode analisis yang melakukan pembuktian korelasi antara suasana hati dengan aroma atau wewangian tertentu.

Lalu apa bedanya wangi Moodscent dengan wangi parfum lainnya? Kita sudah tahu tadi, bahwa jika ibu bad mood, maka si bayi bisa ikut menjadi bad mood. Hal ini karena bayi dapat merasakan suasana hati ibunya. Inilah yang disebut bonding. Bonding ini penting untuk pertumbuhan si kecil. Contohnya saat mandi. Mandi adalah salah satu momen yang tepat untuk merawat bayi sekaligus meningkatkan ikatan batin antar keluarga. Wangi Moodscent™ berbeda dengan wangi parfum lain karena dirancang khusus sehingga dapat membantu menciptakan suasana yang mendukung serta meningkatkan suasana hati saat bonding Bunda dan si kecil. Momen bonding yang berkualitas antara Bunda dan bayi akan membantu pertumbuhan si kecil.

Selain aktivitas mandi, bonding antara orang tua dan si kecil itu juga diperoleh dari sentuhan pijatan lembut. Dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, seorang dokter pediatri, berpendapat bahwa pijatan lembut pada bayi akan meningkatkan rasa keamanan, kenyamanan, serta bonding orangtua dan anak. Apalagi jika ditambah dengan penggunaan produk yang terbukti aman dan nyaman.

Jadi, kombinasi antara sentuhan lembut orang tua, aroma, dan produk berkualitas dari Cussons Baby Powder Moodscent ini menimbulkan banyak manfaat bagi si kecil. Tidak hanya itu, efeknya juga memengaruhi mood pada orang tua juga.

Mengapa Cussons Baby Powder Moodscent?

Akhirnya saya tertarik mencoba Cussons Baby Powder dengan inovasi Moodscent untuk Si Kecil. Ternyata Cussons Baby Powder dengan inovasi baru ini memiliki 4 keutamaan, sehingga wajib dicoba. Apa saja keutamaannya?

1. Mood Scent

Cussons Baby Powder diformulasikan dengan inovasi Moodscent™,sehingga selain produknya berkualitas juga memiliki manfaat untuk membantu mendukung kenyamanan dan kesegaran pada bayi.

3. Mengandung Essential Oil

Dalam bedak bayi Cussons ini terkandung essential oil. Essential oil dalam setiap varian berbeda-beda, dan memiliki manfaat aromatik tersendiri bagi kulit dan suasana hati.

2. Teruji Klinis

Seluruh rangkaian Cussons Baby Powder telah teruji klinis. Ahli parfum Cussons menggunakan berbagai metodologi untuk melakukan berbagai macam tes seperti Contingent Negative Variation (CNV) dan Functional Magnetic Resonance Imaging (FMRI). Selain itu, produk ini telah diuji coba oleh dermatologis (dokter kulit) sehingga aman bagi kulit bayi.

4. Tersertifikasi Halal

Setiap produk Cussons Baby Powder varian dan ukuran kemasan apapun sudah mengantongi sertifikat halal dari LPPOM MUI dengan Nomor 00150086580118. Dengan demikian semakin aman dan menenangkan hati saat digunakan.

Tak hanya itu, setelah diamati lebih lanjut, saya menemukan beberapa keistimewaan Cussons Baby Powder. Penasaran kan? Oke, ini dia.

5. Wangi Tahan Lama

Bedak Cussons Baby dengan inovasi Moodscent™ ini memiliki wangi yang tahan lama. Terbukti wanginya bisa bertahan hingga 8 jam.

6. Telah disterilisasi

Bedak yang dimasukkan ke dalam kemasannya sudah disterilisasi, sehingga bebas dari kuman dan penyakit berbahaya. Setelah pengemasan pun diberi segel untuk menggaransi perlindungan kualitas produk.

7. Produsen Terpercaya

Cussons Baby Powder adalah produk yang diproduksi oleh PZ Cussons Indonesia. Sepanjang 135 tahun Sejarahnya, PZ Cussons telah berhasil beradaptasi dan terus berkembang sesuai dengan perubahan konsumen, pasar, dan ekonomi yang terus berubah. PZ Cussons memiliki warisan dan budaya kewirausahaan yang tak tertandingi, didukung dengan kuat oleh nilai-nilai CANDO. Sementara PZ Cussons Indonesia sendiri telah beroperasi lebih dari 32 tahun di Indonesia. PZ Cussons Indonesia berkomitmen untuk  terus mengembangkan dan memproduksi produk yang relevan, berkualitas tinggi, dan melakukan inovasi melalui pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan aspirasi konsumen lokal dan didistribusikan melalui jaringan terbaik di dunia. Oleh karena itu, produk yag dihasilkan termasuk Cussons Baby Powder adalah produk yang aman berkualitas.

8. Mudah didapat

Produk Cussons Baby Powder ada di semua lini penjualan. Dari hypermarket, supermarket, sampai minimarket pasti ada. Secara online pun produknya mudah didapatkan. Baik itu di official store berbagai marketplace maupun toko lainnya.

9. Harga Terjangkau

Saya membeli Cussons Baby Powder kemasan yang terkecil di toko yang saya datangi, yaitu kemasan 100 g + 50 g. Harganya termasuk murah di bawah 10 ribu rupiah.

Varian Cussons Baby Powder Moodscent

Cussons Baby Powder dengan inovasi Moodscent hadir dengan 3 wangi yang berbeda. Ada Wangi Sakura, Wangi Vanilla, dan Wangi Mixed Berry. Wangi yang berbeda ini juga bisa membuat suasana hati yang berbeda juga, lho. Hal ini juga telah teruji secara ilmiah dengan beberapa analisis seperti CNV dan FMRI, bahwa wewangian tertentu memang dapat membuat suasana hati secara berbeda. 

Jika Bunda bertanya-tanya apakah wangi Moodscent ini cocok untuk bayi? Hal ini juga telah diteliti. Semua wewangian yang dikembangkan oleh Cussons telah diciptakan sesuai standar International Fragrance Association (IFRA) di setiap fase perkembangan bayi mulai dari tahapan yang paling awal, pada saat mereka berkembang, hingga fase paling aktif mereka sebagai toddler dan anak. Saya sudah mencoba semuanya. Ini dia hasil penilaian saya, semoga bisa menjadi pertimbangan juga buat Bunda.

Sakura

Manfaat

Cussons Baby Powder Moodscent Wangi Sakura menghadirkan mood LOVE, yang membantu bayi merasakan sentuhan ibu yang penuh cinta.

Aroma  

Aroma yang muncul adalah wangi sakura. Wangi yang feminine dan lembut. Tak heran jika suasana hati yang ditimbulkan nanti adalah kecintaan terhadap sentuhan orang tua.

Kemasan

Kemasan bedak ini berupa botol plastik yang ergonomis, pas digenggam. Didominasi oleh warna pink.

 

 

Komposisi

Komposisi inti bedak bayi Cussons ini adalah talc, parfum dan essential oil. Essential oil yang dipakai adalah dari Citrus aurantium dulcis (orange) peel oil.

 

 

Tekstur & Warna

Tekstur bedak ini halus dan lembut. Warnanya putih karena tidak ada tambahan pewarna.

Vanilla

Manfaat

 Aroma MoodScent™ Vanilla menghadirkan mood RELAX, yang membantu bayi lebih nyaman.

 

Aroma

Aroma yang tercium adalah aroma vanilla yang lembut sehingga dapat merilekskan tubuh.

 

Kemasan

Kemasan yang dipakai adalah botol plastik dengan lekukan ergonomis. Badan kemasan didominasi oleh warna biru.

 

 

 

Komposisi

Komposisi Cussons Baby Powder Moodscent Wangi Vanilla adalah talc, parfum, Lavandula hybrida (Lavandin) oil, Pelargonium graveolens (Geranium)floer oil, Citrus limon (Lemon) peel oil, Cananga odorata (Ylang ylang) flower oil, Mentha arvensis leaf oil, dan Melaleuca alternifolia (Tea Tree) leaf oil.

 

 

Tekstur & Warna

Teksturnya masih sama dengan varian lain. Lembut dan halus, juga tanpa pewarna.

 

Mixed Berry

Manfaat

Aroma Mixed Berry menghadirkan MoodScent™ JOY, yang membantu bayi lebih ceria dan berseri.

 

Aroma

Aroma yang didapatkan setelah pengaplikasian bedak aroma mixed berry ini adalah aroma macam-macam buah berries. Aromanya segar dan menyegarkan, sehingga wajar saja jika bisa membuat bayi ceria.

 

Kemasan

Kemasannya sama dengan varian lain, yaitu botol plastik dengan tutup berlubang. Cara memakainya tinggal putar tutup botolnya. Warna kemasannya adalah ungu.

 

Komposisi

Talc, parfum, Mentha arvensis leaf oil.

 

Tekstur & Warna

Teksturnya lembut, halus, berwarna putih karena tanpa pewarna.

 

Cara Menggunakan Cussons Baby Powder Moodscent

Agar aman, cara menggunakan bedak ini jangan sembarangan ya biar tidak terkena bagian-bagian yang sensitif seperti mata, mulut, hidung, dan alat kelamin. Lebih baik mengaplikasikan bedak dengan tangan bukan spon, agar manfaat sentuhan terasa.

Berikut langkah-langkah menggunakan bedak Bayi Cussons.

  1. Taburkan Cussons Baby Powder ke telapak tangan secukupnya.
  2. Ratakan perlahan-lahan di telpakan tangan, jauhkan dari jangkauan si kecil.
  3. Usapkan secara lembut pada kulit si kecil.
  4. Hindari menepuk dan menaburkan bedak di dekat wajah serta area sensitif si kecil. Hindari bedak untuk dihirup dan ditelan.

Pengalaman Menggunakan Cussons Baby Powder MoodScent™

Setelah Bunda membaca semua tentang Cussons Baby Powder Moodscent, pasti Bunda ingin tahu kan bagaimana efek di para ibu yang menggunakannya? Di sini saya akan share pengalaman Yuanita Christiani dan saya sendiri, ya!

Yuanita Christiani

Yuanita Christiani, seorang ibu yang memiliki satu anak dan juga berprofesi sebagai TV Host dan aktris,  membagikan pengalamannya saat itu. Anaknya, Ariella, adalah anak yang aktif. Yuanita mengatakan bahwa merupakan sebuah PR bagaimana menjaga moodnya. Kalau anak happy, ga mudah rewel, mau tidur gampang, itu enak. Setelah mencari-cari akhirnya ketemu Cussons Baby Powder dengan inovasi Moodscent. Kok bisa ya dari aroma bisa membangkitkan mood bayi? Akhirnya coba yang Mixed Berry. Ariella tertarik ambil botolnya sehabis mandi. Reaksi seperti itu tandanya suka. Yuanita mengusapkan di lipatan leher dan badannya. Makannya si kecil jadi lahap, diajak tidur happy, mainnya pintar, minum susu juga pintar. Tapi Yuanita penasaran, jangan-jangan hanya kebetulan saja. Lalu dia coba varian lain, yaitu Vanilla. Reaksi yang ditimbulkan si kecil sama happynya.

Li Partic

Ini adalah pengalaman saya menggunakan Cusson Baby Powder Moodscent. Saat membeli ketiga variannya, Raudya sedang sakit. Tahu sendiri kan bagaimana kalau anak sakit? Cenderung diam, tidak aktif, matanya sayu. Apalagi batuk-batuk yang lama sampai mengakibatkan sedikit sesak napas.

Setelah saya mandikan, saya usapkan Cussons Baby Powder Moodscent Wangi Berries ke kulitnya. Wangi Mixed Berry ini akan membuat bayi menjadi ceria dan berseri. Eh, ternyata benar. Raudya menjadi lebih ceria. Tiba-tiba saja setelah dandan, pakai baju selesai, ia bergegas ke halaman luar dan keluar ocehannya. Kemudian kembali ke dalam rumah dan menyusun botol-botol bedak Cussons. Lalu saat mendengar musik ia bisa berjoget-joget ceria walau sedang sakit. Alhamdulillah, jadi senang kalau begini efeknya.

Mencium wangi Moodscent di kulit si kecil dan juga mengaplikasikannya di tubuh saya, juga ada manfaat tersendiri. Kalau tadinya kesal melihat anak rewel, sekarang suasana hati menjadi lebih positif dan nyaman. Kekuatan efek sentuhan yang disertai dengan aroma yang menyenangkan ini seperti Super Additive yang membuat 1+1 bukan menjadi 2, tapi menjadi 10.

Bagaimana Bunda? Tertarik kan untuk mencoba? Yuk, coba semua variannya. Nanti tinggal pilih mana suasana hati yang ingin ditimbulkan.

Semoga bermanfaat!

Info lebih lanjut di sini ya!

Pentingnya Kombinasi Unik Zat Besi dan Vitamin C Bagi Anak yang Tidak Cocok Susu Sapi Agar Tumbuh Maksimal

Menghadapi kenyataan anak saya yang susah bertambah beratnya sejak umur 6 bulan, saya merasa sedih. Bayangkan. Di usianya kini yang sudah 2 tahun beratnya masih saja 8 kg. Saya memang enggan memeriksakannya ke dokter. Waktu itu saya menganggap tidak akan bawa perubahan banyak. Toh, makannya susah. Kalaupun sering diberi makan pasti makanannya terbuang. Saya juga eman-eman kalau sudah membuatkan Raudya makanan sesuai porsi seusianya selalu terbuang. Jadi saya beri ia makan seadanya dan dalam porsi kecil. Seringnya hanya nasi, telur, kecap. Jarang sekali MPASI yang 4 bintang itu. Walau demikian, saya masih merasa aman saja selama dia mau ASI.
 
Sampai suatu ketika, banyak kerabat yang berkata menyakitkan terus-menerus setiap bertemu saya.
“Kok, anakmu kurus banget sih? Gak dikasih makan ya? Sini aku yang rawat aja.”
 
Dari situ saya berinisiatif untuk menaikkan berat badannya dengan tambahan susu sapi. Siapa tahu berat badannya cepat naik. Tapi kenyataan tidak sesuai harapan. Raudya selalu muncul ruam merah. Dia sering garuk-garuk badannya. Awalnya, saya biarkan karena saya pikir itu biang keringat. Karena tak kunjung sembuh, saya memeriksakannya ke dokter.
Ruam merah di kulit Raudya
Dokter mencurigai adanya alergi susu sapi setelah saya menceritakan kebiasaan makan Raudya. Dan mengenai berat badan yang susah bertambah itu, dokter menyarankan untuk periksa darah apakah mungkin terjadi anemia. Karena beliau melihat tanda-tanda kelopak mata yang pucat, kebiasaan tidak nafsu makan, dan gerak-gerik yang tidak enerjik.
 
Sungguh terkejut saya melihat hasil periksa darah Raudya. Kadar hemoglobinnya 8,3. Itu artinya memang di bawah normal. Fix, Raudya mengalami anemia defisiensi zat besi.
 
Sepulang dari dokter, saya menerka-nerka mengapa bisa sampai begitu karena dokter tidak menjelaskan lebih lanjut. Beliau hanya memberi suplementasi zat besi tanpa banyak penjelasan lain tentang anemia.
 
Mungkin saja itu terjadi karena waktu saya hamil dulu mengalami anemia. Ketahuannya seminggu sebelum hari Raudya lahir. Saya minum suplemen penambah darah selama seminggu sampai Raudya lahir. Setelah melahirkan, konsumsi suplemen tidak saya lanjutkan. Di masa menyusui bisa jadi saya masih anemia. Saya tidak tahu karena tidak pernah periksa darah lagi. Juga tidak pernah cek tumbuh kembang Raudya ke dokter. Ibu menyusui yang anemia bisa jadi kandungan ASI-nya kurang mencukupi zat besi. Apalagi setelah masa MPASI, kebutuhan nutrisi terus meningkat sementara yang masuk tetap-tetap saja. ASI tidak mengenyangkan bayi, makanannya juga belum memenuhi gizi seimbang.
 
Sampai sekarang, saya masih berjuang untuk menaikkan berat badannya, mengatasi anemianya, sambil menghindarkan Raudya dari susu sapi yang ternyata merugikan kesehatannya.
 
Beruntung saya mengikuti webinar “Pentingnya Kombinasi Unik Zat Besi dan Vitmain C untuk Dukung Si Kecil yang Tidak Cocok Susu Sapi Tumbuh Maksimal” yang diadakan oleh Sarihusada pada hari Rabu, 31 Maret 2021. Melalui webinar yang termasuk dalam rangkaian Festival Soya Generasi Maju ini, saya sangat tercerahkan.
 
Ternyata anak yang tidak cocok susu sapi juga memiliki risiko untuk kekurangan zat besi. Dari webinar ini saya memahami langkah-langkah apa yang harus saya perbuat untuk kesehatan Raudya. Saya akan share ilmunya di sini, ya!

Pentingnya Pemenuhan Zat Besi dan Vitamin C untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Masalah anemia pada anak di bawah 5 tahun masih menjadi masalah yang besar di Indonesia. Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah. Sebanyak 1 dari 3 anak Indonesia berusia di bawah 5 tahun berisiko mengalami anemia. Sebesar 50-60% di antaranya kasus anemianya disebabkan karena defisiensi zat besi. Dari tahun ke tahun masalah anemia pada balita ini bukannya menurun tapi malah meningkat. Berdasarkan data Riskesdas di tahun 2007 dan 2013 anemia pada anak bawah 5 tahun masih di bawah 30% lalu malah melonjak di atas 35% pada tahun 2018.

Bagaimana kejadian anemia di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini? Di masa pandemi banyak orang yang berhemat bahkan banyak kehilangan pekerjaan, sehingga untuk memenuhi kebutuhan makan saja pasti seadanya. Akan banyak orang tua yang terkendala untuk memenuhi gizi seimbang bagi keluarganya. Hal inilah yang diteliti oleh Prof. Tati. Beliau mengadakan penelitian di daerah kumuh perkotaan Jakarta Timur. Dari situlah ditemukan hampir 80% penghasilan keluarga jumlahnya kurang dari upah minimum regional DKI, hampir 50% anak kurang zat besi, dan lebih dari 40%-nya mengalami anemia. Salah satu penyebabnya adalah karena anak-anak tersebut tidak mengonsumsi susu sapi.

Kalau sudah diketahui seperti itu faktanya, apakah anemia ini berbahaya? Oleh karena itu, yuk mengenal lebih jauh masalah anemia ini dan pentingnya zat besi dari Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc atau yang akrab disapa Prof. Tati.

Peran Penting Zat Besi

Zat besi memiliki peran penting dalam tumbuh kembang si kecil. Zat besi memiliki fungsi untuk perkembangan otak dan pertumbuhan fisik serta energi si kecil. 

Perkembangan Otak

Zat besi berperan dalam pembentukan selaput saraf yang disebut mielinisasi. Selaput saraf ini membantu proses penerimaan informasi pada otak sehingga informasi dapat diserap efisien. Hal ini akan meningkatkan proses belajar pada si kecil.

Pertumbuhan Fisik dan Energi

Zat besi adalah zat pembentuk hemoglobin. Hemoglobin tentu penting sekali dalam tubuh karena ada di dalam darah. Hemoglobin membawa oksigen ke sel-sel tubuh agar berfungsi optimal. Jika sel, organ berfungsi optimal maka anak akan aktif bereksplorasi dan siap belajar.

Gejala Kekurangan Zat Besi

Melihat betapa pentingnya zat besi untuk tumbuh kembang si kecil, apakah ada tanda tertentu agar kita bisa waspada dan bisa segera melakukan penanganan yang tepat? Ya, tentu saja, kekurangan zat besi menunjukkan gejala tertentu. Gejala kekurangan zat besi ini terbagi menjadi gejala ringan-sedang dan gejala berat.

  • Gejala Ringan-Sedang. Pada gejala ringan-sedang anak akan mudah lelah, terjadi gangguan kognitif atau susah memahami instruksi (tulalit), dan tidak bertenaga sehingga malas bermain. Jika dibiarkan dan berlangsung terus-menerus akan berlanjut ke gejala berat.
  • Gejala Berat. Gejala berat biasanya berupa tidak nafsu makan, kebiasaan mengonsumsi yang bukan makanan atau yang disebut PICA. Contoh PICA misalnya kebiasaan mengunyah es batu. Gejala yang paling berat adalah terjadinya anemia defisiensi besi.

Dampak Kekurangan Zat Besi Jangka Panjang

Adapun jika kekurangan zat besi berlangsung terus menerus akan memberi dampak dalam jangka panjang, yaitu:

  • Prestasi akademik rendah
  • Gangguan permanen pada sistem motorik dan sensorik (gerak dan rasa).
  • Imunitas menurun, sehingga mudah terserang penyakit.
  • Pertumbuhan fisik akan terhambat, karena oksigen yang dihantarkan ke sel juga berkurang.

Cara mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan zat besi

Kalau sudah tahu dampak buruk kekurangan zat gizi, bagaimana ya caranya agar si kecil terpenuhi zat besinya? Karena kenyang saja belum tentu gizinya terpenuhi, lho. Nah, agar kebutuhan zat besi si kecil terpenuhi secara optimal, ada hal-hal yang perlu kita ketahui, yaitu:

1. Memahami kebutuhan harian zat besi pada anak

Untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan zat besi, pertama kita harus mengetahui dan memahami kebutuhan harian zat besi pada anak. Pada anak usia 1-3 tahun membutuhkan zat besi sebesar 7 mg/hari. Sedangkan anak yang berusia 3-5 tahun 10 mg/hari.

2. Mengonsumsi makanan tinggi zat besi

Makanan yang mengandung zat besi dibedakan menjadi heme dan non heme. Makanan zat besi heme lebih mudah diserap oleh tubuh. Contohnya adalah daging, hati, ikan, dan tiram. Sedangkan makanan yang mengandung zat besi non heme kurang mudah diserap tubuh. Biasanya makanan zat besi non heme berasal dari nabati seperti kacang merah, bayam, nasi putih, kacang-kacangan, sayuran hijau, tomat, kentang, dan susu yang difortifikasi dengan zat besi.

3. Mengetahui serta memahami makanan yang dapat meningkatkan dan menghambat penyerapan zat besi

Kita bisa lebih memilih makanan yang mengandung zat besi heme karena sebagaimana dijelaskan sebelumnya, makanan zat besi heme itu mudah diserap tubuh. Penyerapan zat besi heme lebih tinggi 2-3 kali daripada zat besi non heme yang berasal dari nabati. Hal ini karena pada nabati mengandung penghambat penyerapan zat besi. Zat penghambat tersebut misalnya asam fitat yang banyak terkandung dalam serealia, beras merah, dan sayur-sayuran.

Kita juga sebaiknya menghindarkan si kecil dari kebiasaan minum teh karena teh mengandung poliphenol yang menghambat penyerapan zat besi. Masih ada banyak zat lain yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Contohnya kopi, cokelat, antasid, oregano, dan kalsium dari susu. Jika dirasa makanan tersebut dibutuhkan, semisal susu, hendaknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan makanan.

Selain mengetahui jenis makanan yaitu zat besi heme dan non heme, makanan penghambat penyerapan, kita juga wajib tahu makanan yang dapat membantu penyerapan zat besi ke dalam tubuh. Mereka adalah sayuran hijau, kentang, makanan fermentasi, vitamin A, vitamin C, daging, dan ikan. Jadi, kuncinya adalah menghindari makanan yang menghambat penyerapan zat besi dengan tidak memakannya bersamaan dengan makanan dan mengonsumsi makanan tinggi zat besi serta zat yang dapat meningkatkan penyerapannya.

Pentingnya Peran Vitamin C untuk Mengoptimalkan Penyerapan Zat Besi dengan Rasio Molar yang Tepat

Vitamin C adalah zat yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Kita dapat mengonsumsi vitamin C dalam makanan maupun dalam bentuk suplemen. Namun ada perbandingan tertentu antara vitamin C dan zat besi ini agar zat besi semakin mudah diserap tubuh. Mengapa bisa demikian?

Zat besi masuk ke tubuh dalam bentuk ion feri Fe3+. Ion feri ini memiliki 3 ion positif. Agar dapat diserap tubuh, ion feri harus direduksi menjadi ion fero Fe2+, karena sel usus hanya dapat menyerap ion fero. Untuk mereduksi ion feri menjadi ion fero dibutuhkan vitamin C.

Perbandingan vitamin C dan zat besi bisa diatur sedemikan rupa sehingga perbandingannya pas agar zat besi mudah diserap tubuh. Kombinasi unik tersebut dilihat dari perbandingan molarnya. Dalam penelitian yang dilakukan Lynch (2003) sudah terbukti bahwa kombinasi unik vitamin C dan zat besi dengan rasio molar 2:1 dapat meningkatkan ketersediaan zat besi dalam tubuh sebanyak 2x lipat. Perbandingan molar ini bukan perbandingan berat ya. Rasio molar 2:1 tersebut setara dengan 20 mg vitamin C dan 3 mg zat besi. Namun ada kombinasi unik yang berbeda untuk formula berbasis soya. Kombinasi Vitamin C dan zat besi pada formula soya disarankan dengan rasio molar 4:1 agar penyerapan zat besinya optimal.

Risiko Defisiensi Zat Besi pada Si Kecil yang Alergi (Tidak Cocok) Susu Sapi

Menurut WAO, organisasi alergi dunia, penduduk dunia yang mengalami alergi sebesar 30-40%. Hingga 550 juta orang di dunia menderita alergi makanan. Salah satu alergi makanan itu adalah susu sapi. Kejadian di Indonesia 0,5-7,5% anak mengalami susu sapi. 

Alergi protein susu sapi adalah kasus alergi terbesar kedua setelah alergi telur pada anak-anak di Asia. Hal senada juga terjadi di Indonesia. Data dari klinik anak di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta tahun 2012 menunjukkan bahwa 31% pasien anak alergi terhadap putih telur dan 23,8% alergi susu sapi. WAO sendiri melaporkan 1,9-4,9% anak-anak di dunia mengalami alergi susu sapi.

Besarnya potensi kejadian alergi susu sapi ini sebenarnya bahaya tidak, sih? Mari kita simak lebih lanjut pemaparan dari Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr. Sp. A(K), M. Kes. yang merupakan dokter spesialis anak dan konsultan alergi imunologi.

Alergi susu sapi adalah respon sistem imun yang berlebihan (hipersensitif) terhadap protein susu sapi yang sebenarnya tidak bahaya bagi orang lain.

Angka kejadian alergi susu sapi ini semakin meningkat. Kita sebagai orang tua harus waspada terhadap alergi ini. Jika kita terlambat mengatasinya maka akan dapat merugikan tumbuh kembang anak. Alergi harus didiagnosa sedini mungkin terutama anak yang mempunyai bakat alergi, yang disebut atopi. Atopi adalah bakat yang diturunkan oleh satu atau kedua orang tua.

Alergi harus dikenali dan ditangani sedini mungkin agar tidak timbul gejala alergi selanjutnya seperti alergi makanan, eksim, asma dan rhinitis. Akan sangat kasihan jika gejala alergi tersebut dibiarkan terus-menerus, karena akan sangat tidak nyaman dalam kesehariannya. Bayangkan sedikit-sedikit gatal-gatal, hidung meler karena pilek, bersin-bersin. Aktivitas si kecil jadi terganggu, kan? Tak hanya itu, kalau alergi ini terus berlanjut akan muncul dampak-dampak alergi lainnya. Yakni berdampak dalam hal:

  • Kesehatan. Adanya alergi akan meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti obesitas, hipertensi, sakit jantung.
  • Ekonomi. Biaya pengobatan meningkat untuk menangani alergi. Selain itu, juga meningkatkan biaya tidak langsung. Kalau si anak sakit kan harus menemani anak sehingga tidak masuk kerja. Dengan demikian penghasilan berkurang saat orang tua tidak masuk kerja.
  • Psikologi. Karena ketidaknyamanan yang timbul akibat alergi, akan berakibat stress pada anak dan orang tua, serta menurunkan kualitas hidup si kecil.
  • Gangguan tumbuh kembang. Anak dengan alergi mengalami keterlambatan pertumbuhan karena berhubungan dengan jenis dan durasi pantang makanan tertentu.

akibat alergi susu sapi

Risiko Nutrisi pada Anak dengan Alergi

Anak yang alergi akan menjalankan diet eliminasi, yaitu tidak makan makanan tertentu penyebab alergi. Akibatnya banyak makanan bergizi yang dilewatkan. Bahkan makanan penggantinya bisa saja buruk tidak sebaik makanan yang harus dihindari itu. Karena nutrisi pengganti buruk, maka kebutuhan diet meningkat apalagi dibarengi dengan keadaan anak yang susah makan. Biasanya anak yang alergi terhadap susu sapi juga alergi makanan lain sehingga diet restriksi akan lebih beragam. Masalah lain yang terjadi adalah suplementasi tidak adekuat meski anak sudah terbatas nutrisinya. Masalah-masalah yang timbul ini akan menjadikan si kecil malnutrisi dan pertumbuhannya terhambat.

Gejala alergi susu sapi yang timbul pada si kecil dapat berupa gejala ringan/sedang dan gejala berat. Coba perhatikan perbandingan identifikasi gejala yang timbul berikut ini.

Alergi Susu Sapi Sedang

Anak yang mengalami alergi susu sapi ringan/sedang bisa mengalami satu atau lebih dari gejala berikut ini.

-Regurgitasi berulang, muntah, diare, konstipasi(dengan atau tanpa ruam perianal), darah pada tinja.

-Dermatitis atopik, anhiodema, urtikaria

–Pilek, batuk kronik, mengi

-Kolik persisten (lebih dari 3 jam per hari/minggu selama lebih dari 3 Minggu)

Anemia defisiensi besi

Alergi Susu Sapi Berat

Anak yang mengalami alergi susu sapi ringan sedang bisa mengalami satu atau lebih dari gejala berikut ini.

-Gagal tumbuh karena diare dan atau regurgitasi, muntah, dan anak tidak mau makan

-Enteropati karena kehilangan protein (hipoalbuminemia), kolis ulseratif kronik yang sudah terbukti melalui endoskopi atau histologi.

-Dermatitis atopik berat

-Laringodema akut, obstruksi,bronkus dengan kesulitan bernapas.

-Syok anafilaksis

Anemia defisiensi besi karena kehilangan darah di tinja.

Jika diamati, anak alergi susu sapi sedang dan berat sama-sama mengalami gejala anemia defisiensi besi. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini dijelaskan dalam bahasan risiko dan tantangan pada anak dengan alergi susu sapi  di bawah ini.

Risiko dan Tantangan pada Anak dengan Alergi Susu Sapi

Anak alergi susu sapi memiliki risiko dan tantangan tersendiri terkait dengan nutrisinya, sehingga berdampak pada defisiensi zat besi. Kekurangan zat besi dan zat gizi lainnya pada anak alergi susu sapi terjadi karena 2 hal utama, yaitu:

  1. Asupan tidak adekuat. Adanya pembatasan makanan karena restriksi diet/penghindaran makanan yang tidak sesuai akan memengaruhi asupan zat gizi harian.

Anak dengan alergi susu sapi otomatis akan menghindari makanan tertentu seperti susu dan olahannya, padahal makanan itu sangat bergizi. Akibatnya sudah terbukti bahwa asupan zat besi, kalsium, fosfor, dan vitamin C secara signifikan lebih rendah pada anak pembatasan makanan dibandingkan tanpa pembatasan makanan.

  1. Adanya inflamasi pada saluran cerna dapat memicu kehilangan darah, memengaruhi penyerapan zat gizi, dan berpotensi meningkatkan risiko defisiensi zat besi.

Gejala alergi susu sapi dapat terjadi di kulit, pernapasan, dan saluran cerna. Jika terjadi di saluran cerna, salah satu akibatnya adalah inflamasi atau peradangan di saluran cerna. Artinya ada luka-luka di saluran cerna. Kemudian anak mengalami diare, tinjanya akan ada darahnya. Jika anak mengalami diare berarti kemampuan penyerapan zat gizinya berkurang. Nah, dalam darah yang keluar itu kan ada zat besinya. Otomatis kalau kehilangan darah, zat besi dalam tubuh juga berkurang. Oleh karena itu risiko defisiensi zat besi meningkat. Sehingga dibutuhkan asupan zat besi tambahan.

Sampai di sini dapat disimpulkan bahwa:

  • Gangguan alergi pada saluran pencernaan dapat dikaitkan dengan malabsorpsi dan hilangnya protein dan zat besi dari saluran pencernaan.
  • Hal ini dapat mengakibatkan anemia defisiensi zat besi yang perlu ditangani bersamaan dengan strategi pembatasan antigen dan induksi toleransi. Merangsang agar tubuh sudah menolerir makanan alergen sedikit demi sedikit. 
  • Pemberian suplementasi zat besi jika dibutuhkan harus mempertimbangkan dosis yang tepat yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien dalam periode waktu tertentu. Jika anemia sudah teratasi, suplementasi harus dihentikan.

Tanggap Alergi dengan Gerakan 3K+

Kita sebagai orang tua harus tanggap terhadap risiko alergi si kecil. Ini dimaksudkan untuk menangani sedini mungkin agar jangan sampai alergi mengganggu aktivitas maupun tumbuh kembangnya. Apalagi sampai kejadian kekurangan zat besi seperti yang berdampak pada anak saya. Kita bisa lakukan tanggap alergi dengan Gerakan 3K+, yang terdiri dari urutan:

Kenali

Artinya kenali risiko dan gejala alergi sedini mungkin. Alergi terjadi karena adanya bakat alergi dalam keluarga. Jadi, kita harus mengetahui apakah dalam keluarga ada riwayat yang mengalami alergi. Alergi bisa diturunkan jika salah satu atau kedua orang tua punya alergi. Bahkan jika orang tua tidak mengalami alergi, risiko alergi tetap ada walaupun kecil. Risiko alergi semakin besar jika kedua orang tua mempunyai riwayat alergi.

Kalau sudah muncul alerginya kita harus kenali gejalanya. Gejala alergi ini bisa terjadi di kulit, saluran pernapasan dan saluran cerna. Jika terjadi di kulit gejala yang timbul adalah ruam merah, bengkak pada mulut, kelopak mata. Gejala pada saluran pencernaan adalah sakit perut/diare, kolik, dan muntah. Jika alergi di saluran pernapasan, gejalanya bisa berupa batuk, pilek dan bersin-bersin, mata berair.

Konsultasikan

Jika kita melihat gejala alergi pada si kecil, konsultasikan segera gejala alergi ke dokter. Apakah betul gejala yang dialami si kecil adalah alergi? Jika benar alergi dokter akan memeriksa penyebab alerginya apa dan melakukan penanganan yang tepat untuk si kecil.

Kendalikan

Kendalikan alergi dengan nutrisi alternatif. Jika ditemui gejala alergi, dokter akan menangani dengan pemberian:

  1. Obat-obatan sesuai indikasi
  2. Penghindaran protein susu sapi dan produk turunannya.

Untuk melakukan penghindaran protein susu sapi dan produk turunannya, dapat ditempuh dengan cara:

  1. Menghindari produk susu dan olahannya. Perhatikan label baik-baik. Jangan pilih produk dengan komposisi susu sapi sama sekali.
  2. Pemberian ASI. ASI diberikan secara eksklusif 6 bulan dan dilanjutkan hingga 2 tahun. Selama masa penyusuan ini, ibu juga harus pantang mengonsumsi protein susu sapi dan olahannya.
  3. Jika kondisi si kecil kurang beruntung karena tidak bisa mendapatkan ASI, maka berilah formula alternatif. 

Jenis-jenis formula yang dapat diberikan ada 3, sesuai dengan diagnosa dokter, yaitu:

  • Formula asam amino untuk gejala alergi berat.
  • Formula protein terhidrolisa ekstensif untuk gejala alergi ringan-sedang.
  • Formula isolat protein soya untuk gejala alergi ringan sedang. Formula isolat protein soya ini biasanya dipilih jika ada masalah dana dan ketersediaan susu terhidrolisat ekstensif terbatas.

Formula isolat protein soya dipilih sebagai alternatif karena sudah terbukti aman dan tidak banyak berbeda dengan susu sapi dalam hal pemenuhan gizi si kecil. Hal ini telah dibuktikan dalam beberapa penelitian sebagai berikut:

  • Meta analisis membuktikan bahwa tidak ada efek negatif terhadap fungsi reproduksi, endokrin, sistem imun, dan kognitif (Kneepkens F, 2010).
  • Tidak ada perbedaan efek signifikan aspek kognitif dan bahasa (verbal intelligence, expressive communication, auditory comprehension)  pada anak yang diberikan formula soya dibandingkan dengan anak yang diberikan  formula susu sapi di usia 3 dan 5 tahun (Bellando J et al, 2020).
  • Penelitian (pilot study) yang dilakukan selama Januari 2018-September 2019 secara multisite di Bandung, Yogya, Jakarta, dan Surabaya pada 39 anak alergi susu sapi menunjukkan bahwa pemberian formula isolat protein soya mampu mendukung pertumbuhan normal anak yang alergi susu sapisesuai dengan grafik pertumbuhan WHO serta aman dan dapat ditoleransi dengan baik. Tetapi perlu ada penelitian lebih lanjut dengan jumlah dan metode yang lebih luas (Budi et al, 2020).

Jadi, Bunda tidak perlu khawatir kalau formula isolat protein soya tidak sama dengan nutrisi di formula susu sapi. Karena penelitian telah menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara keduanya. Formula isolat protein soya pun mampu mendukung tumbuh kembang si kecil agar maksimal.

Kembangkan

Kembangkan potensi prestasinya. Kita tidak hanya fokus menghindarkan sesuatu yang membuat si kecil alergi dan memberi nutrisi alternatif terbaik, tapi kita juga harus mengembangkan potensi prestasinya agar bisa tumbuh maksimal. Adanya stimulasi yang tepat akan mengasah potensi prestasinya. Si kecil akan mampu berpikir cepat, tangguh, percaya diri, tumbuh tinggi, dan aktif bersosialisasi.

Dengan melaksanakan Tanggap Alergi Gerakan 3K+ diharapkan kondisi alergi si kecil akan teratasi sedini mungkin. Bahkan bisa hilang, sehingga si kecil dapat beraktivitas tanpa mengalami gangguan, tumbuh kembangnya juga maksimal. Jangan khawatir ya, kondisi alergi ini akan mengalami remisi, yang mana lama-kelamaan akan sembuh jika ditangani dengan baik. Di tahun pertama, akan terjadi remisi 45-55%. Tahun kedua 60-75%. Tahun ketiga bisa hilang 90%.

Sarihusada terus melakukan inisiatif dan inovasi untuk mendukung si kecil yang tidak cocok susu sapi tetap tumbuh maksimal

Melihat adanya risiko anak yang tidak cocok susu sapi akan terganggu perkembangannya jika tidak diberikan penanganan yang tepat, Sarihusada terus melakukan inisiatif dan inovasi untuk mendukung si kecil yang tidak cocok susu sapi agar dapat tumbuh maksimal. Hal ini disampaikan oleh Anggi Morika Septie selaku Senior Brand Manager SGM Eksplor Soya Pro-Gress Maxx.

Perlu diketahui, Sarihusada (PT Sarihusada Generasi Mahardika) adalah perusahaan yang memproduksi berbagai produk nutrisi untuk ibu hamil, menyusui, dan anak dengan rasa enak, terjangkau serta berstandar internasional. Produk-produk yang sudah ada adalah SGM Eksplor, SGM Eksplor Soya, SGM Eksplor Buah & Sayur, SGM Aktif, dan SGM Bunda. Sarihusada sendiri adalah bagian dari bisnis Danone Specialized Nutrition yang merupakan salah satu perusahaan makanan minuman terbesar di dunia yang telah beroperasi di 160 negara dengan lebih dari 100.000 karyawan di seluruh dunia. Danone memiliki misi memberikan kesehatan melalui makanan kepada sebanyak mungkin orang di dunia.

Dengan misi tersebut, Sarihusada terus melakukan kegiatan yang menyehatkan orang banyak, salah satunya adalah peduli terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak yang tidak cocok susu sapi. Oleh karena itu, dari tahun ke tahun Sarihusada terus melakukan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang si kecil. Seperti saat ini bisa dilihat inisiatif dan inovasi yang Sarihusada lakukan, yaitu:

1. Edukasi Gerakan 3K+

Saat ini Sarihusada menggencarkan Edukasi Gerakan 3K+. Gerakan 3K+ adalah penyempurnaan dari Gerakan 3K yang telah diperkenalkan pada tahun-tahun sebelumnya. Gerakan 3K+ sebagaimana telah dijelaskan di atas, meliputi:

  • Kenali. Kenali gejala alergi yang bisa muncul pada si kecil yang tidak cocok susu sapi.
  • Konsultasikan. Konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab alergi dan penanganannya.
  • Kendalikan. Kendalikan dengan nutrisi yang tepat.
  • Kembangkan. Kembangkan potensi prestasi si kecil agar dapat tumbuh maksimal.

2. Website Alergi Anak

Sarihusada juga mengedukasi lewat website Alergi Anak. Kita bisa mengaksesnya di mana saja dan kapan saja melalui link https://www.generasimaju.co.id/alergianak/ . Sarihusada telah menyempurnakan fitur digital yang lengkap untuk mendukung si kecil yang tidak cocok susu sapi sehingga banyak yang bisa kita lakukan di sana. Kita bisa melakukan pengecekan risiko tidak cocok susu sapi, membaca artikel lengkap seputar tumbuh kembang si kecil yang tidak cocok susu sapi, konsultasi online, kreasi resep sehat tinggi zat besi, hingga tips stimulasi si kecil yang tidak cocok susu sapi.

3. Festival Soya Generasi Maju

Sarihusada terus menginspirasi para bunda agar edukasi Gerakan 3K+ tersampaikan. Dengan demikian para bunda percaya diri dalam mendampingi si kecil agar tumbuh maksimal.

Festival Soya Generasi Maju adalah rangkaian kegiatan edukasi seputar penanganan kondisi si kecil tidak cocok susu sapi agar si kecil bisa didukung tumbuh maksimal. Kegiatan ini berlangsung dari 23 Maret – 3 April 2021. Ada banyak acara yang bisa diikuti secara virtual melalui http://bit.ly/FestivalSoyaGenerasiMaju , di antaranya:

  • Tanya Dokter. Bunda bisa mendapatkan informasi dan konsultasi lansung dengan para ahli seputar kondisi dan penanganan alergi si kecil.
  • Sharing Session. Di sini bunda akan menerima tips dan sharing pengalaman sesama bunda, tapi bundanya spesial, yaitu para bunda selebriti.
  • Tips simulasi. Yaitu, tips stimulasi yang tepat dari psikolog Anak dan Keluarga untuk mengembangkan potensi prestasi si kecil.
  • Kreasi resep sehat. Akan ada live cooking bersama celebrity chef. Bunda akan diajak berkreasi dengan resep sehat berbahan dasar SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx.

Saya pun tertarik berkunjung ke Festival Soya Generasi Maju. Ada 4 booth virtual di sana. Ada booth Kenali, Konsultasikan, Kendalikan, dan Kembangkan. Masing-masing booth berisi info-info menarik yang bisa kita coba dan ikuti acaranya.

Booth Kenali

Di booth Kenali, saya menjumpai Allergy-Iron Checker dan Jadwal Acara. Fitur Allergy-Iron Checker adalah pengecekan melalui website itu apakah si kecil mengalami alergi atau kemungkinan defisiensi zat besi. Sedangkan jadwal acaranya berupa sesi TANYA DOKTER yang berlangsung tanggal 23 Maret 2021.

Booth Konsultasikan

Di booth Konsultasikan, saya menemukan tombol Tanya Dokter, Jadwal acara, dan Link pendaftaran Kulwhapp. Jika kita klik Tanya Dokter, kita akan dibawa pada halaman konsultasi virtual mengenai alergi si kecil. Pada tombol Jadwal Acara ada info acara apa saja bersama dokter. Ada yang berupa IG Live, ada juga kulwhapp, yang link pendaftarannya juga tersedia di sana.

Booth Kendalikan

Di booth Kendalikan, kita akan menjumpai jadwal acara IG Live maupun live streaming sharing session bersama bunda selebriti dan live cooking bersama chef selebriti. Selain itu, kita akan menjumpai link untuk mengakses kreasi sehat berbahan dasar SGM Eksplor Soya.

Booth Kembangkan

Di booth Kembangkan, saya menjumpai jadwal acara bersama psikolog anak dan keluarga yang dapat disimak melalui IG Live maupun FB Live. Di sini juga ada akses video untuk mengembangkan potensi prestasi si kecil, seperti membuat kreasi Bunny Headband dan Bunny Dance bersama SGM Ekplor Soya Pro-gress Maxx.

Peluncuran SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx

Pada Festival Generasi Soya ini juga diluncurkan inovasi baru dari SGM. Peluncuran susu pertumbuhan baru dari SGM ini didasarkan pada fakta bahwa saat ini masih ada masalah kesehatan yang harus kita atasi untuk dukung si kecil tumbuh maksimal. Saat ini kita dihadapkan pada kenyataan bahwa 1 dari 3 anak berisiko mengalami anemia defisiensi zat besi dan 7,5% anak di Indonesia mengalami alergi susu sapi, yang artinya ada sekitar 350.000 anak yang tidak cocok susu sapi dan prevalensinya terus meningkat setiap tahunnya.

Sementara itu, dari kejadian-kejadian tersebut akan timbul dampak-dampak tertentu yang akan terus menghantui si kecil. Dampak tidak cocok susu sapi dapat meningkatkan risiko gejala yang berkelanjutan dan meningkatkan risiko penyakit kronis lainnya. Sedangkan dampak kekurangan zat besi adalah prestasi akademik rendah, gangguan pada sistem motorik dan sensorik, mudah terserang penyakit, dan pertumbuhan fisik terhambat. Oleh karena itu, Sarihusada meluncurkan SGM Eksplor Soya Pro-Gress Maxx sebagai penyempurnaan formulasi SGM Eksplor Soya versi sebelumnya.

SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx berbasis isolat protein soya berkualitas yang dilengkapi dengan IronC sehingga dapat mengatasi risiko kekurangan zat besi pada anak yang tidak cocok susu sapi. SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx cocok untuk usia 1-5 tahun dan tersedia dua varian rasa yaitu madu dan vanila. Kita bisa pilih kemasan 400 gram atau 700 gram.

Apa saja kandungan penting dalam SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx? Berikut kandungan dan manfaatnya.

Isolat Protein Soya Berkualitas

SGM Eksplor Soya Pro-Gress Maxx berbahan dasar isolat protein soya yang berkualitas, sehingga tidak akan menimbulkan alergi bagi anak yang tidak cocok susu sapi. Dengan rasa yang creamy, manfaat dan kandungan yang diformulasikan sama baiknya dengan susu yang berasal dari susu sapi. Tak hanya itu, dalam susu ini juga ada serat pangan sebesar 1 mg per saji.

IronC

SGM Ekplor Soya Pro-Gress Maxx dilengkapi inovasi terbaru berupa kombinasi unik zat besi dan vitamin C. Kombinasi zat besi dan vitamin C yang tepat ini akan meningkatkan penyerapan zat besi ke dalam tubuh si kecil. Jumlah vitamin C per takaran sajinya tinggi, yaitu 29,2 mg.

Minyak Ikan, Omega 3&6

Dalam SGM Ekplor Soya Pro-Gress Maxx juga dilengkapi dengan minyak ikan, terdiri atas omega 3 dan 6. Asam lemak baik ini penting untuk kecerdasan otak si kecil. Omega 3 sebesar 52 mg per saji, sedangkan omega 6 sebesar 601 mg per saji.

Kalsium, Tinggi Vitamin D

SGM Ekplor Soya Pro-gress Maxx juga mengandung kalsium yang mencukupi kebutuhan si kecil. Tambahan vitamin D-nya yang tinggi akan membantu penyerapan kalsium ke tubuh.

Pengalaman Bunda-Bunda Selebriti yang Buah Hatinya Tidak Cocok Susu Sapi

Dalam webinar ini juga ada sharing pengalaman para bunda selebriti dalam menangani buah hatinya yang tidak cocok susu sapi. Ada Natasha rizky, Revalina S. Temat dan Joana Alexandra. Dari mereka saya cukup belajar banyak apa yang harus dilakukan jika ada risiko alergi dan kekurangan zat besi pada si kecil. Kuncinya jangan panik, galilah ilmu dari para ahli. Seperti sekarang dengan ikut webinar ini, saya mendapat ilmu baru untuk tanggap alergi dengan gerakan 3K+. Ini dia kata para bunda selebriti:

Natasha Rizky

“Ketika aku tahu tingginya risiko kekurangan zat besi pada anak yang tidak cocok susu sapi, aku sama Desta lebih berusaha untuk ekstra tanggap pada gejala yang muncul. Begitau tau gejalanya, aku rutin berkonsultasi pada dokter. Yang paling penting adalah mengendalikan gejala yang tejadi pada anak keduaku Miskha,” kata Natasha.

Natasha bersyukur dengan hadirnya alternatif nutrisi berbasis isolat soya seperti SGM soya yang dilengkapi dengan zat besi dan vitamin C sangat membantu kebutuhan nutrisi anaknya yang tidak cocok susu sapi. Ia bisa mengembangkan potensi prestasi si kecil. Sekarang Miskha jadi lebih bebas belajar, bermain, dengan nyaman karena gejala alergi susu sapinya tidak muncul lagi. Natasha menjadi yakin dengan nutrisi tepat dari SGM soya Miskha akan tumbuh maksimal seperti anak-anak lainnya.

Revalina S. Temat

“Kita sebagai bunda jangan langsung panik kalau anak tidak cocok sapi. Kita langsung saja terapkan gerakan 3K+. Berikan alternatif tepat sesuai anjuran dokter.”

Kalau Reva sendiri memberi si kecil SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx karena mengandung zat besi dan vitamin C dengan rasio yang tepat serta nutrisi lainnya. Dengan demikian Rihga, buah hatinya, dapat terhindar dari gejala alergi susu sapi dan defisiensi zat besi. Rihga makin jago main basket tanpa terganggu gejala alergi. Kalau dulu dia suka bersin-bersin karena alergi susu sapinya, sekarang sudah tidak kambuh lagi.

Joanna Alexandra

Joanna yakin nutrisi dari SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx bisa mendukung tumbuh maksimal. Karena di situ selain iron dan vitamin C, juga ada nutrisi penting lainnya sama seperti dalam susu sapi. Nutrisi penting itu adalah isolat protein soya, minyak omega, vitamin D, serat pangan, dll.

“Anakku Zuriel sudah besar sekarang sudah terbukti bebas dari alerginya. Tidak ruam lagi jadi lebih tenang dan nyaman. Dia bebas beraktivitas,” ujarnya.

Melihat pemaparan dari para ahli dan sharing pengalaman dari para bunda selebriti, yuk jangan kecolongan, Bunda! Pantau terus tumbuh kembang si kecil, terutama jika ada bakat alergi susu sapi. Jika ketahuan sejak dini akan lebih mudah penanganannya. 

Ingat selalu Gerakan 3K+ untuk mendukung tumbuh kembang si kecil yang tidak cocok susu sapi. Dengan demikian, si kecil tetap akan bisa tumbuh maksimal tanpa takut terganggu alergi dan kekurangan zat besi. Si kecil pun siap menjadi Anak Generasi Maju.

Semoga bermanfaat!

Imunomodulator Herbal Lokal yang Ampuh Menurut Penelitian

Hai Bunda!

Bagaimana kabar keluarga selama pandemi? Jarang sakit atau malah sering terpapar penyakit? Kita sebagai ibu harus mengusahakan agar keluarga terhindar dari penyakit terutama covid-19 kan. Karena mereka tergantung pada kita. Semua kita yang urus. Jika keluarga sakit, kita yang rawat, kita yang membuatkannya makanan, kita yang membersihkan segala sesuatu di rumah. Pun pencegahan dan penanganan Covid-19 kita yang atur.

Sebagai ibu, kita bantu anggota keluarga dengan melindungi mereka dan memenuhi kebutuhannya. Makanya terapkan protokol kesehatan dan edukasi juga seluruh anggota keluarga. Termasuk bagaimana cara agar kekebalan tubuh tinggi di masa pandemi itu ada di tangan kita. Maka kita harus memahami bagaimana sistem imunitas tubuh dan bagaimana cara meningkatkan kekebalan tubuh.

Saya dapat ilmu baru tentang kekebalan tubuh ini melalui webinar “Peran Herbal Indonesia sebagai Immunomodulator Alami untuk Menjaga Kesehatan Keluarga. Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si (Herbal), Ketua Umum PDPOTJI (Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional Jamu Indonesia, menjelaskan secara detail apa itu sistem imun, peran penting imunomodulator, sampai herbal lokal yang terbukti dalam penelitian.

Pada pandemi covid-19 ini adalah situasi penting untuk mencegah dan memelihara imunitas tubuh. Sistem imun adalah mekanisme tubuh untuk mempertahankan keutuhannya terhadap bahaya dari dalam dan luar tubuh. Bahaya dari luar tubuh seperti adanya patogen (jamur, bakteri, virus, parasit). Mereka dapat masuk ke tubuh. Jika mereka tidak dapat disingkirkan maka akan timbul penyakit yang menyebabkan kerusakan sel bahkan hingga kematian.

Ketika bahaya dari luar masuk, tubuh akan meresponnya. Ini disebut dengan respon sistem imun. Respon sistem imun ada 2, yaitu:

1. Respon imun alamiah

Respon Imun Alamiah (bawaan) adalah respon umum terhadap suatu infeksi. Sel-sel respon imun alamiah mensekresikan interferon dan zat kimia lain (sitokin). Interferon mengganggu replikasi virus. Kemudian Fase 2 terjadi.

2. Respon Imun Adaptif

Respon Imun adaptif (yang didapat) adalah respon spesifik terhadap infeksi. Ini dimulai ketika tubuh sudah terserang di hari ke-6 sampai ke-8. Respon imun ini melibatkan 2 jenis sel darah putih, yakni Sel T (respon seluler) dan Sel B (respon antibodi).

Nah, dalam meningkatkan sistem imun ada istilah yang namanya imunomodulator. Ini bukan vitamin ya. Imunomodulator adalah zat atau substansi yang dapat memodifikasi respon imun, mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif dengan mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu.

Cara kerja imunomodulator bisa bersifat imunostimulan dan imunosupresan. Imunostimulan itu yang meningkatkan kekebalan tubuh, sedangkan imunosupresan yang menekan kekebalan tubuh karena imunnya malah menyerang tubuh seperti pada penyakit autoimun.

Yang perlu kita konsumsi adalah imunomodulator yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan penyakit di masa pandemi ini. Imunomodulator jenis imunostimulan ini contohnya ada 3 jenis.

  1. Isoprinosin, yaitu obat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dengan cara mengubah dan memicu proses imun yang dimediasi sel tubuh, sehingga memperlambat pertumbuhan dan penyebaran virus di tubuh.
  2. Herbal impor: Echinacea, elderberry, ginseng, ganoderma, saffron.
  3. Herbal lokal: meniran, jinten hitam, kunyit, sambiloto, bawang putih, kelor, jahen, pegagan, temulawak, dll.

Sekarang kita bahas 4 macam herbal yang terkenal ya.

Echinacea

Echinacea bersifat imunostimulasi. Ini terbukti mempercepat penyembuhan selesma dan infeksi saluran pernafasan atas. Sayangnya ada batas maksimal pemakaian, yaitu selama 8-16 minggu berturut-turut. Herbal ini juga kontra-indikasi untuk penyakit autoimun.

Meniran (Phyllanthus niruri)

Meniran juga bersifat imunostimulasi. Meniran dapat mempercepat penyembuhan infeksi virus cacar air. Enaknya ini aman untuk pemakaian jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak meniran sebagai imunomodulator yang aktivitas imunostimulasinya relevan pada penyakit-penyakit infeksi. Contohnya pemberian ekstrak meniran 50 mg 3 kali sehari secara signifikan meningkatkan regulasi respon imun oleh sel-sel imun seperti leukosit dan limfosit Th-2 (Radityawan, 2005). Selain itu, dalam penelitian lain, ekstrak meniran menghambat peradangan pada uji klinik double-blind, randomized, placebo-controlled pada subjek dengan Tuberkulosis lesi sedang-berat (Halim and Saleh, 2005).

Kesimpulannya, berdasarkan studi in-vitro, ekstrak meniran memicu proliferasi sel mononuklear pada darah perifer, meningkatkan pelepasan Nitric Oxide dan meningkatkan fagositosis oleh makrofag.

Kunyit (Curcuma longa / Curcuma domestica)

Kunyit adalah herbal yang memiliki senyawa aktif berupa curcumin. Curcumin ini bersifat imunostimulasi, antioksidan, dan anti-radang. Fungsinya adalah untuk memelihara dan memperbaiki sistem pencernaan. Sifatnya aman untuk pemakaian jangka panjang. Bahkan berdasarkan penelitian Ziteng Liu dan Ying Ying, senyawa curcumin dalam kunyit dapat menghambat badai sitokin yang dapat terjadi pada Covid-19.

jurnal kunyit

Daun Kelor (Moringa oleifera)

Daun kelor bersifat imunostimulasi juga sebagai sumber nutrisi yang lengkap. Daun kelor mengandung kalsium, zat besi, fosfor, kalium, zinc, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, vitamin K, asam folat dan biotin. Daun kelor juga aman untuk pemakaian jangka panjang.

Imugard, Kombinasi 3 Bahan Herbal

Jika disuruh memilih, saya lebih cenderung kepada herbal lokal. Karena bangga dong punya herbal lokal dan berdaya darinya. Jika dilihat dari penjelasan di atas, herbal impor seperti Echinacea itu selain harganya yang lumayan tinggi, juga ada batas pemakaiannya. Sedangkan bahan herbal lokal aman digunakan untuk jangka panjang.

Beberapa herbal yang dikombinasikan diharapkan akan memberi efek modulasi respon imun yang lebih optimal daripada herbal tunggal. Misalnya kita bisa mengombinasikan meniran, kunyit, dan daun kelor agar mendapat imunostimulan, antiradang, memperbaiki sistem pencernaan, dan sumber nutrisi seimbang.

Jika kesulitan di tempat tinggal kita mencari meniran di mana, atau nggak nemu daun kelor, yang ada cuma kunyit, ga perlu sedih. Karena sekarang ada Imugard yang merupakan produk ekstrak 3 tanaman tadi. Hal ini lebih lanjut dijelaskan oleh Apt. Agie Avionico Gaudart, S. Farm selaku Brand Manager Imugard.

Agie Gaudart

Imugard ini adalah produk keluaran Deltomed. Produk ini mempunyai kelebihan:

  1. Bersertifikasi CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik)
  2. Memenuhi standar mutu ISO 9001:2015
  3. 3 in 1 Herbal Formula, yaitu gabungan meniran (memelihara daya tahan tubuh), daun kelor (memenuhi kebutuhan nutrisi), dan kunyit (memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh).

Saran Penggunaan:

  • 1 kapsul sehari
  • 2 kapsul sehari jika sedang sakit, lalu dilanjutkan 1 kapsul per hari.
  • Untuk usia 12 tahun ke atas, dewasa, dan lansia.

Kalau Bunda ingin merasakan manfaatnya untuk jaga daya tahan tubuh sekeluarga, tinggal beli saja di Tokopedia, Lazada, Shopee, Blibli, Bukalapak, Century, Watson, dan apotek terdekat, ya.

Semoga bermanfaat!