8 Cara Cegah Cacingan Agar Tidak Stunting

Cacingan adalah penyakit karena infeksi cacing pada tubuh yang sering diderita anak-anak. Cacingan ada beberapa jenis, misalnya karena cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, dll. Ukuran cacing tersebut sangat kecil. Biasanya berukuran 2-13 mm.

Memang, cacingan tidak menyebabkan kematian. Tapi dampak yang paling buruk adalah stunting, atau gagal tumbuh. Ini akan merugikan masa depan anak. Tak hanya ukuran tubuh saja yang pendek, tapi juga berpengaruh ke otak. Si kecil akan lebih lambat berpikir, kecerdasannya rendah. Ke depannya bukan tak mungkin ia mengalami perundungan oleh teman-temannya karena fisik dan kecerdasannya yang rendah. Selain itu, bisa jadi akan memengaruhi kesuksesannya di masa depan.

Mengapa cacingan bisa berdampak pada stunting? Mari kita ambil salah satu contoh penyakit cacingan, misalnya yang disebabkan cacing kremi sehingga biasa disebut kremian.

Anak cacingan karena cacing kremi biasanya tertular dari makanan yang terkontaminasi telur cacing, permukaan benda milik penderita cacingan (seperti handuk, mainan dll). Jika anak sehat menyentuh benda-benda yang terkontaminasi telur cacing, lalu memasukkan tangannya ke dalam mulut, maka telur cacing akan masuk ke perut hingga ke usus besar. Telur cacing menetas menjadi cacing. Mereka bisa berkembang biak di usus. Cacing betina akan pergi ke anus untuk bertelur sehingga timbul gatal-gatal di sekitar anus. Jika pantat digaruk, kuku jari akan mengandung telur cacing. Bisa masuk ke mulut lagi, juga bisa menularkan ke orang lain lewat benda-benda yang disentuhnya.

 

Cacing yang tinggal di usus bukan hanya menimbulkan gatal-gatal di anus saja. Tapi mereka akan menjadi parasite yang menyerap semua nutrisi yang seharusnya diserap usus. Karena nutrisi makanan sudah dimakan duluan sama cacing, si anak jadi kekurangan gizi. Anak bisa anemia, lemas, mengantuk. Ini mengakibatkan pertumbuhannya tidak optimal. Kasus yang semakin parah bisa menyebabkan stunting.

 

Nah, makanya penting sekali untuk kita menyadari penyakit cacingan ini sejak dini. Lakukan pencegahan agar si kecil sehat tidak menderita cacingan. Berikut ada 8 cara mencegah cacingan yang bisa dilakukan.

1. Selalu Biasakan menjaga Kebersihan

Telur cacing bisa tinggal di permukaan apapun. Upayakan menjaga kebersihan kapanpun. Sering mencuci tangan sehabis keluar dari rumah, sebelum dan sesudah makan, mandi 2 kali sehari, mengganti pakaian, seprai, dan handuk secara teratur.

2. Minum air putih yang sudah matang

Telur cacing bisa hadir di dalam air yang belum dimasak. Jika kita biasa minum dari air sumur atau PAM, masaklah hingga mendidih. Kita juga bisa meminum air mineral yang sudah berizin edar BPOM sehingga aman untuk dikonsumsi.

3. Masak makanan Hingga Matang

Seperti halnya air, makanan juga bisa ditinggali cacing dan telurnya. Maka untuk membunuhnya, masaklah makanan hingga matang.

4. Biarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah

Buka semua jendela hingga sinar matahari menyinari seluruh bagian di dalam rumah. Telur cacing bersifat sensitif terhadap sinar matahari.

5. Hindari mengigit Kuku

Kuku akan menjadi sarang telur cacing. Potonglah kuku secara teratur. Segera tegur atau jauhkan jari dari mulut si kecil jika kita tahu ia menggigit jari.

6. Pakai Alas Kaki Saat Ke Luar Rumah

Biasakan si kecil pakai alas kaki saat keluar rumah, karena ada jenis cacing seperti cacing tambang yang bisa menembus kulit kaki. Jika sudah masuk melalui kulit kaki, ia akan masuk ke aliran darah dan bertahan selama 1 tahun di dalam tubuh.

Jika kita hendak melatih motorik maupuan sensori si kecil dengan kaki telanjang, pilih saja tempat yang aman yang tidak mengandung tanah.

7. Beri Obat Cacing Konvermex 6 Bulan Sekali

Konvermex bisa diminum setiap 6 bulan sekali oleh seluruh anggota keluarga untuk mencegah cacingan. Jika anak sudah 2 tahun bisa mulai konsumsi. Untuk anak usia 2-6 tahun minum Konvermex suspensi atau tablet, sedangkan untuk dewasa bisa minum Konvermex 250 suspensi atau kaplet.

Komposisi Konvermex adalah Pyrantel Pamoate. Bahan aktif ini dapat membasmi penyakit cacingan yang disebabkan beberapa cacing seperti cacing kremi (Enterobius vermicularis), cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Ancylostoma duodenale), cacing tambang (Necator americanus), dan cacing Trichostrongylus colubriformis.

8. Kenalkan Anak dengan Cacing dan Penyakit Cacingan

Ada kalanya kita tidak bisa menegur si kecil begitu saja.

“Hei, pakai sandal kalau keluar!”

“Hei, cuci tangan dulu!”

“Hei, jangan gigit jari!”

Karena mereka akan kebal, cuek, tidak menghiraukan, karena tidak memahami konsepnya. Penyakit cacingan itu apa, bentuknya seperti apa, akibatnya belum nyata karena belum dirasakan. Tugas kita adalah membuat mereka paham dengan mengenalkan penyakit cacingan itu. Bisa lewat buku cerita, video, bahkan game.

filter konvermex

Kebetulan nih, saya sudah coba filter Instagram story di Instagram Panduan Bunda. Filter itu berbentuk game, yang tugasnya membasmi cacing. Ada icon yang bernama Konverman yang tugasnya memangsa cacing nakal itu. Kita atau si kecil bisa diajak bermain dengan menggerakkan si Konverman. Tinggal kedip-kedipkan mata agar Konverman bisa tertuju pada cacingnya. Seru, lho bun. Ikut mainkan yuk. Apalagi ada hadiahnya. Caranya gampang banget, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Buka Instagram Panduan Bunda https://instagram.com/panduanbunda
  2. Klik Tab Filter
  3. Lalu pakai filter #AyoSalingJaga, klik ‘Coba’.
  4. Mainkan dengan tekan tombol shutter (untuk rekam video), tahan jangan dilepas sambil bermain.
  5. Gerakkan Konverman menggunakan kedipan mata untuk membasmi cacing sebanyak-banyaknya.
  6. Upload hasil bermain pada Instagram Story akun pribadidengan menyertakan hashtag #AyoSalingJaga, mention @panduanbunda, dan 3 teman.
  7. Highlight story dengan judul highlight #AyoSalingJaga.
  8. Kita dapat bermain berkali-kali sampai dapat score tertinggi.

5 pemenang berhak mendapatkan e-wallet Rp. 500.000. Lumayan banget kan? Yuk segera ikut, jangan lupa follow semua akun media sosial Panduan Bunda, biar nggak ketinggalan info.

Instagram: @panduanbunda

Facebook: https://facebook.com/panduanbunda/

Website: https://panduanbunda.com

Twitter: https://twitter.com/panduanbunda

Be Sociable, Share!
Posted on: February 11, 2021, by : li partic

29 thoughts on “8 Cara Cegah Cacingan Agar Tidak Stunting

  1. Wah ternyata cacingan bisa bikin anak stunting ya… dari hal-hal kecil yang tidak diwaspadai dan disepelekan bisa membawa dampak yang mengerikan buat anak ya.

  2. Kadang saya khawatir kalau batita saya kena cacingan, nih. Badannya kurus dan tinggi, padhal doyan makan. Beberapa jenis makanan, dia sangat suka dan memakan lebih.
    Harus beli Konvermex,nih

  3. Bagus yaa itu filter instagramnya bisa jadi media edukasi untuk anak belajar untuk bahaya cacingan melalui permainan sederhana, karena cacingan bisa menyebabkan stunting

  4. Anakku juga rutin konsumsi Konvermex Mbaak. Meski hanya 6 bulan sekali tapi ngga bisa dianggap remeh ya minum obat cacing ini.

  5. Haduh iya, berasa diingetin deh. Sering lupa sama penyakit cacingan ini. Mentang-mentang gak kelihatan. Padahal ya, bisa jadi serius kalo dibiarkan. Udah lama nih gak ngasih obat cacing ke anak-anak.

  6. Kebersihan sangat penting banget ya mbak, terutama kebersihan badan, tempat tinggal dan lingkungan sekitar nih pastinya juga selalu mengingatkan anak untuk selalu cuci tangan sebelum memasukkan makanannya ke dalam mulut

  7. Emang menakutkan banget ya mom, apalagi karena gak keliatan.

    Huflt.. penting sih menjaga kebersihan dan rutin minum obat cacing supaya anak2 bebas cacingan. Karena stunting ini juga bisa menghambat tumbuh kembang anak

  8. Punya anak balita bikin was-was juga nih sukanya megang benda-benda yang gak bersih. Serem juga cacingan bisa berdampak stunting.

    Kayaknya seru yah main filternya konvermex

  9. Cacingan tu sepertinya sepele ya. Tapi efeknya mengerikan ternyata. Bisa menjadi penyebab anemia juga. Penting dipahamkan ke anak untuk menjaga kebersihan sejak dini memang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *