3 Kekhawatiran Saat MPASI

Siapa sih yang nggak pernah khawatir saat si kecil memasuki usia yang waktunya diberi MPASI? Pasti nih ada yang bingung menu apa pertama kali yang harus diberi? Atau jangan-jangan pernah takut nanti si kecil diare gara-gara masuk fase MPASI?

Selama tiga kali punya anak nih, tentu hal-hal tersebut pasti ada di pikiran. Apalagi fase MPASI masih berada dalam 1000 hari kehidupan pertama kehidupan (HPK). Oh ya, mungkin ada yang belum tahu, 1000 HPK itu terhitung sejak hari pertama kita hamil, bayi baru lahir, fase ASI eksklusif, MPASI, sampai si kecil umur 2 tahun. Itu penting untuk dijaga karena tumbuh kembangnya sangat cepat. Maka berikan yang terbaik berupa produk bayi yang aman, termasuk dalam kebersihannya. Kita bisa sebut dengan 1000 hari perlindungan.

Nah, pengalaman saya dalam pemberian MPASI itu intinya ada tiga jenis. Masing-masing bisa di-break down lagi karena penjelasannya sangat dalam. Ini dia.

1.Gizi tidak mencukupi

Perut si kecil itu sangat terbatas kapasitasnya, tapi ia juga butuh gizi yang lengkap agar tumbuh optimal. Oleh karena itu, sebelum masuk fase ini, kita harus sudah siap resep maupun bahan-bahan yang sesuai dengan pedoman gizi. Biasanya kalau zaman now nih ya itu dikenal dengan MPASI 4 bintang. Kalau sudah sesuai dengan itu  insya Allah gizi akan terpenuhi, dan tambah endut. Mudah-mudahan si kecil nggak GTM ya.

Selain itu yang perlu diperhatikan adalah tekstur. Nggak terlalu kental, juga nggak terlalu encer. Kalau terlalu kental, bisa-bisa si kecil sulit menelan, keseretan atau sembelit. Kalau terlalu encer, gizinya bisa kurang.

2.Bahan Peralatan Berbahaya

Kalau misal kita belum berpikir ada bahan peralatan makan yang berbahaya. Mulai sekarang harus aware nih. Bahan berbahaya itu bernama BPA, si pemicu kanker. Oleh karena itu, pilih bahan yang BPA free. Baik untuk botol, gelas, piring, sendok, dan garpu.

3.Kebersihan yang kurang

Banyak yang salah kaprah tentang kebersihan ini. Di daerah saya, Sidoarjo gampang-gampang susah memenuhi standar kebersihan, karena penunjang keberisihan yang utama yaitu air. Air PDAM di sini kadang bersih kadang keruh, kadang juga bau. Padahal air ini sangat penting. Jalan keluarnya biasanya orang-orang di sini punya filter. Kalau belum mampu, bisa beli air jirigenan yang dijual keliling.

Nah, mengenai kebersihan di masa MPASI yang banyak salah kaprah, mari saya jelaskan dimana biasanya letak kesalahannya. Biasanya masih saja ada yang tidak segera mencuci peralatan bekas makan, mencampur cucian bekas makan bayi dengan piring-piring dewasa, mencuci perlengkapan bayi dengan sabun biasa yang nggak food grade, dll.

Seharusnya tiga kekhawatiran itu mulai dipecahkan masalahnya dari sekarang. Atau paling tidak disiapkan jauh hari sebelum si bayi berumur 6 bulan. Soalnya itu penting karena rentan menyebabkan penyakit. Penyakit apapun. Misalnya nih, kalau gizi kurang bisa mudah terserang infeksi seperti batuk, gizi kurang. Bahan perlengkapan bayi yang mengandung BPA dampak terarahnya bisa menyebabkan kanker. Kebersihan yang kurang bisa berdampak diare.

Departemen kesehatan RI (2007) merilis cara pemberian MPASI yang tepat dan benar, yaitu:

  1. Selalu mencuci tangan sebelum mulai mempersiapkan makanan pada bayi atau anak, terutama bila kontak dengan daging, telur, atau ikan mentah. Tangan bayi juga perlu dicuci.
  2. Mencuci bahan makanan(sayuran, beras, ikan, daging, dll) dengan air mengalir sebelum diolahmenjadi makanan yang akan diberikan pada bayi.
  3. Mencuci kembali perlengkapan dapur, perlengkapan bayi sebelum dan sesudah digunakan untuk memasak, walaupun masih kelihatan bersih.
  4. Perlengkapan bayi seperti mangkuk, gelas, sendok harus dicuci lagi sebelum digunakan oleh bayi.
  5. Sesuaikan jenis MPASI dengan tahapan usia bayi.
  6. Jangan menyimpan makanan yang tidak habis. Hal ini karena ludah yang menempel di sendok bayi bisa mengandung bakteri.

 

Gunakan Sabun yang FOOD Grade dan AMAN

Dalam mendukung 1000 hari perlindungan, jangan gunakan sabun sembarangan. Terutama dalam membersihkan perlengkapan bayi seperti botol susu dan peralatan makan bayi. Tahu kan, sabun biasa itu biasanya wangi banget, itu nggak food grade, lho. Tapi jangan khawatir, ada Sleek Baby. Sleek Baby adalah pembersih botol dan peralatan bayi dengan formula Food Grade yang aman untuk bayi. Sabun pembersih ini mengandung Stain Removal Formula sehingga dapat menghilangkan sisa lemak susu dan bau yang menempel pada peralatan botol bayi.

View this post on Instagram

Ada kekhawatiran sendiri saat Raudya memasuki fase MPASI. Khawatir ga bisa penuhi gizinya, khawatir alat makannya salah, sama khawatir kebersihannya. Soalnya fase MPASI itu termasuk salah satu fase dalam 1000 hari pertama kehidupan pertama yang sangat penting. Kalau sampai salah langkah, bisa-bisa jadi penyakit. Nah, untuk menjaga kebersihan perlengkapan bayi, saya pakai Sleek Baby Pembersih Botol Dengan 8 Proteksi. Inovasi Formula khususnya food grade dan 100% aman untuk membersihkan botol minum, piring makan, sendok, gelas, bahkan mainannya juga. Untuk lebih lengkap apa itu 8 proteksinya Sleek Baby Pembersih Botol baca di artikel terbaru lipartic.com ya! @sleekbaby_id #SleekBaby #SleekBabyAlamiMelindungi #SleekBaby8Protector #1000HariPertama #PerlengkapanBayi #ProdukBayi #BayiBaruLahir #PembersihBotol

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Penting diketahui, botol susu yang tidak bersih, juga perlengkapan makan bayi yang kurang bersih bisa menjadi perantara penyebab diare. Masalah utama dalam pembersihan ini adalah susah dibersihkan. Lemak masih menempel, bau lemak masih ada. Nah, kalau pakai Sleek Baby semua masalah itu hilang. Apalagi Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser kini hadir dengan Formula Baru, dilengkapi dengan 8 Proteksi yang pastinya lebih lengkap untuk si Kecil. Apa saja itu?

 

  1. Food Grade : Formulasi Food Grade yang berarti tidak mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan dan aman untuk si Kecil.
  2. Natural Anti Bacterial : Bahan alami yang mampu membasmi kotoran dan kuman secara maksimal pada perlengkapan si Kecil termasuk botol susunya.
  3. Stain Removal : Mampu membersihkan noda yang menempel, sisa lemak dan bau yang tidak sedap pada peralan makan si Kecil secara keseluruhan.
  4. Hypoallergenic : Formula Hypoallergenic mampu meminimalisir terjadinya iritasi kulit, gatal dan kasar pada kulit. Perlindungan bukan hanya untuk si Kecil tapi juga untuk Bunda juga saat mencuci.
  5. Dermatologically Tested : Sabun pencuci botol yang sudah teruji klinis atau Dermatology Tested !
  6. Microbiological Tested : Produk yang sudah teruji efektif dalam membunuh Mikroorganisme yang berbahaya
  7. High Quality Concentrate : Hanya perlu sedikit saja, botol susu si kecil sudah bersih dan terlindungi dari kuman!
  8. Paraben Free : Sabun pencuci botol, peralatan makan dan mainan si kecil yang tidak mengandung paraben dan bahan pengawet lainnya sehingga aman untuk si kecil

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Sleek Baby ikuti facebook dan instagramnya yuk!

Facebook: Sleek Baby

Instagram: @sleekbaby_id

 

#SleekBaby #SleekBabyAlamiMelindungi #SleekBaby8Protection #1000HariPertama

#PerlengkapanBayi #ProdukBayi #BayiBaruLahir #PembersihBotol

 

Be Sociable, Share!
Posted on: January 14, 2020, by : li partic

16 thoughts on “3 Kekhawatiran Saat MPASI

  1. kalau untuk ngasih anak emang kudu ekstra banyak mencari tau ya kak. saya dulu juga kayak gitu. banyak khawatirnya. sampai sekarang. takut banget kalo sampai gizi nya nggak kepenuhin . apalagi ini pengalaman pertama juga

  2. Jadi ingat semua anak saya lahirnya ndut, sampai sebelum 1 tahun pun masih berisi badannya. Ealah setelah itu pada GTM. GTM se GTM GTMnya. Huhuhuh. Akhirnya badannya gak segempal sebelumnya, bukan gak segempal lagi, tapi pada tinggi kurus 🙁 Emaknya khawatir asliikkkk.. untung aja mereka tetap lincah dan pintar. Tapi ya gitu, di usia sekarang emaknya emang mesti pintar-pintar mikir gimana biar BB mereka tetap naik.

  3. Alhamdulillah,
    Sleek Baby hadir dengan penuh kebaikannya untuk membantu para Ibu menjaga kebersihan dan keamanan bagi peralatan bayi.
    Memang punya bayi itu penuh cerita yaa…mashaAllah~

  4. Kalau saya khawatir dengan kebersihan, apalagi kalau lagi di rumah orang lain, kan nggak semua orang peduli dengan kebersihan.
    Agak parno karena anak pertama pernah opname karena muntaber, sedih rasanya 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *