Kursus Menjadi Orang Tua Baru: ASI, Pijat Bayi, dan MPASI

20160730_121056

Banyak orang bilang, menjadi orang tua tidak ada sekolahnya. Oleh karena itu pelajari saja dari pengalaman. Dengan kenyataan seperti itu, jika orang tua tidak berusaha menambah ilmu tentang anak, maka begitu anak lahir pasti sudah salah arah. Misalnya orang tua tidak tahu akan pentingnya ASI, maka dengan mudahnya saat orang tua menemui masalah terkait ASI, langsung menggantinya dengan asupan lain. Hal ini bisa membahayakan si bayi. Jadi, untuk menjadi orang tua baru, orang tua wajib menambah wawasan tentang merawat dan membesarkan anak, minimal saat si ibu hamil.

Untungnya dalam memperingati International Breastfeeding Week, Philip Avents mengadakan seminar “New Parents Class” di Hotel Java Paragon Surabaya. Acara yang digelar pada Sabtu (30/07/16) itu membahas tentang panduan tepat memberi ASI, pijat bayi, dan MPASI dari 3 narasumber berbeda yang memang ahli di bidangnya.

Saya senang sekali bisa hadir di acara itu. Saya yang kala itu sendirian tidak diantar suami seperti biasanya memang agak rempong ya dengan membawa dua anak lelaki yang luar biasa aktif. Syukurlah panitia menyediakan tempat bermain, sehingga anak-anak tidak mengganggu acara dan tidak cepat bosan.

Tersedia playground sehingga anak-anak tak bosan
Tersedia playground sehingga anak-anak tak bosan

Sebelum memasuki acara, saya menyatakan dukungan pemberian ASI eksklusif di sebuah pledge wall. Saya pun mengambil tag untuk berfoto ria. Hasilnya bisa dicetak setelah kita upload di media sosial.

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

Wall pledging for #asieksklusif

A post shared by Li Partic (@lipartic) on

***

Serba-Serbi ASI

Sesi pertama dimulai. Sesi ini membahas tentang ASI. Sebanyak 200 peserta sangat antusias mendengarkan pembicara: dr. Dian Pratamastuti, Sp. A. Beliau menjelaskan bahwa ASI sangat penting untuk pertumbuhan otak. Saat bayi baru lahir terdapat serabut syaraf di otak yang masih jarang-jarang. Otak yang masih jarang-jarang ini harus dipenuhi dengan nutrisi. Yang pasti adalah ASI saja di kehidupan pertamanya sampai 6 bulan. Mengapa? Ini adalah masa pertumbuhan otak kritis. Selain itu, ibu akan menjadi guru pertama bagi bayinya dengan sentuhannya yang penuh kasih. Antara ibu dan bayi dapat tercipta bonding.

Kadang ada ibu yang merasa ASInya tidak mencukupi. Bagaimana cara memastikan bahwa ASI cukup? Jika hal-hal di bawah ini sudah terpenuhi maka bunda tidak perlu khawatir.

  • BAK >= 6x sehari
  • Menyusu >8x sehari
  • Kenaikan berat badan bagus.

 

dr dian pratamastanti
dr Dian memeragakan alat dari Philip Avent yang bisa membantu mengatasi puting tenggelam.

Peserta tercengang ketika dr. Dian membahas tentang relaktasi.
Beliau mengatakan bahwa ada nenek-nenek yang bisa menyusui lagi. Maka jangan khawatir, jika ASI sempat terhenti, maka ibu bisa memberi ASI kembali dengan usaha relaktasi.

Relaktasi

Seharusnya, ibu yang baru melahirkan jangan bekerja. Ibu bisa mengambil cuti melahirkan. Jika merujuk pada peraturan pemerintah, ibu memiliki jatah cuti 3 bulan. Gunakan kesempatan itu untuk memberi ASI pada bayi, belajar memerah ASI, dan melatih bayi minum dari cup feeder.

pompa asi Philips Avent
Ibu bisa memerah ASI secara otomatis dengan Pompa ASI Elektrik Philips Avent

Pijat Bayi

20160730_112210-640x480

Ilmu tentang pijat bayi disampaikan oleh dr. Stefanie Sp. KFR. Mungkin kita mengenal pijat bayi dengan dukun pijat, atau pijat di baby spa. Ternyata kita bisa merawat bayi kita sendiri dengan pijatan yang gentle. Pijatan ini memiliki beberapa manfaat, diantaranya:

  • Meningkatkan kualitas tidur bayi sehingga bisa tidur lebih lama dan nyenyak.
  • Merangsang syaraf vagus untuk meningkatkan daya peristaltis usus.
  • Membantu pertumbuhan massa otot.
  • Memperkuat imunitas.
  • Meningkatkan pasokan oksigen dan aliran nutrisi dalam sel tubuh.
  • Bayi merasa nyaman, tidak rewel, dan lebih tenang.

Namun, ada larangan tersendiri dalam memijat bayi. Yakni, jangan memijat bayi dalam keadaan demam dan setelah imunisasi. Di acara tersebut ada beberapa meja peraga. Para orang tua dapat melihat secara langsung praktik pijat bayi. Bagaimana posisinya, bagaimana gerakan-gerakannya, dsb.

20160730_115435-640x480

 

20160730_105833-640x480

Panduan MPASI

Acara dilanjutkan dengan pemaaparan detail tentang pemberian makanan lanjutan MPASI oleh Prof. dr. Bambang Wirdjadmadi, MS, MCN dari Rumah Sakit Husada Utama. Dulu aturan ASI eksklusif adalah 4 bulan. Ilmu terus berkembang dan sekarang ASI eksklusif diperpanjang menjadi 6 bulan. Setelah 6 bulan, bayi akan semakin tumbuh berkembang dan memerlukan energi lebih banyak. Oleh karena itu, selain ASI, harus ditambah pula dengan makanan tambahan.

Makanan yang diberikan pertama kali tidak boleh bercampur aduk jadi satu. Tetapi berilah satu varian saja sebagai pengenalan rasa. Selain itu perhatikan tekstur makanannya. Jangan berikan makanan kasar, bubur yang terlalu encer atau terlalu padat. Berikan makanan bertekstur kental dan bisa menetes.

20160730_121124-640x480

Menurut Prof. Bambang, MPASI bubur bisa diperoleh di toko swalayan, yakni bubur instan. Selain itu, kita bisa membuat sendiri di rumah. Misalnya membuat bubur susu dengan beras, atau ubi-ubian. Philips Avent dengan produk inovatifnya, yakni Philips Avent 4 in 1 Baby Food Maker bisa membantu ibu membuat MPASI sendiri dengan cepat dan praktis. Keren banget lho alatnya. Bisa membelder, steaming, defrost, juga menghangatkan. Khusus yang hadir di situ ada promo diskon 50%. Wah, siapa yang gak pengen dapat diskon sebesar itu. Beli secara online pun belum tentu dapat diskon itu, ditambah voucher belanja pula. Jadi, wajar saat itu barangnya cepat habis dan banyak yang inden.

Be Sociable, Share!
Posted on: August 2, 2016, by : li partic

One thought on “Kursus Menjadi Orang Tua Baru: ASI, Pijat Bayi, dan MPASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *