Cara Membangun Tim Penjualan dan Optimasi Media Sosial Agar Omset Melesat

Kamu punya usaha atau bisnis online? Suka berjualan sendiri atau bekerja dengan tim? Sebaiknya sih, rekrut tim saja karena sangat berpengaruh ke omset.

Misalnya saat ini kamu mampu menjual produk 10 buah per bulan. Lalu kamu rekrut satu reseller, yang anggap saja bisa menjual 10 buah per bulan. Maka omsetmu akan naik 2 kali lipat. Bayangkan jika kamu punya 10 reseller, atau bahkan 100 reseller. Berapa kali lipat omsetmu akan naik?

Sayangnya, dalam merekrut reseller juga ada kendalanya. Kadang reseller itu hanya daftar saja, tidak aktif berjualan, banyak reseller tapi omset masih kecil, atau malah reseller jual produk kompetitor. Wah, payah ya kalau sudah kayak gini. Belum jalan dulu eh sudah kalah sama kompetitor. Nah, makanya semua itu ada ilmunya agar kita punya tim yang loyal dan aktif menghasilkan.

Rabu, 28 Agustus 2019, saya mengikuti pelatihan pemanfaatan teknologi digital untuk kalangan perempuan di Malang. Acara ini diadakan di Ngalup Coworking space oleh XL Axiata dan Blogger Crony. Temanya “Sister UKM Go Online”. Di sini kita belajar bagaimana membangun tim penjualan yang loyal dan strategi mengoptimalkan media sosial agar omset melesat.

Acara diawali oleh sambutan Mbak Astri dari Sisternet. Di sinilah saya tahu Sisternet itu adalah CSR-nya XL Axiata. Secara online, Sisternet memberdayakan perempuan dengan mengedukasi melalui modul onlinenya, namanya Modul Pintar Sisternet. Di situ ada video pembelajaran tentang: Ibu dan Anak, Literasi Digital, Entrepreneurship dan lainnya. Kamu bisa akses melalui https://www.sisternet.co.id/modulpintar.

Selain media Modul Pintar, kelas offline juga diadakan biar pembelajarannya lebih mantul. Nah, salah satunya yang saya ikuti sekarang ini.

Cara Membangun Tim Penjualan

Tyas CEO Bayi Banget Hijab
Momsky Tyas, CEO Bayi Banget Hijab

Tyas Windarti, CEO Bayi Banget Hijab, memulai materinya. Ada 3 hal yang membuat suatu perusahaan long lasting, yaitu: produk, cashflow, dan people. People ini penting, karena sebagus apapun sistemnya kalau orang yang menjalankannya mau tak mau, ya berdampak buruk juga. Maka, people ini harus dibangun mulai dari owner sampai membentuk tim.

Beliau memaparkan bahwa tim adalah suatu sistem. Tim itu bukan cuma karyawan, tapi melibatkan banyak pihak. Mulai dari karyawan, reseller, saudara, supplier, bahkan customer. Oleh karena itu, jalinlah hubungan yang baik dan leadership yang kuat. Berikut step by stepnya.

  1. Hadirkan Leadership yang Kuat. Leadership tim adalah seni memengaruhi, menggerakkan, dan merapatkan barisan. Jika tim dibiarkan jalan sendiri, tanpa ada petunjuk yang jelas, maka akan mudah rapuh. Mereka tidak akan loyal.
  2. Perbesar kapasitas mindset dan mental. Meskipun bisnis masih kecil, mindset sudah harus besar. Kita harus punya target kapan bisnis akan besar. Tanamkan mindset sukses dulu. Jika niat kuat, maka gampang ke depannya.
  3. Jangan membayar di bawah angka kecukupan. Sebelum merekrut, tanyalah dulu, angka kecukupan calon tim kita itu berapa. Jika kita membayar di bawah angka yang diharapkannya, bisa jadi dia akan mencari tempat yang lebih nyaman untuknya. Dia tidak akan loyal.
  4. Jangan bekerja untuk Anda. Kita bekerja dengan jualan kita, jangan jadikan tujuan untuk memuaskan diri sendiri. Kita juga harus memberi value untuk customer. Karyawan dibuat untuk berinteraksi dengan customer agar dapat engagementnya. Jadi, mereka tidak hanya bekerja untuk kita saja.
  5. Ciptakan magic moment. Bahagia adalah kunci untuk selalu diingat. Meeting dengan karyawan secara nyaman. Ada konsumen yang berulang tahun, kasih hadiah. Membuat orang lain bahagia akan membuat produk kita mudah diingat.

Optimasi Media Sosial Untuk Penjualan

Selanjutnya, ada Mbak Wardah Fajri, owner Digital Kreativ Hub & Founder Bloggercrony Community yang membahas optimasi medsos UKM Cerdas Digital. Intinya, adalah bagaimana kita mengoptimasi membuat konten kreatif dan merancang aktivasi efektif.

Wawa Fajri
Wardah Fajri, Owner Digital Kreativ Hub & Founder Blogger Crony Community

 

Ada beberapa media sosial yang bisa digunakan untuk berjualan dan membangun branding. Masing-masing memiliki keunggulan sendiri. Misalnya instagram, lebih ke konten visual dan banyak digandrungi saat ini. Twitter bisa dipakai untuk setting trending topic. Youtube bisa digunakan untuk iklan atau info video yang lebih panjang.

Perbedaan kegunaan instagram, facebook, twitter, youtube

Sekarang, kita bahas optimasi instagram. Ada 10 hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan instagram untuk menarik follower.

  1. Lengkapi BIO. Yang penting ditulis di bio ini adalah deskripsi usaha kita, narahubung, dan website jika ada.
  2. Konten kreatif. Buat konten yang menarik baik video maupun foto, sehingga bisa menimbulkan interaksi. Makin besar engagement, makin besar peluang reachnya dan bisa muncul di tab pencarian teratas.
  3. Ubah akun bisnis. Dengan mengubah menjadi akun bisnis maka kita akan mengetahui insight setiap postingan.
  4. Monitoring insight. Cek berapa like, komen, jangkauan, dan interaksi setiap postingan. Ini untuk evaluasi apakah postingan yang kita buat sudah efektif atau belum.
  5. Tingkatkan engagement. Engagement bisa naik dengan meningkatkan like dan komen.
  6. Maksimalkan tampilan. Kita bisa pakai aplikasi tertentu.
  7. Posting konsisten. Jangan sampai sekarang post, post berikutnya sebulan kemudian. Jika konsisten posting, brand kita juga gampang diingat.
  8. Jeda postingan. No spamming. Biasanya maksimal kita post 3x sehari. Terlalu banyak post bisa-bisa kita diunfollow, kan?
  9. Gunakan hashtag mandatory dan populer. Mandatory hashtag adalah yang wajib tentang jualan kita. Misalnya #asiboostertea #abtpelancarasi. Sedangkan hashtag populer adalah hashtag yang biasanya banyak diklik. Contohnya #parenting #beauty #eatclean #asibanyak.
  10. Akun jangan dikunci. Kalau orang yang kepo banget, dia akan terpancing memfollow akun yang dikunci. Lah, jualan kita apa? Kadang juga orang malas follow balik gara-gara lihat akun yang dikunci. Jika kita follow orang, walau orang itu gak follback, setidaknya dia sudah lihat apa isi feed instagram kita.

Nah, itu dia poin-poin yang sangat bermanfaat dalam usaha meningkatkan omset usaha. Kita belajar banyak hal-hal yang tak disangka dalam membangun tim penjualan dan optimasi media sosial untuk UKM. Semoga event Sisternet selanjutnya ada lagi, ya. Nggak sabar nunggu yang di Surabaya ^_^

Be Sociable, Share!
Posted on: September 3, 2019, by : li partic

7 thoughts on “Cara Membangun Tim Penjualan dan Optimasi Media Sosial Agar Omset Melesat

  1. Banyak hal ya yang perlu kita pelajari kalo pengen berbisnis lewat media sosial.. Apalagi udah jamannya apa2 lewat medsos…hehe…Tapi banyak loh akun bakulan pada dikunci..mungkin biar penasaran gitu yak..dan akhirnya follow

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *