Author: li partic

Ketika Terpaksa Nonton Film Bunda

Acha Septriasa is back. Akhirnya ia kembali mewarnai layar lebar setelah sekian lama tidak muncul. Ia memerankan Bunda Tika (owner busana muslim Keke) dalam Film Bunda: Kisah Cinta Dua Kodi. Seingat saya ia terakhir muncul tahun lalu dalam film Kartini. Tapi bukan tokoh utama. Dan dua tahun lalu dalam film keluarga juga: Sabtu Bersama Bapak.

Di Surabaya saya bisa nonton duluan alias prescreeningnya tanggal 7 Februari 2018 kemarin. Film ini menceritakan tentang hubungan keluarga antara suami dan istri, anak-anak dengan ayah bundanya. Dan… Orang ketiga dalam rumah tangga. Tentang pelakor kan lagi hits sekarang. Tapi ini bukan pelakor loh ya. Orang ketiga itu tidak merebut. Hanya sekadar bumbu-bumbu cinta hohoho.

Mayoritas yang sudah nonton duluan Film Bunda bilang ini tentang perjuangan Bunda Tika membangun bisnis baju muslimnya. Tapi menurut saya ini lebih menonjolkan emosi antar anggota keluarga. Bukan cerita pamer kesuksesan seseorang.

Film Bunda diklaim sebagai inspired by true story. Bukan based on true story. Jadi apa yang diceritakan di dalam film ada benarnya, ada juga gak benarnya. Yang jadi agak nggak masuk akal, tapi penonton gak terasa banget, ada pada ending. Bunda Tika lagi di Jakarta. Ayah Farid dan anak-anak ada di Jakarta juga tapi di bandara. Terus kirain gitu ya Bunda bakal ngejar ke Bandara Eh, gak taunya pulang ke Bogor. Ayah Farid dan anak-anak juga tahu kalau Bunda lagi di Jakarta. Tapi tanpa kontak-kontakan mereka juga pulang ke Bogor. Mungkin itulah yang dinamakan keluarga seharmoni sehati hahaha.

Ada beberapa poin semi-semi curhat tentang film ini. Dibaca monggo, gak dibaca juga monggo, tapi wajib komen :p

Ada Keterpaksaan Nonton dan Harus Paksa Diri

Film ini film berat karena keluarnya Februari. Lihat pesaingnya. Ada Dilan 1990, London Love Story, Eifel I’m In Love 2. Semuanya film ehemm. Saya gak bilang film gak bermutu, tapi minim pesan, minim hikmah. Cewek bervisi kayak saya gak cocok nonton film cinta-cintaan. Saya kan udah punya cinta, semoga sampai ke surga ya Yah. #eaaa #mulai.

Kalau bukan bolo dhewe, saya gak bakal mau ribet nonton film lagi. Ribet sama anak-anak sih. Tapi mengingat Film Bunda ini film bermutu, produsernya temen sendiri bukan dari India, patutlah ya didukung. Biar Indonesia semakin berdaya di negeri sendiri. Aamiin.

Sumpah saya bukan resellernya. Reseller itu orang yang dibayar atas hasil kerjanya yang bikin laku barang. Mana ada orang yang nawarin dagangan orang tapi mempertaruhkan kosmetik koleksinya, sedangkan dia sendiri gak dapat untung? Fyi, yang beli tiket melalui saya bisa milih loh kosmetik yang harganya 18.000-55.000.

Saya nawarinnya ribet. Mungkin lingkaran di sosmed yang kenal Kang Rendy Saputra gampanglah ya diajak nonton. Lah ini saya nawarinnya di luar lingkaran itu. Yang gak kenal banyak!

“Silahkan bantu nonton film ini, bantuin promotornya, keadaan ekonominya sedang labil.” Begitu celoteh saya sama teman-teman media.

Ada juga yang nggak suka genrenya. Sebagus apapun film kalau gak suka genrenya ya udah gak usah dipaksa. Bayangkan, orang penakut diajak nonton film horor gimana? Gak bisa dipaksa, kan?

Bahkan ada yang gak ngerti promosiku. “Mas, beli tiket ini dapet produk Keke. Tak tambahin kosmetik deh.”

“Produk Keke maksudnya apa mbak?” gitu jawabnya. Wasalam dah.

Semoga di masa depan saya bisa booking studio dan mengajak orang lain yang kurang mampu nonton gratisan di film-film lain. Aamiin.

Bantuan saya sekarang cuma bisa ngajak dan atau bayarin teman-teman buzzer, bloger, media. Ah, dulu saya sempat bilang ke kakang produser, “udah ada kerjasama sama bloger pecinta film?”. Dan mau bilang kalau diundang ke premier person to person biasanya kami komit review. Tapiiii ya gitu deh. Gak sempet. Ga sempet berlanjut. Ngomongnya di komen sih hahaha.

Bismillah #CintaDuaKodi

A post shared by Rendy Saputra (@kangrendy) on

Pokoknya kalian yang baca ini harus terpaksa nonton. Demi bangsa. Pasti akan jatuh cinta setelahnya.

Judul Pendek yang Kepanjangan

Pendeknya, Film ini disebut Film Bunda. Tapi kepanjangannya, bikin ambigu menyebutnya. Judulnya yang asli Bunda: Kisah Cinta Dua Kodi. Nah, postingan Instagram Ario Bayu pemeran Ayah Farid menandakan ambiguitas judul film. Dia menulis caption seperti ini. Kata”Kisah”nya hilang:

“Aku percaya semua yang besar, berawal dari hal yang kecil. Seperti sinar ini, berawal dari sebuah titik, lambat laun berubah menjadi matahari”
Bunda: Cinta Dua Kodi
Di bioskop seluruh Indonesia #cintaduakodi

Yaaa.. Kali aja ada film terusan. Sekarang yang seri Bunda: Kisah Cinta Dua Kodi. Mungkin nanti ada Bunda: Kisah Donor ASI. Aku pemeran utamanya wkwkwk.

Ada 3 Srikandi

Dalam trailernya seperti didominasi nangis-nangisan. Haru, menyentuh memang iya. Tapi bagi saya itu hanya efek merinding kena dinginnya ruang bioskop disambil menyelami hikmah yang jleb banget.

Hadirnya wanita-wanita Bojong bagai pahlawan wanita yang tak dinantikan tapi membuat suasana segar. Gokil lucunya! Apalagi dengan adanya Mumuk Gomez dan Rima Gembala. Meski lucu tapi porsinya pas. Gak kebanyakan sehingga kita lupa akan kematian.

Bukan Film Religi

Tokoh utama memang berjilbab. Tapi bukan menjadikan ini adalah film berbau agama. Ini murni film keluarga. Hikmah yang bisa dipetik misalnya: anak harus paham perjuangan orang tua membesarkan anak, Orang tua jangan maksakan kehendak aja tanpa peduli perasaan anak, dll. Puanjang, banyak yang jleb. Gimana enggak, kisahnya mirip gue banget. Yang jaga anak-anak ayahnya, yang sering ada kegiatan ibunya. Tapi ada prinsip ayah Farid yang mulia ada padaku. Pemaaf, mengajarkan maaf dan terima kasih. #Eaaa #ngaku-ngaku hahaha.

Ada cacatnya gak?

Mungkin akan sedikit saya bandingkan dengan Dilan 1990 yang sudah 4 jutaan penonton itu di awal Februari. Meski bandingin harus apple to apple, jeruk ya sama jeruk, terutama dari genre filmnya. Kedua film tersebut ada kesamaan.

Di novel Dilan (bukan filmnya) ada cerita bahwa Dilan ngefans Khomeini sehingga memajang posternya di dinding kamarnya. Bukan karena paham agamanya tetapi semangat mengobarkan revolusi, begitu yang disebut dalam novelnya. Kemudian virallah bahwa Dilan diselipkan ajaran sekte sesat.

Nah, di Film Bunda ada satu yang saya kurang pas dengan adegan tiup lilin kue ulang tahun. Well, bicara masalah ini nggak usah terlalu berat ambil pendapat dari ustadz yang saya cintai tapi dituduh pemecah belah umat. Cukup dari Ustadz Abdul Somad misalnya. Ini pendapat beliau terkait tiup lilin yang merupakan ritual non-islam.

Tapi sebenarnya adegan tiup lilin ini hanya merupakan adegan transisi, lho. Jadi bukan masalah yang besar yang dapat membuat orang ilfeel. Karena umur anak bertambah, Bunda Tika kasih kejutan untuk masa depannya. Itu intinya. Tidak ada perayaan sama sekali. Bahkan kuenya lupa dipotong hahaha.

Kejutan untuk anak-anak dari Bunda

Masih ada yang ilfil sama penulis

Lihat status teman, lalu ada yang ragu mau nonton gara-gara penulis novelnya. Ya sih, saya paham. Terkait kejadian 2015 lalu. Gara-gara itu lalu semua dipukul rata. Fyi, penulis novel dan penulis skenario itu beda. Meski ada film yang mana penulis skenario ya penulis novelnya juga (macam Dilan).

penulis skenario film bubda kisah cinta dua kodi
Penulis skenario Fim Bunda

It has nothing to do with that. Mari berlepas diri dari itu. lepaskan prasangka. Lihatlah siapa yang dikisahkan. Siapa yang terlibat. Lihatlah apa isinya. Lihatlah ke bioskop wkwkk.

Untuk Semua Umur

Membandingkan dengan Film Sabtu Bersama Bapak (SBB) yang merupakan film keluarga, awalnya saya belum berani mengajak anak-anak nonton. Soalnya di film SBB, masih ada kisah cinta alias pacar-pacaran. Siapa tahu di film ini gitu juga. Soalnya sekarang ini anak TK saya kalau liat bentuk hati, terus ada cewek dan cowok dia bilang”Cieee cinta… cinta..” Jadi khawatir, kan?

Nah, di Film Bunda ini nggak sama sekali. Aman 100%. Film keluarga yang membawa pesan baik, dan reccommended. Jadi bawa anak ya silahkan.

Bahkan ada anak balita yang nonton film ini nyeletuk berceloteh lucu saat Bunda Tika marah-marah. “Mamanya marah-marah.” Spontan seisi bioskop pun tertawa.

Jomblo, tepatkah nonton film ini?

Tepat banget. Biasanya kan jomblo tuh ngarep dapat pasangan. Biar gak sembarangan dapat pasangan lihatlah film ini. Berkiblat pada tokoh utama, Bunda Tika. Dia cari pasangan sudah kayak jalanin bisnis aja. Calon pasangannya dianalisis. Pake Analisis SWOT pula. Apa kelebihan dan kekurangannya. Bagus gak buat masa depan. Walau gak mapan tapi sevisi di masa depan, hayuk aja.

Kesimpulannya, gak nyesel nonton film ini. Oke banget. Segera ke XXI, 21, CGV yaa.

Beberapa Bahaya yang Ditimbulkan Karena Terlalu Sering Mandi

Mandi merupakan salah satu rutinitas harian yang tidak dapat terlewatkan sebagaimana makan dan tidur. Khususnya di Indonesia, bila tidak mandi satu hari saja maka badan tidak terasa nyaman dan bau badan akan timbul. Pada umumnya mandi yang dilakukan oleh kebanyakan orang di Indonesia adalah dua kali, yaitu pagi dan sore. Tetapi ketika kondisi cuaca sangat panas, membuat tubuh lebih cepat berkeringat dan tidak nyaman. Kondisi demikian kadang diatasi dengan mandi lebih dari dua kali sehari. Badan mungkin akan terasa lebih segar dan bersih, akan tetapi ternyata keseringan mandi yang dilakukan dalam jangka yang terlalu pendek tersebut dapat menyebabkan resiko yang berbahaya.

shower terlalu sering mandi

Berikut adalah beberapa bahaya yang ditimbulkan karena terlalu sering mandi:

  1. Gangguan kesehatan Menurut riset yang dilakukan oleh para ahli, terlalu sering mandi akan mengusir bakteri baik yang seharusnya ada pada tubuh. Bakteri baik dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga kekebalan tubuh. Bila terlalu sering mandi, maka ekosistem bakteri baik tersebut akan terganggu akibatnya tubuh lebih rentan terkena berbagai penyakit. Apalagi jika mandi menggunakan sabun yang mengandung bahan kimia yang dapat membunuh bakteri baik. Diantara penyakit yang dapat menyerang karena terganggunya kekebalan tubuh adalah penyakit pencernaan hingga penyakit jantung.
  2. Tanda stress. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa semakin sering dan lama seseorang mandi kemungkinan bahwa orang tersebut kesepian dan tidak bahagia semakin besar. hal tersebut karena orang yang berlama-lama mandi biasanya ia akan melamun. Hal yang mereka lamunkan adalah permasalahan yang sedang dihadapi atau hal lainnya. Berbeda dengan orang yang waktu mandinya singkat, tidak melamunkan apapun karena waktunya hanya fokus membersihkan badan.
  3. Gangguan penyakit dalam. Pemilihan waktu yang tidak tepat untuk mandi dapat mengakibatkan bahaya yang fatal. Pada waktu tertentu jantung tidak siap jika tubuh tiba-tiba disiram dengan air. Waktu-waktu tersebut adalah pertama antara pukul 15.00-16.00 ketika kondisi darah dalam tubuh sedang panas. Ketika darah sedang dalam keadaan pans, bila tiba-tiba diguyur dengan air dingin justru berakibat tubuh akan melemah. Kedua antara pukul 18.00-19.00, dimana pada tentang waktu ini kondisi jantung sedang lemah sehingga bila mandi pada waktu ini resiko terkena paru-paru basah dapat terjadi. Ketiga antara pukul 20.00-24.00, jantung tidak siap dengan guyuran air dingin yang disiram pada tubuh. Hal tersebut dikarenakan waktu tersebut adalah waktu ketika jantung harus beristirahat.

 

Oleh karena itu, harus diperhatikan dengan baik kapan saja yang tepat seharusnya membersihkan tubuh dengan mandi. Mandi yang terlalu sering dan pemilihan waktu yang tidak tepat ternyata membahayakan bagi tubuh. Alih-alih tubuh menjadi bersih dan sehat, justru penyakit akan datang. Kebersihan dan kesehatan yang selalu berbanding lurus tidak sepenuhnya demikian bila dilakukan berlebihan.

Mengungkapkan Cinta Pada Anak Harus Bervisi

Saya merasa takjub ketika mendengar wejangan dari Pak Imam T. Saptono, mantan Dirut sebuah bank syariah. Meski bukan tentang parenting, ia menceritakan bahwa segala sesuatu yang kita lakukan harus mempunyai visi ke depan. Kebetulan waktu itu beliau membahas tentang semangat bisnis. Tapi intinya sama jika dihubungkan dengan anak.

Beliau memotivasi bisnis dengan menghubungkan teori evolusi otak oleh Paul McLean. Otak manusia berevolusi dari otak yang paling sederhana seperti reptil, kemudian mamalia, primata, dan akhirnya sempurna seperti manusia yang sekarang. Kadang kita berperilaku seperti hewan, seperti modal nekat, dominan dengan cinta, itu karena masih ada bagian-bagian otak binatang dalam otak kita. Begitu teorinya.

Otak reptil, erat kaitannya dengan keberanian. Jalan apa adanya, asal hidup. Jika dihubungkan dengan anak, mengapa kita harus punya anak? Jika jawabannya karena takdir, lalu kita merawat anak tersebut apa adanya tanpa punya tujuan. Lakoni wae! Maka, status otak kita dominan otak reptil.

Otak mamalia seperti kucing, sapi, kuda, anjing melakukan segala sesuatu berdasarkan emosi dan cinta. Mengapa kita punya anak? Apakah hanya karena suka anak kecil? Ah, masa sama dengan otak sapi?

Otak primata seperti monyet, kera, orang utan berkembang lebih sempurna. Mereka lebih perhitungan. Kalau kita ditanya apa harapan dengan memiliki anak? Semoga dia jadi sukses, pengusaha kaya, jadi dokter biar hidupnya mapan. Hmmm. Siapa coba yang tidak mau punya anak seperti itu? Sekilas memang benar, tapi masih kurang tepat. Karena itu masih setara sama monyet!

Otak manusia berbeda kesempurnaannya karena dapat berpikir secara logis. Oleh karena itu, segala aktivitas harus dipikir jauh ke depan. Bukan hanya keuntungan dunia tapi juga sampai akhirat. Mengapa kita punya anak? Karena kelak kita akan bahagia bersamanya samai di akhirat nanti. Kia harus mempersiapkan ia hidup dengan baik di dunia dan sampai bisa berkumpul lagi di akhirat.

Teori Evolusi Otak – Triune Brain

Saya sangat setuju jika mempunyai buah hati pun harus disertai visi dan misi jauh ke depan. Itulah ungkapan cinta dari ibu seperti saya. Sehingga saya harus menyusun kehidupannya sejak dari awal kelahirannya. Ini dia 3 kunci ungkapan cinta anak ala saya.

Menyusuinya

Menyusui sejak hari pertama kehidupan si kecil di dunia memiliki dua manfaat sekaligus. Manfaat kesehatan ibu dan bayi dapat, manfaat pahala juga dapat. Karena menyusui juga merupakan ibadah. Setiap satu tetes air susu ibu tidak akan terbalaskan oleh jerih payah si anak seberat apapun itu.

Menyiapkan pendidikannya hingga mampu menjadi Hafidz Qur’an

Pendidikan penting untuk kehidupan dan karirnya ketika dewaasa. Menghafal Al-Qur’an juga tak kalah pentingnya. Ketika kita sebagai ibu tak yakin dengan amalan kita yang akan membawa kita ke surga, dengan memiliki anak yang hafidz Al-Qur’an, kita akan terseret ikut ke surga.

Dari Buraidah Al Aslami ra, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah Saw. bersabda “Siapa yang membaca Alquran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini? Dijawab “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Alquran”. (HR. Al Hakim).

Ini memang berat. Insya Allah saya optimis mengikuti step-stepnya mendidik anak agar sukses dunia akhirat. Nih bayangkan, anak diwisuda orang tuanya aja senang. Anak dapat medali orang tua senang. Apalagi diberi mahkota dan jubah oleh Allah. Pasti bahagianya berkali lipat dibanding di dunia. Iya kan?

Memerhatikan Kesehatannya

Memelihara kesehatan anak itu gampang-gampang susah. Harus memerhatikan asupan gizi yang dimakan. Pantangan pun juga jangan dilupakan. Jajan sembarangan, gorengan tak sehat, snack ringan yang bikin sakit tenggorokan itu juga susah-susah gampang. Ke diri kita orang dewasa saja sering tergoda. Apalagi anak kecil, kalau tidak dituruti bisa nangis. Bahkan tantrum, lho!

Kalau masalah penyakit memang kadang datang beberapa kali dalam setahun. Terutama radang tenggorokan. Tak jarang hal ini disertai demam. Yang jadi andalan saya selalu obat penurun panas. Saya punya Tempra Syrup.

Tempra ini ada berbagai macam sesuai umur anak. Kalau bayi pakai Tempra Drops, umur 2-6 tahun pakai Tempra Syrup. Sedangkan 6-12 tahun bisa pakai Tempra Forte. Kebetulan seumuran anak saya bisa pakai Tempra Syrup.

Kenapa Tempra? Ya karena pas dan aman.

-Aman di Lambung

Tempra merupakan paracetamol yang tidak menimbulkan efek samping seperti mual-mual atau meninggikan asam lambung.

-Tidak Perlu Dikocok

Tempra larut 100%. Tidak mengandung alkohol. Jadi kalau lupa ngocok-ngocok obat sirup ga perlu merasa bersalah. Sudah bener kok!

-Dosis Tepat

Dosisnya diciptakan sesuai umur dan takarannya. Tidak kerendahan juga tidak ketinggian. Jadi tidak berbahaya.

Tempra syrup
Ungkapan cinta saya terhadap si kecil dalam memelihara kesehatannya.

Ada baiknya kalau ibu selalu sedia Tempra di rumah dan juga dalam perjalanan ke luar kota. Ini juga sebagai ungkapan cinta ibu dalam memelihara kesehatannya. ^_^

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.

Berawal dari Bali, Semoga Terwujud Keliling Nusantara Mendakwahkan ASI

Lebih dari seperempat abad umur hidup saya, saya belum pernah ke Bali. Padahal mama, adik, sepupu, teman-teman sudah pernah rekreasi ke sana. Beruntungnya tahun ini saya sempat menginjakkan kaki di sana, sebelum kejadian erupsi Gunung Agung.

Saya tidak berkunjung dalam rangka rekreasi ke kota-kota wisata terkenal seperti Denpasar, Ubud, atau Nusa Dua. Seorang ibu yang bermasalah dengan ASI-nya membuat saya dan teman saya mengunjungi Karangasem. Ya! Itu Kabupaten di mana Gunung Agung meletus. Wow! Sekali lagi saya merasa beruntung bisa menolong orang sebelum terjadinya bencana.

Begini ceritanya. Saya dan ibu tersebut kenal di media sosial. Dia mengeluh ASI-nya sedikit. Konseling lewat text pun sudah dilakukan tapi tidak membuahkan hasil. Ibu ini disarankan untuk mencari konselor ASI terdekat. Biasanya ada lembaga peduli ASI di berbagai daerah di Indonesia, yang para konselor menyusuinya siap terjun konseling door to door. Namun, kebetulan konselor di Denpasar keberatan jika harus blusukan ke luar kota.

Mau tidak mau saya dan sahabat saya Arit dengan Yayasan Askar Ramadhannya harus mau terbang dari Surabaya ke Bali untuk konseling, dengan syarat ibu tersebut mau sekalian mengumpulkan ibu-ibu desa untuk diedukasi. Awalnya kita berencana mengadakan edukasi ASI pas dengan jadwal posyandu berlangsung karena pasti banyak yang datang. Tapi anehnya, kita yang mau ngasih ilmu, kita yang harus bayar sekian-sekian jika acaranya diadakan saat Posyandu.

Akhirnya kita mengadakan perkumpulan kecil saja. Waktu itu ada sekitar 10 orang yang datang. Sebelum acara dimulai, kami ngobrol-ngobrol sedikit tentang kebiasaan menyusui di sana. Kebanyakan ibu di sana tidak ASI eksklusif jika keluarnya tidak banyak. Bahkan sudah umum jika ada yang sudah disapih saat berumur 18 bulan.

“Sebenarnya ASI itu enak. Murah, ga usah beli susu. Tapi saya ga bisa ASI, ASInya ga keluar. Bayinya gak mau. Payudara saya sampai bengkak. Ini anaknya, susah belajar. Ga bisa baca, ga bisa tulis,” kata seorang ibu dengan dialek khas Balinya.

“Kalau bengkak itu ada ASInya, lho bu. Dulu gimana waktu melahirkan? Langsung disusui?”

“Ya biasa, habis lahir ya siram. Dimandikan. Baru pulang ke rumah baru disusui.”

Nah! Apakah Anda melihat dimana letak ketidaksempurnaannya?

Bidan tidak mengajarkan inisiasi menyusui dini (IMD). Tidak ada kontak segera dengan bayi hingga kepulangan ke rumah. Tidak ada yang peduli untuk membesarkan kepercayaan diri ibu. Tidak ada edukasi sebenarnya apa yang terjadi jika payudara bengkak. Jika hal itu ditangani dengan saran pemberian susu formula (sufor), maka masalah tidak akan selesai. Karena itu akan menjadi bola salju masalah yang terus bergulir dan membesar. Susu formula adalah candu. Setelah diberi sufor, bayi kekenyangan. Tidak ada demand terhadap ASI. Kesempatan merangsang produksi ASI hilang. Ibu panik. ASI tambah tidak keluar. Begitu seterusnya hingga bayi bingung puting.

Masih di Bali. Ibu yang curhat masalah ASInya, yaitu ibu yang mengundang kami ke sini, masalahnya lain lagi. Ia memang memberi ASI eksklusif. Tapi mengeluh ASInya sedikit.

Tapi ternyata apa? Kulit bayi kencang, dagingnya padat berisi. Saat dicoba untuk diperah, alirannya lancar. Berarti masalahnya hanya tidak percaya diri. Karena si ibu menilai dari hasil perahannya. Padahal ukuran itu tidak valid. Dan bukan sesuatu yang mendesak harus punya stok ASI banyak karena dia tidak bekerja.

Penjelasan produksi ASI oleh Arit Widowati, KL
edukasi asi bali, asi booster tea
Bersama Para Ibu Muda di Tanah Abang Karangasem, Bali

Well, itu baru satu lokasi pelosok. Belum pelosok lainnya, pasti ada masalah menyusui yang berbeda. Berdasarkan data International Baby Food Action Network (IBFAN) 2014, Indonesia menduduki peringkat ke-3 terbawah dari 51 negara di dunia yang mengikuti penilaian status kebijakan dan program pemberian makan bayi dan anak (Infant-Young Child Feeding). Untungnya, cakupan air susu ibu (ASI) eksklusif di Indonesia terus meningkat tiap tahun dan data terbaru menunjukkan 42%, masih jauh dari harapan. Jika dibandingkan dengan target WHO yang mencapai 50%, maka angka tersebut masihlah jauh dari target.

Dari pengalaman mendakwahkan ASI secara kecil-kecilan di Bali, rasanya saya masih ingin lagi berkeliling ke seluruh nusantara untuk mengedukasi tentang ASI pada ibu-ibu yang luput dari ilmu laktasi. Inilah yang menjadi resolusi saya di tahun 2018. Doakan saya agar tubuh saya kuat dan mendapat kelapangan rezeki ya!

Ngomong-ngomong tubuh yang kuat, saya akui tubuh ini ringkih alias gampang sakit. Kalau sudah sakit rasanya eman melewatkan waktu hanya di rumah. Padahal tahun depan saya juga punya segudang aktivitas berat. Selain cita-cita saya keliling Indonesia berdakwah ASI, saya juga harus bolak-balik antara Surabaya-Bogor untuk konsolidasi Roadshow serta Kopdar Saudagar Nusantara yang menargetkan 12.000 peserta itu. Fiuh… Membayangkannya saja sudah pusing, hehehe.

Langganan masuk angin, flu, hidung meler, kadang demam. Itu sudah harus siap-siap dihadapi. Nah, siap-siap juga cara mengatasinya. Tubuh yang sakit itu harus diikhtiarkan agar cepat sembuh. Sakit jangan kelamaan!

Siap Theragran-M di rumah dan…. koper!
Segar ceria karena sakit nggak kelamaan.

Theragran-M salah satu bentuk ikhtiar sembuh saya. Sudah tahu kan? Theragran-M adalah vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Hei! Bukannya kalau kena virus bisa sembuh sendiri? Iya, sih. Tapi vitamin dan mineral itu penting untuk mempercepat masa penyembuhan. Saat kita sakit pasti mulut terasa pahit. Ya, kaaan? Itu namanya tidak nafsu makan. Tidak ada asupan gizi masuk, otomatis vitamin juga nggak masuk. Yang ada, cadangan vitamin mineral dalam tubuh terpakai untuk mempersenjatai energi menyerang penyakit. Lama-lama bisa minus. Jadi, kita sangat butuh tambahan vitamin dan mineral, agar segera pulih dari sakit.

Yang saya suka dari Theragran-M itu dosisnya pas. Air kemih tidak terlalu pekat karena ketinggian dosis vitamin. Biar begitu, isinya lengkap. Dalam Theragran-M ada vitamin A, D, B1, B2, B3 (niasin), B6, B12, kalsium pantotenat, C dan E. Selain itu, halal dan gampang didapat di berbagai apotek termasuk apotek kecil dekat rumah saya.

Kalau Anda juga sering sakit, sedang sakit, ingat ya! Sakit jangan kelamaan!

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.

7 Kunci Keterampilan Sosial Pembentuk Anak Generasi Maju

Siapa sih, yang tidak ingin memiliki anak yang sukses di masa depannya, walau dengan jalur masing-masing? Pasti semua orang tua menginginkan anak dengan kehidupan yang baik bahkan lebih baik dari dirinya. Hal itu tak lepas dari kehidupan bermasyarakat. Dalam kehidupan sosial, anak harus dididik dengan keterampilan yang baik.

Dalam acara Seminar Parenting yang bertajuk”Peran Orang tua dalam Mengembangkan Kemampuan si Kecil menjadi Anak Generasi Maju” Sabtu, 30 September 2017 di Fairfield Hotel, Surabaya, Psikolog Anak dan Keluarga Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi memaparkan tips-tipsnya untuk membentuk anak generasi maju.

parenting seminar sgm eksplor

Ada hal-hal penting sebagai pondasi agar anak bisa punya keterampilan yang baik. Tiga faktor berikut adalah ciri anak generasi maju.

1. Supel

Penting sekali bagi kita untuk saling bekerja sama dan saling memahami orang lain. Inilah yang disebut supel.

2. Kreatif

Di kehidupan sosial ada banyak masalah, kita tidak bisa menyelesaikan dengan satu cara saja. Apalagi cara yang selalu sama untuk permasalahan yang berbeda. Artinya kita membutuhkan generasi kreatif mencari solusi pemecahan masalah.

3. Mandiri

Tentunya kita tidak mau generasi yang tergantung pada orang sekitar. Kita mengharapkan anak yang mandiri walaupun juga bisa berkerja sama dengan orang lain.

Mbak Nina a.k.a Anna Surti Ariani S.Psi, M.Si, Psi memaparkan penjelasannya.

Untuk membentuk anak generasi maju yang supel, kreatif, dan mandiri, sedari dini kita sebagai orang tua harus menanamkan pendidikan karakter berketerampilan sosial. 7 hal di bawah ini adalah nilai yang harus diajarkan.

1. Berteman dan Bekerja sama

Anak perlu diajari untuk bersoisalisasi dengan berteman. Kadang ada anak yang aktif di rumah saja, sedangkan di lingkungan yang baru ia takut berbaur. Namanya jago kandang. Agar anak tak menjadi jago kandang, maka beri pujian sekecil apa pun di lingkungan baru tersebut. Seringlah ajak si kecil berkumpul dengan orang lain. Kita juga bisa memperlihatkan kekraban dengan orang lain. Namun jangan paksa si kecil berteman. Apabila ia sudah merasa nyaman pasti ia akan mau. Satu lagi yang penting: jangan meninggalkan si kecil diam-diam!

2. Berkompetisi sehat

Saat melakukan kompetisi apapun, ajari anak untuk bersaing dengan sehat. Misalnya beri pujian pada usaha anak. Ajari tetap semangat walau kalah, serta memberi selamat pada yang menang.

3. Sopan santun

Ajari anak sopan santun. Misalnya saat bertemu dengan orang yang lebih tua seperti nenek, kakek, guru, ajari ia untuk bersalaman mencium tangan.

4. Mendamaikan pertengkaran

Ajari Hak Milik. Jangan kakak selalu mengalah

yang menang adalah yang berhak adalah yang benar. Misalnya rebutan mainan, maka bukan kakak yang harus mengalah, tetapi yang punya barang tersebut yang berhak atas mainannya. Jangan lupa buat aturan yang jelas.

Jika sudah anak besar. Berantem sama anak tetangga. Tanya  bicarakan solusinya. Apa yang akan dilakukan besok?

Ajari si kecil menyampaikan apa yang ia pikirkan. Tunjukkan dalam keseharian. Kita yang mencontohkannya terlebih dahulu.

5. Marah Tanpa Ganggu Orang Lain

Anak harus belajar mengatur emosinya. Boleh marah tetapi tidak boleh sampai mengganggu orang lain. Caranya bagaimana?

  1. Pahami mengapa dia marah. Jangan langsung diomeli. Tanya apa sebabnya.
  2. Tenangkan ketika dia marah. Misalnya dengan pelukan.
  3. Akui kemarahannya. Katakan padanya: “Kamu marah ya gara-gara rebutan mainan?”
  4. Jangan berikan apa yang diinginkan anak ketika sedang marah. Jika anak marah dan terus dituruti, bisa bahaya. Misalnya anak minta dibelikan gawai, namun kita larang. Kemudian ia nangis guling-guling. Akhirnya karena kita kasihan, maka kita turuti. Lama-kelamaan si anak akan mengaggap bahwa cara menuruti keinginannya adalah dengan menangis guling-guling. Besoknya ia akan melakukan yang sama ketika ia menginginkan suatu barang.

6. Belajar Ikut Aturan

Tentukan aturan apa saja yang diberikan. Misalnya mandi jam berapa, kapan waktunya makan.

Beri batasan untuk si kecil. Misalnya ketika si kecil bermain gawai. Beri pengertian batasan seperti apa, misalnya ketika ayahnya meminta, atau beri batasan waktu. Jangan lupa jelaskan alasannya.

Dalam hal ikut aturan kita harus konsisten dan bersabar. Jangan hari ini konsisten, tapi besok tidak dilakukan.

7. Peduli Terhadap yang sakit atau Kekurangan

Anak mesti peduli terhadap yang kekurangan. Jika ada teman yang sakit ajarkan untuk menjenguk. Bahkan sangat istimewa jika ia bisa membantu si sakit. Misalnya mengambilkan minuman, menyuapi makan, membalut luka saat teman terjatuh, dll.

Agar skenario pembentukan anak generasi maju lancar tanpa hambatan, maka orang tua yang sudah bertekad punya generasi maju harus SIAP. Jika kita masih suka having fun dengan caranya sendiri, misal dugem dll, tandanya kita belum siap.

Meski kasih sayang besar tapi tidak punya keterampilan mengasuh, ya sama saja zonk. Aduh.. kok jadi ingat zaman ngejomblo. Cuma punya cinta untuk mencintai tapi ga punya duit. Hahaha… However, orang tua harus punya ilmu tentang tumbih kembang anak, membaca, berkonsultasi dengan para ahli, juga aktif mencari-cari informasi tentang anak untuk membesarkan anaknya.

Itulah mengapa SGM eksplor sangat berkomitmen mendukung perjuangan ortu memberi yang terbaik untuk si kecil. Menjadi orang tua memang perlu persiapan untuk mempersiapkan generasi maju. Marketing Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo mengatakan, “Kami memahami perjuangan para orang tua untuk selalu memberikan yang terbaik demi masa depan si Kecil. Bentuk komitmen dan dukungan kami berikan kepada orang tua Indonesia dengan menyediakan produk nutrisi terbaik dan berkualitas serta edukasi yang dapat mendampingi orang tua dalam memastikan pemenuhan nutrisi dan pola asuh yang tepat bagi tumbuh kembang si Kecil,  agar ia dapat menjadi Anak generasi Maju yaitu anak yang memiliki kemampuan bersosialisasi dengan baik, kreativitas dan kemandirian.”

astrid prasetyo SGM Eksplor
Astrid Prasetyo menjelaskan komitmen SGM Eksplor dalam mendukung orang tua membentuk Generasi Maju

Selain itu, SGM Eksplor sering mengadakan event edukasi seperti dalam seminar ini. Namun bagi orang tua yang belum sempat menghadiri rangkaian Parenting Seminar Anak Generasi Maju dan untuk lebih memperluas jangkauan edukasi kepada para orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang si Kecil, maka SGM Eksplor mendukung para orang tua Indonesia melalui edukasi digital dalam bentuk video-video parenting tips tentang bagaimana cara mendidik anak menjadi generasi maju yang supel, kreatif dan mandiri.

Ingat, ciri Anak Generasi Maju adalah anak yang Supel, Kreatif dan Mandiri, ya bunda!

 

Tips Kecantikan: Memerahkan Bibir Secara Murah dan Alami

Berbicara mengenai tips kecantikan alami, pastinya menjadi hal yang paling banyak dicari oleh kaum hawa di internet. Setiap orang pasti menginginkan tampilan yang maksimal. Cantik luar maupun dalam. Namun dibandingkan dengan inner beauty yang memang tidak bisa terlihat, kecantikan luar jadi hal yang paling diutamakan. Berbagai cara dilakukan untuk bisa tampil cantik. Tak peduli berapapun besarnya biaya yang akan dikeluarkan nantinya. Mulai dari prosedur yang murah meriah, hingga memakan banyak biaya dengan datang ke klinik kecantikan.

lipstick-1942173_960_720

Diantara sekian banyak prosedur kecantikan yang banyak dilakukan oleh wanita, adalah memutihkan kulit. Selain itu juga ada memerahkan bibir. Bibir menjadi salah sagu bagian paling penting bagi wanita. Bibir yang cantik akan menjadi daya tarik tersendiri bagi lawan jenisnya. Banyak orang yang memang terlahir dengan bibir berwarna hitam. Sehingga agak sulit untuk bisa tampil sempurna tanpa menggunakan lipstik. Padahal pemakaian lipstik yang berlebihan juga berdampak kurang bagus bagi kesehatan kulit bibir mereka.

Untuk itu tak jarang diantaranya yang mengeluarkan uang sangat tinggi untuk melakukan prosedur sulam bibir guna dapatkan hasil merah yang alami. Padahal sebenarnya ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk dapatkan bibir merah alami, bahkan tanpa harus melakukan sulam bibir, diantaranya adalah:

  1. Scrubbing menggunakan lemon dan gula, kedua bahan ini memiliki efek yang sangat bagus untuk mengangkat sel-sel kulit mati, khususnya yang ada di bibir. Kandungan vitamin C juga bagus untuk memerahkan bibir secara alami. Caranya sangat mudah, cukup dengan 2 sendok makan gula ditambah perasan air lemon, kemudian gunakan sebagai scrub untuk bibir Anda, lakukan secara teratur minimal 1 kali dalam 2 minggu.
  2. Manfaatkan minyak zaitun, jangan salah, minyak zaitun tak hanya bagus untuk menjaga kesehatan kulit saja, melainkan juga sebagai bahan alami pemerah bibir, caranya cukup mudah, yaitu cukup dengan mengaplikasikannya setiap hari sebelum tidur di area bibir tersebut.
  3. Gunakan air bunga mawar, air atau sari dari bunga mawar, khususnya adalah mawar merah memiliki zat alami yang bisa memerahkan warna bibir Anda. Caranya sangat mudah yaitu dengan menghaluskan kelopak mahkotanya, kemudian ambil airnya, oleskan pada bibir secara rutin.
  4. Susu untuk memerahkan bibir, selain dengan cara mengkonsumsinya secara teratur, maka juga bisa dengan mengoleskan susu tersebut ke bagian bibir Anda. Kandungan asam laktatnya secara alami bisa mengikis sel-sel kulit mati yang ada pada bibir.

 

Langkah mudah lainnya adalah dengan mengkonsumsi air putih secara cukup, minimal 8 gelas setiap hari untuk mendapatkan kulit bibir yang selalu nampak segar, terhindari dari dehidrasi. Itulah tips kecantikan alami memerahkan bibir yang bisa Anda coba.

Meikarta Belum Mengantongi Izin Pembangunan, Tetap Berlanjutkah?

Meikarta. Sudah pernah dengar bukan? Yang sempat ramai di jagad maya itu, lho. Yup! Kota baru yang akan mirip dengan Jakarta bikinan Lippo Group. Proyek raksasa Meikarta di Cikarang sungguh menuai polemik sejak awal perencanaannya. Terang saja, mulai dari kasak-kusuk tentang hegemoni asing di Indonesia, hingga izin pembangunan proyek pemukiman, sedang gencar dibicarakan publik. Lahan 600 hektar ini disebut-sebut baru memiliki Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) sebagai tindak lanjut adanya izin lokasi.

Hal itu diperkuat dengan penjelasan dari Eddy Nasution selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), bahwa pihaknya telah meminta Lippo Group untuk menghentikan pembangunan Meikarta sampai seluruh perizinan rampung. Berdasarkan pemantauan dari lokasi, saat ini pembangunan tersebut baru sebatas penanaman pohon, rumput, dan pengiriman alat konstruksi seperti crane dan sebagainya.

Mengacu kepada peraturan, setelah mendapatkan IPPT, seharusnya pihak Lippo menyampaikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), mendapatkan Izin Lingkungan, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), setelah itu baru bisa memulai proses pembangunan. Jika seluruhnya sudah terpenuhi, barulah pembangunan bisa dilakukan.

Belum cukup sampai di situ, muncul kehebohan baru karena Meikarta menyelenggarakan Grand Launching sekaligus promosi pada 17 Agustus lalu, dengan mengadakan sistem booking fee sebesar 2 juta rupiah saja. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar sempat menyayangkan tindakan Lippo yang tetap melangsungkan aktivitasnya meski belum mengantongi izin lengkap. “Harusnya pihak berwenang bisa menghentikan itu,” ujarnya kepada salah satu media.

Berbanding terbalik dengan kabar yang beredar, Danang Kemayan selaku Direktur PT Lippo Karawaci mengungkapkan bahwa tidak ada masalah dalam pembangunan, dan penuntasan perizinan proyek ke Pemerintah Kabupaten Bekasi sedang diproses oleh pihak manajemen.

Lebih lanjut, Danang menjelaskan bahwa aktivitas pemasaran yang dilakukan Lippo adalah sebuah hal yang wajar, yakni dengan terlebih dulu menjual konsep. Toh yang dibayarkan oleh pelanggan saat ini bukan berupa down payment atau uang muka, melainkan hanya booking fee, dan hal tersebut tidak memerlukan perizinan.

Oalah… oalah. Beda ya ternyata bayar booking fee sama uang muka. Sebagai masyarakat, pelik rasanya mengikuti perkembangan informasi Meikarta dari satu masalah ke masalah lain. Masalah yang ada seolah tak kunjung henti bermunculan. Jika kita telaah kembali, bener ga sih, Meikarta menyalahi aturan? Sedangkan menurut pemberitaan, lahan sebesar 84,6 ha sudah mengantongi izin untuk membangun pemukiman (baca di sini http://www.tribunnews.com/bisnis/2017/08/22/meikarta-kantongi-izin-pembangunan-hunian-84-ha-dari-pemkab-bekasi) dan izin yang dikeluarkan pun blok per blok sesuai dengan blok-blok yang dipasarkan saat launching. (Baca juga https://kumparan.com/angga-sukmawijaya/bos-meikarta-klaim-sudah-kantongi-izin-dari-pemerintah)

Jadi, salahkah mereka melakukan promosi dengan menjual sebuah konsep? Atau… perlukah polemik ini terus digembar-gemborkan? Bukankah lebih baik kita menanti dan percaya terhadap pihak pembangun dan pemerintah, bahwa mereka akan menjalankan proses perizinan dengan cermat dan tepat hingga tuntas?

Vidi Vini Vici, Bolu Kekinian Oleh-Oleh Surabaya

Vidi Vini Vici, wajah Vidi Aldiano, dan ibunya Besbarini terpampang jelas di baliho besar dekat gerbang Grand City, siang itu, 6 Agustus 2017. Aku pun berbelok masuk ke dalam Grand City. Ternyata akan ada prelaunching Vidi Vini Vici.

Seorang pria muda kemudian memainkan gitarnya. Ia berkata, “Kalian di sini mau apa? Antri sembako? Kok rame banget di sini?”.

Ia adalah Vadi, adik Vidi Aldiano. Ia mengiringi musik dengan gitar akustiknya saat Vidi bernyanyi.

Acara Prelaunching ini adalah Meet & Greet dibalut talk show dan unjuk suara emas Vidi Aldiano. Dipandu oleh Duo Gambreng, acara menjadi seru dan banyak tawa. Alhasil, tak hanya fans Vidi yang nonton acara ini. Cak Ning, blogger, buzzer, dan orang-orang umum betah di sini, di lantai atas, lantai atasnya lagi, dan lantai paling atas.

Aku menilai agak aneh yah. Secara oleh-oleh kekinian itu kalau tokohnya nggak tunggal, ya berdua dengan pasangan sahnya. Contohnya Sarwendah dengan Ruben Onsu, Gigi dengan Raffi, Melly Goeslaw dengan Anto. Lah, ini sama ibunya. Iya soalnya, Vidi sayang banget sama Ibu Besbarini. Nggak ada ibu, nggak ada Vidi. Dan Ibu Besbarini inilah yang menjadi inspirasi lahirnya bolu kekinian ini. Soalnya dulu Ibu Besbarini dulu suka bikin kue bolu. Meski yang dibikin bolu kukus, yah agak mirip-miriplah. Namanya sama-sama bolu.

Vidi Vini Vici

Vidi Vini Vici adalah merek anyar oleh-oleh kekinian Surabaya berbentuk bolu. Nama ini didapat dari inspirasi quote,”Vini Vidi Vici.” Yah.. salah kaprah sih sebenarnya. Yang benar Veni Vidi Vici, artinya datang, lihat, taklukkan.

Tapi, sama Vidi dibalik. Jadi Vidi Vini Vici. Kata Vidi memang berasal dari namanya. Dan kalimat ini memiliki arti tersendiri, yaitu lihat, datang, rasakan.

“Yaaa. Jangan lupa ya nanti kalau launching, Vidi, Vini, Vici. Lihat, datang, rasakan. Jangan lupa bayar!” celetuk Duo Gambreng kocak.

“Kalau lihat, datang, rasakan, nggak bayar kan repot,” lanjutnya.

Mengapa Menjadi Oleh-Oleh Kekinian Yang Baru Di Surabaya?

Surabaya lagi-lagi dipilih menjadi kota kue kekinian. Kata Vidi, Surabaya adalah the second hometown. Selain rumahnya di Jakarta, kota lain yang sering ia kunjungi adalah Surabaya.

Seperti Apa Bentuknya?

Jujur ini masih dirahasiakan. Semua peserta yang hadir kebagian icip-icip Vidi Vini Vici ini, bentuknya sudah dipotong-potong.

“Lihat nantilah, biar surprise”, kata Vidi.

Tapi plis ya. Nggak usah pake rahasia-rahasiaan deh. Waktu kamu kamu nyanyi-nyanyi kan udah keliatan, Vidi! Itu, ada di backdrop LED-nya. Bentuknya bulat, tapi bukan donat ya. Karena ini jauh lebih besar. Well, May be Giant Donnut.

Varian Rasa

Cokelat Keju

Bolu ini sebenarnya original, bukan bolunya yang rasa cokelat. Nama cokelat keju ini karena toppingnya. Ada meses dan keju. Di antara dua lapis bolu terdapat krim butter dengan remah-remah biskuit yang renyah.

Red Velvet

Warnanya merah, dengan taburan bubuk red velvet.

Berry

Varian Berry ini memiliki topping seperti pelangi. Warna pelanginya bukan mejikuhibiniu, melainkan paduan ungu, oink, dan biru. Ditengahnya terdapat selai berry.

Lemon Mint

Varian Lemon Mint memiliki topping berwarna kuning dengan siraman tipis warna hijau. Di tengah bolu ada selai yang enak, terasa banget mintnya.

vidi vini vici lemon mint dan berry
Varian Lemon Mint dan Berry

Keju

Varian Keju ini bertoppingkan parutan keju yang lebat dan irisan keju berbentuk dadu. Keju-keju tersebut menempel cantik pada krim putih manis. Ternyata bolunya berwarna merah. Di tengahnya terdapat krim butter juga.

vidi vini vici keju
Vidi Vini Vici Keju

vidi vini vici keju

Nggak sabar pengen nyobain? Jangan lupa ya nanti datang openingnya tepat di Hari Kemerdekaan. Tanggal 17 Agustus 2017!

Vidi Vini Vici

Jl. Diponegoro No. 48

Surabaya

 

5 Fakta Tentang Ngidam

Ngidam sudah lumrah terjadi pada ibu hamil. Saat ada sesuatu yang sangat diinginkan, dan harus terpenuhi, itulah ngidam. Bisa ingin makanan, minuman, jajan, atau aktivitas tertentu yang tak biasa contohnya pengen nyubit pipi bayi,pengen naik gunung, dll.

“Aku pengen mangga nih, tapi mangganya tetangga,” ungkap si ibu hamil.

“Iya nanti ayah carikan,” ujar suaminya.

Setelah mangga didapat. Si ibu masih tetap cemberut. “Aaaa, kok mangga ini? Maunya mangga gincu.”

Lalu si suami menatap dengan muka datar.

Nah, itu contoh ngidam. Kadang merepotkan. Dan si ibu hamil selalu menuntut agar dituruti keinginannya. Jika tidak, maka ada kepercayaan bayinya bakal suka ngeces air liurnya. Itu kan, mitos. Sebenarnya apa sih fakta di balik ngidam, terutama dalam sisi medis? Simak, yuk!

1. Ngidam adalah faktor hormonal

Sebenarnya ngidam belum diketahui penyebab pastinya. Tetapi dalam dunia kedokteran, hal ini dikaitkan dengan faktor hormonal.

2. Ngidam boleh, tapi nutrisi ibu harus lengkap

Jika ngidamnya berupa makanan tidak sehat, seperti gorengan, sekali-kali boleh. Tapi jangan lupa penuhi kebutuhan nutrisi. Ibu hamil seperti manusia lain butuh nutrisi makro dan mikro. Nutrisi makro ini seperti karbohidrat, protein dalam lauk-pauk, ditambah sayur. Sedangkan nutrisi mikro berupa vitamin dan mineral. Contohnya asam folat, vitamin D, zat besi, kalsium. Hal ini penting untuk mengatur metabolisme tubuh. Jangan lupa konsumsi satu butir telur per hari.

3. Ibu harus makan 1,5 porsi tiap kali makan

dr. Muhammad Ardian C.L SpOG M.Kes mengatakan bahwa ibu hamil wajib memenuhi pola nutrisi seimbang 3x sehari.  Sekali makan dipenuhi 1,5 porsi makan, atau dalam sehari diukur sampai 5 piring. Jangan takut gemuk ya bunda, karena ini bukan nutrisi untuk satu orang, tapi juga demi perkembangan janin.

Jika minum (cairan) yang dibutuhkan orang biasa adalah 8 gelas, maka berbeda dengan ibu hamil. Ibu hamil butuh 10 gelas per hari. Susu juga termasuk cairan, dan ini dapat dihitung termasuk dalam ukuran 10 gelas tadi.

4. Jika Tidak Suka Sayuran Cari Pengganti yang bisa memenuhi nutrisi

Vitamin dalam sayur-sayuran sering tidak disukai oleh ibu hamil. Menurut dr. Muhammad Adrian, agar tidak kekurangan gizi, harus diganti dengan cara lain, misalnya dengan mengonsumsi suplemen. Bisa juga dengan susu khusus ibu hamil.

5. Tidak Boleh Makan Mentah

Hendaknya makanan yang mentah atau setengah matang dihindari. Karena biasanya ada virus dan kuman berbahaya di situ. Wanita hamil kadang bisa terserang virus TORCH sehingga berakibat cacat pada janin. Jadi, hindari dulu lalapan, telur setengah matang, daging yang dimasak setengah matang seperti steak medium atau sate yang kurang masak.

Itulah beberapa fakta tentang ngidam dan nutrisi untuk ibu hamil yang saya dengar langsung dari dr. Muhammad Ardian C.L, SpOG, M. Kes di Festival Ngidam SGM Bunda. Festival kehamilan pertama dan terbesar di Inonesia tersebut diadakan di Royal Plaza Surabaya, 5-6 Agustus 2017.

Festival Ngidam SGM Bunda

Festival Ngidam SGM Bunda ini jelas-jelas memanjakan bunda-bunda yang sedang hamil. Christina Natalia selaku marketing manager SGM Bunda, mengatakan bahwa festival ini hadir untuk menyenangkan para bunda, dilengkapi dengan edukasi nutrisi yang lengkap. Bunda bisa makan makanan favorit yang tersaji di sini, dan aktivitas lain yang memanjakan, namun juga sambil menimba ilmu nutrisi saat kehamilan. Oleh karena itu, hadir di sini beragam booth, seperti berikut ini.

Terapi Musik

Di sini ibu bisa terapi musik. Bukan ibu yang mendengarkan musik, tetapi janin yang dikandung ibu. Ada speaker khusus untuk ditempelkan di perut ibu nantinya.

terapi musik saat kehamilan

Konsultasi

Di sini bunda bisa berkonsultasi mengenai kehamilan dengan bidan, dan seputar nutrisi saat hamil dengan ahli gizi.

Konsultasi dengan bidan
Konsultasi dengan ahli gizi

Ngidam Dimanja

Area Ngidam Dimanja ini terdapat dua area, yaitu area cantik dan area relaksasi. Area cantik akan memanjakan ibu untuk bermetamorfosis menjadi lebih cantik lagi dengan make up dan hair do. Sedangkan di area relaksasi, ibu bisa menikmati pijatan. Apalagi habis keliling mall, pasti pegel-pegel, kan?

Area Relaksasi

Ngidam Jajan

Wah ini. Biasanya ibu hamil kan ngidam makanan. Di sini bermacam-macam jenis makanan lokal ada, lho. Enak-enak. Seperti tahu tek, batagor, martabak, pisang madu, rujak, dll.

Tahu tek dan batagor
Martabak, terang bulan, dan pisang madu

Ngidam Eksis

Bunda bisa mengikuti fashion show bunda hamil. Selain itu, tersedia photo booth. Kita bisa foto bareng Alyssa Subandono, lho!

alyssa Subandono photo booth sgm bunda

Ngidam Ketemu Artis

Hayooo, pernah nggak, ngidam ketemu artis? Di Festival Ngisam SGM Bunda, akan mewujudkan ngidam bunda nih. Di hari pertama bisa ketemu Dude Herlino. Hari kedua bisa ketemu Yovie and Nuno.

Tuh, ibu-ibu pada ngidam ketemu Dude Herlino ^_^

Fun Walk dan Konsultasi Tanggap Alergi Anak dengan 3K

Minggu pagi yang cerah waktu itu aku sempatkan untuk meninjau udara Surabaya. Apakah udara penuh sesak polusi seperti biasanya? Tak tanggung-tanggung aku mengajak suami dan anak-anak menyeberang dari Sidoarjo ke Surabaya. Dulu pernah sih, ke Car Free Day di Taman Bungkul. Sekarang aku akan coba keriuhan di tempat lain. Karena parkir mobil susah dapatnya, aku masuk dari arah Diponegoro, kemudian jalan kaki menuju Jalan Raya Darmo.

Ruame puol! Itu kesan ku. Rame ya karena bisingnya musik-musik. Aneka senam dengan panggung-panggung digelar di sana. Aku berjalan lagi, ketemu senam yang lain lagi. Sampai akhirnya di Sekitar Bangkok Bank, aku melihat ada warna merah-merah. Hampir semua pakai warna merah. Kebanyakan isinya ibu-ibu dan anak-anak. Nah, ini nih cocok. Kayaknya event seru, karena semua pada antusias.

Ternyata, hari ini 23 Juli 2017 beretepatan dengnan Hari Anak Nasional. Nutricia Sarihusada mengajak para orang tua untuk mengenali dan menanggulangi alergi pada si kecil melalui kampanye Fun Walk. Acaranya gratis. Jadi tak heran banyak orang tua yang berkumpul berpartisipasi di sana.

Selain Fun Walk, ada juga rangkaian kegiatan lain seperti:

Zumba

Zumba ini dipandu oleh instruktur di depan panggung. Lucu banget, ngeliat para bunda dan anak-anak lincah bergerak mengikuti gerakan sang instruktur.

Zumba bersama

Bermain Bersama Badut

Ada badut yang sedang beratraksi. Dia melempar stik-stik bergantian dan menyedot perhatian anak-anak juga orang dewasa. Juga ada badut yang pakai enggrang. Tinggiiiii banget. Tak jarang ada yang berswafoto dengan badut-badut ini.

Arena Mewarnai

Namanya hari anak, harusnya juga membahagiakan anak, bukan? Di sini ada area khusus untuk mewarnai. Tersedia kertas untuk mewarnai dan crayonnya.

Konsultasi dengan dokter

Aku di sini juga berkonsultasi dengan dokter. Biasanya kalau konsultasi itu dipungut biaya, tapi di sini tidak. Malah, kita akan’dibayar’ kalau beruntung. Iya soalnya, kan, dibekali kupon undian. Jika beruntung kita bisa dapat hadiah.

konsultasi alergi gratis

Kuis

Aneka doorprize sudah tersedia di sini. Selain undian, juga ada lomba nyetatus di Twitter. Pemenangnya, katanya sudah nge-tweet 50 status lebih. Wah, seru banget!

alergi anak
Pemenang kuis tweet terbanyak

Tanggap Alergi dengan 3 K, Anak tetap ceria

Alergi merupakan penyakit turunan yang hendaknya serius ditangani. Angka kejadiannya semakin naik dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015, World Allergy Organization mencatat kejadian alergi pada anak sebesar 10-40% dari total populasi dunia. Umumnya gejala alergi yang mudah dikenali adalah bintik-bintik pada kulit yang disebut dermatitis atopik, asma, dan rhinitis.

Sebenarnya penyebab alergi itu banyak. Bisa dari makanan seperti seafood, telur, daging ayam, susu, debu, serbuk bunga, dll. Tapi yang paling banyak menjadi penyebab adalah susu sapi. Berdasarkan penelitian, alergi protein susu sapi di tahun pertama anak-anak mencapai 2-7%. Alergi susu sapi ini ditunjukkan dengan gejala gangguan pencernaan seperti diare (50-60%), penyakit pada kulit (50-60%), dan gangguan sistem pernapasan (20-30%).

Alergi harus segera dikenali dan ditangani dengan baik. Soalnya kalau dibiarkan, bisa mengganggu pertumbuhan si kecil, baik dari sisi fisik maupun psikologis.

  • Fisik. Si kecil bisa pilah-pilih makanan karena sedikit-sedikit takut alergi kambuh. Jika demikian, pertumbuhan si kecil bisa terganggu. Beratnya susah mencapai ideal, tingginya tidak sesuai dengan anak seumurannya, sampai malnutrisi.
  • Hormon. Hormon yang terganggu akibat alergi akan mengakibatkan risiko obesitas.
  • Psikologis. Kalau anak sudah dibatasi makannya tidak boleh ini-itu, secara psikologis ia jadi merasa terlarang. Teman-teman boleh kok dia nggak boleh. Hal ini juga akan memengaruhi keceriaan anak.

Oleh karena itu mari tanggap alergi dengan 3K. Inilah pesan edukasi inti dari kampanye fun walk ini.

  1. Kenali. Kenali risiko alergi pada anak dengan mengetahui riwayat alergi keluarganya, yaitu ayah ibu, dan saudara kandung.PhotoGrid_1460439595645-1024x1447
  2. Konsultasikan. Jika hasilnya risiko sedang atau tinggi, segeralah konsultasi dengan dokter. Biasanya dokter akan mengetes alergi dengan menyuntikkan beberapa alergen ke kulit si anak, sehingga diketahui apa penyebab alergi anak.
  3. Kendalikan. Kendalikan dengan menghindari dulu penyebab-penyebab alergi yang dicurigai selama beberapa waktu. Kemudian coba lagi setelah masa percobaan selesai apakah masih alergi atau tidak, begitu seterusnya.

Kalau Anda masih bingung, segera cek ke www.alergianak.com. Di website tersebut ada segala informasi mengenai alergi seperti faktor risiko, gejala awal, tip mengatasi alergi, dan pemenuhan nutrisi yang tepat bagi si kecil yang menderita alergi.

Mencoba alergianak.com